Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan ABG

Terpaksa Menikah Dengan ABG

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Mafia / Berondong
Popularitas:7.9k
Nilai: 5
Nama Author: Rai Rai

Sangat di sarankan untuk membaca novel "Cinta Yang Bertemu Kembali" sebelum membaca novel ini agar ceritanya nyambung.

Santika Emiko terpaksa menikah dengan Rayyan Drawija Setya yang terpaut usia 5 tahun lebih muda darinya karena kepergok berduaan di kamar dalam keadaan yang cukup intim. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah ia sedang membantu Rayyan yang sedang mabuk tapi malah tersandung dan menimpanya.

Santi yang adalah wali kelas Rayyan berganti status menjadi istrinya. Santi harus menjalani kehidupan rumah tangga yang dingin karena Rayyan sangat membencinya.

Rayyan sebenarnya sangat mencintai teman kelasnya yaitu Lailatul Asyifah Hapsari, tapi ternyata Laila sudah memiliki kekasih yang ternyata adalah sahabat nya sendiri.

Rayyan menjadi patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan hingga membuatnya melampiaskan nya dengan minuman alkohol.

Bagaimana nasib rumah tangga guru dan siswanya ini? dan bagaimana sikap Rayyan pada Santi saat mereka ada di sekolah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rai Rai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 (Rencana Reza dan Widya)

Di hari libur tersebut. Widya dan Reza memutuskan bersantai menikmati waktu berdua di halaman belakang rumah megah mereka.

"Pa, menurut kamu bagaimana nasib pernikahan Rayyan? Apa dia mampu bertahan sampai enam bulan ke depan, bahkan seterusnya?" Widya mengawali percakapan dengan pertanyaan yang terus menghantui pikiran nya.

"Dia pasti mampu, sayang. Tinggal bagaimana cara kita mendekatkan mereka saja. Kita sudah mempunyai rencana yang dapat membuat mereka pada akhirnya saling jatuh cinta"

"Apa keputusan kita sudah benar, pa? Mama jadi ragu karena kita terkesan memaksakan kehendak pada mereka berdua. Hidup Rayyan juga masih panjang. Menjadi suami di usia muda pasti membuatnya tertekan" Kesedihan tergambar jelas di wajah Widya. Ia terus memikirkan nasib pernikahan putra bungsunya itu, begitu takut jika keputusan yang dirinya dan suaminya ambil malah membuat kehidupan Rayyan dan Santi menjadi hancur.

"Mama gak boleh mikir kek gitu. Ini semua demi kebaikan mereka berdua juga. Sudah, mama jangan mikir yang macam macam. Kita fokus saja dengan rencana kita berdua" Reza menggenggam tangan istrinya itu dan meyakinkan nya akan keputusan mereka.

"Iya pa. Papa udah ngabarin Reyhan sama Clara kan? Takutnya mereka juga ikutan panik"

"Udah sayang. Mereka juga bakalan datang bentar lagi"

. . . . . . . .

Di atas motor yang sedang melaju kencang. Santi berpegangan erat karena Rayyan sudah seperti kesetanan. Entah apa yang mengejar mereka sampai Rayyan begitu cepat melaju.

Rayyan sesekali melihat kaca spionnya. Takut saja jika dua pemotor itu masih mengikuti mereka. Baru keluar dari taman wahana tadi, dia sudah di ikuti oleh dua pemotor misterius. Ia merasa bahwa identitas nya mungkin sudah di ketahui oleh para gangster itu. Semoga saja mereka tidak membahayakan keluarga nya.

Merasa ponselnya bergetar, Rayyan segera menepikan motornya setelah di rasa aman.

"Mama?" Rayyan pun segera mengangkat nya.

"Ada apa ma?"

Terdengar suara isak tangis Widya membuat Rayyan langsung panik dan cemas. Ia yakin pasti terjadi sesuatu pada keluarganya.

"Ma, mama kenapa? Apa terjadi sesuatu? Apa ada yang menyerang mama?"

"Mama gak apa apa. Papa, hiks, papa kena serangan jantung, Ray"

"Ha?! Kok bisa?! O_oke, Rayyan ke sana sekarang. Mama di rumah sakit mana?"

