Indonesia
NovelToon NovelToon
Perpindahan Jiwa Sang Penulis

Perpindahan Jiwa Sang Penulis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Wanita Karir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Romansa / Roman-Angst Mafia / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: jeongsa14

Sebagai seorang penulis cerita rumah tangga, Rene tidak pernah menyangka jika tokoh figuran yang dibuatnya akan membuat Rene terjebak.

Wanita itu memasuki raga tokohnya sendiri yang dia buat senantiasa menderita.

Pembalasan pun di mulai, Rene sang penulis yang mencoba membalaskan dendam tokoh figuran yang dia takdirkan begitu malang.

Membalas tiap tutur kata kandidat manusia yang siap menumbangkan pernikahannya, Rene... Tidak akan tinggal diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jeongsa14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Acara Perusahaan (3)

Ucapan nya terdengar santai namun nada tak suka begitu kental ketara, lalu setelahnya, Rene mendekati posisi suaminya. Dia terpaku sejenak, melihat sesuatu ditangan wanita yang menjadi pasangan suaminya. Di temaramnya lampu, Rene bisa melihat ada benda bening dengan cairan didalam nya.

Bibirnya tertarik keatas, membentuk sebuah seringai sinis. Itu suntikkan dengan cairan yang Rene tebak, sebagai awal dari kerenggangan hubungan pernikahan nya. Sebelum si wanita bertindak, Rene sudah lebih dulu melangkah maju. Mendorong pelan wanita itu lalu memeluk manja lengan suaminya.

Lucas tampak kaget tapi juga senang karena sejak tadi, dia begitu risih akan kehadiran wanita itu. Tak lama berselang, lampu langsung menyala sempurna. Hal itu Rene manfaatkan dengan niat menjatuhi lawan melalui ucapan nya. Rene mendengus, wanita itu ternyata Friska, mantan sekretaris suaminya.

Bahkan Lucas pun baru sadar kalau partner dansa nya ternyata mantan sekretaris nya, Rene sontak tersenyum dingin dengan sorot sinis. "Kenapa kamu membawa suntikkan? Berniat meracuni suamiku, heh?"

Mendengar ucapan Rene yang lantang, semua pandangan langsung mengarah pada tangan Friska yang terlihat menggenggam sesuatu dengan erat. Bisik-bisikkan pun mulai terdengar yang membuat suasana hati Rene kian membaik karena keinginan nya mulai tercapai secara perlahan.

Merebut paksa suntikkan ditangan Friska, Rene pun menarik asal lengan seseorang. Menyuntikkan cairan itu ke lengan seseorang tanpa menunggu balasan dari seseorang itu. "HEI!! APA YANG KAU LAKUKAN PADA KEKASIHKU!!"

Rene tak memperdulikan ucapan wanita itu, dia hanya acuh tak acuh sambil menatap Lucas dengan kerlingan nakal. Lucas menggeleng pelan, membiarkan sang istri melakukan apapun yang dia inginkan. Tak butuh waktu lama, cairan dari suntikkan tadi mulai bekerja dengan sangat bagus.

Bersamaan dengan itu, wajah Friska berubah pias. Dia terus meronta ingin pergi, tapi kedua tangannya ditahan dua anak buah Lucas. Sedangkan pria yang menjadi bahan percobaan tadi mulai bergerak gelisah, wajah nya memerah, keringat sebesar biji jagung mulai membasahi keningnya.

"Panas! Akh, panas!"

Sudah jelas, "Obat perangsang dosis tinggi." Rene terkekeh ringan dengan wajah yang berubah datar seketika.

Melalui lirikan mata Lucas, Fran lekas membawa pria tadi dan kekasih pria tadi pergi ke sebuah kamar VIP. Sementara Rene, dia menatap Friska dengan sorot menghunus. "Kau berniat menjebak suamiku? Sebegitu inginnya kau untuk tidur dengan suamiku?"

"Merasakan kenikmatan diatas ranjang bersama suamiku? Mimpimu terlalu tinggi, Sekretaris Friska—ups, maksudnya Nona Friska Kahiil. Apa kau begitu terobsesi ingin menghancurkan rumah tangga kami? Namun sayang seribu sayang, aku tak akan membiarkan seekor lalat sepertimu datang hanya untuk sekedar singgah sejenak."

Menatap penuh penilaian pada tubuh Friska yang jauh lebih pendek darinya meski sudah mengenakan high heels, juga dress nya yang tampak terlewat seksi dengan belahan dada rendah. Rene berdecih sinis, "Kau seperti ****** murahan."

Tanpa memberi peluang untuk Friska menjawab, Rene kembali berucap. "Memalukan sekali, menyandang nama besar Ayahmu yang dianggap sebagai penguasa paling ramah. Tapi lihat anak kebanggaan nya, berpenampilan layaknya pelacur di acara resmi perusahaan terkaya dunia! Menjijikan!"

Sorak merendahkan yang tertuju pada Friska langsung terdengar memenuhi ruangan, Rene tersenyum penuh kemenangan lalu menatap Lucas yang juga menatapnya dengan sorot bangga. Melihat itu, Rene tak bisa menahan senyum lebar nya. Dia tersenyum manis lalu memeluk manja pinggang suaminya.

"Suamiku, aku tak suka dia!" Seperti istri yang manja, Rene merengek dengan wajah menggemaskan.

