Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.
Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.
Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.
Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.
Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.
Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.
Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
Pagi ini mereka semua sarapan dalam diam, tidak ada yang membuka suara. Mama Rika dan yang lain nya kini tidak lagi membahas masalah biaya resepsi pernikahan Neta, karena mereka sudah menemukan orang yang mau menjadi donatur mereka.
Dimas pun tidak bicara sama sekali pada Raisya, pertengkaran tadi malam masih menyisahkan dasa jengkel di hati masing - masing.
"Aku pergi dulu!" Raisya berkata sambil meraih tangan suami nya.
Raisya tetap mencium tangan Dimas, sekalipun Dimas tak berniat mengulurkan tangan nya. Dimas tetap diam hingga Raisya pergi dari rumah.
"Ma, hari ini Dita meminta bertemu kalian semua. Dita ingin membicarakan masalah pernikahan Neta!" Dimas berkata pada semua orang.
"Benarkah mas? Mbak Dita setuju membiayai resepsi pernikahan aku?" Tanya Neta dengan sangat antusias.
"Benar, tapi ada syarat nya,,,!" Dimas pun menghentikan ucapan nya.
Dimas menatap satu persatu keluarga nya yang saat ini ada di meja makan, seperti nya mereka penasaran dengan kelanjutan ucapan Dimas.
"Apa syarat nya?" Tanya Mama Rika.
"Setelah Neta menikah dengan Rian, kami juga akan menikah. Dan Dita meminta untuk tinggal di rumah ini!" Dimas menjelaskan syarat yang di minta oleh Dita.
"Mama setuju, nanti Dita akan tinggal di rumah ini sebagai istri mu!" Mama Rika berkata sambil tersenyum.
"Tapi bagai mana dengan Raisya? Dia pasti tidak akan membiarkan Dita tinggal di rumah ini, karena ini adalah rumah nya. Rumah bawaan nya sebelum menikah dengan ku!" Dimas mengutarakan kekhawatiran di hati nya.
"Dimas, kamu itu suami nya Raisya dan kepala keluarga di rumah ini. Apapun itu harta Raisya tentu menjadi harta mu juga!" Ucap Mama Rika cepat.
"Tapi sertifikat rumah ini atas nama Raisya, hanya atas nama Raisya. Bagai mana jika dia mengusir kita dari rumah ini?" Tanya Dimas dengan khawatir.
"Kamu tenang saja Dimas, sekalipun di sertifikat rumah hanya tertulis nama Raisya tapi kita bisa mengancam nya. Saat ini sertifikat rumah ini ada sama Mama!" Mama Rika berkata dengan bangga nya.
"Benarkah itu Ma? Bagai mana bisa sertifikat rumah ini ada di tangan Mama?" Tanya Dimas dengan nada tidak percaya.
"Kamu tidak percaya sama Mama? Biar Mama tunjuk kan pada mu!" Ucap Mama Rika.
Mama Rika bangun dari tempat duduk nya, dia pergi ke kamar nya. Mama Rika mengambil sertifikat yang sudah berhasil dia ambil dari kamar nya Raisya, Mama Rika tidak tahu jika sertifikat itu palsu.
"Lihat ini!" Mama Rika menyodorkan sertifikat itu pada Dimas.
Dimas menerima nya dan dia mulai membuka nya, benar itu adalah sertifikat rumah ini.
"Ma, kenapa sertifikat ini ada di tangan Mama? Seingat ku, Raisya sendiri yang menyimpan nya?" Tanya Dimas bingung.
"Mama mencuri nya dari Raisya, biar dia tahu rasa. Siapa suruh pelit sama kita!" Mama Rika berkata sambil tersenyum licik.
"Kalau begini, aku bisa memenuhi keinginan Dita untuk tinggal di rumah ini. Kita tidak perlu takut lagi pada Raisya, jika dia menolak di madu, maka kita bisa mengusir nya keluar dari rumah ini!" Dimas merasa lega saat ini karena telah menemukan solusi dari masalah yang di hadapi oleh keluarga nya.
"Ya udah Ma, aku ke kantor dulu. Mama simpan lagi sertifikat rumah ini dan segera urusi pernikahan Neta. Waktu nya sudah dekat!" Dimas berkata pada Mama Rika.