"Rumah sakit Harapan. Kamu cepetan ke sini ya, Ray"

"Mama kenapa?" Tanya Santi yang ikutan cemas dan panik.

"Mama gak apa apa, tapi papa kena serangan jantung. Kita ke rumah sakit sekarang"

Keduanya pun bergegas ke rumah sakit. Di ruang perawatan Reza, keluarganya sudah berkumpul ketika Rayyan dan Santi tiba.

"Papa gak apa apa kan, kok bisa kena serangan jantung sih?" Rayyan langsung nyelonong tanpa mengetuk pintu atau mengucap salam. Ia dengan panik mengecek seluruh tubuh Reza yang sedang terbaring.

"Aarrghh, sakit ma. Suka banget sih jewer telinga aku" Rayyan pun mengusap telinganya yang memerah.

"Kamu di ajari sopan santun kan, Ray? Kenapa main nyelonong masuk aja?" Ucap Widya dengan mata melotot nya.

"Maaf ma, namanya orang panik, maklum aja ya" Rayyan hanya cengengesan.

"Papa kenapa bisa kena serangan jantung?" Tanya Santi sambil membantu ayah mertua nya itu untuk duduk.

"Dokter bilang papa terlalu banyak pikiran atau stres, serta gaya hidup yang kurang sehat juga kecapean. Itu memicu serangan jantung, walaupun enggak parah parah amat" Ucap Reza.

"Aku baru tau papa punya riwayat penyakit jantung" Ucap Rayyan yang membuat Widya dan Reza saling menatap.

"Ya, mama juga baru tau. Tadi mama sama papa lagi bahas nasib pernikahan kalian berdua di halaman belakang. Mama izin bentar ngangkat telpon, eh tiba-tiba papa kesakitan megang dadanya dan gak lama pingsan. Mama panik dong dan langsung nelpon kakak kamu buat antar papa ke rumah sakit" Terang Widya yang di angguki oleh Reyhan.

"Jadi itu yang bikin papa stres? Pernikahan kami?" Ucap Rayyan menebak.

"Ah, enggak kok Ray. Ini karena papa kecapean aja kok" Sanggah Reza.

Dokter memasuki ruangan untuk memeriksa kondisi Reza.

"Anda sudah lebih baik, tapi untuk melihat kondisi kedepannya, sebaiknya anda tetap menginap di sini untuk semalam"

Reza mengangguk patuh mendengar ucapan dokter tersebut.

"Tolong pastikan dia menjaga pola makannya dan rutin berolahraga. Jangan terlalu banyak pikiran apalagi sampai stres dan jangan buat dia tertekan karena takutnya akan memicu serangan jantung nya kembali" Ucap dokter kepada Widya. Ia pun mengantar dokter tersebut hingga pintu.

"Rayyan, ajak Santi pulang, kalian istirahat saja dulu. Nanti kembali lah ke sini dan jangan lupa bawa pakaian ganti untuk mama dan papa"

Rayyan mengangguk dan menarik lengan Santi untuk keluar dari ruang perawatan.

Selepas kepergian mereka, Reza tertawa puas karena berhasil mengerjai anak dan menantunya itu.

"Ish, papa, kok malah ketawa sih? Kasian si Rayyan jadi murung begitu" Ucap Widya menepuk lengan suaminya.

"Aduh! Gak apa apa dong, ma, biarin aja. Artinya rencana kita berhasil" Reza mengusap lengannya yang di tepuk Widya tadi, masih dengan tawa yang belum mereda juga.

"Jadi, papa berencana mendekatkan mereka dengan pura pura sakit? Emangnya bakal berhasil?" Tanya Reyhan yang masih pesimis.

"Pasti berhasil. Rencana papa tidak akan pernah gagal. Mereka pasti akan merasa bersalah karena membuat papa sampai seperti ini dan nantinya mereka akan bersikap layaknya suami istri yang harmonis di depan papa, agar papa tidak stres melihat rumah tangga mereka yang dingin" Ucap Reza dengan percaya diri.

"Semoga saja benar" Ucap Clara yang memang sangat mendukung hubungan sahabat dan adik iparnya itu.

