Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Pria Dingin

Terjerat Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahmuda / Badboy / Tamat
Popularitas:253k
Nilai: 5
Nama Author: Ade Nuryanti

Bagi seorang gadis dijodohkan dengan pria yang selalu diidolakannya adalah kebahagiaan luar biasa. Dan tentunya dengan senang hati akan menerimanya.

Namun hal itu tak berlaku untuk gadis cantik seperti Arsena Quennara Pratama. Sena justru tak menginginkan perjodohan itu, karena rasa cintanya terhadap seorang pria dingin yang sudah memenuhi hatinya, Abizar Radeeya Permana. Abi si pria kulkas yang berhasil membuat Sena tak dapat mencintai pria lain.

Karena suatu alasan, kedua insan itu tak dapat bersatu. Hingga mereka dipaksa untuk saling melupakan.
Namun siapa sangka, mereka justru dipertemukan kembali diatas pelaminan.

Hal apa yang membuat mereka tak direstui?
Dan bagaimana cara mereka bersatu kembali?

"Jika cinta ini salah? Kenapa rasa itu ada?" Sena (Sensen).

"Kita terlahir dari darah yang sama. Dan kita ditakdirkan untuk menciptakan darah serupa." Abi.

Masih squel dari "Cintaku Mentok Di kamu" yaa.
Siap-siap dibikin baper sama anak kulkas yang nyegerin❄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Nuryanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Owl

"Jangan!!!"

Mama menghentikan pergerakannya kala mendengar pekikan sang putri yang juga membuatnya terlonjak. Ia sampai mengusap dada karena itu.

"Ihh kamu kenapa sih? Ngagetin aja deh," omel mama Ay.

Sena menampilkan senyuman bodoh menanggapi omelan sang mama. "Maaf, Ma!" ucapnya cengengesan.

"Lagian kenapa sih? Kenapa gak boleh buka gorden? Kamu nyembunyiin sesuatu?" selidik mama Ay dengan memberondong Sena dengan berbagai pertanyaan.

"N-nggak, Ma," elak Sena dengan sedikit gugup.

Sungguh jantungnya berpacu lebih cepat, takut sang mama curiga akan apa yang ia tutupi. Tangannya mulai membasah dengan keringat dingin yang tiba-tiba membanjirinya. Ia menunduk seraya merutuki dirinya yang sulit sekali untuk berbohong.

Mama Ay mentap heran, hingga ia dibuat semakin curiga dengan tingkah putrinya itu. Ia melirik sekilas gorden itu. Hingga dengan rasa penasaran yang membuncak, ia memaksa untuk membuka penutup pintu kaca itu untuk melihat apa yang tengah disembunyikan putrinya.

Sena hendak menghentikan sang mama. Belum juga suaranya keluar, ia tak melanjutakn pekikan itu kala ia tak melihat apapun diluar sana. Hembusan napas lega terdengar dari bibir Sena seraya ikut memindai sedikit situasi diluar.

Mama Ay pun melakukan hal yang sama. Netra indahnya menyapu seluruh sudut diluar sana. Tak ada apapun, pikirnya. Ia berbalik dan menatap sang putri yang kembali cengengesan. Wanita itupun menghembuskan napas panjang. Sepertinya tak ada yang harus ia khawatirkan.

"Kenapa tadi bilang jangan? Hem?" tanya mama Ay memastikan keraguannya.

"Jadi tadi tuh, ada burung hantu Mah. Iya! Makanya aku buru-buru masuk." ucap Sena beralasan.

Mama Ay ber 'oh ria' seraya menganggukan kepala. "Ya udah kamu tidur, gih! Udah malam. Besok kita akan ke makam pipih sama kakek. Jadi jangan bangun kesiangan, ya!" titah mama Ay dan diiyakan putrinya itu.

Mama Ay pun berlenggang meninggalkan kamar itu, setelah mengucapkan selamat malam. Dengan cepat Sena mengunci pintu kamarnya rapat-rapat. Ia menarik dan menghembuskan napasnya berulang kali seraya tangan memegang dadanya yang hampir saja loncat. Setelah dirasa tenang, ia pun mendekat kearah pintu balkon itu. Kemudian membuka pintu tersebut dan melongokan wajahnya melihat keadaan luar yang sepi.

"Huh~ mungkin dia udah pulang," gumamnya.

Baru saja ia hendak berbalik dan menutup kembali pintu itu, seseorang mencekal pergelangan tangannya. Hingga ia kembali berbalik dan sedikit terkejut kala sang kekasih, ternyata masih berada ditempat itu. Senyum pun terukir dari bibir manis itu. Tanpa ia duga, Abi tiba-tiba saja menyambar bibirnya.

Tentu saja Sena tak bisa menolaknya, ia memejamkan mata dan ikut hanyut dalam ciuman lembut yang diberikan Abi. Tangannya memegang erat kedua sisi jaket yang Abi kenakan.

Abi menggeser sedikit tubuh mereka, hingga sampai pada tembok disisi pintu tersebut. Tangannya reflek memegang kepala Sena yang hampir terbentur pada benda padat itu, lalu tubuh ramping itu terkukung antara dinding itu dan Abi.

Decapan merdu meriuhkan keheningan malam dibawah sinar rembulan. Sepasang kekasih itu masih enggan melepaskn tautan bibir mereka. Hingga dirasa mereka hampir kehabisan oksigen, pagutan pun terlepas dengan napas yang memburu.

Abi menghapus jejak kebasahan dibibir ranum itu. Dengan senyuman manis yang hanya ia tunjukan pada kekasihnya itu. "Berhentilah memakan makanan manis!"

