[ perjalanan dan perjuangan hidup keithen Nicholas]
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenapariwara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Itu tandanya kita berjodoh sayang
Itu tandanya kita berjodoh sayang
Celine merias wajahnya di depan cermin, pantulan dirinya membuat siapapun akan terpesona dengan gadis belia yang sangat menggemaskan dengan segala gaya dan bentuk tubuh yang indah dan berisi.
Tentu membuat para kaum Adam memujanya. Rambut di gerai dan di di buat pirang dan sesuai dengan kecantikannya.
Wajah di make up senatural mungkin agar terkesan manis dan mempesona.
Tubuh indah di balut dengan gaun malam yang terbuka di bagian dada dan di bagian paha kiri menampilkan kulit putih mulusnya yang begitu bening.
Namun gadis itu kembali memakai kardigan serta celana jeans di luar untuk bisa terlihat lebih tertutup oleh sang ayah yang selama ini memanjakannya.
Iya takut tuan David akan melihatnya berpenampilan terbuka, sehingga iya mempersiapkan bajunya yang lebih tertutup.
Celine sudah di tunggu oleh seorang pria yang menjadi suruhannya di depan gerbang mansion. Celine segera turun ke lantai dasar dan menemui sang ayah dengan mamanya yang tengah berbincang ringan di sofa ruang keluarga.
"malam ma, ayah" sapa manja Celine membuat kedua pasangan paruh baya itu menoleh ke arahnya.
"selamat malam sayang, kau mau kemana malam-malam begini?" tanya Mila pura-pura.
"ini ma, Audi tadi siang menelpon minta di temani ke rumahnya, karena mama sama papanya sedang ke luar kota pagi tadi"
"ayah boleh ya, Celine temani Audy?" ucap Celine merengek pada sang ayah.
"iya sayang, pergilah, tapi ingat, kamu tidak boleh pergi kemanapun selain ke rumah Audy" ucap tuan David.
"iya ayah, memangnya aku kemana lagi, aku sekalian mau nonton bareng di rumah nya sama teman-teman aku yang lain juga" jelas Celine tanpa ragu.
"baiklah sayang, kamu hati-hati di jalan ya, kamu pergi sama supir ya yang antara kamu" ucap tuan David.
"tidak ayah, aku di jemput sama Audy" kemudian ponsel Celine berbunyi.
"ayah, Audy menelpon, aku langsung pergi saja ya, Audy sudah menunggu di luar" ucap Celine.
"apa tidak di suruh masuk dulu nak?" ucap tuan David.
"tidak perlu ayah, kami akan langsung ke sana, rumah Audy juga jauh takut kemalaman ayah" ucap Celine dan di angguki tuan David.
"baiklah sayang kamu hati-hati" tuan David mencium pucuk kepala anak kesayangan nya kemudian Celine berpamitan pada Mila selaku ibunya. Namun Mila tak lupa membisikkan sesuatu pada anaknya dan memasang wajah bahagia tentunya.
Celine kemudian berlari keluar dari mansion dan menemui seorang pria di balik pintu gerbang sedang menunggunya. Celine masuk ke dalam mobil pria itu dan mobil pun melaju meninggalkan kediaman Wiles.
"huft, gerah sekali pakai baju sialan ini, aku bahkan malas harus memakainya lagi kalau saja tua Bangka itu tak ada di rumah" ucapnya malas.
"CK, sayang kamu harus mendapatkan apa yang selama ini kita impikan, dan ingat rencana malam ini harus berhasil" ucap pria di sampingnya yang sedang menyetir.
"harus, aku harus membuat leon bertekuk lutut padaku dan meninggalkan j****g itu" Celine tersenyum sinis memikirkan malam ini akan menjadi malam yang panjang antara dirinya dan juga Leon.
"sebenarnya gadis itu sudah move on dari Leon, kamu saja yang merasa cemburu padanya" ucap pria itu.
"CK, terserah, tapi Leon si brengsek itu terus saja menyebut namanya, bahkan iya memanggil aku dengan sebutan nama jalang itu" kesal Celine.
Celine malam ini akan melakukan rencana nya untuk membuat leon menjadi miliknya. Iya tersenyum bangga melihat kekalahan Alena sudah di depan mata
***
Sedangkan di tempat lain, Alena baru saja selesai dengan pekerjaannya. Iya mengemasi meja kerjanya dan meraih tas dan berlalu keluar dari rumah sakit.
Namun saat Alena akan menaiki mobilnya. Seorang pria berdiri di depannya melipat tangan di dada dan miring bersandar di mobil. Lelaki yang dua hari ini bertemu dengannya.
Alena tak menghiraukan pria itu, iya mengeluarkan kunci mobil dan berniat membuka pintu mobil. Sebelum tangannya sampai pada gagang pintu, tangan seorang pria menarik tangannya dan Alena hampir terjatuh saat tarikan pria itu sedikit kencang.
