Indonesia
NovelToon NovelToon
Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Selingkuh Menjadi Jalan Pintas

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Cinta Terlarang / Pelakor / Tamat
Popularitas:26.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Kesulitan Hidup yang dijalani Sandra membuat dia harus mencari jalan keluar dalam permasalahan rumah tangganya.

Di saat masalah demi masalah hadir dalam hidupnya, Sandra bertemu dengan mantan kekasihnya di masa lalu hingga hadirlah cinta terlarang di antara mereka.

Rumah tangga yang bertahun-tahun menjadi taruhannya, permasalahan ekonomi yang dihadapinya perlahan mulai teratasi dengan kehadiran sang mantan kekasih puluhan tahun yang lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Aminah tak percaya saat mendengar jawaban dari keponakannya.

"Ya Allah, lindungilah keponakanku. Jangan biarkan dia berbuat apa yang telah dilakukan oleh ibunya," gumam Aminah.

Aminah tidak ingin keponakannya itu mengikuti jejak mamanya, semua orang akan mengejek keluarga adiknya.

Semua orang juga akan menyalahkan adiknya yang tidak mau bekerja, bahkan semua orang akan membenarkan apa yang dilakukan ibu dan anak itu disebabkan oleh Herman yang tidak sanggup memberi nafkah lahir kepada mereka.

"Tapi, Cika." Aminah tak sanggup mengatakannya secara langsung kepada gadis belia itu.

Akhirnya Aminah berdiri, lalu. menarik lengan Cika. Dia membawa Cika ke dapur.

"Apakah kamu yakin apa yang diucapkan pria itu? Saat ini kita tidak bisa percaya pada orang yang baru saja kita kenal, bagaimana kalau dia menjualmu pada germo," tanya Aminah.

Aminah menunjukkan bahwa dirinya keberatan dengan keputusan keponakannya.

"Bi, kita tidak boleh berprasangka buruk pada orang yang sudah berbuat baik pada kita," ujar Cika.

Cika yakin Prabu tidak akan berniat jahat pada dirinya, hal ini dikarenakan Prabu yang ingin menyelematkan dirinya dari seorang wanita busuk yang ingin mendapatkan harta kekayaannya.

"Cika, kamu itu masih kecil. Belum tahu apa-apa tentang kejahatan dunia." Aminah mulai kesal menasehati keponakannya.

Herman juga mencemaskan keputusan yang diambil oleh putrinya, sebenarnya dia juga khawatir apa yang sudah diputuskan oleh putrinya.

"Maaf, Nak Prabu. Tunggu sebentar, ya," ujar Herman pada Prabu.

Herman pun berdiri lalu dia melangkah menuju dapur, dia menghampiri jika yang sedang berdebat dengan bibinya di sana.

"Cika," panggil Herman.

Herman mendekati putrinya. Cika pun menoleh ke arah ayahnya.

"Cika, kalau papa tidak mengizinkanmu pergi, apakah kamu akan tetap pergi?" tanya Herman pada putrinya.

"Iya, Yah. Aku akan pergi demi masa depanku," ujar Cika.

Keputusan Cika sudah bulat, dia tidak ingin masa depannya hancur. Jika dia pergi dengan Prabu, kemungkinan besar bisa sekolah lagi seperti biasa.

Apalagi jika Cika bersekolah di desa Prabu, maka tidak akan ada teman-temannya yang akan mengejek dirinya.

Tidak akan ada lagi orang yang mengejeknya karena mereka tidak tahu kondisi keluarga Cika.

"Tapi, Cika. Kamu bisa sekolah di sini," ujar Herman.

"Apakah ayah sanggup membiayai sekolahku dan kuliahku nantinya?" tanya Cika pada Herman.

Pertanyaan yang dilontarkan Cika membuat Herman terdiam dan tak dapat berbuat apa-apa lagi.

Akhirnya mau tak mau, Herman pun memberi izin pada putrinya untuk melakukan apa yang terbaik untuk dirinya.

Begitu juga Aminah, dia tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya bisa pasrah, karena kehidupan Aminah tak jauh berbeda dengan Herman.

Hari ke hari bisa makan sudah cukup baginya, apalagi Aminah juga memiliki. 3 orang anak yang harus dibiayainya.

"Apakah kamu sudah yakin dengan keputusanmu?" tanya Herman lagi.

"Iya, Yah." Cika mengangguk.

Gadis belia itu pun melangkah menuju ruang tamu untuk menemui Prabu.

Awalnya Herman ingin memberitahukan apa yang telah dilakukan oleh mama Cika, tapi dia mengurungkan niatnya, dia akan menceritakan hal itu pada waktu yang tepat nantinya.

Herman dan Aminah pun kembali ke ruang tamu untuk menemui Prabu.

"Kalau begitu, kami pamit dulu, ya, Pak," ujar Prabu pada Herman.

"Iya, Pa. Aku akan ikut langsung dengan pak Prabu," ujar Cika.

Herman mengangguk pasrah, dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Prabu berdiri, Cika juga ikut berdiri.

"Tunggu sebentar, aku mau ambil sesuatu," lirih Cika pada Prabu.

Prabu menghentikan langkahnya yang kini sudah berada di luar rumah.

Cika pun melangkah masuk ke dalam kamarnya, dia mengambil sebuah hp butut miliknya, yang sudah 2 hari ini tidak dipakainya.

