Indonesia
NovelToon NovelToon
Dicerai Suami Dinikahi Bosnya

Dicerai Suami Dinikahi Bosnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Diana melihat suaminya mencium atasannya di mobil, kala hujan deras di depan rumah. Alih-alih minta maaf, Geo malah menceraikan Diana saat istrinya itu minta penjelasan. Bahkan kedua orang tua Geo menghina dan mengusir Diana dari rumah itu.

Tak hanya itu, Sandra wanita selingkuhan suaminya, yang ternyata adalah salah satu putri orang terpandang di kota itu, membayar orang untuk membakar toko orang tua Diana. Memaksa Diana mempercepat perceraian dan menyerahkan hak asuh anak mereka pada Geo.

Saat Diana merasa sangat putus asa dan terpuruk, karena tak punya sepeser pun untuk membayar biaya rumah sakit ibunya dan operasi ayahnya. Seorang pria datang mendekat dan berkata,

"Kamu Diana kan? mau menikah denganku? aku akan bayar semua pengobatan ayah dan ibumu. Juga mengambil kembali hak asuh putrimu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Diana menghela nafas cukup panjang. Dia sekarang istri Ravi. Dia sama sekali tidak boleh membuat masalah untuk Ravi.

"Berapa harganya?" tanya Diana.

Dia memang belum pernah beli pakaian atau apapun dengan merek yang begitu terkenal. Bagaimana mau membelinya? Geo hanya memberinya uang yang cukup setiap bulannya. Perhiasan, Geo yang pilih dan beli. Tas mahal, itu juga kalau ibunya tidak mau pakai baru diberikan pada Diana. Barangnya yang paling mahal hartanya tidak lebih dari 2 juta saja. Padahal dia istri seorang manager. Mobil saja jarang bisa pakai. Kehidupan Diana bersama Geo kalau orang bilang beruntung punya suami manager, sebenarnya ya tidak seberuntung itu juga.

"400 dolar, nyonya" jawab pelayan itu.

Diana mencoba menghitung, tak diamnya Diana, malah dianggap rasa terkejut karena tidak mampu bayar oleh Sandra.

"Sudah dengar kan? masih bermimpi membeli dasi mahal ini?" tanya Sandra.

Sebenarnya kalimat itu sangatlah sederhana, tapi benar-benar sebuah sindiran yang cukup pedas.

Diana sama sekali tidak mendengarkan ucapan Sandra. Setelah selesai menghitung, dan Diana merasa harga itu pantas untuk sebuah dasi yang akan dia hadiahkan untuk Ravi. Dia pun mengangguk di depan pelayan toko itu.

"Aku beli!" kata Diana dengan sangat yakin.

Pelayan toko itu tersenyum.

"Baiklah, saya akan rapikan dan bungkus! Silahkan pembayarannya di kasir sebelah sini nyonya!"

"Tunggu!"

Sandra masih menghadang pelayan itu. Wajahnya masih menunjukkan kalau dia tidak percaya, Diana bisa membeli dasi mahal itu.

"Jangan percaya padanya! aku sudah ingatkan padamu! wanita ini cuma wanita yang dibuang oleh suamiku, karena dia tidak punya apa-apa!" kata Sandra.

Sandra sungguh bisa mengucapkan semua kata-kata kasar seperti itu dengan sangat santai. Seolah mulutnya itu, memang sudah terbiasa mengeluarkan kata hinaan tanpa berkedip.

Pelayan itu menoleh ke arah Diana. Rasanya dia tidak percaya. Karena dia kan pelayan toko dengan merek mahal. Sementara tas, sepatu dan pakaian yang dipakai Diana itu sepertinya memang barang bermerek.

"Nyonya, nyonya ini mau membeli. Kalau tidak ada uang, mana mungkin berani setuju. Lagipula, tas dan sepatu yang nyonya ini pakai, merek Hermess Brikin. Ini mungkin lebih mahal dari milik nyonya meski mereknya sama!"

Mata Sandra terbelalak. Bisa-bisanya pelayan itu mengatakan sesuatu yang membuatnya kesal. Sandra melihat ke arah tas yang dipakai Diana. Matanya juga jeli, dia merasa kalau tas itu itu memang asli.

