Indonesia
NovelToon NovelToon
ALENSKY

ALENSKY

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Action
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sinho

Kembali dengan kisah keluarga Nugraha, kali ini adalah generasi termuda, ALENSKY yang berpindah tempat kuliah untuk sebuah ketenangan, namun pada akhirnya kembali pada pertarungan antara Cinta, Persahabatan dan Kekuasaan.

Perpaduan kisah yang menyeret kita untuk menggunakan emosi dan hati saat membacanya, ada kalanya ketidak Adilan yang lama membelenggu akhirnya harus terlepas oleh seseorang yang punya keberanian.

Persembahan sebuah Novel dari Author Sinho, semoga memberikan kesenangan dan manfaat bagi para pembaca.

Salam, sehat, semangat dan jangan lupa bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sinho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alen 3

Akhirnya, satu keputusan final di dapatkan setelah perseteruan yang mengakibatkan ruangan berantakan, bagaimana tidak, Oma meluapkan emosinya dengan tidak peduli lagi mengendalikan kekuatannya.

"Apa yang harus kita lakukan?" Tanya Alensky yang saat ini numpang tidur di kamar Sera.

"Entahlah, aku tidak tau, waktu kita hanya dua Minggu sampai kita harus menemukan kekasih yang harus di kenalkan ke Oma" jawab Sera sambil memijit kepalanya.

"Kita pakai jasa saja kak, bayar orang untuk ngaku kekasih kita, bagaimana?"

"Kamu kira mereka bisa membohongi Oma?, yang ada mereka tidak akan keluar hidup-hidup dari Mansion ini"

"Benar juga"

Sesaat keduanya diam dan berpikir keras mencari jalan keluarnya, sampai akhirnya _

"AKH!"

Keduanya teriak kesal karena tak menemukan juga.

Jangan tanya apa yang terjadi di luar sana, para pelayan terkejut dan takut kalau-kalau akan terjadi kekacauan lagi setelah ini, mereka sudah cukup lelah karena ini hampir tengah malam.

*

*

Hal yang paling menyebalkan adalah saat harus memasuki sebuah Mall dan mengantri, laki-laki dengan separo wajah yang tertutupi masker itu kini harus rela berdiri menunggu giliran untuk membayar apa yang di belinya.

"Panas sekali" gumamnya pelan dan hanya dirinya sendiri yang mendengar.

Baru saja kakinya hendak melangkah, tiba-tiba tubuhnya seperti terdorong cepat ke depan.

BRUG

Rupanya ada seseorang yang menabraknya dari belakang, sejenak ada rasa kesal, lalu segera menoleh dan akan melayangkan protes, tapi_

Seorang wanita tua, tengah tersenyum padanya dan meminta maaf, sorot mata yang tulus membuatnya mengangguk pelan.

"Maaf, tidak sengaja" ucap sang nenek yang masih nampak sehat dan membawa sisa kecantikan waktu mudanya.

"Tidak apa-apa Nek" tanpa basa basi laki-laki itupun kemudian beranjak pergi, mengambil tempat di belakangnya.

Rupanya tidak sampai disitu saja, sang nenek kini berbalik dengan senyuman nya.

"Siapa namamu?" Tanya nya.

"Apa?!" Terkejut saat melihat sang nenek bertanya penuh minat.

"Namamu Boy, siapa?" Ulangnya.

Diam sebentar, mencerna apa yang sebenarnya terjadi saat ini, dan TRANAKA RUDOLF, Yang biasa di panggil Naka itupun hanya menggeleng dan segera meninggalkan tempat.

"Hei, tunggu!" Teriak wanita tua itu.

Dan Naka sempat mengumpat sebelum akhirnya kabur mencari jalan keluar lainnya.

Sebuah mobil sport yang dinaikinya kini melaju kencang di jalanan, membelah keramaian sambil terus berpikir,_

"Dunia memang sudah gila, nenek-nenek masih berminat juga sama yang muda" gumamnya pelan sambil menggelengkan kepala.

Hingga akhirnya sampai di kampus yang sudah dua tahun di tempati untuk mengejar gelar .

Sesampai di tempat parkir, dua temannya segera menyambutnya.

