Indonesia
NovelToon NovelToon
SWEET & BITTER

SWEET & BITTER

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:44.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Dean Resma

[Update : Suka-Suka Author]

Cinta itu sama seperti kehidupan, setiap jalan yang dilalui kehidupan tidak mudah untuk ditempuh dan tidak selalu ada kebahagiaan di setiap jalannya. Jadi, ketika kita tidak bisa menghentikan kehidupan kenapa harus menghentikan cinta?.

Cinta itu sangat menyenangkan dan begitu menyesakkan, manis namun sedikit pahit.

Seperti halnya kisah cinta Abilla yang mencintai kakak kelasnya yaitu Arham, demi ingin selalu bersamanya ia juga ikut masuk di SMA yang sama dengannya, namun tanpa ia sadari ternyata kakak kelas yang selama ini dia sukai, mencintai orang lain yang ternyata sahabatnya sendiri yaitu Nafysa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dean Resma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Seperti biasa, Abilla selalu menyempatkan mendengar radio setelah ia selesai mengerjakan tugas sekolahnya dan belajar.

Drrrt... Drrrt...

Suara ponsel bergetar yang mengharuskan sang pemilik untuk bergerak mengambilnya, Abilla membuka ponsel dengan malas, karena mungkin itu pesan dari grup tim ribut yang biasanya berisi ocehan tidak jelas dari Yusuf dan Riko.

Namun Abilla mebelalakan matanya ketika ia membaca siapa pengirim pesan tersebut, ternyata dari Rangga.

"Hai Billa, lagi apa?" ~Rangga

Ketika mendapat pesan seperti itu, tiba-tiba jantung Abilla berdetak lebih cepat dari biasa, mungkin ia sedang terkena serangan jantung sekarang.

"Hai juga Kak, aku lagi dengerin radio di JPM.FM" ~Abilla

Pesan telah terbaca, namun Abilla merasa sedikit resah pasalnya Rangga tidak bertanya atau pun mengirim pesan lagi.

"Kok gitu aja sih" gerutu Abilla, "percuma dong tadi gue salting gak jelas gitu"

"Saya mau request satu lagu buat seseorang yang menurut saya lucu dan juga cantik, semoga dia juga ikut mendengarkan lagunya" ~Suara dari radio.

Biarkanlah diri ini

Untuk mencoba mendekatimu

Mendekati indahnya dirimu

Dirimu yang hadir di mimpiku

"Kayaknya lagi kasmaran" Gumam Abilla sembari cengar-cengir sendiri ketika lagu yang berjudul Empat Mata yang dipopulerkan oleh D'Bagindas

Berikanlah aku waktu

Dan keadaan yang engkau mampu

Empat mata yang ku mau

Untuk katakan cinta padamu

Hati ini takkan bisa

Lebih lama 'tuk memendam rasa

Empat mata bicara padamu

Ku katakan aku cinta kamu

Empat mata ku ingin bertemu

'Tuk ungkapkan isi di hatiku

Drrrt... Drrrt...

Ponsel Abilla kembali bergetar, dilihatnya ternyata dari grup Tim Ribut, kemudian Abilla mengabaikannya dan kembali menyimak lagu tersebut.

Berikanlah aku waktu

Dan keadaan yang engkau mampu

Empat mata yang ku mau

Untuk katakan cinta padamu ooo

Hati ini takkan bisa

Lebih lama 'tuk memendam rasa

Empat mata bicara padamu

Ku katakan aku cinta kamu

Empat mata ku ingin bertemu

'Tuk ungkapkan isi di--

Drrrt... Drrrt...

Kali ini panggilan masuk yang ia dapati, Abilla mematikan radionya sebelum ia mengangkat panggilan masuk tersebut. Lagi-lagi Abilla dibuat terkejut karena yang menelponnya adalah Rangga.

"H-Halo..." Ucap Abilla dengan gugup.

"Kamu udah denger lagunya? Gimana menurutmu?" Tanya Rangga.

Abilla mengerutkan keningnya, ia tidak paham dengan maksud ucapan Rangga barusan, "Maksudnya?" tanyanya balik.

"Tadi kamu denger request lagu lewat radio gak?"

"I-iya denger, emangnya kenapa?"

"Itu buat kamu"

Bluussshh...