"Cih, memangnya kamu yakin dia memiliki tas itu dengan cara benar? siapa tahu itu barang curian! dia itu cuma wanita buangan yang tidak punya apa-apa. Rumah saja sekarang dia pasti tidak punya!"

Diana menoleh ke arah Geo. Pria itu tetap berada di samping Sandra yang terus menghinanya. Dan sama sekali tidak mengatakan apapun. Diana menghela nafas lagi, kali ini lebih berat.

"Tolong jangan dengarkan omong kosongnya. Tas ini pemberian suamiku, aku mau beli dasi ini. Karena aku punya uang. Kalau tidak punya, kenapa aku masuk ke toko bermerek seperti ini!" Kata Diana.

Pada akhirnya, dia kesal juga. Sandra terlalu meremehkan orang lain.

Geo yang mendengar kata suami, merasa kalau Diana itu konyol sekali.

"Alasan mu benar-benar ya Diana... bisa cari alasan yang lebih baik lagi kan? suami? memangnya siapa yang mau menikah dengan wanita yang tidak punya apa-apa seperti mu! kamu itu cuma wanita yang kerjanya cuma bisa masak, dan mengurus rumah. Kamu sudah seperti pembantu tahu!"

Diana meremass gagang tasnya. Dia menjadi ibu rumah tangga demi siapa selama 7 tahun lebih ini? dia meninggalkan karirnya yang cemerlang demi mengurus Dewi yang stroke itu, demi siapa? tapi dengan begitu entengnya, pria yang membuatnya setiap hari hanya berkutat di dapur dan mengurus rumah itu malah mengatakan dia sama seperti pembantu. Kenapa bisa seperti itu? pembantu itu punya gaji. Sedangkan dia bahkan tidak mendapatkan gaji tiap bulan, bahkan tidak mendapatkan sepeserpun setelah dipaksa bercerai.

Tadinya, Diana berpikir hatinya sudah tidak akan terasa sakit lagi. Tapi dia salah, hatinya masih sakit. Bagaimana ada orang yang tidak tahu terima kasih begitu tebal muka seperti Geo?

"Aku tidak mau berdebat dengan kalian. Aku akan bayar di kasir sana, tolong bawa barangnya!"

Diana memutuskan untuk meninggalkan dua orang itu. Diana mengeluarkan kartu hitam yang diberikan oleh Ravi padanya. Dia menyodorkannya pada kasir yang sudah siap menerima kartu itu.

Tapi, tiba-tiba saja kartu itu direbut paksa oleh Sandra.

Diana berdecak kesal, wanita itu benar-benar tak ada habisnya berbuat seenaknya.

"Mustahil, kamu curi tas itu sampai semua yang ada di dalamnya? kamu ini benar-benar ya. Setelah diceraikan Geo, kamu jadi maling ya!"

"Jaga mulutmu, aku tidak mencurinya. Kembalikan kartuku!" kata Diana kesal.

Pelayan toko dan kasir pun akhirnya saling bicara. Mereka memutuskan memanggil manager toko. Masalahnya kalau seperti ini terus, pasti akan ada keributan.

Diana berusaha meraih kartu-nya yang ada di tangan Sandra. Tapi Geo malah menghalanginya.

"Kamu benar-benar tidak takut dipenjara ya? mencuri barang orang, bahkan menggunakannya? tidak tahu malu sekali. Sejak kapan kamu jadi seperti ini Diana?" tanya Geo yang begitu merendahkan Diana.

"Mau bagaimana lagi? sejak cerai dari kamu. Dia bisa apa selain mencuri, tidak punya keahlian apa-apa juga kan? telepon polisi saja, biar dia dipenjara!"

Diana mendengus kesal. Apa-apaan dua orang menyebalkan di depannya itu.

"Kalian ini tidak waras ya?" pekik Diana.

Orang diam juga ada batasnya, dua manusia yang entah spesies jenis apa di depannya itu benar-benar membuat kesabaran Diana yang sebenarnya sangat tebal, runtuh juga.

