Indonesia
NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

APA KALIAN MAU BERCERAI?

Seline langsung pergi ke kamar mandi, dia merasa jijik atas sentuhan tangan suaminya tadi. Di dalam kamar mansi dia terus menggosok-gosok tubuhnya sampai memerah. Benar-benar sampai dirinya merasa bersih, barulah mandi pun selesai.

Pada saat ini, Xander berada di Penthouse Simon. “Apa kau benar-benar mau mengadopsi anak itu?”

Tangan Xander menari-menari diatas tabletnya, sambil membayangkan ketika Seline merentangkan tangannya untuk memeluk Si Bocah Bisu itu, lalu dia pun menjawab dengan yakin “Iya!”

“Eum… ok, lalu bagaimana dengan reaksi keluarga Mo nanti, apakah kau sudah memikirkannya?” tanya Simon lagi.

Xander pun tertawa, “Aku adalah hukum di Keluarga Mo!”

Simon pun tertawa, entah mengapa setiap kali temannya ini narsis, tapi selalu terasa enak dilihat. “Lalu, siapa nama bocah itu?”

Xander terdiam, dia tidak ingat nama Si Bocah itu, ketika dia membaca berkas laporannya. Lalu dia pun berpikir akan memberikan nama baru. Anggap saja ganti nama untuk membuang sial pikirnya. “Nanti dipikirkan lagi soal nama!”

Tiba-tiba saja dia merasa baru memiliki ide cemerlang diatas segalanya, dia berpikir akan sangat bagus jika Seline memberikan nama untuk si bocah, dengan begini bukankah nanti dia akan bisa menemui seline lagi.

Suara ponsel Simon memecahkan lamunan Xander. “Ya Seline!” jawab temannya itu.

Gerakan tangan Xander terhenti, dia mulai menajamkan pendengarannya. Entah kenapa sejak Seline masuk ke dalam hidupnya, dia merasa sekarang menjadi seorang penguping yang handal

Dia pun semakin menajamkan pendengarannya ketika Simon berkata. “Apa! kau mau cari apartemen yang bisa di sewa?”

Xander langsung memajukan posisi duduknya, dia merasa semakin penasaran dengan percakapan yang sedang dia dengarkan saat ini. “Ok, aku akan carikan nanti untukmu!” kata Simon kepada Seline.

Xander mengambil ponselnya dan langsung menulis pesan kepada Yi Chen. “Beli 2 unit di sebelah kanan kiri unit Simon!”

Simon menutup sambungan ponselnya, Dia terdiam sejenak. “Siapa?” tanya Xander lalu berdehem.

“Teman Sejawat, dia sedang mencari tempat tinggal yang disewakan.

"Oh...!" Kata datar Xander.

Suasana hening sesaat. Simon sibuk mwngirim pesan satu-satu ke kenalanan. Sementara itu, xander kembali fokus pada tabletnya. Satu jam berlalu, Simon masih belum mendapatkan tempat yang bisa di sewa.

Xander melirik, ponselnya yang ada diatas meja. Lalu dia pun berdehem, "Kenapa kau tidak coba hubungi Tenant Penthouse ini, dan tanya!"

"Ah iya, bodohnya aku!" kata Simon sambil menepuk keningnya sendiri.

Simon pun menghubungi agent yang biasa membantu soal sewa menyewa tempat. "Ah benarkah, itu murah sekali!"

"Hanya saja, yang menyewakan meminta agar dibayar malam ini!"

"Ah ya tentu, tentu saja, aku akan segera mentransfernya. Kasih tahu nomor rekeningnya!"

Setelah sambungan telepon ditutup, Simon segera memberitahu kabar ini pada seline. "Tenang saja sudah aku bayarkan, anggap saja bonus karena keberanianmu di daerah terdampak bencana kemarin!"

Mendengar Simon membayari sewa untuk Seline. Hatinya merasa sedikit tidak senang. Tiba-tiba Xander berdiri, tidak lupa dia mengambil bantal sofa. Lalu melemparkannya ke wajah Simon sambil melangkah pergi dari unit Xander.

"Eh, dia itu kenapa!" pikirnya bingung sambil melempar bantal yang baru saja dilempar Xander.

Pada saat ini, di rumah sakit. Nyonya Gia dan Eric sedang menemani Riana. Dokter Dre tiba di ruangan. "Bukankah sudah aku bilang, jika ingin bayinya sehat. Jangan buat si ibu stress!"

"Jika terus-terusan seperti ini, sebentar-sebentar ke rumah sakit, jangan salahkan kami jika kalian kehilangan anak ini!" kata Dokter Dre memperingatkan.

Semua terdiam, pada saat ini ponsel Eric berdering. "Pa!" jawab singkatnya.

"Aku tahu, aku akan segera kesana!" imbuhnya lagi.

"Apa itu papamu?" tanya Nyonya Gia acuh tak acuh.

"Ya, papa baru tiba. Aku harus pergi menemuinya!" jawab Eric lalu meninggalkan kamar rawat inap.

"Ma!" panggil manja Riana kepada Tante Gia.

Mengenal karakter suaminya, Nyonya Gia tidak bisa berbuat banyak. Soal bisnis maka suaminya adalah pebisnis nomor satu di keluarga mereka. Suaminya itu tidak pernah benae-benar punya waktu untuknya dan Eric.

Bahkan ketika mau melahirkan Eric, suaminya itu malah terbang melakukan perjalanan bisnis. Nyonya Gia hanya bisa menenangkan Riana. "Tenang saja, aku akan membantumu, untuk membujuk Eric agar mau bercerai dengan Seline!"

