Indonesia
NovelToon NovelToon
3 Criminal + 1 Baby

3 Criminal + 1 Baby

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa / Persaingan Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: GigihStar☆

3 penjahat yang sudah sering melakukan pekerjaan kejahatan bertemu dengan penjahat lain dan mereka mendapatkan box.
saat dibuka mereka bertiga kaget dengan apa yang ada didalamnya.

"""apa ini"""

apa yang 3 penjahat ini lihat didalam box itu adalah bayi laki-laki.
apa yang dilakukan 3 penjahan ini setelah mendapatkan tamu tak terduga ini, dan apa yang akan mereka lakukan terhadapnya.
yang jelas ini akan menjadi masalah yang berat bagi mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GigihStar☆, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17 Latihan menembak

Ini jam 7:25 pagi. Dan seperti biasa, hari yang melelahkan bagi Dio setelah merawat bayi tersebut.

Dio bangun di dekat ranjang bayi tersebut. Setelah terbangun, Dio berdiri sambil melihat keadaan bayi tersebut.

Saat ini dia sedang tidur dengan pulasnya, Dio merasa lega melihatnya.

Setelah puas mengecek keadaan bayi tersebut. Dio langsung menuju ke kamar Kaka untuk membangunkannya. Karena hari ini adalah gilirannya merawat bayi tersebut.

“hei bocah giliranmu” ucap Dio.

“... ya tunggu sebentar”

Setelah mengetuk pintunya dan mendengar jawaban dari Kaka, Dio langsung menuju ke kamarnya sendiri melanjutkan tidurnya.

‘aku ingin cepat tidur lagi’ pikir Dio.

○●○●○●○●

Sudah lebih dari 5 jam Dio tertidur dan sekarang jam 12:35 siang.

Walaupun Dio sudah tidur lebih dari 5 jam tidak membuat tubuhnya kembali bugar. Malahan rasa capeknya masih terasa di seluruh tubuhnya.

‘tidurku sangat tidak nyeyak hari ini’ pikirnya.

Setelah itu Dio bangun dari tempat tidurnya, lalu Dio sedikit meregangkan tubuhnya. Setelah merasa lega, Dio langsung keluar kamar untuk bersiap untuk mandi.

Karena hari ini dia memiliki rencana untuk pergi keluar.

Butuh 20 menit untuk Dio mandi dan memakai pakaiannya. Setelah persiapannya sudah dianggao selesai, Dio langsung menuju ke mobilnya.

“mau ke mana?” tanya Kaka.

“seperti biasa”

“seperti biasa..? Oh.. latihan menembakmu ya”

Dio selalu pergi latihan menembaknya pada pertengahan bulan, dimana sekarang ini tanggal 16 juni. Dio tidak pernah melewatkan latihan menembaknya ini.

Walaupun Kaka selalu bertanya kenapa harus pertengahan bulan, tetapi Dio selalu tidak menjawab pertanyaannya.

Setelah itu, Dio menyalakan mobilnya dan dia langsung jalan.

Beberapa menit setelah Dio keluar, Rita turun dari kamarnya menuju ke dapur untuk minum.

“dia mau ke mana?”

“biasa latihan menembaknya..” jawab Kaka.

“latihan tidak bergunanya ya”

Rita yang pernah melihat Dio menembak, merasa kegiatan latihan menembaknya tidak berguna. Karena tembakan Dio tidak terlalu akurat dibandingkan dirinya.

Setelah mengambil minumannya Rita langsung bersantai di sofa tv. Dia juga sesekali melihat bayi tersebut yang sedang bermain-main dengan Kaka sambil ketawa.

“apa, kau mau aku menyanyikan lagu itu lagi oke..”

“xaxaxa...” tawa bayi.

“oke”

~ dada...dada...dada...dada...ku hanya mau dada...kusuka dada...ku hanya mau dada...dada memberi yang terbaik ~

Apa yang dinyanyikan Kaka adalah lagu iklan peralatan bayi yang di remixnya. Nama lagunya menggunakan mereknya lalu Kaka menggantinya menggunakan dengan kata “dada”

Dimana saat Kaka menyanyikan lagu ini, bayi tersebut menyukainya sampai dia tertawa lepas.

“xaxaxa...”

“haha... kau suka” ucap Kaka.

Bayi tersebut tertawa lepas sambil mengerakkan tangan dan kakinya yang kecil tersebut. Melihat ini Kaka merasa puas, karena nyanyiannya membuat dia tertawa.

Tetapi ada orang yang tidak suka  mendengar Kaka menyanyi lagu remixnya.

“bisa kau tidak menyanyikan itu lagi!” balas Rita dengan marah.

Rita merasa marah karena lagu yang dinyanyikan Kaka tersebut ada kata “dada”. Dan itu yang membuat Rita merasa marah.

“kenapa? Lihat dia ketawa lepas” ucap Kaka.

“jangan gunakan kata “dada” lagi, atau ku pukul kau!!”

