Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Memilih Pergi

Aku Memilih Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: VELANIA

Demi menyelamatkan harga diri keluarganya
Safira meninggalkan rumah orang tuanya dan mengadu nasib ke kota.
tragedi yang menimpanya sebulan yang lalu menghasilkan benih yang tumbuh dirahimnya .
dikota yang asing ia bertemu dengan Denendra lelaki baik hati yang mau menerima ia apa adanya.
merasa diperlakukan dengan luarbiasa fira pun akhirnya jatuh hati dengan Danendra hingga memutuskan menikah dengannya waktu berlalu hingga ia bertemu dengan keluarga besar danendra disana ia bertemu lelaki yang telah menghancurkan hidupnya. dan siapa sangka pemuda itu adalah adik sepupu Darendra lelaki yang selama ini membantu kehidupannya yang tidak mudah di kota yang asing itu. apakah mereka akan terjebak cinta segitiga? bagaimana cara Narendra bertanggung jawab atas kesalahannya pada Safira.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VELANIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan kedatangan Besan

Bu Salma mengitari motor baru itu dengan tatapan heran dari mana suaminya punya uang sebanyak itu,

"Berarti Fira sudah mengirim banyak uang ke Bapak! "

tak lama kemudian Pak Ahmad datang

"Akhirnya kita punya motor baru buk"

Bu Salma menatap tajam suaminya

"Sebenarnya Bapak dikasih berapa sama Fira kok bisa buat beli motor segala? "

"Ibu kan sudah Bapak kasih kemarin banyak lo itu, kalau ibu tetep protes kembalikan uangnya sama Bapak! "

"Ya nggak bisa begitu dong Pak sudah dikasih kok diminta lagi "

"Kamu itu Ibu kandungnya Fira lo tapi kenapa kamu seperti sangat membencinya selama dia pergi ke kota apa pernah ibu menanyakan keadaannya sekali saja? "

"Ya kan Bapak sudah bilang kalau dia baik baik saja "

Pak Ahmad hanya bisa geleng geleng kepala melihat istrinya.

"Aku nggak ngerti Bu hatimu terbuat dari apa? "

"Ya sudah teruskan saja seperti itu tapi mulai hari ini Ibu juga jangan pernah mengeluh atau protes apapun yang Bapak lakukan ! "

saking senangnya Pak Ahmad memandikan motornya dengan bunga bunga sontak hal itu pun menjadi perhatian para tetangga

"Wah Pak Ahmad punya motor baru ya? "

"Jangan lupa lo pak traktiran nya saya tunggu"

"Lo Pak runahnya mau diapain kok dikeluarkan semua isinya? "

"Oh ini mau diperbaiki sedikit bale balenya "

"Waduh waduh sekarang Pak Ahmad banyak uang ya beli motor bangun rumah jadi iri Pak dapat uang dari mana? "

"Bukan uang saya kok semua ini dari Safira "

"Hebat banget lo Fira belum setahun kerja dikota sudah bisa beliin motor Bapaknya "

"Kerja apa sih Pak si Fira saya juga kepingin Pak merubah nasib "

"Bapak taunya Fira kerja di sebuah perusahaan besar disana, nanti kalau Fira pulang kalian bisa tanya sendiri ya "

Pak Ahnad meninggalkan kerumunan para ibu ibu disana dan masuk ke dalam rumah karena merasa risih dengan omongan mereka.

Saat Pak ahnad duduk termenung di kamar putrinya, Bu Salma tiba tiba masuk

"Pak, Maafkan sikap ibu selama ini ya, nggak sepantasnya ibu bersikap seperti itu mulai hari ini ibu janji ibu nggak ingin punya banyak uang lagi ibu ingin menikmati hari tua sama Bapak saja dirumah ini "

"Syukurlah kalau kamu sudah sadar bu ! kita ini sudah tua bu untuk apa kita kepingin uang banyak banyak cukuplah untuk kita makan sehari hari bu"

Bu Salma memeluk hangat suaminya mereka menangis bersama.

dua hari kemudian rumah Pak Ahmad sudah selesai direnovasi. semua para tetangga tampak takjub dengan keadaan rumah Pak Ahmad yang sekarang.