"Kenapa muka mu?" Tanya salah satu dari mereka yang biasa dipanggil Galen.

"Tidak ada, kenapa kalian ada disini?" Tanya Naka.

"Menunggu mu, apa kau tau ada anak baru?" Tanya Viko teman satunya yang kini sudah berjalan disamping Tranaka.

"Aku tau, seorang wanita, tapi sayang dari keluarga seperti apa aku tidak bisa mendapat informasi nya, tapi sampai hari ini aman-aman saja" sahut Galen.

Sedangkan Tranaka hanya diam tanpa memperdulikan perkataan kedua temannya, sampai Galen menghentikan langkahnya.

"Ada apa?" Tanya Naka.

"Lihat itu?" Ucap Viko menunjuk sesuatu dengan tatapan matanya.

Disana, ada seorang wanita yang bersujud di depan tiga wanita dengan pakaian yang berkualitas tinggi, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Naka hanya mengamati, melihat dengan tatapan malas untuk ikut campur dengan tiga wanita yang mungkin bisa di bilang paling populer saat ini di kampusnya.

"Aku masuk kelas dulu, kalian boleh disini saja jika ingin melihat drama membosankan hari ini" Naka lalu berlalu pergi.

Viko hanya melihat kearah Galen dan tertawa, "Adikmu itu semakin hari semakin membuat onar saja" ucap Viko pada Galen yang juga masih mengamati apa yang terjadi di depan sana.

"Dia bukan adikku, hanya wanita yang numpang di rumah ku karena ibunya yang setiap malam melayani ayah ku" jawab Galen dan disambut tawa Viko sekali lagi.

"Diam lah, kita masuk!" Viko merasa kesal juga dan akhirnya menyeret Galen yang masih tertawa.

Sementara itu, Alensky yang sedikit terburu-buru karena berangkat agak mepet waktu perkuliahan di kejutkan dengan adegan yang membuatnya risih.

Ingin rasanya berlalu pergi begitu saja, tapi kenapa tidak bisa, hatinya tak mengijinkan dan terpaksa berhenti di tengah jalan, padahal ruang kelasnya tinggal sedikit lagi ada di depannya.

Melihat wanita yang menabraknya kemaren tengah bersujud sambil menangis, menahan bukunya di dada dengan tangan yang penuh luka-luka.

"Aku sudah bilang, kerjakan semua tugas kita, kenapa tidak selesai juga ha!"

"Dan kau tau, gara-gara hal itu kami kena sangsi, sialan!"

Bugh

Kaki salah satu dari mereka menendang lengannya.

Cukup, cukup sudah pemandangan yang membuat Alensky benar-benar tak tahan lagi, ini masih jam sembilan pagi, dan harus ada suguhan pemandangan seperti ini, benar-benar sialan!, teriaknya dalam hati.

Alensky hendak mendekati dan berbuat sesuatu, tapi seketika tangannya di sambar oleh seseorang dan menariknya.

"Hei, kau ini!" Teriak Alensky.

"Hari ke dua, tidak perlu kamu ikut campur hal seperti itu, ayo masuk kelas saja" rupanya Draja yang kini menarik Alensky hingga sampai di depan pintu ruangan perkuliahannya.

Alensky terpaksa mengikuti, sejenak dia lupa jika dirinya mahasiswa baru di kampus itu, setidaknya ada waktu satu Minggu yang diberikan sebagai syarat dia bisa aman menjalankan perkuliahan jika tidak berbuat hal negatif di kampusnya.

Baiklah, Alensky menatap sejenak ke belakang, melihat seorang wanita itu kini sudah berdiri dan menghapus air matanya, setidaknya Alensky merasa lega.

"Okey, kita masuk" ucapnya dan kini melepaskan pegangan tangan Draja di lengannya.

"Lain kali tidak usah pedulikan hal seperti itu, langsung saja masuk kelas" Draja lalu berjalan lebih dulu diikuti oleh Alensky di belakangnya.

Kali ini kebetulan sekali Alensky duduk di samping Draja karena tempat duduk di depannya sudah penuh semua.

Ada yang aneh sebenarnya, kenapa Draja selalu memilih kursi belakang, padahal datangnya tidak selalu terlambat seperti hari ini.