. . . . . . . . . .

Rayyan terus terdiam karena memikirkan kondisi papa nya. Ia merasa bersalah karena masalah rumah tangganya dengan Santi membuat papa nya itu stres hingga hampir kehilangan nyawanya.

"Rayyan, apa kau tidak bersiap siap?" Tanya Santi menghampiri Rayyan yang sedang termenung di balkon. Ia sudah menyiapkan keperluan Reza dan Widya, begitu juga dirinya. Tinggal Rayyan yang masih termenung menatap langit senja dari tadi.

"Aku pikir selama ini pernikahan kita tidak mengganggu papa, ternyata Papa sampai stres memikirkannya. Aku merasa bersalah karena membuat nya sampai masuk rumah sakit" Bukannya menjawab pertanyaan Santi, Rayyan malah curhat padanya.

"Hehhhh, Aku juga merasa bersalah. Andai aku tidak datang di kehidupan kalian, pasti semuanya akan baik baik saja"

Rayyan menatap Santi yang berdiri di samping nya dan menikmati angin malam yang menerpa.

"Papa stres karena melihat hubungan kita yang tak sesuai dengan harapan mereka. Mungkin dia juga kepikiran niat kita untuk bercerai lebih cepat. Jika kita terus begini, aku takut papa akan kambuh lagi" Ucap Rayyan.

"Jadi, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Santi.

Rayyan berpikir sejenak. "Bagaimana kalau kita membuat perjanjian? Kita harus berpura-pura kalau kita mulai menerima pernikahan ini dan bersikap layaknya pasangan pada umumnya di depan mereka, walaupun sebenarnya gue ogah ngelakuinnya"

Santi nampak mempertimbangkan usulan Rayyan.

"Baiklah, jika memang ini yang terbaik untuk mama dan papa, juga kita, aku akan melakukannya"

"Bagus. Berjanjilah kau akan melakukan nya dan menuruti semua permintaan ku. Kau hanya perlu mengikuti alur nya saja. Sebagai imbalan, aku akan bersikap baik di sekolah dan aku jamin kau tidak akan mendengarkan keluhan para guru itu lagi" Rayyan mengulurkan jari kelingkingnya pada Santi.

"Aku janji" Santi pun menautkan jari kelingkingnya dengan Rayyan.

"Eits, apa imbalan gue atas perjanjian ini?" Rayyan menarik kembali jari kelingking Santi yang hampir terlepas itu.

"Harus?"

Rayyan mengangguk.

"Terserah kau saja"

"Kalau begitu turuti perintah ku selama perjanjian ini masih berlangsung. Bagaimana menurutmu?" Tanya Rayyan meminta kepastian.

"Asal kau tidak meminta sesuatu yang buruk, akan aku turuti" Kedua jari kelingking yang saling bertaut itupun terlepas.

"Aku harap dengan seperti ini, papa akan menjadi lebih baik dan semoga saja dia bisa menerima keputusan kita untuk berpisah suatu saat nanti" Ucap Rayyan menatap langit yang mulai berganti malam.

1
Yunisa Turki
lanjut dongs
Yunisa Turki
lanjut
Yunisa Turki
lanjut donk kepo lanjutan nya
Yunisa Turki
bagus
Nur Hasana
lanjut dek
Nur Hasana
lanjut donk kak 😄
Fransiska Nilut
lanjut dong kaks
Nur Hasana
lanjut
Oh Ok: pliss lanjut lah yaa
total 1 replies
Yunisa Turki
lanjut kak
Nur Hasana: lanjut donk kak 😄
total 1 replies
Nur Hasana
lanjut donk kak😄
Aulia Shafa
/Smile/
Nur Hasana
bagus
Nur Hasana
lanjut
Nur Hasana
lanjut donk
Nur Hasana
woi lanjut
marrydiana
mampir juga dicerita ku ya kak (Suamiku Preman)💜
Rey
hai kak aku mampir 🤗.
ayo kak saling mampir,baca dan berbalas like di setiap part'nya 😍
marrydiana
semangat update thor, mampir juga di karua aku(suamiku preman)🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!