Seketika pipi Abilla berubah menjadi merah merona seperti kepiting rebus, ia tersenyum malu mendengar ucapan Rangga. Aneh, ini sangat aneh karena selama ini ia tidak pernah merasa sebahagia sekarang mendengar gombalan dari pria lain kecuali dengan Arham. Apa mungkin ia sudah bisa merelakan Arham seutuhnya?

"Bil? Hallo Billa!"

"Umm... I-iya"

"Aku tutup telponnya dulu ya, udah malem sebaiknya kamu segera tidur, besok masuk sekolah kan?"

"I-iya..."

"Ya udah, selamat malam. Semoga mimpi indah"

Perhatian yang diberikan Rangga benar-benar berhasil membuat dirinya dipenuhi kebahagiaan yang luar biasa, seperti telah memenangkan lotre ratusan juta.

Wait! Ini bukan pertama kalinya ia mendapat perhatian seperti itu dari laki-laki, dulu ia juga pernah mendapat perhatian seperti itu dari Arham.

Jarum jam menunjukkan jam satu lebih lima menit, setelah menutup telpon dari Rangga beberapa jam yang lalu Abilla berusaha memejamkan matanya untuk mengistirahatkan tubuhnya, perhatian kecil yang diberikan oleh Rangga mampu membuat seorang Abilla kelimpungan.

Ya, memang seperti itulah wanita. Wanita lebih mengedepankan perasaan ketimbang logikanya.

"Apa aku bener-bener gak bisa tidur hanya karena ucapan dia tadi, kenapa suaranya terdengar begitu manis ditelingaku. Kenapa aku ingin segera bertemu dengan dirinya kembali" gumam Abilla.

"Ayolah Billa tidur, besok lo harus ke sekolah dan mulai fokus buat belajar" Dan tak lama kemudian Abilla pun tertidur.

***

"Cie... Sepatu baru..." Goda Riko pada Erika yang baru saja sampai di kelas.

"Sepatu baru?" ucap Erika bingung, "Baru lihat kali lo" ujar Erika lagi.

"Kenalan dong" ucap Riko.

"Apa?"

"Sepatunya lah" jawab Riko sembari menginjak kaki Erika

"UDIN SEPATU GUE KOTOR, HUAAA...." Teriak Erika.

"Berisik lo" Gerutu Yusuf.

"Diem lo, Ucup!" Gertak Erika pada Yusuf, "UDIN SIALAN!!!" Caci Erika kembali.

"Nafysa..." Panggil Yusuf dengan suara manja.

"Apa?"

"Ada yang baru nih?"

"Apasih, Cup. Gak jelas banget deh" Gerutu Nafysa.

"Nafysa cantik, Nafysa baik. Pinjem buku tugasnya dong" Rengek Yusuf. Nafysa memutar dua bola matanya dan menghembuskan nafas kasar.

"Sudah gue duga, kalo lo pasti mau nyontek" Ujar Nafysa dan disambut kekehan dari Yusuf.

"Billa kok belom dateng, ya?" Ucap Renata, "Lima menit lagi bel masuk, gak biasanya dia dateng terlambat kayak gini, duh jadi khawatir gue"

"Bolos kali" Saut Riko.

"Mana mungkin Billa bolos, dia kan anak baik, gak kayak lo" Ujar Renata.

Tidak lama kemudian bel masuk pun berbunyi hingga membuat mereka semakin resah, karena tidak biasanya Abilla datang terlambat seperti ini.

"Selamat pagi semuanya, silakan kembali ke tempat duduk masing-masing" Pak Bayu masuk ruang kelas seraya memberi salam.

"Waduuh... Dah nongol aja nih guru, gue belom selesai nyalin nih!" Gerutu Yusuf.

"Billa kok gak ngasih kabar sih kalo gak masuk sekolah hari ini, gak biasanya loh" Bisik Renata.

"Iya, gue juga jadi khawatir nih, kalopun dia sakit pasti ngasih kabar" saut Nafysa.

Tokkk... Tokkk... Tokkk...

"Selamat pagi Pak Bayu yang tampan" sapa seorang gadis yang baru saja memasuki ruang kelas dengan mengenakan tas ransel dibelakang punggungnya.

"Maaf Pak, saya terlambat tadi ada kucing hitam lewat menghalangi jalan saya untuk pergi kesekolah" Timpalnya lagi.

"Alesan macam apa itu?!" Nafysa mengerutkan keningnya mendengar ucapan Abilla. Ya, hari ini Abilla terlambat datang ke sekolah.

