Amelia seorang gadis sederhana. Dan juga sebagai gadis penurut,taat dan patuh pada kedua orang tuanya.Amelia juga meninginkan suami yang bisa menerimanya apa adanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yulizarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 17
Setelah berada di dalam mobil amelia ingin meminta penjelasan dari fadli. Fadli aku ingin menanyakan sesuatu padamu, tadi aku sengaja di panggil oleh pak sanjaya, entah dari mana dia tahu tentang masalah pribadiku. Apakah kamu ada hubungannya dengan semua ini, aku mohon kejujuranmu fadli.
Deg... Deg...deg....
Sambil menghela nafas yang sangat dalam. Fadli mulai merangkai kata- kata di dalam hatinya.
Sayang,, maafkan aku, selama ini aku belum pernah bercerita padamu tentang aku, tapi aku takut kehilanganmu, aku takut kehilangan tanpa jelas untuk yang kedua kalinya, buliran bening mulai keluar dari mata fadli.
Dulu sebelum aku mengenal dirimu, aku mengenal seorang gadis, namanya lea,lea merupakan anak dari om sanjaya, aku tidak tau dimana letak kesalahanku,tiba- tiba saja lea menghilang.
Aku menunggunya sampai dua tahun, dulu aku belum se sukses ini, dulu aku hanya hura- hura tidak jelas. Menghabiskan waktu hanya untuk bermalas- malasan.
Di saat seperti itu lah lea menghilang, sehingga membuat ku begitu sangat kecewa. Padahal waktu itu aku baru saja ingin merubah segalanya dalam hidup aku,tapi lea malah menghilang.
Setelah itu aku mulai bekerja, untuk menghilangkan rasa pilu yang mendalam, di saat itulah aku mengenalmu sayang.
Tapi kamu janji tak kan pernah lagi meninggalkan aku, dengan hanya masalah seperti ini.
Tapi fadli aku takut kehilangan pekerjaan ku, sampai saat ini,aku bertahan di perusahaan pak sanjaya semua itu butuh perjuangan dan kerja kerasku selama ini.
Baiklah sayang nanti akan ku coba untuk menjelaskan pada papa dan om sanjaya. Oh ya bagaimana dengan maksudku yang waktu itu,apakah kau mau bersedia menjadi istriku.
Aku ingin semuanya saat ini hubungan kita benar- benar tidak ada lagi halangan apapun. Setelah semua itu kamu akan tahu jawaban semua pertanyaanmu itu.
Diambang sore yang indah,fadli mengantar amelia kekantornya untuk mengambil kendaraannya. Setelah sampai amelia pun turun,dan segera memasuki mobilnya.
Setelah amelia memasuki mobilnya fadli pun segera melajukan mobilnya, mereka kembali ke rumah masing- masing.
Saat ini amelia benar- benar sangat bimbang. Mengapa semua ini terjadi di saat hati ini mulai merasakan adanya cinta di dalam hatiku, gumamnya.
Fadli aku sudah bisa membalas cintamu,tapi kenapa disaat hati ini sudah menerimamu, malah ada- ada saja rintangannya.
Apa yang harus aku lakukan saat ini, amelia kini mulai gelisah. Rasa takut untuk kegagalan dalam kisah cintanya.
Vanya, andai saja kamu disini, pasti aku akan menceritakan semua ini padamu. Tak terasa kini amelia sudah sampai di depan rumahnya. Kebetulan sang ibu memperhatikan tingkah anak semata wayangnya.
Assalamualaikum bu... Ucap amelia sambil mencium punggung tangan sang ibu, kenapa wajahmu murung amelia? Apa ada masalah antara kamu dengan fadli? Begitulah pertanyaan yang di layangkan oleh sang ibu.
Tidak baik memendam masalah sendiri mari duduk coba kamu ceritakan semuanya sama ibu.
Amelia pun duduk di samping ibu, tanpa sengaja bulir beningnya pun mengalir dimata yang sangat teduh itu.
Bu,,, saat ini aku takut gagal dalam membina sebuah hubungan. Tadi aku di panggil oleh atasanku, dia mengetahui kalau aku ada hubungan dengan fadli.
Terus apa yang kamu lakukan setelah itu. Aku menghubungi fadli, aku ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi.
Terus fadli sudahkah berkata jujur padamu,sudah bu, tetnyata sebelum fadli mengenalku,ternyata fadli sudah menjalin hubungan dengan putri pak sanjaya. Namanya lea,
Dengan tanpa alasan yang jelas lea menghilang dari kehidupan fadli,
Nah sekarang apa keputusanmi nak, apakah berlanjut atau kamu akan meninggalkan fadli,
Sekarang aku belum bisa mengambil keputusan ibu, aku akan menjaga jarak saja dengannya untuk sementara waktu.
Dengan keputusanmu seperti ini apakah diantara kalian akan hanya saling melukai,
Aku akan tetap seperti biasa- biasa saja kok ibu. Baiklah kalau memang itu yang tebaik untukmu, semoga saja kamu bisa bertambah lebih dewasa dari semua ini.
Amin bu terimakasih ibu..
maaf thor...
dialog percakapannya koq campur aduk yaa?? 🙏