Menceritakan perjalanan seorang gadis bernama Terri yang rela menukar hal berharganya demi menyelamatkan hidup sang adik yang saat ini sedang berjuang antara hidup dan mati !
Di hari pertama bekerja dia dipaksa oleh beberapa pemuda untuk diperiksa kesuciannya secara paksa !
kemudian dia dilemparkan ke salah satu ranjang temannya tanpa perlu meminta persetujuan darinya.
Dia disuruh melayani seorang pemuda yang kedudukannya sangat berpengaruh baik di dalam negara maupun diluar negara. tidak ada yang tidak kenal padanya !
hanya dengan mendengar namanya saja semua pasti akan mengenalinya.
Kemudian pria itu berkata, " Menurutlah saya akan memberikan apa yang kamu minta setelah ini. " Ucap pria itu dengan nafas yang mulai tidak beraturan karena pengaruh obat yang diberikan oleh paman keduanya.
Simak keseruan ceritanya langsung yuk, jangan lupa klik favorit ya teman-teman ♥️♥️♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Villa
CINTA SATU MALAM DENGAN BOS
VILLA ROSE GOLD
Beberapa jam kemudian Presdir Zayn dan Terri sudah sampai di villa rose gold, kali ini Terri tidak dibawa ke rumah presdir Zayn yang sebelumnya namun kali ini Terri dibawa kesebuah villa pribadi milik Presdir Zayn yaitu villa rose gold tak kalah besarnya dengan rumah pribadi milik Presdir Zayn.
Villa rose gold ini lokasinya sangat terpencil jauh dari keramaian, hanya ada satu villa saja di daerah yang terpencil ini mungkin keindahan disekitar villa ini tidak terlihat begitu jelas karena malam hari , meskipun begitu bangunan villa rose gold ini sangat besar, mewah dan begitu elegan walau dimalam hari .
Villa rose gold seperti memancarkan aura keindahannya sendiri dimalam harinya . Villa rose gold sangatlah luas! hanya melewati gerbang depan menuju depan pintu villa saja harus menempuh beberapa menit menggunakan mobil .
Villa rose gold ini sangat mewah seperti dirancang khusus untuk seseorang yang dicintainya. Saat sampai didalamnya villa rose gold tak kalah mewahnya dengan bagian luarnya , justru bagian dalamnya lebih mewah lagi, barang barang didalamnya sungguh barang yang mahal dan antik .
Villa ini sudah seperti mimpi bagi orang biasa dirinya , bisa masuk di villa yang begitu besar dan luar biasa ini sungguh bak keajaiban bagi Terri . Namun sayang sekali, villa sebesar ini hanya ada lima pembantu saja didalamnya sungguh sunyi tempat sebesar ini hanya ada lima pembantu dan seorang Presdir Zayn saja .
" Kenapa Presdir Zayn membawa saya kemari. " tanya Terri memecahkan keheningan.
" Bukankah kamu yang bilang ingin membahas projek pulau swessy denganku ? " jawab Presdir Zayn sambil berjalan kearah kamarnya, Terri pun mengikuti Presdir Zayn karena Terri tidak tau harus kemana jika tidak mengikuti Presdir Zayn di Villa sebesar ini.
" Memang benar saya ingin membahas projek itu dengan anda sendiri, tapi kita bisa membahasnya disalah satu restauran terdekat . "
" Oh jadi kamu tidak suka kalau kita bahas projek itu disini ? " jawab Presdir Zayn mengerutkan dahinya tak senang ! kemudian berbalik dan memojokkan Terri di tembok dengan kedua tangan Presdir Zayn yang menghadang Terri.
Terri sangat terkejut saat Presdir Zayn memojokannya seperti itu.
" Mana ada saya bilang tidak suka . " ucap Terri ketakutan melihat Presdir Zayn yang seperti itu. Tatapan dan cara bicara Presdir Zayn sangat dingin dan menakutkan membuat semua orang yang berhadapan dengannya pasti takut setengah mati . Lebih baik Terri tidak membuatnya marah itulah yang ada difikiran Terri saat ini.
" Atau mungkin kamu lebih tertarik kalau kita bahas diranjang saja. " bisik Presdir Zayn menggoda Terri tiba-tiba.
" Dasar kamu pria brengsek. " raut wajah Terri pun jadi memerah seketika.
Kemudian Presdir Zayn tertawa lirih melihat ekspresi Terri yang seperti itu, kemudian Presdir Zayn melepaskan tangannya yang menghadang Terri sedari tadi itu .
Terri pun merasa lega karena Presdir Zayn sudah melepaskan tangan yang menghadangnya itu. Setelah itu Presdir Zayn dan Terri melanjutkan jalannya lagi , tanpa sadar Terri mengikuti Presdir Zayn hingga sampai kesebuah ruangan yang tak lain ruangan itu adalah kamar pribadi milik Presdir Zayn .
KAMAR
" Kenapa, kenapa Presdir Zayn membawa saya ke kamar anda , apa kamu tidak tau seharusnya kamu tidak boleh membawa seorang wanita asing masuk kedalam kamar pribadimu . "
" Saya tidak tau, dan tidak mau tau. Saya cuma tau kalau kesempatan tidak boleh dilewatkan. " ucap Presdir Zayn sembari berjalan menghampiri Terri perlahan.