"Tuh bocah pinter cuma di akademik doang" ujar Renata sambil menepuk jidatnya.

"Kamu terlambat sepuluh menit, jadi sekarang kamu berdiri dibawah tiang bendera selama satu jam pelajaran saya!" Ucap Pak Bayu.

"Sadis banget sih Pak hukumannya" Saut Erika.

"Pak saya belom ngerjain PR, jadi saya juga dihukum dong, sama kayak Billa" Ujar Yusuf hingga membuat semua orang menoleh kearahnya.

"Siapa lagi yang belom ngerjain PR selain Ucup?" TAnya Pak Bayu.

"Terus tadi ngapain lo nyontek sama gue kalo lo mau dihukum!" Gerutu Nafysa.

"Gue mau nemenin ayang bebku dihukum" Seru Yusuf seraya mengedipkan matanya kepada Nafysa.

"Saya juga belom ngerjain PR, Pak." Saut Erika.

"Kita dulu ikut dihukum karena Ucup tidur waktu pelajaran, dan sekarang Billa juga dihukum, gue rasa kita harus susah seneng bersama-sama, jadi kita buat sejarah SMA kita dengan kenangan yang tidak akan pernah kita lupakan" tutur Renata yang hanya didengar anggota Tim Ribut saja.

"Saya juga lupa gak ngerjain PR" Timpal Renata.

"Saya lupa gak bawa buku tugas, Pak" Saut Nafysa.

"Baiklah kalian satu kelompok Bapak hukum lari memutari lapangan sampai sepuluh kali" ujar Pak Bayu.

"Loh, Pak saya kan udah ngerjain PR" ujar Riko seraya menunjukan buku tugasnya dan langsung mendapat pukulan dikepalanya dari Yusuf.

"Lo bener-bener ya!" Gerutu Erika.

"Gak setia kawan lo!" Saut Renata.

Setelah menyelesaikan sedikit perdebatan akhirnya Tim Ribut dihukum berdiri dibawah tiang bendera hingga pelajaran Pak Bayu selesai.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

a Novel by : DEAN RESMA

1
💓astika mei💓
gantung euuyyy
Dean Resma: Wuuiihhh pembaca setiaku ini🤭, Makasih kakak🤗🤗🤗
total 1 replies
💓astika mei💓
arham nih🙄
💓astika mei💓
😭😭😭😭
💓astika mei💓
wes ta sak karepmu thor😂😂
💓astika mei💓
bangun dari pingsan qm thor
Dean Resma: wkwk🤭 mau ngasih crazy up takut pembacanya ikut crazy 🤣🤣✌
total 1 replies
piscess16_
riko astaga🤣🤣🤣emang bener2 tim ribut
piscess16_
bengek🤣🤣🤣
Siti Nur Hanifah
tak tunggu kelanjutannya kakak
Dean Resma: Sebelumnya terimakasih kak udah mau mampir ke karya recehan saya🤗..
tapi saya mohon maaf karena sampai akhir desember lagi sibuk banget dan InsyaAllah akan saya usahakan update kembali tahun depan, mohon dukungannya terus kak🙏🙏🙏
total 1 replies
Cindy Hapsari Maharani P.P.
Nyimak🤧🤧
Aurel Mayori
Greget bacanya😌...
lanjutkan thor
IG||Rezhazulfa: jangan lupa mampir dong

AR RAHMAN
PINK IS LOVE
total 1 replies
Siti Nur Hanifah
lanjut kak
IG||Rezhazulfa: jangan lupa mampir dong

AR RAHMAN
PINK IS LOVE
total 1 replies
Shania Junianatha
Lanjut dong Thor😌
Cindy Hapsari Maharani P.P.
Lanjut atuh kak😁
Aurel Mayori
hahaha
el Nabil
next Thor tetap semangat

salam hangat dari 🌺 IMPIAN GADIS MANIS
Siti Nur Hanifah
lanjut thor
el Nabil
lanjut Thor tetap semangat

salam hangat dari 🌺 IGM 🥰
el Nabil
lanjut Thor tetap semangat
kalau berkenan silahkan mampir ya

salam hangat dari 🌺 IGM 🥰
laudia 🐰
tor nanti bila nya Ama kak Arham aja ya 🙏🙏🙏
Hasikyla Utami: setuju, tapi visualnya Rangga ganteng banget loh🤭
total 1 replies
AlbarGibadista💦
suka liat orang brantem,,,,seru!!!🤣🤣😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!