"Namun saat akan bertanya, tiba-tiba saja suara dosen di depan sana memanggil namanya"

"Alensky!, maju dan tolong jelaskan materi saya ini sesuai dengan apa yang kamu tau"

"Apa?!" Batin Alensky yang belum juga duduk di kursinya, ini Dosen memang ada-ada saja, mungkin bentuk hukuman karena dia telat masuk mata perkuliahannya.

Meletakkan tas nya perlahan, Alensky menatap tulisan di layar monitor yang terpampang di depan sana, lalu maju perlahan tepat berada di depan teman-temannya.

Sejenak menarik nafasnya, lalu Alensky menjelaskan apa yang dia tau tentang materi dosen yang di berikan, semua mata tertuju padanya, hanya satu orang yang sepertinya masih sibuk dengan ponselnya.

"Naka!" Panggil Viko

"Hem"

"Lihat di depan, anak baru itu hebat juga menjelaskan" sahut Galen.

"Aku masih sibuk, jangan mengganggu ku, materi itu sudah membosankan sering di ulang" sahut Tranaka yang masih berkutat dengan ponselnya.

Viko masih memandang di depan tanpa berkedip.

"Bukan materinya, cara menjelaskan dan_"

"CANTIK!" Sahut Galen.

Tranaka masih belum bergeming, hingga kemudian sebuah suara menyerukan namanya dari depan sana.

"Dia, aku menunjuk dia yang sedang memegang ponsel untuk melanjutkan apa yang saya jelaskan tadi Bu" Alensky sudah menunjuk seseorang saat mendapati tugas dari dosennya untuk menunjuk salah satu temannya untuk melanjutkan.

"SHIT!" Naka merasa kesal, lalu perlahan melihat ke arah depan, dan_

"DIA_?"

"BERBEDA" Sahut Viko dan Galen bersama.

1
Nurul Ambar
wah mungkin tranaka jodohx alensky
Sinho: Amin, semoga kak😍
total 1 replies
Mutia
Aduh Alen...knp jadi spt wanita murahan...dg gaun yg dibelah....
Sinho: Aken agak membuat sensasi kayaknya kak😍
total 1 replies
Mundri Astuti
dasar samanya berdua ... mang jodoh nya si Ale kali yak 😛
Sinho: makasih komennya kak
total 1 replies
Siti Aisah
kurang -kurang thor lgi seru udah habis aja.. pokoknya sehat selalu🤗
Sinho: makasih kak😍🙏
total 1 replies
Siti Aisah
ternyata naka tak bisa jauh-jauh dari ci cantik ,lanjut sampai begadang aku baca nya thor.... mengejar karya mu 🤗
Sinho: Makasih kak😍
total 1 replies
Siti Aisah
jangan di paksa nnti alensky nanti kabur😄
ismi
lanjut kak,,kok sekarang cuma satu babgk kayak dulu 2/3 bab 😭😭
Sinho: sabar kak, nanti ada Doble up lagi😍
total 1 replies
Siti Aisah
lanjut pinisiran.. awas kau naka ada rahasia antra kamu dan ibu marni😜
Siti Aisah
mulai ....membuat teka teki 🤭
Siti Aisah
belum kapok tu Mak Lampir belum di hajar sm ci cantik
Siti Aisah
naka tenang alen hanya menunggu waktu nanti ci memey bakal memohon ..
Siti Aisah
hajar alen hajar akupun sudah tidak sabar🤭
Siti Aisah
sekali kibas tamat kamu memey
Siti Aisah
tidak tahu saja kalau hati alensky dan tangannya sudah ingin mengacak-acak😜
Siti Aisah
sabar-sabar.. tahan nnti ledakan...
Siti Aisah
wah naka kamu pelecehan, mengambil kesempatan dgn alasan satu milier🤣
Siti Aisah
jeng..jeng Siapakah dia ??
Siti Aisah
ternyata alensky sudah tak perawan lgi bibir mu, bayangkan 2x ayo hajar itu pejantan🤭
Siti Aisah
aku mah ga kasian sma alensky.. pasti di hatinya sudah ingin menghancurkan.. kasian mah ci murni menderita nya kamu selalu di siksa😢
Siti Aisah
lanjut... dasar soplak ci alensky😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!