"Iya, kamu fokus aja kerja nya. Biar urusan pernikahan Neta Mama dan Cika yang urus!" Mam Rika berkata pada putra nya.
Dimas berangkat ke kantor dengan perasan yang lebih tenang, hari ini masalah yang di hadapi oleh keluarga nya telah menemukan solusi nya.
******
Mama Rika, Neta dan juga Cika langsung menemui Dita hari ini. Mereka ingin membahas masalah pernikahan Neta segera.
"Dita, makasih ya kamu baik banget sama keluarga kami!" Mama Rika memuji Dita ketika mereka bertemu.
"Tante, sebentar lagi kan kita bakal jadi keluarga. Jadi sudah menjadi kewajiban ku untuk membantu kalian!" Dita berkata pada Mama Rika.
"Mbak, beneran kan mbak mau membayar biaya resepsi ku dan Mas Rian?" Neta bertanya untuk memastikan.
"Beneran Neta, mbak gak bohong. Sebentar lagi Vendor yang akan menangani pernikahan mu akan datang!" Ujar Dita pada Neta.
"Makasih mbak, aku seneng banget loh! Mbak beda banget sama mbak Raisya, pelit nya gak ketulungan!" Neta mulai menjelek kam Raisya di depan Dita.
Dita tersenyum mendengar ucapan Neta, Meta sendiri sudah lupa akan kebaikan Raisya selama ini. Padahal dia bisa menempuh pendidikan di universitas ternama karena Raisya, Raisya lah yang membayar semua biaya nya. Tapi seperti nya semua kebaikan Raisya tidak terlihat di mata mereka, hanya karena Raisya menolak untuk membiayai resepsi pernikahan nya dan Rian. Mereka malah ingin menggantikan posisi Raisya dengan wanita lain, wanita dari masa lalu Dimas.
"Selamat siang, dengan bu Dita?" Tanya Seorang wanita dengan pakain anggun yang menemui mereka.
"Benar saya sendiri!" Jawab Raisya sambil tersenyum.
"Saya Ana, saya adalah pimpiman tim Wedding Organizer yang di gunakan oleh bu Dita!" Wanita itu langsung memperkenalkan diri nya.
"Mbak Ana, yang akan menikah adalah adik ipar saya. Ini orang nya, silahkan bahas dengan nya seperti apa konsep pernikahan yang dia ingin kan!" Dita memperkenalkan Ana pada Neta.
"Hallo saya Ana!" Wanita bernama Ana itu mengulurkan tangan nya pada Neta.
"Saya Neta!" Neta memperkenalkan nama nya sambil menyambut uluran tangan dari Ana.
"Bisa kita bahas sekarang, mbak?" Tanya Ana.
"Bisa, bisa banget mbak!" Jawab Neta dengan sangat antusias.
Neta dan Mama Rika pun mulai menjelaskan seperti apa pernikahan yang mereka ingin kan, di mulai dengan konsep pernikahan, make up serta menu catering nya. Dita sesekali memberikan saran pada mereka, selebihnya Dita menyerahkan semua nya secara penuh pada pihak Wedding Organizer itu.
'Dengan membiayai pernikahan Neta, maka aku akan menjadi istri nya Mas Dimas. Dan aku akan tinggal di rumah mewah itu, setelah aku tinggal fi sana maka aku lah nyonya rumah itu. Dan aku lah yang berkuasa atas rumah itu!' Batin Dita di dalam hati.
Mama Rika sangat senang, karena resepsi mewah untuk putri bungsu nya akan segera terwujud. Mereka tidak perlu mengeluarkan uang besar, tapi keinginan mereka untuk melaksanakan pesta mewah juga akan segera terlaksana.
'Dita memang bisa di andal kan, tidak seperti Raisya. Lebih baik Dita yang menjadi istri nya Dimas, dia lebih royal di bandingkan dengan Raisya!' Guman Mama Rika.
Ibarat pepatah 'Hujan satu hari akan menghapus kemarau bertahun - tahun' Itu lah ungkapan yang tepat untuk Raisya, semua kebaikan nya selama ini langsung menguap begitu saja, saat dia menolak satu keinginan mereka. Secepat itu mereka menggantikan posisi Raisya dengan wanita lain, dan melupakan semua pengorbanan Raisya selama ini.
di dunia nyata ada gk ya modelan org2 bgni .. 😄