Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Bertahun-tahun setelah sebuah pembantaian menghapus keluarga Black Rose dari dunia mafia, Elena kembali dengan identitas sebagai seorang pelayan.

Tidak seorang pun tahu siapa dirinya atau alasan sebenarnya ia memasuki keluarga Bianchi.

Namun, putra pertama keluarga Bianchi, Leon mulai mencurigai wanita itu. Kebiasaan aneh dan tato yang wanita itu miliki, membangkitkan potongan ingatan dari masa lalu yang tidak pernah bisa ia pahami.

Sampai sebuah kesalahpahaman memaksa mereka untuk menikah.

Leon melihat kesempatan untuk mengawasi Elena lebih dekat. Sementara Elena menerima pernikahan itu demi satu tujuan yaitu membalas dendam.

Dua orang dengan tujuan tersembunyi terikat dalam satu pernikahan.

Dan, tanpa mereka sadari, pernikahan itu akan membuka rahasia yang menghubungkan masa lalu mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Yang Sudah Lama Mati

Leon mendorong pintu besi hingga terbuka. Suara engselnya berderit panjang, menggema di sepanjang lorong yang lembap dan remang-remang.

Tanpa mengatakan apa pun, Leon melangkah masuk dan memberi isyarat agar Elena mengikutinya.

Elena berjalan beberapa langkah di belakangnya. Tatapannya menyapu ruangan yang dipenuhi dinding beton kusam, lantai dingin, dan aroma anyir yang menusuk hidung. Cahaya lampu redup di atas kepala hanya mampu menerangi sebagian ruangan, sementara sudut-sudut lainnya tenggelam dalam bayang-bayang.

Namun, langkah Elena tiba-tiba terhenti. Tubuhnya membeku.

Di tengah ruangan, seorang pria tertunduk lemas. Kedua tangannya dirantai dan dibentangkan ke samping, terikat kuat pada besi yang menempel di dinding. Kepalanya menggantung, rambutnya menutupi sebagian wajah. Ada luka di beberapa bagian tubuhnya, sementara napasnya terdengar berat dan tidak beraturan.

Elena mengepalkan kedua tangannya hingga buku-buku jarinya memutih. Rahangnya mengeras, saat menyadari sosok pria itu adalah anggotanya.

Perlahan, Elena mengalihkan pandangan kepada Leon. Tatapannya berubah tajam, dipenuhi kebencian yang nyaris tidak mampu ia sembunyikan.

"Kamu..." suaranya terdengar rendah dan bergetar menahan amarah.

Leon berhenti beberapa langkah di depannya, kemudian menoleh. "Anggota ku menangkapnya kemarin."

Tatapan Elena kembali tertuju pada pria yang terbelenggu itu.

Dadanya naik turun. Amarah, rasa cemas, dan takut bercampur menjadi satu. Ia tahu, jika Leon sudah menangkap salah satu anggotanya, bukan tidak mungkin identitasnya mulai terendus.

"Kenapa kau membawaku ke sini?" tanya Elena dingin.

Leon tidak langsung menjawab. Ia justru berjalan mendekati tahanan tersebut, lalu berhenti di sampingnya. Tangannya ia masukkan ke dalam saku celana, sementara matanya beralih kepada Elena dengan senyum miring yang perlahan terukir di sudut bibirnya.

"Karena aku ingin melihat bagaimana reaksimu saat melihat salah satu orangmu berada di tanganku."

Jantung Elena seketika berdetak lebih keras, menyadari jika sejak awal Leon memang sedang mengujinya.

Elena mempertahankan tatapan permusuhannya, berusaha sekuat tenaga menyembunyikan kegelisahan yang mulai merayap di dalam dirinya.

Sementara itu, senyum miring Leon justru semakin lebar, seolah-olah ia sudah menemukan sesuatu yang selama ini ia cari.

Leon berdiri beberapa langkah dari Elena. Senyum miring masih bertengger di wajahnya, tetapi tatapannya kini jauh lebih serius.

"Awalnya, aku mengira dia adalah salah satu orang yang menyerang Mommy di pusat perbelanjaan."

Elena tetap diam. Tatapannya tidak pernah lepas dari pria yang masih tertunduk di hadapannya.

"Namun, setelah melihat tato mawar di lengannya sama persis dengan yang ada di bahumu." Leon tersenyum tipis. "Aku yakin, dia adalah salah satu anggota mu. Iya, kan?"

Kedua tangan Elena mengepal semakin erat di sisi tubuhnya, hingga buku-buku jarinya memutih.

Leon kemudian kembali menatap pria yang dirantai itu.

"Yang menarik, dia cukup tangguh. Dia sudah diinterogasi berkali-kali. Tapi, tidak satu pun informasi keluar dari mulutnya."

Leon menggeleng kecil. "Aku bahkan harus mengakui kesetiaannya."

Tatapannya kembali kepada Elena. "Disiksa seperti apa pun, dia tetap bungkam."

Elena menelan ludah. Sorot matanya sedikit berubah.

Ia mengenal orang-orangnya. Mereka bukan sekadar anak buah. Mereka adalah orang-orang yang telah bersumpah menjaga nama organisasi mereka, bahkan jika nyawa menjadi taruhannya.

