Indonesia
NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 16: Pembatas dan Diagnosa Konyol

...MENGULANG LUKA...

...Bab 16: Pembatas dan Diagnosa Konyol...

Di dalam kabin mobil sedan mewah yang meluncur membelah jalanan ibu kota, suasana terasa begitu pekat dan lengang. Valencia duduk merapat di sisi jendela kiri, secara sadar memberi jarak sejauh mungkin dari sosok Julian yang duduk tegap di sebelahnya. Tidak ada obrolan hangat layaknya suami istri. Valencia sengaja memutar tubuhnya sedikit membelakangi Julian, memandang lurus ke luar kaca mobil seolah keberadaan pria setinggi 190 sentimeter di sampingnya itu hanyalah bayangan semu.

Julian memutar bola matanya lirih, menyandarkan punggungnya ke sandaran jok kulit yang empuk. Sepasang matanya yang tajam melirik dingin ke arah sudut tubuh Valencia. Sikap acuh tak acuh wanita itu terasa sangat mengusik indranya. Dia bisa merasakan dengan jelas bagaimana Valencia secara sistematis sedang membangun benteng pembatas yang tinggi, tebal, dan tak terjangkau di antara mereka. Sebuah tembok tak kasat mata yang terus menegaskan bahwa kehadiran Julian sama sekali tidak lagi diinginkan dalam dunianya.

Julian mendengus halus, mencoba memecahkan keheningan yang mencekik itu dengan nada datar yang terkesan tak peduli. "Jam berapa janjianmu dengan pria itu?"

Valencia bahkan tidak menoleh saat menjawabnya. "Jam sepuluh."

Julian melirik jam tangan mewahnya yang melingkar di pergelangan tangan, lalu mengalihkan pandangannya ke arah kemudi depan.

"Pak Josep, belok kiri di perempatan depan. Mampir ke Rumah Sakit Medika dulu."

Instruksi mendadak itu seketika memancing atensi Valencia. Wanita itu menoleh cepat, keningnya berkerut dalam.

"Untuk apa ke rumah sakit? Ada yang sakit?"

Julian tidak langsung menjawab. Dia memperbaiki letak manset jasnya dengan gerakan lambat sebelum menatap lurus sepasang mata jernih istrinya.

"Aku dengar dua minggu lalu kau mengalami kecelakaan mobil. Kita periksakan kondisimu ke dokter spesialis hari ini."

Valencia mendengus sinis,

Mendengar alasan tersebut, sebuah tawa getir yang pelan lolos begitu saja dari bibir Valencia. Dia menatap Julian dengan pandangan tidak percaya sekaligus muak. "Aku baik-baik saja. Dan lagipula... sejak kapan kamu peduli dengan kondisi fisik saya, Tuan Edgar?"

Sindiran tajam itu membuat rahang Julian seketika menegang. Rasa bersalah yang sempat mengusik hatinya semalam kini kembali tertutup oleh ego pria itu yang merasa terusik. Dia tidak suka dituduh tidak peduli, meskipun kenyataannya dia memang mengabaikan pesan Valencia dua minggu lalu.

"Sikapmu belakangan ini sangat aneh," balas Julian santai, namun dengan tatapan menelisik yang amat dalam.

"Kau mendadak berubah total, acuh tak acuh, dan bertindak lepas kendali. Aku hanya mau otakmu diperiksa secara menyeluruh, siapa tahu ada saraf di kepalamu yang terganggu akibat benturan kecelakaan itu."

Mendengar tuduhan bernada pelecehan terselubung itu, pertahanan emosi Valencia yang ditahannya sejak semalam seketika runtuh. Rasa lelah atas ingatan masa depan yang menyiksa dan kepedihan dipojokkan terus-menerus mendadak membumbung tinggi.

"Julian Edgar! Aku baik-baik saja!"

Suara Valencia pecah di udara kabin mobil, begitu nyaring dan bergetar menahan luapan amarah yang pekat. Sepasang matanya membelalak, memancarkan kilatan frustrasi yang amat nyata tepat di hadapan Julian.