"Hebat ya rumah Pak Ahmad sekarang seperti yang di tivi tivi! "

Sementara Pak Ahmad sedang duduk disofa yang empuk sambil menonton televisi,,

"Pak ini kopi dan pisang gorengnya"

"Terima kasih bu!, persiapan untuk besok bagaimana bu beres? "

"Kalau untuk menu hidangan nya kata Sari sudah di pesankan Bu Darmi makanan khas daerah kita lalu untuk oleh oleh juga sudah siap juga hasil panen kebun kita sudah ibu kemas rapi tinggal bawa aja ada sayur sayuran juga buah buahan"

"Baiklah Terima kasih bu"

tok... tok... tok

terdengar seseorang mengetuk pintu,

Bu Salma pun membuka pintu rumahnya

"Wah Salma kalian sudah kaya ya sekarang rumahmu yang hampir roboh wes kelihatan apik dapat uang darimana? anakmu gak jual diri kan dikota? "

"Jaga omongan sampean ya Bu! "

"Saya cuma bicara fakta Ma! belum setahun dikota kok langsung bangun rumah itu mustahil! kalau nggak jual diri apalagi? "

"Kalau anda kesini hanya untuk menghina kami sebaiknya ibu kades pergi! "

"Berani kamu ngusir saya Mad? "

"Kalau Bu kades nggak Terima lapor ke polisi saja monggo! "

Braakk,,,,

Pak Ahmad pun langsung membanting pintu

"Pak jangan keras keras sayang pintunya lo itu masih baru"

"Tidak akan rusak Bu ini kayu jati "

"Sudah jangan pikirin orang iri seperti dia, lebih baik kita cek lagi apa yang kurang untuk persiapan besok "

"Kamu benar Bu"

Sementara ditempat lain,

Malam ini Nendra dan Fira menginap dirumah orang tuanya karena besok mereka akan berangkat bersama sama kerumah orang tua Safira,

"Selamat malam Ma "

"Eh Kalian sudah datang sudah makan malam belum? "

"Boleh Ma "

"Mama lagi sibuk apa? ini banyak banget Mama nerima pesanan? "

"Ngawur kamu! besok kita kan kerumah kamu sayang ini semua untuk keluarga mu disana! "

"Apa? sebanyak ini? keluargaku cuma dua orang loh Ma! "

"Anggap saja ini sebagai ganti acara lamaran kamu yang hilang Fir"

"Mama bisa saja ini mah bisa dibagi in orang sekampung! "

"Mama besok jangan kaget ya saat lihat rumah Fira didesa soalnya rumah Fira paling jelek disana"

"Sebagus apapun sebuah rumah jika tidak ada cinta didalamnya buat apa? "

"Oh ya Ma kemarin Mas Nendra ngasih uang ke orang tua Fira banyak banget loh "

"Oh Ya,, Sudah kamu kirim kan ke orang tua kamu? "

"Mama nggak marah? "

"Fira Fira,, kamu naif sekali.

Mama bangga jika anak Mama perhatian tidak dengan istrinya saja tapi dengan orang tuanya juga. Bagaimanapun juga anak Mama sudah mengambil harta paling berharga orang tua kamu, setelah belasan tahun menjagamu berjuang untukmu kini ketika kamu sudah dewasa bisa mencari uang sendiri ehh malah diambil orang sepatutnya Nendra membahagiakan mereka bukan begitu? "

Fira menangis mendengar penjelasan Ibu mertua nya itu.

"Eh kamu kok nangis sih sudah sudah Ibu hamil nggak boleh nangis nanti cucu mama didalam sana ikut sedih "

"Fira bahagia Ma punya Ibu mertua seperti Mama"

"it's oke sayang Mama juga bahagia punya menantu seperti kamu! "

Malam ini Nendra dan Fira hendak beristirahat terdengar suara ketukan pintu,

"Sayang ini Mama kalian belum tidur kan? "

cekkek,,

"Mama?.. "

Mama mayang masuk dengan membawa 2 kotak beludru yang ukurannya lumayan besar

"Sayang sini deh! "

"Ada apa Ma? "