" Dan lagi ingat kamu bukanlah wanita asing untukku lagian kita juga pernah tidur diranjang yang sama untuk apa kamu takut masuk kedalam kamarku. " jawab Presdir Zayn sambil memeluk tubuh Terri dengan lembut tiba-tiba.
Terri mencoba mendorong tubuh Zayn dari pelukannya, " Jangan katakan lagi okey ! mari kita bahas projek nya saja . " jawab Terri berusaha keluar dari pelukannya Presdir Zayn itu namun tidak bisa.
" Bukankah tadi ada seseorang yang bilang akan membayar apapun untuk mendapatkan projek nya ? " bisik Presdir Zayn ditelinga Terri yang kini masih didalam pelukan Presdir Zayn .
" Jadi kamu akan setuju untuk memberikan projek pulau swessy untukku ? " tanya Terri dengan raut wajah gembira.
" Tergantung perfomamu malam ini , mungkin aku akan mempertimbangkannya. " jawab Presdir Zayn dengan nada bicara yang menggoda kemudian langsung menggendong Terri keranjang miliknya.
" Brukk " suara Terri yang terlempar diranjang presdir Zayn.
" Hufttt harus tetap sabar Terri ! berani-beraninya keparat satu melemparku hiks. " gumam Terri dalam hati memaki Presdir Zayn.
" Baiklah kamu sendiri yang bilang jangan lewatkan kesempatan , hehe saya ini wanita yang penurut iya kan ? " ucap Terri memasang pose yang menggoda diranjang ditambah lagi terri yang menggunakan rok mini dan kancing kemejanya yang terbuka sedikit itu membuat bagian yang tersembunyi darinya itu terlihat.
" Baiklah mungkin aku harus berkorban sedikit untuk mencapai apa yang aku inginkan , biarkan saja aku melakukannya sekali lagi dengan pria yang sama , pria yang sama yang mengambil malam pertamaku. Biarkan saja pria ini memandangku sebagai wanita murahan yang menjual diri karena uang , kenapa tidak sekalian saja aku menjadi wanita murahan dihadapannya saja ! " gumam Terri didalam hati.
Presdir Zayn semakin tergoda melihat Terri yang menggodanya dengan pose seksi seperti itu , Presdir Zayn pun langsung menghampiri terri dan melepaskan kain yang melekat pada tubuhnya. Satu persatu dengan lembut begitu pun juga Terri .
" Kenapa kamu selalu saja terlihat menggoda ? " ucap Presdir Zayn sembari membelai lembut Terri .
" Bukankah Presdir Zayn suka denganku yang seperti ini. " ucap Terri balik menggoda Presdir Zayn dan mempertahankan senyumanya.
" Hnggg ! " presdir Zayn hanya tersenyum melihat Terri yang menjawabnya seperti itu.
Presdir Zayn yang sudah naik hasratnya itu langsung melakukannya dengan Terri , lagi dan lagi !
Ingin marah, menangis, kesal , malu , bercampur aduk menjadi satu, itulah perasaan yang dirasakan Terri saat ini.
KEESOKAN PAGINYA
Malam sudah berlalu, Terri terbangun lebih dulu yang kini masih didalam pelukan Presdir Zayn dengan keadaan telanjang.
" Presdir Zayn, senang bisa terbangun didalam pelukanmu. " ucap teri lirih sambil mengecup dagu Presdir Zayn.
" Tidak ada yang gratis di dunia ini kamu harus melakukan sesuatu. " ucap Presdir Zayn tiba tiba namun matanya masih terpejam ! Terri pun kaget ternyata Presdir Zayn sudah bangun.
" OH MY GOD ! dia sudah bangun ! tetap tenang Terri ! dia sekarang bosnya dan juga berhubungan dengan bisa atau tidaknya mendapatkan projek itu ! Menyebalkan sekali ----- pagi yang bikin stres hiks ! " gumam teri dalam hati
" Saya tidak punya cara lain selain tubuhku , jadi berikan saja projek nya untukku ya . " ucap teri sambil mengelus elus Presdir Zayn yang kekar dengan jari jemarinya , Terri ingin sekali semua ini segera berakhir.
Presdir Zayn terbangun dan memegangi dahinya sendiri , tak kuasa dengan perlakuan Terri Dipagi hari yang seperti itu membuat Presdir Zayn terbangkit dari gairahnya lagi.
" eh eh eh eh !!! " teriak Terri kaget karena Presdir Zayn tiba tiba membuat teri tidur dibawahnya.
" Sepagi ini kamu sudah menggodaku sepertinya kemarin malam kamu masih belum puas ya. " ucap Presdir Zayn menggoda balik Terri.
" Kamu ... !! apa kamu sudah selesai bercandanya ! menyingkir dariku. " teriak Terri dengan keras lalu memberontak.
" Belum.. belum selesai " ucap Presdir Zayn sambil tersenyum menggoda.
" Brutal! brutal ! brutal ! " Teriak Terri sembari memukul Zayn Yue.
" Bukannya nyonya Zayn juga tertarik ? "
" Siapa yang nyonya Zayn ! Zayn Yue kamu berengsek ! "
_
AUTHOR :
selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️
jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe
JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU
komentar 💬
Like 👍
Favorit ❤️
Tip ⭐