“ha.. kenapa? Dia disini hanya minum dari botol susu saja” balas Kaka sambil menunjuk bayi tersebut.”.. mungkin dia rindu dada ibunya, karena disini ada yang tidak mau memberikan dadanya” lanjut Kaka sambil melirik Rita.

“apa kau bilang!!”

Rita langsung menghampiri Kaka dan memberikannya pukulan. Bayi tersebut melihat adegan Rita memukul Kaka malah tertawa lepas.

“xaxaxa....”

○●○●○●○●

“dorr...dorr...dor...”

“sialan”

3 Tembak yang dilakukan Dio meleset semua.

Dia melakukan latihan tembak dengan jarak tembak 30 meter. Tetapi tembakkannya tidak bagus sama sekali hari ini.

“dorr..dorr..dorr..”

Dio melakukan tembakan lagi, dari 3 kali tembakan hanya 1 yang masuk dengan poin 6.

Ngomong-ngomong target tembaknya selembar kertas, dan ada gambar bulat poin yang menjadi sasaran tembakannya. Dan poin yang berada digambar ada 1-10.

Tembakan yang dilakukan Dio terbilang sangat buruk untuk seorang yang sudah beberapa kali ikut latihan menembak sepertinya.

“sepertinya hari ini kau sangat buruk nak”

“....”

Yang tiba-tiba mengajak bicara dengan Dio adalah orang tua dengan umur sekitar 50an, rambutnya berwarna putih tanda dia sudah ubanan, dan ada kerutan di wajahnya tanpa dia sudah tua.

Nama orang tua tersebut adalah pak Yunus. Dia juga sering ke lapangan tembak ini sama seperti Dio. Dan dia juga sering menemani Dio saat latihan menembaknya.

“apa.. mau menggangguku lagi pak tua?”

“sepertinya iya.. karena kau payah hari ini nak, haha..”

Melihat Dio yang sedang murung dan sedang payah melakukan tembakannya, membuat pak Yunus ingin menjahilinya.

“cih..”

“nah.. ku temani kau hari nak?”

“lakukan sesukamu”

Setelah itu pak Yunus ikut latihan di samping Dio.

“dorr..dorr..dorr..dorr”

“dorr..dorr..dorr”

Dan seperti yang tadi tembakan Dio tidak membaik sama sekali. Dari 4 tembakan langsung hanya 2 yang mengenai target. Dengan 6 dan 5 poin yang terkena tembakannya.

Sedangkan pak Yunus dengan 3 kali tembakannya mengenai sasaran semua. Dengan poin 8, 7, 7. Itu poin yang cukup bagus yang dilakukan pak Yunus.

“haha.. kau terlalu terbawa emosi..” ucap pak Yunus.”.. lihat punyaku nak, sangat bagus bukan?” lanjutnya.

“!”

Melihat poin tembakan pak Yunus yang cukup bagus darinya. Membuat Dio merasa semakin kesal.

“bagaimana nak... hahaha...”

“itu hanya beruntung”

“aku selalu menjadi yang terbaik dalam hal menembak di militer dulu, kau tahu itu nak..” ucap Pak Yunus.”.. tapi kau saat ini menembak penuh dengan emosi, seolah-olah menembak untuk meluapkan semua emosimu. Itu juga sama saat aku melihatmu pada saat pertama kali kau latihan menembak disini.” lanjut pak Yunus.

“hm..”

“kau dari militer kan nak”

“....”

Pak Yunus selalu memperhatikan Dio latihan menembak disini. Saat dia melakukan tembakannya, pak Yunus merasa seolah-olah tembakannya untuk meluapkan emosinya dari masa lalu militernya.

Pak Yunus bisa mengetahuinya karena di juga sudah lama di militer.

“aku beri nasehat nak dari masa laluku di militer juga..” ucap pak Yunus sambil melihat Dio.”.. kalau kau tidak bisa melupakan masa lalumu setidaknya kau harus bisa lebih bagus dari masa lalumu”

“....”

“kau masih muda, dan jalanmu masih pajang. Jadi lakukan yang terbaik dari versi dirimu dulu”

“....”

Setelah mendengar nasehat pak Yunus. Dio mencoba menembak lagi, dan...

“dor...dor...dor...”

“oh...”

Dari 3 tembakannya, semuanya mengenainya target dengan poin 7, 6, 9.

“bagaimana pak tua?”

“itu Cuma beruntung”

1
Diablo
smackdown? kaka sudah mulai bodoh😅😅
Diablo
cerita yang bagus thor
nita_
aku tahu rasanya menganti popok, itu hal yang tak bisa dilupakan😅🤣
bagus.com
karya beda dari yang lain, dan cukup bagus
bagus.com
haha sangat lucu saat mereka dapat masalah serius🤣🤣
Cleopatra
Jalan ceritanya memukau!
gamingmato channel
Penulisnya hebat banget, bikin saya ketagihan baca cerita ini.
Ayano Kouji
Makin suka sama cerita ini.
Akako
Best seller banget! Wajib baca nih!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!