Diana mengeluarkan ponselnya. Dan menghubungi John. Karena tidak mungkin dia menghubungi Ravi yang saat ini masih berada di luar kota.

"Halo, tuan John. Aku dapat masalah di mall Star. Toko Kiton, kartu dari mas Ravi rebut paksa seseorang yang sangat menyebalkan!"

[Baik nyonya, dalam 5 menit saya sampai disana]

"Terima kasih!"

"Permisi, ini ada apa sebenarnya?" tanya manager yang datang terburu-buru menghampiri Diana dan yang lain itu.

"Wanita ini, dia pencuri. Seret dia keluar dari sini! dia mencoba menipu kalian, menggunakan kartu hasil curian untuk beli dasi Kiton!" Sandra langsung bicara dengan lantang.

Manager itu melihat kartu yang ada di tangan Sandra.

"Itu, apakah itu kartu hitam tuan Wiratama?" tanya Manager itu.

Karena sebagian besar pakaian, sepatu dan dasi Ravi memang di beli di toko itu.

"Nah, benar kan! dia pasti mencurinya dari tuan Wiratama!" kata Sandra.

"Siapa yang kalian tuduh mencuri?"

Semua orang menoleh, mendengar suara bariton yang menghampiri mereka semua dengan sangat cepat.

***

Bersambung...

1
Maulidia Okta
sandra Kalo lihat ternyata suami bossa-nya adalah Diana... bisa nangis darah tu.... apalagi si geo..... nyesel kan.... jadinya
mimief
kejang kejang lah liat Diana di perusahaan
mana pemilik nya lagi🤣
karyawan aja pada sok ngehina pemilik 🫣
mimief
cuman...mang takut ya
ni orang kepalanya kepentok kali ya
Trus amnesia
eh liat kita sangkanya kita orang yg paling dicintainya 🤣🤣
lah kalau tetibaan dia inget lagi,gimana donk😔
mimief
lah aku pun
pasti bingung..
ini orang ,mesti gimana ya balesnya?
yula
💪💪💪💪💪thor
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Maulidia Okta
bang ravi, at jugaa mau donk perhiasanya...
Noer Row_ling: aku pun
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya makanya banyak² bersyukur Dewi, sudah tau dah tua masih aja tak tau diri
Noer Row_ling: ho'oh bener itu
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Itang 🤔
Noer Row_ling: salah kak, mohon maaf lahir dan batin kaburrr
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Dewi ngapain sedih, itukan menantu yang katamu sempurna 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: betuulll
total 2 replies
🔵incha💘🏡s⃝ᴿ◌⑅⃝ͩ●
emg enak sokorrrr😄
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Muft Smoker
krn bu Dewi gx pandai bersyukur bibi nova ,,
pandai ny cuma mengeluh aj dy
Muft Smoker: betul ,, betul ,, betul ,,
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sombong 😡
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
sunaryati jarum
Ya diterima dan dijalani Bu Dewi karena sudah pilihan kamu dan Geo
Noer Row_ling: iya kan ya
total 1 replies
Maulidia Okta
yaa dinikmati aja Ya bu Dewi....
hitung2 pembalasan dari diana
Noer Row_ling: iya jalur lain ya kan
total 1 replies
mimief
makan tuh mantu kaya
dia aja bisa seenaknya ngerebut ank lu dengan ga tau malu nya
bisa ngapain lagi ntar nya..
tebak aja
seruu kan hidup lo🤣🤣
mimief: 🤣🤣🤣🤣🫣🫣
perlu panggil babeh ga si
biar kasih paham Ama dia
total 4 replies
mimief
lah.. tersinggung pak?
marah?
lah emang fakta,gimana donk
udah mokondo ga tau malu lagi🫣🤣
Noer Row_ling: nah iya
total 1 replies
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
yula
💪💪💪💪💪thor
Noer Row_ling: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Muft Smoker
krn km bodoh geo ,, 😉😁
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
mimief
cuman jadi pemimpin keluarga nya aja ga becus
apa yg kau harapkan ketika dia harus Jadi pemimpin banyak orang
ya...ga bakalan mampu lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!