Di sebuah cafe yg ramai dengan pengunjung, yang mengantri memesan kopi barista.
pemuda tampan yg sedang asyik mengukir di atas kopi buatan nya,,Yaa itu adalah Revano Arya yg sering di sapa dengan nama Arya. pemuda tampan berusia 25 tahun itu tidak hanya jadi seorang barista tapi ia juga seorang CEO di sebuah perusahaan ternama yg di waris kan Ayah nya namun tanpa sepengatahuan sang ibu, Arya mendirikan sebuah organisasi gelap bersama sahabat nya,
...suatu ketika Di sebuah bus, kejadian yg tak terduga pun terjadi hingga membuat pemuda berusia 25 tahun itu pada akhir nya bertemu dengan cinta pertama nya,, wanita itu adalah Camelia perempuan yg membuat Seorang Arya jatuh cinta. meski terkesan dingin, cuek,dan sedikit galak. hal itu tak membuat Arya menyerah untuk mendekati nya.
apakah Arya mampu mendapat kan hati Camelia,,?? akan ada rintangan apa yaa.?? yg akan Arya lewati untuk mengejar cinta nya...
yuk simak kisah selanjut nya...
terima kasih sudah mampir kakakk..🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arshinta Anastasya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ajakan makan malam
Arya dan Tomy kini sudah berada di markas.
Tomy mengusul kan saran kepada Arya untuk tetap tenang, dan membiarkan Dafanza lolos kali ini, karna Tomy yakin orang itu suatu hari nanti akan muncul kembali dengan segala kemungkinan yg ada.
dan membuat rencana baru untuk menangkap nya kembali.
Arya pun mengiyakan saran yg diberikan Tomy.
Arya terus memijat pelipis mata nya, Tomy yg melihat nya pun menyarankan Arya untuk istirahat sejenak,
Arya pun mengiyakan dan pergi ke kamar nya untuk istirahat.
Setelah Arya pergi, Tomy pun menyuruh anak buah nya Arya untuk menemani nya bermain golf ..
Arya yg sedang duduk di sofa menghadap jendela,
Tengah sibuk dengan pikiran nya.
Arya bertekad jika suatu hari nanti Dafanza muncul lagi dan berani mendekati Camelia lagi ia bertekad akan membunuh orang itu.
"Kali ini kau boleh lolos Dafanza..!!? Tapi nantii..!! Kau Takan bisa lolos lagi dari ku....!!!" gumam Arya dalam hati.
Arya pun bangkit menuju kasur untuk berbaring, ia sudah amat Lelah untuk hari ini.
Tomy yang tengah bermain golf pun tiba tiba ponsel nya berbunyi.
di lihat nya layar ponsel itu ternyata dari adik ya Camelia.
"hallo dek, ada apa?"tanya Tomy.
"Abang dimana.?"Tanya Camelia balik.
"Abang lagi di di rumah Arya dek ada apa.." jawab Tomy berbohong.
"Ahh.. Orang yg waktu itu Abang bilang yg sudah menyelamat kan ku itu Siapa bang.?" sambung Camelia memastikan.
"ohh itu ya dek.. Iya itu Arya teman Abang, kebetulan hotel yg kamu datangi itu hotel milik Arya, Arya bilang dia tak sengaja melihat mu waktu itu dan mengikuti mu saat kamu pergi bersama Dafanza menuju hotel waktu itu..mungkin Arya takut terjadi apa apa pada mu jadi ia mengikuti mu, dia pun mengawasi mu sampai Arya pun kehilangan jejak mu, baru dia bertindak mencari mu dek. dan hal tak terduga pun terjadi pada mu namun beruntung Arya datang tepat waktu..?!" jawab Tomy menjelas kan.
Camelia kini mengerti setelah mendengar kan penjelasan Abang nya,
"iya bang.. Aku belum berterima kasih sama bang Arya, bisa tidak Abang membantu ku.."pinta Camelia.
"bantu apa dek.."tanya Tomy
"bantuuuu...... adek sampaikan rasa terima kasih Adek ke dia."Jelas Camelia ragu ragu.
Tomy pun terkekeh mendengar nya.
"haha.. Ya sudah Abang ada ide.."Usul Tomy
"ide apa tuh bang..?"Tanya Camelia
"gimana kalau kita ajak Arya makan malam di rumah kita dek, sekalian ajak mamah nya. Kamu yg masak dek gimana."saran Tomy.
"Ahh.. tidak buruk.. Okey, Abang bantu adek sampai kan ya, kebetulan tadi kita belanja banyak, ya sudah ku tutup telpon nya daahh Abang, sampai jumpa ." telpon pun di tutup.
"Dasar gadis ini,.'' gumam Tomy.
Tomy pun menghentikan kegiatan nya, salah satu mafioso menghampiri nya membawa sebotol air mineral, Tomy pun meminum nya. Setelah itu berlalu pergi.
di kamar Arya.
Arya sudah bangun dari tidur nya, ia pun memutus kan untuk pergi bersih bersih.
Setelah selesai dengan ritual mandi nya, ia pun mencari keberadaan Tomy.
"heii kau.. Kemari lah, " ujar Arya memanggil anak buah nya yg sedang sibuk berjaga.
"iya bos ada apa..?"tanya mafioso
"Dimana Tomy,??" tanya Arya kembali.
"tuan muda Tomy sedang di barada di bar bersama anak anak yang lain tuan .." jawab mafioso.
"oh ya sudah kau lanjut sana,,"perintah Arya.
"baik tuan.."jawab mafioso dan bergegas kembali bertugas.
di bar.
"Hei bro.." sapa Arya
"Udah bangun lu bro.."tanya Tomy.
"yaaa begitulah,.." jawab Arya singkat.
"Oia bro.. Ntar malam bisa nggk lu ke rumah gua,, Ade gua ngajak lu makan malam di rumah gua.."jawab Tomy menyampai kan.
Arya yg mendengar nya pun,mata nya berbinar binar karna jarang sekali ada momen seperti ini, apa lagi ini Camelia sendiri yang berinisiatif mengajak nya makan malam,
"Tumben adek lu ngajak gua, ada angin apaan, " tanya ku berpura pura bingung.
"Nanti juga lu tau bro. Poko nya nanti malam lu ke rumah gua ya sekalian ajak Tante juga. Ya Udah gua balik dulu." Tomy pun beranjak pergi pamit untuk pulang dan Tomy pun berlalu pergi.
Setelah Tomy pergi Arya pun bersorak kegirangan tanpa memperdulikan keberadaan anak buah nya, ia sudah seperti anak yg baru mendapat permen.. Arya pun baru menyadari kalau di sekeliling nya ada anak buah nya yang terus memperhatikan nya. Arya pun segera duduk kembali dan dengan cepat merubah raut wajah nya,, Arya pun berpikir sejenak hadiah apa yg cocok untuk di bawa nya nanti malam.
Arya pun bangkit dari tempat duduk nya dan bergegas pergi untuk mencari hadiah yang cocok untuk Camelia,
Arya merasa gengsi jika datang bertamu ke rumah sang pujaan bila tak membawa hadiah apapun, dan ini adalah kesempatan bagi nya untuk membuat ibu nya bersimpati pada Camelia, Arya yakin perlahan lahan ibu nya pasti akan menyukai Camelia.
semangat thor buat update..
. Semangat! Semangat!
aku tunggu feedbacknya , jangan lupa like dan dan tinggalkan jejak ya .. maksii
terima kasihh..