fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menjelajah dungeon rank E di garut #2
Beberapa jam kemudian. Di malam hari sebelum tidur fadli membuka status diri nya.
(Status fadli). Fadli level 30, gold 0 .
Hp, 1300. Mana poin, 3.538, Kekuatan, 45. Kecepatan, 60.
(Senjata), tongkat sihir tingkat B, sepasang belati. Ramuan penyembuh 8.
Poin terkumpul ( 200 ).
"hari ini aku berhasil mengumpulkan 200 poin. Hah.. Sangat menyenangkan menjelajahi dungeon rendah, kumpulkan poin dan menjadi lebih kuat lagi. Sekarang 200 poin ini mau aku masukan ke mana ya? Hem.. Lebih baik biarkan dulu saja," kata nya dalam hati.
Ia lalu menutup mata nya dan tidur pulas. Sementara itu di ruang tamu penginapan.
Helmi, "jadi seperti itulah penjelasan nya. tim kita tidak akan pernah bisa masuk ke dungeon lebih tinggi lagi. Kecuali kita menyelesaikan setidak nya 100 dungeon rank E. Kita baru biaa di rekomendasikan untuk menjelajahi dungeon ran D,"
Citra, "arti nya kita butuh 87 dungeon rank E lagi untuk di selesaikan?"
Helmi, "itu benar citra sekarang kita baru menyelesaikan 13 dungeon, besok mungkin yang ke 14."
Lisa, "tunggu dulu helmi besok yang ke 14? Berati kita akan masuk ke dungeon lagi besok?"
Helmi, "iya besok kita akan menjelajah lagi. Lagian dekat kok jarak nya hanya satu jam dadi sini,"
Lilia, "tidak ada waktu istirahat ya?"
Helmi, "malam ini saja sudah cukup untuk istirahat, sekarang bubar dan tidur di kamar masing- masing".
Mereka hanya bisa mengikuti kemauan helmi. Karena helmi juga ingin kelompok nya lebih maju lagi.
Di kamar citra ia tengah bicara dengan clara yang belum tidur.
"jadi kamu merasa tidak enak karena hanya diam saja saat di dungeon?" tanya citra memastikan.
"itu benar masa kalian bertarung sedangkan aku diam saja," jelas clara dengan malu.
"itu bukan masalah. Dulu juga waktu pertama kali aku bergabung aku hanya bisa diam saja. Aku bahkan tidak bisa melindungi diri sendiri. Tetapi tim langsung melindungi aku dengan sigap," jelas citra dengan senyuman.
Mereka lalu bicara selama beberapa menit sampai tertidur.
Ke esokan hari nya tiba. Di pagi hari helmi dan fadli sudah berada di depan dungeon yang akan di jelajahi hari ini.
Helmi, "jangan masuk tunggu dulu yang lain,"
Fadli, "iya aku tau kok, tapi kemana yang lain kok lama sih,"
Helmi, "biarkan dulu kita masuk ke dalam juga jam 9 nanti. Sekarang masih jam 8 pagi,"
Fadli mengangguk ia pun kembali ke mobil dan duduk dengan tenang di mobil.
Beberapa menit kemudian semua nya sudah berkumpul. Mereka pun masuk ke dalam dungeon itu. Namun saat masuk ke dalam keadaan sangat gelap. Fadli segera membuka kotak penyimpanan dan mengeluarkan beberapa senter.
Fadli, "ini sia, helmi salsa dan linda di depan pegang senter nya. lalu yang di belakang...."
Lisa, "biar aku dan lilia saja yang di belakang,"
Fadli, "baik.."
Helmi pun memimpin perjalanan masuk ke dungeon. Beberapa menit berapa menit berjalan mereka bertemu denhan beberapa goblin. Namun mereka berhasil mengalahkan goblin itu dengan mudah.
Saat melanjutkan perjalanan fadli seketika teringan senjata yang ia buat Tadi malam dengan skil nya. "oh iya ini untuk kamu clara," ucap fadli memberikan clara sebuah tongkat.
"makasih banyak," jawab clara memengang tongkat itu.
