Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cintapertama / Fantasi
Popularitas:716
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

Di sebuah kerajaan yang megah dan disegani, hiduplah Celestia, putri bungsu Raja David. Sebagai anak ketiga sekaligus putri terakhir dari tiga bersaudara, Celestia selalu hidup dalam kemewahan dan aturan kerajaan yang ketat. Berbeda dengan kedua kakaknya yang telah terbiasa dengan kehidupan istana, Celestia diam-diam mendambakan kehidupan bebas tanpa harus selalu memikirkan statusnya sebagai seorang putri.

Di sisi lain kerajaan, hiduplah seorang pemuda yatim piatu bernama Zass. Sejak kecil ia hidup seorang diri dan bekerja sebagai anak penempa pedang. Walaupun berasal dari kalangan rakyat biasa dan hidup sederhana, Zass memiliki keahlian luar biasa dalam menempa pedang. Ia tidak memiliki keluarga ataupun gelar bangsawan, tetapi ia memiliki tekad untuk menjadi seorang penempa pedang terbaik.

Takdir memperte

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jejak Kenangan dan Janji di Dalam Gua

Malam berangkut pekat di atas ibu kota Kerajaan Imperial. Di tengah ketatnya penjagaan para ksatria Aiteria dan pengawal istana, sebuah bayangan berkerudung kain gelap melompat sigap melewati jendela menara barat. Putri Celestia, memanfaatkan celah waktu saat Pangeran Helix sedang menghadiri jamuan makan malam para bangsawan, berhasil menyusup keluar dari kompleks istana secara diam-diam.

Langkah kakinya yang terburu-buru membawanya menuju kawasan pemukiman lama di pinggiran kota. Namun, ketika sampai di lokasi tujuan, dadanya seketika terasa sesak.

Gubuk sederhana tempat Zass dan ayahnya dulu tinggal kini telah rata dengan tanah. Hanya tersisa puing-puing kayu yang hangus dan reruntuhan batu yang berserakan di atas tanah hitam. Hati Celestia teriris melihat pemandangan itu; usaha ayahnya untuk menghapus setiap jejak Zass terasa begitu nyata dan kejam. Celestia berlutut sejenak, menyentuh sisa-sisa kayu tempaan yang terasa dingin, membiarkan air matanya menetes pelan mengaliri pipinya.

Tak ingin tertangkap oleh patroli penjaga yang kerap melintas, Celestia segera bangkit dan melanjutkan perjalanannya. Ia melangkah menanjak menyusuri jalan setapak bersemak menuju bukit di belakang area pemukiman.

Tujuannya adalah sebuah gua tersembunyi di balik tebing batu—tempat bersejarah bagi mereka berdua. Gua itulah tempat di mana Zass pertama kali merawat luka-lukanya dengan lembut saat ia melarikan diri dari kejaran monster beberapa tahun yang lalu. Tempat di mana ia mulai melihat kehangatan di balik sosok penempa pemalu berambut acak-acakan tersebut.

Celestia melangkah masuk ke dalam gua yang sunyi dan gelap. Suara tetesan air dari langit-langit batu terdengar bergema teratur. Ia berjalan mendekati sebuah batu datar di sudut ruangan, tempat ia dulu dibaringkan oleh Zass.

Gadis itu duduk di atas batu dingin tersebut, merapatkan mantelnya untuk menahan hembusan angin malam. Di dalam kegelapan gua yang tenang, jauh dari intrik politik dan tatapan posesif Pangeran Helix, Celestia akhirnya bisa bernapas lega dan menjadi dirinya sendiri.

Ia merogoh bagian dalam gaun mewahnya, mengeluarkan belati kayu kecil ukiran Zass yang selalu ia simpan dengan erat. Tangannya mengelus permukaan kayu yang mulai halus karena sering disentuh.

"Zass... aku tahu kau pasti kembali hari itu," bisik Celestia lirih pada kegelapan gua. "Aku merasakan hadirmu di antara kerumunan pasar... aku tahu kau melihatku."

Celestia memejamkan matanya rapat-rapat. Walaupun pernikahan politiknya dengan Helix dirancang untuk tiga hingga empat tahun ke depan, Celestia bersumpah tidak akan pernah menyerahkan hatinya pada pangeran Aiteria tersebut. Gua dingin ini menjadi saksi bisu atas keteguhan hatinya.

"Aku akan bertahan di dalam sangkar emas itu," tekad Celestia dengan suara yang kini terdengar mantap dan penuh keyakinan. "Berapa tahun pun waktu yang dibutuhkan, aku akan menunggumu menempa kekuatanmu hingga kau datang meruntuhkan semuanya."

Di dalam gua yang penuh kenangan itu, Putri Celestia mengepalkan tangannya, menyimpan belati kayu itu kembali dekat dengan dadanya, bersiap kembali ke istana sebelum fajar menyingsing untuk melanjutkan perlawanan diam-diamnya.

Malam kian larut, menyelimuti stalaktit gua dalam keheningan yang kian pekat. Setiap hembusan angin malam yang menerobos celah batu seolah menyuarakan bisikan kerinduan yang mendalam. Celestia menyentuh dinding gua yang dingin, mengingat bagaimana pendar petir ungu Zass dulu pernah menerangi kegelapan tempat ini dan memberikan rasa hangat yang tak tertandingi.

Gadis itu menyeka sisa air mata di pipinya, menegakkan bahunya dengan penuh kebanggaan sebagai seorang putri mahkota. Ia tahu bahwa ratapan tidak akan mengubah takdir, melainkan tekad bajalah yang akan membimbing mereka kembali bersatu. Dengan langkah perlahan namun pasti, Celestia meninggalkan gua kenangan itu, kembali menerobos kegelapan malam menuju istana untuk menghadapi takdirnya dengan kepala tegak.

1
Guzzie
next
Guzzie
lanjut
Guzzie
💪💪💪
Guzzie
keren
Ayyasying
TIDAKKKKK CELESTIAAA!!!
Ayyasying
lah! tiba-tiba berubah pikiran nih orang?
Ayyasying
ga ekspet ternyata temen bapaknya
Ayyasying
bau bau adventure nih
Ayyasying
celestia mimpin perang? terkejut aku wak
Ayyasying
kapan romance nya bg
Ayyasying
akhirnya ketemu arwah bapaknya
Ayyasying
segala di puyengin Ama labirin
Ayyasying
🔥🔥🔥🔥
Ayyasying
update terus bang. resep bet ceritanya
Ayyasying
rasain lu David! malu malu sonoh
Ayyasying
apakah zass bakalan sama celestia lagi?
Ayyasying
si bro pake nama samaran euy
Ayyasying
woy lah! hampir aja itu!
Ayyasying
semangat zass!!!🔥🔥🔥
Ayyasying
zass kuat kuat ya😢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!