Julian tersentak hebat. Napasnya tertahan di tenggorokan. Ini adalah kali pertama dia melihat Valencia meledak dan memanggil namanya secara langsung dengan getaran emosi yang meluap-luap, bukan lagi benteng es yang dingin dan berjarak.

Ada ceceran panik yang mendadak menyergap dada Julian. Melihat raut wajah Valencia yang memerah menahan kekesalan,air mata yang siap tumpah. Julian yang biasanya dingin dan dominan mendadak kebingungan. Dengan pergerakan yang teramat kaku dan serba salah, pria itu perlahan mengangkat tangannya, mencoba mengusap lembut bahu Valencia yang tegang.

"Valencia... tenanglah," ucap Julian kaku, suaranya melunak secara tidak wajar sewaktu dia mencoba menguasai keadaan. "Aku... aku tidak bermaksud mengatakan kau gila. Cukup duduk dan tenang."

1
Shuttttttttttt
julian, aku menunggu balasan utk si pebinor lucas
Shuttttttttttt
up lagi dongg wkwkw
Park ha: 🤭🙏 iya kak ini sambil mikir lanjutannya kwkwk
total 1 replies
Shuttttttttttt
gtu dong beb, jngan biarkan org ketiga msuk klo udah sepakat utk baikan
Shuttttttttttt
awal baca gak suka julian, tapi sekarang² kok malah kesel sma si cwek nya ini ( lupa namanya lagi ) kmu kan udah liat masa lalu dan masa depan mu bersama julian gmn, cobalah utk berpikir pake logika, klo emang mau pertahankan rumah tanggamu lakukan jangan stengah². kamu udah sadar klo cwok yg beberapa saat ini ada di smpingmu udah serang suamimu, seharusnya kmu sadar klo suamimu gak sma kmu krna pria yg ada di smpingmu, ini malah termakan rayuan dan provokasi si lucas² itu terus menerus.
Shuttttttttttt
ktanya percaya tpi bertingkah ragu terus, heran dehhh
Park ha: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭 masih baru kali kak...
posisikan jadi valen ..5 tahun di abaikan.. trus di kasih kesempatan.. trus tiba2 gini lagi polanya... walaupun julian di kehidupan kali ini gk salah..emang urus kerjaan tapi valen kan gk tau detailnya..gk ngerti🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Shuttttttttttt
cerita nya bguss, aku sukaa 😍 semangat kk outhor
gina altira
malam pertama yang tertunda
𝐀⃝🥀Weny
seharusnya itu yang kamu lakukan dari dulu tuan Edgar 😏
𝐀⃝🥀Weny: dan masih dikasih kesempatan lagi😊
total 3 replies
Murnia Nia
aku suka cerita novel ini semangat tuk author nya semoga makin sukses ya
Park ha: makasih kak🤭🤭♡♡♡♡♡♡
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
semoga keputusan Valencia kali ini bisa membuatnya bahagia selamanya😊
𝐀⃝🥀Weny
akhirnya, malam pertama di dua tahun penantian😂
𝐀⃝🥀Weny
kasih kesempatan Julian untuk menghapus lukamu Valencia 😊
Park ha: /Scowl//Scowl//Scowl//Scowl//Scowl/
total 1 replies
𝐀⃝🥀Weny
yeee... benerkan, dari pada mengawali mending memperbaiki karena sesungguhnya mereka masih sama² cinta tapi yang satu gengsi😁
Park ha
🤭🤭🤭
Mamana Kenzo
lanjutttt
gina altira
semangat mengejar Valencia, tuan Edgar
gina altira
Julian mulai ga stabil nih 🤭
gina altira
aku dukung Valencia
gina altira
Julian manusia yang paling egois
Park ha: sabar🤭🤭🤭 tar kita hukum julian seberat2nya
total 1 replies
Park ha
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!