"Kenapa?" tanya Sena heran.

"Bibirmu sudah terlalu manis. Jadi, jangan biarkan aku terkena diabetes."

Blush!

Sena tersipu akan kata manis yang Abi ucapkan. Hingga ia menunduk dan tak sanggup menatap wajah tampan itu. Kemudian Abi meraih kepala Sena dan mendaratkan kecupan dalam dipucuk kepala gadis itu. Sena kembali memejamkan mata merasakan kehangatan yang diberikan Abi.

"Tidurlah! Jangan memimpikan apapun selain aku," titah Abi dengan senyumnya.

Sena terkekeh menanggapi itu. "Iya, kamu juga." balas Sena.

"Cepat masuk, burung hantunya mau pergi!" titah Abi yang disertai kekehan. Sontak Sena tertawa mendengar itu.

"Aissh iya deh burung hantu, aku masuk nih!" balas Sena disela tawanya.

"Selamat malam, my owl." lanjutnya mrmberi ucapan.

Abi mengusek pucuk kepala gadis itu gemas dengan senyum yang sulit ia hentikan. "Selamat malam juga, my lovely!"

Senyum tak luntur dari bibir keduanya. Dengan terpaksa Sena menutup pintu itu, lalu kembali membuka gorden itu untuk melambaikan tangan dan tidak lupa memperingatkan untuk hati-hati turun dari sana.

Abi mengangguk sebagai jawaban dan membalas lambaian tangan dari gadisnya itu. Entah bagaimana caranya, pria itu memanjat untuk sampai dibalkon yang berada di lantai dua itu. Yang jelas itu seperti tak ada apa-apanya untuk lelaki yang begitu berani seperti Abi.

Sena membantingkan tubuh keatas ranjang king size yang tergelar diruangan luas itu. Rasa bahagianya membuat gadis itu memekik tertahan. Ingin rasanya ia berteriak meluapkan rasa bahagia yang semakin hari semakin tak dapat ia bendung. Namun ia tidak ingin membuat semua penghuni rumah gempar dengan tingkahnya.

Gadis itu pun hanya mampu berguling diatas kasur empuknya seraya memeluk boneka beruang kesayangannya. "Ahh!! My owl ...." pekiknya tanpa suara.

Bukannya akan tertidur lelap namun justru itu akan sebaliknya. Bayangan akan kejadian beberapa jam lalu, membuat wajah gadis itu terasa terbakar. Apalagi tiba-tiba saja ia mengingat pasal malam pertama. Sungguh hal itu membuat sang gadis harus menaikn suhu AC kamarnya.

"Ya ampun, otakku traveling 'kan?!"

\*\*\*\*\*\*

Jejaknya jangan lupa yaa gaisss🤗🤗 yuk ramaikan kolom komentarnyaa! Jangan lupa kasih rate yaa!

Ini dia si My Owl🦉

Ini My lovely nyaa😍

1
Qaisaa Nazarudin
Whhaaatt orang baru katanya...Yang ada kamu tuh orang baru,Setaaannn..Sena itu udah dari orok tau gak kamu..😡😡😡😡👊👊👊👊
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bemar,pasti ulahnya si janda itu,yg gagal move on,Dia nya aja yg bertepuk sebelah tangan,Dasar g tau diri,udah di tolong,gitu tuh balasannya..
Qaisaa Nazarudin
Lho terus kalo bukan Kevin siapa? Bukannya pak Dermawan ngejodohin Rara dgn Kevin ya..
Qaisaa Nazarudin
#DEvan
Qaisaa Nazarudin
Ohbiya aku juga baru ngeuh tuh nama Deril gabungan dari nama DEva dan RILa..😄😄😜😜
Qaisaa Nazarudin
OMG berarti Chika anaknya Rara mantan si Ardi?? kecil banget dunia novel 😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Kenapa aku curiga sama cewek/janda yg suka sama Abi itu ya,Mungkin dia bekerjasama dgn org2 itu,G mungkin jendela yg udah di kunci dr dlm bisa di buka dr luar kan?
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Derril laku juga..👏👏😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Waahh wajah Chika berhasil mendepak bayangan sosok Sisil.. 👏👏👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Ck lebay...
Qaisaa Nazarudin
Duuhh bahagianya orang yg bisa nikahin pujaan hati..kemaren2 aja kusut amat..😂😜
Qaisaa Nazarudin
Jangan lupa pintu nya di kunci,Aelaah penganten baru,Di mana2 juga jadi ya,,masih anget2 nya.😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Rizky udah cerita A-Z perihal Abi dgn Sena kan, Kamu yg masih berjarap ngapain Coba,Kamu gak bakalan di pandang sama Abi..
Qaisaa Nazarudin
Bukannya di nikahan mereka,karyawan nya Abi datang ya..
Qaisaa Nazarudin
Noh akhirnya jebol juga,Kita tunggu Abi junior launching...
Qaisaa Nazarudin
Iya Mending Shaka perjuangin Jingga,Kamu mah gak ada tantangan nya Shaka,Nah Abi aja yg udah jelas2 banyaknya tantangan aja mampu ngadapin semuanya,Sehingga dia mendapatkan cinta nya kembali,Lha kamu..ckk
Qaisaa Nazarudin
Sok gengsi dan Ego aja di gedein..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Lho siapa lagi tuh om Rei?🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Kok di sini Jingga gadis cerewet sih,Di lapaknya Jingga dan Shaka tuh Jingga jadi cewek jutek dan pendiam kayak Aysa mommy nya Abizar..
Qaisaa Nazarudin
Sekarang sahabatan,Ntar juga Jingga jadi kakak ipar kamu Sen..😂😂😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!