Dia membawa hp tersebut beserta chargernya. Hanya hp itu nantinya yang bisa digunakannya untuk menghubungi Sandy dan mamanya.

Sebelum berangkat Cika pun menyalami tangan ayah dan bibinya. Dia juga tidak lupa menciumi punggung tangan papa dan bibinya itu.

Aminah meneteskan air matanya tak berdaya melihat kepergian keponakannya, dia juga merasa sedih karena teringat dengan apa yang baru saja dilakukan oleh Sandra.

Kepergian Cika mengingatkan Herman dengan kepergian istrinya, sama halnya dengan kepergian Sandra. Dia tidak bisa berbuat apa-apa di saat itu.

Cika dan Prabu melangkah menuju mobil Prabu yang terparkir di depan rumah Cika.

Buliran bening jatuh di pipi Herman saat melihat putrinya masuk ke dalam mobil pria yang sama sekali tidak dikenalnya.

"Ya Allah, hamba mohon lindungilah putriku. Ampunilah dosaku yang tak berdaya dalam memperjuangkan kehidupan putra dan putriku," gumam Herman di dalam hati.

****

Di tempat lain, Sandra dan Ramzy berada di sebuah hotel. Terlihat Sandra melamun dan mengabaikan kekasih gelapnya itu.

"Hei," lirih Ramzy menghampiri kekasihnya.

Dia merasa aneh dengan sikap kekasih gelapnya itu.

Wajah wanita yang dicintainya itu terlihat murung, padahal mereka baru saja melepaskan hasrat mereka.

Sandra kini tengah berdiri di depan jendela memperhatikan kesibukan orang-orang yang melintasi jalanan yang ada di depan hotel.

"Mhm," gumam Sandra.

Ramzy melingkarkan tangannya di pinggang Sandra.

"Apa yang kamu lakukan?" tanya Ramzy pada Sandra.

Sandra hanya diam saja, dia pun membalikkan tubuhnya lalu menatap wajah Ramzy.

"Aku mengkhawatirkan keadaan putriku saat ini," lirih Sandra.

Akhirnya Sandra memberitahu Ramzy akan apa yang kini menjadi beban pikirannya.

"Ya sudah kalau begitu, bagaimana kita coba cari Cika," ajak Ramzy.

Ramzy hanya ingin melihat wanita yang bersamanya itu tidak murung lagi.

"Tapi, aku sendiri tidak tahu mau cari Cika ke mana, kalau aku datang ke sekolahnya. Aku takut teman-teman Cika tidak mau menggubris, mereka sudah tahu kelakuanku," ujar Sandra.

Sandra tahu semua itu dari Cika, dia sampai malu untuk pergi ke sekolah karena kelakuan mamanya, tapi seorang Cika menahan rasa malu itu demi masa depannya.

"Lalu, apa yang bisa kita lakukan sekarang?" tanya Ramzy.

"Aku juga tidak tahu," lirih Sandra.

"Ya sudah, kalau begitu aku akan menyuruh orang untuk mencari tahu keberadaan Cika saat ini." Ramzy menawarkan bantuan dalam mencari putri kekasih gelapnya itu.

"Benarkah?" tanya Sandra.

Seketika wajah Sandra ceria lagi mendengar ucapan dari sang kekasih.

Ramzy mengangguk, mengiyakan. Dia tersenyum, lalu Ramzy pun mulai memainkan tangannya.

Dia mulai menggoda kekasihnya, entah mengapa hasrat Ramzy terhadap Sandra tak pernah ada rasa bosannya.

Bahkan dia semakin bergairah jika bermasa Sandra jauh berbeda dengan istrinya yang terlihat sangat membosankan.

Sedikitpun dia tidak ada keinginan untuk menyentuh tubuh istrinya yang setiap hari bau asap menyeruak dari tubuhnya.

Kegilaan Ramzy semakin menjadi akan tubuh wanita yang jelas-jelas bukanlah istrinya, mereka pun kembali melakukan hal terlarang.

Bersambung...

1
Putri Minwa
bikin ngeselin tuh di herman
Putri Minwa
👍👍👍
Putri Minwa
kasihan nasib cika
Putri Minwa
meski begitu pandai Sandra menyimpan rahasianya suatu saat nanti akan terbongkar
Putri Minwa
kenapa Sandra tega mempermalukan diri putra-putrinya ya?
Putri Minwa
betapa sedihnya hati Sandy ketika dia tahu kelakuan namanya
Putri Minwa
👍👍👍
Putri Minwa
Ramzi perhatian banget
Putri Minwa
mantap thor
Putri Minwa
waduh Sandra kok Mai geplak aja, Cika itu kan benar
Poetra
lanjuttttt
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
semoga prabu segera kembali....
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
aku juga penasaran kak...semoga saja isinya membawa kabar gembira...
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
pokok.e tetap semangat buat membahagiakan papa dan adikmu chika...
Ghiie-nae
maaf ya kak...🙏🙏🙏

kemarin aku harus kejar target 🙏
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
lama sekali kok baru up lagi...
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
mungkin kah itu calon istri prabu???? kalau iya, selamat kalian harus berakting didepannya👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
cinta pada pandangan pertama ini🤭🤭🤭
🌺aNNa baiTi khaRomaH🌺
wah wah wah...kenapa tawarannya begitu, kalau cika terima, berarti g jauh beda sama ibunya...
💙 Ɯιʅԃα 🦅™📴
Bu Lia atau Bu Laura 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!