Helmi, "alat yang di buat fadli pasti bagus. Kita semua juga dapat alat dari fadli. Nanti kamu coba kami akan sisakan satu goblin,"
Clara, "baik.."
Saat bertemu dengan goblin lagi. Helmi dan kelompok nya segera membantai goblin itu. Mereka menyisakan satu. Clara memengang tongkat nya dan melaparkan mantra, "dewa air anugrahi dirku bola air," seketika bola air berukuran kecil melesat dan langsung menghabisi goblin itu. Meski luka yang di alami goblin hanya sedikit. Namun sangat cukup untuk membuatnya meningal.
clara," behasil.. Tapi aku lemas,"
Helmi, "tentu saja lemas mungkin mana kamu terserap banyak. Berlajar nha menghunakan nya lebih tenang dan lebih fokus agar kamu bisa betarung agak lama,"
Clara, "baik,"
Lilia, "kalau begitu ayo lanjutkan perjalanan nya,"
mereka pun melanjutkan perjalanan menelusuri dungeon itu. Setelah 3 jam kemudian dungeon sudah di tutup karena bos nya sudah di kalahkan oleh fadli.
(penginapan)
Helmi, "hasil kita hari ini sangat sedikit sekali ya. Cuma 54 batu sihir rank E dan satu batu sihir bos rank E. Ini paling kita cuma dapat 27 jutaan saja,"
Lisa, "benar sekali padahal pekerjaan ini mempertaruhkan nyawa,"
Dila, "kalau kata aku ya tidak masalah sih. lagian cuma menjelajah 3 jam doang,"
Helmi, "baiklah mau di bagkan atau di simpan dulu buat kita kumpulkan?"
Gea, "simpan saja nanti di bagikan saat kita sudah mendapatkan 10 persen dari batu kristal pertambangan,"
Helmi, "baiklah kalau begitu biar aku yang simpan. Kalau fadli yang menyimpan nya bisa- bisa hilang nanti,"
Citra, "besok kita akan masuk ke dungeon lagi kan? Apa aku boleh pulang dulu?"
Helmi, "kenapa pulang kan kita tinggal di penginapan,"
Citra, "aku ada ujian di sekolah 2 hari,"
Helmi, "2 hari ya. Baiklah kalau begitu kamu nanti kami hubungi setelah 2 hari. Kamu fokus dulu saja sama ujian nya,"
Citra, "terima kasih banyak. Kaka aku pergi dulu,"
Fadli, "ya hati- hati,"
Citra pun pergi naik taksi online sementara fadli dan yang lain lanjut bakar- bakar di halaman penginapan.
Fadli menusuk daging dengan santai ia tengah membuat sate. Namun entah kenapa ia ingin bicara dan memutuskan untuk bertanya, " helmi apa bisa besok kita selesaikan dua dungeon sekali gus?"
Helmi, "eh.. Mustahil pasti kelelahan dong,"
Fadli, "aku akan sendirian masuk ke dungeon gimana?"
Helmi, "bodoh ya kamu. Itu melanggar aturan asosiasi kalau ketahuan bisa- bisa kamu di hukum loh,"
Fadli, "tidak akan ketahuan. Minimal 6 orang kan. Aku akan sewa 5 orang hunter cacat,"
Helmi, "itu memang bisa di lakukan..."
Gea, "aku tidak setuju terlalu berbahaya,"
Helmi, "gea tujuan kita adalah menyelesaikan 100 dungeon rank e biar biaa naik ke dungeon ran d atau bahkan c. Hal itu harus di lakukan. Aku yakin fadli bisa, kalau kamu mau kamu bisa pergi bersama fadli. Jadi kita sewa 4 hunter saja,"
Gea, "hem.. Baiklah,"
Helmi, "yang lain setuju kan?"
Lilia, "aku setuju aku yakin fadli dan gea bisa,"
Rencana sudah di buat mereka pun lanjut bersantai sambil makan- makan. Fadli membuka status nya. Ia melihat poin yang ia kumpulkan hari ini hanya 60 saja. jadi total poin yang ia miliki adalah. 260 poin, ia sempat berpikir untuk menambahkan poin nya ke status namun ia mengurungkan niat nya dan lanjut bersantai bersama yang lain.