Pada saat ini, Tuan Mo tengah duduk di ruang tamu bersama Seline. Disibukan dengan bisnis yang menggurita. Barulah saat ini dia sempat kembali. Dan, sudah langsung mendengar Seline ingin bercerai.

Seline masih sedikit menaruh horrnat kepada Papa mertuanya itu. Karena termasuk orang yang bisa sedikit membedakan mana salah dan mana benar di keluarga Mo ini.

Eric pun tiba, dia langsung ke ruang tamu. "Pa!"

"Duduk!" Kata Tuan jack Mo.

"Apa kalian mau bercerai?" tanya serius Tuan Jack.

"Pa!" baru saja seline mau menjawab. Namun, sudah di selak oleh Eric.

"Tidak Pa, sampai kapan juga aku tidak akan menceraikan Seline!"

Eric menggenggam tangan Seline. Tapi tekad bercerai sudah mengakar di hati. Seline pun langsung berkata. "Bercerai! Aku ingin bercerai."

Binar Mata Tuan Jack Mo langsung berubah sinis. Lalu dia berkata, "katakan apa yang membuatmu tidak puas!"

Seline membasahi bibirnya, lalu memberanikan diri tuk bersuara. "D-dia... telah menghamili wanita lain!"

"Aku, tidak sudi menjalani pernikahan ini lagi!"

Eric terlihat tidak bisa membantah perkataan Seline. Wajah Tuan Jack langsung saja terlihat murka. "Cambuk!" teriaknya kepada kepala pelayan.

Kepala pelayan pun langsung tergopoh memgambil cambuk yang biasa dipakai Tuan Jack untuk mendisplinkan anggota keluarga yang melakukan kesalahan.

"Berlutut!" Perintah Tuan Jack kepada putranya itu.

Eric pun berlutut. Papanya berdiri beberapa langkah di depannya, wajahnya keras dan penuh kekecewaan. "Kesalahanmu kepada istrimu bukan sesuatu yang bisa kau anggap sepele.”

Eric menelan ludah, dia tahu sebentar lagi cambukan itu akan melayang ke punggungnya. Tuan Jack mengangkat cambuk yang sejak tadi berada di tangannya.

Eric langsung memejamkan mata.

Suara cambuk membelah udara. Tubuhnya tersentak ketika hukuman itu mengenai punggungnya. Eric menggertakkan gigi, berusaha tidak mengeluarkan suara.

Seline hanya bisa terdiam. Matanya masih menyimpan luka akibat kesalahan yang telah dilakukan Eric. Melihat ini, mertuanya itu semakin keras mencambuk Eric. Terlihat darah merembes di kemeja putih putranya itu.

Seline memalingkan wajahnya, bagaimanapun juga Eric adalah pria yang pernah dia cintai setulus hati. Pada saat ini, Nyonya Gia masuk ke ruang tamu dan langsung berteriak hsiteris.

"Hentikan! Apa kau mau membunuh satu-satunya putra kita!" Teriak Nyonya Gia pada suaminya itu.

"Kau... ini pasti ulahmu kan, mengadu yang tidak-tidak!" kata Nyonya Gia sambil menunjuk-tunjuk kepada Seline.

1
Farid Attalah
selalu di tunggu ka
Siti Solihah
langsung baca terus kok thor,mlh nunggu up trus...
Nova Silvia
aahhh,,kelen greget tau
seline kamu polos bed
thor pengen visuaaaaalllllll
biar halu ny enak🤭
Nova Silvia
riana lu takut ketauan klo itu bkn anak eric kan,,
Rosy
dia itu ceo yg lagi nyamar Selin 😂😂

semoga si pelakor kena jebakan Batman..niat hati menjebak Selin malah dia yg terbukti bersalah
Rosy
kalau memang Selin berniat mau membvnvh,kenapa tidak keduanya saja..sangat merepotkan
ollyooliver
mau itu anak lu apa bukan ..gk ada alasan buat seline mencari pria lain. dia berhak! dan yg namanya lu dah tidur sama riana ..ya itu udah kesalahan menuju perceraian😏
Rosy
jangan mau Selin..itu pasti si pelakor
suka banget dg ketegasan tuan Mo..tapi lebih suka lagi kalau mereka di izinkan berpisah biar Selin jadi adik ipar saja 🤭
Nova Silvia
aku suka semua karya othor
Nova Silvia
c jalang bikin ulah
pph you the best,,,tp maaf bentar lg bkal jd istri paman
Nova Silvia
selueniamu polos bed,,punya lu klo nanti you nikah ma xender,,heee
xender aku mau satuuuu
Nova Silvia
ciye² seline merasa aman dekat xender
Widya Febrina
aku jadi penasaran...apa yang jadi tujuan Seline masih mempertahankan pernikahannya dgn Eric yg jelas2 telah mengkhianati pernikahan mereka
Widya Febrina
Rania...berarti pelakor sah ya...Krn mertua Seline tidak mengabaikan nya ...kasian bgt kami Seline
Widya Febrina
seline....seline...ternyata kamu hanya dijadikan alat utk dimanfaatkan sama keluarga suamimu..🤦🤦🙆🙆
Widya Febrina
pertemuan yang tak diduga🤭🤭😅😅
Rosy
pemiliknya Xander kah ?
Rosy
bagus sekali Xander..bocah itu bisa jadi perantara untuk menemui Selin tanpa ada rasa curiga 😂
Yuli Chen
tiap buka novel toon selalu cari karya kak nita, karena penulisan dan ceritanya bagus moga sampe tamat ya tor
Nova Silvia
ky ny cmn xander yg bisa lepasin kamu dr tuan mo,,,dengean cara elegan(curang)🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!