Alena refleks menutup mata sebelum jatuh ke tanah. Tapi tangan kekar pria itu memeluknya dan membuat Alena jatuh ke dalam pelukan pria itu.
Beruntung keadaan sedang sepi, Taka ada seorang pun yang bisa melihat kejadian itu.
Alena di buat kesal dengan tatapan nakal keithen yang menurutnya sangat menyebalkan. Seorang keithen pria dingin dan terkenal akan kecerdasan dan kemampuannya menaklukan dunia dengan keberhasilannya, kini jatuh cinta pada seorang gadis cantik nan bar-bar.
Keithen sudah terikat dalam pesona gadis itu, wajah lancipnya mata jernihnya dan jangan lupa bibir manis tebal di bawah adalah suatu keuntungan bagi keithen.
Ah rasanya keithen akan mengurung gadisnya dan tak ingin membiarkan gadis itu berkeliaran.
Alena menarik dirinya menjauh dan menatap pria itu tajam. Keithen tau jika Alena sangat kesal dengannya. Iya hanya terkekeh melihat wajah garang gadis itu.
"CK, mimpi apa aku semalam, hingg harus bertemu denganmu lagi tuan, entah apa yang ada di dalam otakmu" ucap Alena sinis.
"itu tandanya kita berjodoh sayang"
"buang jauh-jauh pikiran bodoh mu itu, dan berhenti panggil aku dengan sebutan menjijikkan itu"
"kenapa, kau milikku" ucap keithen.
Ari yang melihat bosnya, sungguh tak percaya. Pasalnya, keithen tak pernah sedikitpun berbicara manis ataupun berbicara biasa pada wanita manapun.
Apa lagi sampai menunggu gadis sampai berjam-jam seperti sekarang ini.
Keithen tak banyak bicara, iya membawa alena masuk ke dalam mobilnya. Tentu Alena semakin marah dan berteriak di depan telinga keith yang langsung menutup telinganya.
"kau gila ya, keluarkan aku dari sini dasar pria pemaksa" pekiknya marah dan ingin sekali menjambak rambut pria itu. Tapi tenaga keithen lebih kuat di banding dirinya.
"bagaimana dengan mobilku ya tuhan" Alena menengok ke belakang dan melihat mobilnya yang masih terparkir di tempatnya semula.
"kamu tenang saja sayang, mobil mu sudah ada yang atur" ucap keithen enteng.
Alena mendengus kesal melihat ke arah pria itu yang tak berhenti memeluknya sejak iya di bawa masuk.
"lepaskan tanganku" Alena menarik kasar tangannya yang di pegang keithen membuat lelaki itu hanya bisa pasrah melepaskan tangan gadisnya.
"jangan berteriak, aku tidak akan menculik mu, aku hanya akan mengantarmu pulang" bisik keithen di telinga alena dengan sedikit sensual membuat alena merinding.
"tolong jaga jarak tuan"
"aku nyaman seperti ini sayang"
"tapi aku merasa sesak dengan pelukanmu" desis Alena geram.
Barulah keithen melonggarkan pelukannya, namun tak melepaskannya. Alena di buat jengah dengan kelakuan pria asing di depannya ini.
"besok aku akan mengajakmu ke suatu tempat, jadi jangan berani pergi kemanapun, aku tidak akan membiarkanmu pergi dariku baby" keithen menoel dagu alena.
Alena hanya pasrah, iya hanya diam tak lagi bersuara. Dia malas harus menghadapi pria di sampingnya ini. Dia merasa sangat mengantuk karena kelelahan dalam menangani para pasiennya hingga iya tertidur dengan cepet.
Keithen yang melihat gadisnya tertidur, tersenyum tipis dan meraih kepala alena dan menyandarkannya di dadanya, hingga keithen mengemudikan mobilnya ke apartemen miliknya dan membawa alena ke sana.
Iya tak mau membawa gadis nya pulang ke rumah kediaman Wiles, iya malas harus berbuat alasan apapun saat bertemu orang di sana. Keithen setelah keluar dari lift apartemen, pria itu membawa alena ke kamarnya dan memberikan selimut hangat. Dan jangan lupa, keithen mencium kening Alena.
Barulah keithen bergegas melepaskan jas dan pakaiannya dan memasuki kamar mandi. Setelah selesai membersihkan diri, kaithen kemudian langsung menaiki ranjang sampaing alena dan menarik selimut menutupi tubuh mereka lalu keithen ikut memejamkan mata dengan tangan memeluk alena serta kecupan di kening gadis itu yang sudah terlelap jauh ke alam mimpi.
semangat trus dan jangn berkecil hati..
alur nya /Frown/ di awal mdh2an ke dpn nya /Smile/