Tanpa basa-basi, Lucas menyorot semua orang. "Cabut saham El Guerro Enterprise dari Kahiil Grub sekarang juga! Jatuhkan seluruh keluarga nya hingga ke akar!"

Fran yang baru datang dan mendengar titah sang Tuan pun langsung menjalankan perintah Tuan nya tanpa berlama-lama lagi. Sedangkan Tuan besar Kahiil, yakinlah kalau dia akan menyesal setengah mati karena sudah membiarkan Friska datang sebagai wakil dirinya yang memang tak hadir karena sedang berlibur diluar negeri.

Brukk!

Friska jatuh bersimpuh didepan Rene, dia menangis tersedu-sedu memohon ampun. "Tolong maafkan kesalahanku, tolong jangan hancurkan perusahaan keluargaku. Ku mohon!"

Bukannya tersentuh, Rene malah memutar bola matanya dengan malas lalu menatap Lucas dengan sorot seperti anak kucing yang minta makan. "Bawa pergi pelacur ini! Jangan biarkan dia hidup nyaman di dunia, biarkan dia tersiksa karena sudah lancang pada istriku!"

Semua orang sontak bergidik ngeri, mendengar ucapan dingin dari pria tertampan di dunia ini juga sang dewa Bisnis yang dianggap mematikan. Friska, wanita itu menangis semakin keras saat pria-pria berpakaian hitam membawanya pergi. Tak berbeda dengan Giorgio, pria itu tampak tersenyum dengan bangga.

"Ini semua berlaku untuk siapapun yang berani mengganggu istriku! Kalian akan merasakan kesengsaraan hingga memohon kematian padaku!"

Sekali lagi, bulu kuduk mereka semua meremang dengan tubuh bergetar ketakutan. Ancaman Lucas tak pernah main-main yang membuat mereka langsung berjanji untuk tidak mencari masalah pada Nyonya kesayangan Mr. El Guerro. Para orang tua yang memiliki anak yang sudah dewasa pun langsung mengancam mereka agar tak mengganggu Rene.

Berbeda dengan Giorgio yang kini meniup ujung kukunya, ancaman Lucas terdengar menarik yang membuat tekad nya untuk merebut Rene semakin kuat. "Dobby, bukankah pujaan hatiku sungguh hebat? Ucapannya sangat pantas untuk ku tiru,"

Tampaknya, Giorgio menyukai tindakan Rene tadi. Tindakan saat sang pujaan hati menjatuhkan lawan melalui perkataan tajam nya, bak sebilah pisau yang bisa membelah jantung kapan saja. Membuat semua orang mati kutu dengan wajah pucat pasi, ah Giorgio semakin terobsesi pada pujaan hatinya kalau begini!

Dengan kaku, Dobby mengangguk kan kepalanya. "Benar, Tuan. Nyonya memang sangat hebat dan cantik," balasnya.

Tapi tatapan Giorgio mendadak tajam kearah nya, "Kau memuji pujaan hatiku, heh?!"

Kepalanya dengan cepat menggeleng, "Saya tidak berani Tuan."

"Bagus! Hanya aku yang boleh memuji pujaan hatiku, kau hanya boleh diam dan dilarang memuji pujaan hatiku meski didalam hati sekalipun!"

"B-baik, Tuan."

Kembali ke Rene, wanita itu seakan menunjukkan rasa bangga nya dengan senang hati lewat raut wajahnya. Dia pun menarik dasi sang suami agar menunduk lalu mengecup bibir suaminya berkali-kali. Lucas yang mendapat serangan dadakan pun tak bisa menahan senyumnya.

Dia menahan tengkuk istrinya, ******* bibir sang istri dengan lembut. Membuat semua kepala langsung menunduk, menjaga privasi pengusaha mematikan itu bersama istrinya. Tubuh mereka semua hanya berdiri kaku dengan kepala menunduk, bibir tertutup rapat, juga helaan napas yang tertahan.

Bagi mereka, menghembuskan napas saat ini sama saja seperti membiarkan nyawa mereka melayang. Padahal kan, menahan napas kelamaan juga bisa membuat nyawa mereka lewat. Tak bisa dipungkiri, tubuh mereka semua terasa bergejolak panas saat mendengar suara decapan dari pasangan suami istri itu.

Aku ingin pergi tapi tak berani melangkah!

Tuhan, aku takut kehabisan napas!

Apakah ini yang dinamakan hidup segan mati tak mau?

Serangkaian batin dari para hadirin mulai terdengar mengeluh. Tak terkecuali Giorgio yang merasa hatinya memanas.

...***...

1
Henni Abidin
kak lanjutin dong cerita nya kalo gak up di wp aja please
Buke Chika
berlanjut apa berhenti thor sayang ceritanya bagus klu berhenti baru nemu di2024
Buke Chika
😀😀😀😀😀😀
Buke Chika
Luar biasa
Buke Chika
😀😀😀😀😀fran kasihan deh lo
RiiaNii Khaulah
next otor ceritanya seru
Ahmadjahuri
lanjuut dong kak ceritanya bagus..saya do'akn semoga kakak sehat selalu n ngelanjutin cerita ini..amin
Kafia Fauzan
g up lagi...jadi malas lihatnya, yg semangat donk thor
Silvia
next thor...
sEmangat.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!