Perlahan, pria yang sejak tadi tertunduk mengangkat wajahnya.

Wajahnya tampak lemah. Tapi, saat tatapannya bertemu dengan Elena, sebuah senyum samar justru muncul di bibirnya.

Pria itu menggerakkan bibirnya perlahan, mengucapkan satu kata tanpa suara.

"Maaf!"

Elena dapat membaca gerakan bibirnya dengan jelas. Sedetik kemudian, mata Elena sedikit melebar.

"Jangan..."

Sebelum ia sempat bergerak, pria itu tiba-tiba menggigit lidahnya sendiri.

Leon langsung menyadarinya.

"Sial!" Ia melangkah cepat dan berusaha membuka rahang pria itu. "Jangan lakukan itu, bodoh!"

Namun, semuanya sudah terlambat.

Tubuh pria itu tersentak sesaat sebelum kemudian terkulai lemas. Kepalanya jatuh ke depan. Tidak ada lagi gerakan.

Ruangan mendadak sunyi.

Leon perlahan menjauhkan tangannya. Ia menatap pria itu beberapa detik, memastikan tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan.

"Dia mati," gumamnya.

Elena tetap berdiri di tempatnya. Ia tidak berteriak, menangis atau menunjukkan keterkejutan.

Ia hanya menatap kosong tubuh anggotanya yang kini sudah tidak lagi bernyawa dengan ekspresi datar.

Hal itu justru membuat Leon semakin geram.

"Anggota mu mati di depanmu," ucap Leon dengan suara yang terdengar berat. "Tapi, kamu tidak merasa apa-apa?"

Leon melangkah mendekat. "Dia baru saja mengorbankan nyawanya agar tidak membocorkan rahasiamu!"

Tetap tidak ada jawaban.

Leon akhirnya kehilangan kesabaran. Kedua tangannya mencengkeram bahu Elena dengan kuat dan memaksa Elena menatap dirinya.

"Kenapa kau masih bisa bersikap seperti ini, hah?" Tatapan Leon menusuk mata Elena. "Kamu benar-benar orang yang tidak mempunyai perasaan!"

Elena perlahan mengangkat wajahnya.

Untuk beberapa detik, ia hanya menatap Leon tanpa ekspresi. Kemudian, sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis, tanpa sedikitpun kehangatan.

"Perasaan?" Elena terkekeh pelan. Ia menatap Leon lekat-lekat. "Perasaanku sudah lama mati sejak dua puluh tahun yang lalu."

Cengkeraman Leon di bahunya perlahan mengendur. Senyum di wajahnya mulai menghilang.

Tatapan Elena tetap tenang, tetapi jauh di dalam matanya tersimpan luka yang seolah tidak pernah benar-benar sembuh.

"Dua puluh tahun lalu," lanjut Elena lirih, "saat aku kehilangan semuanya."

Ia mengalihkan pandangan kepada tubuh pria yang sudah mengorbankan nyawanya.

"Sejak malam itu, aku sudah tidak punya apa pun lagi untuk ditakuti." Elena kembali menatap Leon.

"Termasuk kehilangan."

1
Kustri
pengen'a kasih yg hitam spy sesuai... sayang'a gk ada🌹
+44
bentar lagi.. aku mencintaimu 🌚
Alissia
cemburu bilang dong jangan di geden gengsinya🤣🤣
Kustri
☕lah thor biar kalap UP'a😉
🇦 🇵 🇷 🇾👎
bucin lho kn cmbr kn😃
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bnr😫😫😫
total 2 replies
Kustri
cemburu bilang boss! 🤣
💖💖💖
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gengsi keknya, kak🤭
total 1 replies
Kustri
eummm.... ternyata leon bukan anak kandung victor
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Iyesss
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp kh mrk
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Coba tebak!😌
total 1 replies
Kustri
owh owh siapa diaaa....
nyogok biar dobel up🤭
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Hari ini, udah q kasih double 😌
total 1 replies
Kustri
mgkin benar the reavan pelaku'a 20th yg lalu leon umur brp🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gak jauh sama Si El
total 1 replies
Kustri
siapa yg ngasih senjata ke elena!
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Aq/Grin/🤭
total 1 replies
Kustri
mgkin maria dijodohkan & daniel anak kekasih victor🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Bukan gitu 🤧
total 1 replies
Kustri
itu viona apa perawan tua? apa dia gk ada kerjaan lain? apa gk punya tmpt tinggal?
huh benalu menyusahkan👊
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Dia udah berkeluarga 😃. Habis pesta, makanya nginep dulu di rumah mas Piktor🤭
total 1 replies
Kustri
wkwkkkk... kau laki" sejati, gk mgkin akan melewatkan itu🤣🤣🤣
Kustri
tenang leon bs jd el akan membantumu dlm sgl hal
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Atau, sebaliknya 😃
total 1 replies
Kustri
betul kata leon, qu jg bertanya" dr mana keahlian el didpt klo sehari" ada dipanti... tlg beri penjelasan sedikit thor mgkin 1 part u/perjalanan el🥺
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Belum ada penjelasan, tapi udah ada dugaan kalau identitas di palsukan 😌
total 1 replies
Kustri
eummm... daniel si munaf, serakah & pecundang👊👊👊
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sk crtvny
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak 💜
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!