"Lihat ini!.. Kamu suka tidak? "

"Wah Ma ini cantik sekali, Mama baru beli? "

"Bukan ini buat kamu menantu pertama dikeluarga ini "

"Apa? Buat Fira? "

"Tentu saja, yang kotak ini untuk kamu simpan dan satu kotak lagi bisa kamu pakai sehari hari! "

"Tapi Ma ini terlalu berharga buat Fira"

"Tidak lebih berharga sayang dari kehadiran kamu dikeluarga ini, Mama harap besok saat kita berkunjung ke rumahmu kamu mau memakainya ya? "

Fira bingung dia seperti meminta bantuan suaminya dan Nendra pun menganggukan kepalanya.

"Baiklah Ma Fira akan menerimanya, Terima kasih Mama sudah begitu baik sama Fira"

"Sama sama sayang, sekarang tidurlah! "

Setelah kepergian Mama Mayang, Nendra mengambil salah satu kotak itu dan memakaikan kalung ke leher istrinya kalung emas dengan liontin batu berlian asli sangat cantik menggantung dileher Fira yang jenjang dan putih mulus itu.

"Kamu semakin cantik sayang" bisik nendra ditelinga istrinya

"Siapa yang cantik aku atau kalung ini? "

"K-Kamu lah sayang masa kalungnya sih "

"Kok gugup Mas? "

"Kamu sih pertanyaannya ambigu sekali nanti aku salah jawab kamu ngambek lagi " ucap Nendra sambil manyun

hahahaha

"Kamu lucu deh Mas kalau cemberut gitu sini sini maaf deh aku cuma bercanda "

"Mulai nakal kamu ya sini kamu harus dihukum! "

"Ampun Mas iya iya maaf "

Mereka bercanda diatas tempat tidur sampai mereka tertidur saling berpelukan.

Pagi harinya,

Papa Nathan dan Mama Mayang sedang duduk di meja makan sambil menunggu pasutri yang lagi bucin tak juga keluar kamar.

"Kebiasaan mereka selalu kesiangan! "

"Ya udah Mama mau bangunin mereka dulu "

Baru saja Mama Mayang akan berdiri pasangan bucin itu sudah terlihat menuruni anak tangga,

"Kirain belum bangun kalian "

"Sebenarnya Fira sudah bangun sejak jam 6 pagi tadi Ma "

"Lalu kok baru turun sesiang ini? "

Mereka berdua saling sikut sikutan,,,

"Kenapa? "

"Mama tanya kenapa lagi? Ya tersangka utama pasti anak mama sendiri lah"

Nendra yang pura pura tidak tahu hanya garuk garuk rambutnya yang tak gatal .

"Ya udah kita sarapan dulu saja sampai bunyi perut Mama nungguin kalian berdua "

"Ya Maaf! " akhirnya Nendra pun mengakui

"Dasar Bucin! Fira kalau kamu jangan nurut aja kalau dipaksa suamimu! sesekali menolak it's ok"

"Mama kok ngajarin Fira gitu sih! "

"Pfftt,,, Kamu sekarang jadi ngambekan sih Nendra! mirip cewek yang lagi PMS aja "

"Iya deh Ma akhir akhir ini Mas Nendra sensitif sekali loh "

"Biasa sayang itu salah satu bawaan bayi kalau pada perempuan hamil disebut ngidam"

"Baiklah setelah ini kita langsung berangkat ya "

Mama Mayang dan Safira menunggu didepan teras,,

"Sayang kamu cantik sekali! perhiasan itu sangat cocok saat kamu pakai "

Pasalnya pagi ini outfit yang digunakan Safira begitu elegan setelan celana dan blazer tanpa lengan berwarna broken white yang elegan rambut panjang bergelombang tertata rapi dan aksesoris mahal yang ia gunakan perhiasan yang tidak berlebihan, jam tangan dan tas mewah menambah kesan seperti wanita yang elegan cantik dan sukses. tentu saja karena selama ini Nendra sangat memanjakan istrinya itu mulai perawatan disalon mahal, membelikan barang barang mewah meski Fira tidak pernah memintanya.

"Selamat pagi tante! "...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!