Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM PINTAR MENJADI SUPERSTAR

SISTEM PINTAR MENJADI SUPERSTAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Stevan Alvaro kehilangan segalanya dalam semalam ketika sebuah konspirasi menghancurkan pita suaranya dan merenggut mimpinya menjadi penyanyi besar, yang disusul oleh pengkhianatan kekasihnya yang memilih pergi meninggalkannya di titik terendah. Namun, di saat dunia seakan runtuh, sebuah suara misterius dari Sistem Pintar bangkit di dalam benaknya, memberinya kemampuan absolut dalam komposisi, produksi, dan penguasaan alat musik meski tanpa suara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Ting... ting... ting...

Suara adukan sendok kecil beradu dengan cangkir porselen mahal terdengar di kafetaria VIP kampus.

Dion duduk bersandar dengan gaya angkuh sambil menyesap kopi hitamnya secara perlahan.

Di depannya, Natasha sedang sibuk memoles lipstik merah menyala di bibirnya menggunakan cermin kecil.

Mereka berdua tampak sangat menikmati status baru sebagai pasangan emas Institut Musik Nusantara.

Namun, suasana tenang itu tiba-tiba rusak oleh bisikan-bisikan dari meja sebelah.

"Hei, kau sudah dengar kabar tentang Stevan di kelas Pak Arya tadi pagi?"

"Iya, kudengar dia memecahkan soal harmoni tingkat dewa yang bahkan tidak bisa dijawab oleh mahasiswa semester akhir."

"Benar sekali, ternyata meskipun dia sudah bisu, otaknya malah menjadi semakin jenius."

Mendengar percakapan itu, raut wajah Dion seketika berubah menjadi sangat masam.

Ia meletakkan cangkir kopinya ke atas meja dengan sedikit bantingan keras.

Brak!

Suara bantingan itu membuat beberapa mahasiswa di sekitar mereka langsung menoleh ketakutan dan terdiam.

"Orang-orang bodoh itu terlalu membesar-besarkan sesuatu yang tidak penting," ucap Dion dengan nada meremehkan.

Natasha menutup cermin kecilnya dan menatap kekasih barunya itu dengan senyum tipis.

"Kenapa kau harus emosi mendengarnya, Dion sayang?" tanya Natasha dengan suara lembut yang dibuat-buat.

"Tentu saja aku kesal, Natasha," jawab Dion sambil melipat kedua lengannya di depan dada.

"Dia itu sudah cacat dan tidak punya masa depan lagi di industri hiburan ini."

"Tapi kenapa orang-orang kampus masih saja suka membicarakan namanya?"

Natasha tertawa kecil mendengar keluhan Dion yang menurutnya sedikit berlebihan.

Ia menjulurkan tangannya melintasi meja dan mengusap punggung tangan Dion dengan lembut.

"Biarkan saja dia menikmati sisa-sisa ketenarannya di ruang kelas yang membosankan itu."

"Teori musik di atas kertas tidak akan pernah bisa membuat seseorang menjadi superstar di atas panggung," lanjut Natasha dengan nada sinis.

"Kau benar, lagipula bulan depan kita sudah akan debut secara resmi di televisi nasional."

Dion kembali tersenyum congkak membayangkan masa depan cerahnya yang sudah di depan mata.

"Stevan hanya akan menjadi penonton setia kita dari balik layar televisinya yang murah."

"Dan dia hanya bisa menangis tanpa suara melihat kita bersinar," tambah Natasha sambil tertawa meremehkan.

Meskipun Natasha tertawa, jauh di lubuk hatinya ada sedikit perasaan tidak nyaman yang mengganjal.

Stevan yang ia kenal dulu tidak pernah terlalu menonjol dalam hal teori komposisi musik yang rumit.

Pria itu murni seorang vokalis berbakat dengan suara emas, bukan seorang komposer jenius.

"Dari mana dia tiba-tiba mendapatkan kemampuan analisis tingkat tinggi seperti itu?" batin Natasha penuh tanya.

Namun, ia segera menepis pikiran konyol itu jauh-jauh dari kepalanya.

Bagi Natasha, bakat tanpa kemampuan bernyanyi di industri ini sama sekali tidak ada harganya.

Sementara itu, di sayap barat gedung kampus yang sudah lama terbengkalai.

Tap... tap... tap...

Langkah kaki Stevan bergema di sepanjang lorong tua yang sedikit berdebu dan minim penerangan.

Ia sengaja menghindari area pusat kampus yang ramai untuk mencari ketenangan.

Ia butuh tempat sepi untuk menguji kemampuan Pendengaran Absolut yang baru saja ia dapatkan dari Sistem Pintar.

Sayap barat ini dulunya adalah area ruang latihan vokal, namun sudah ditinggalkan karena kampus membangun fasilitas baru yang lebih modern.

Stevan berhenti sejenak di depan deretan pintu kayu yang catnya sudah mulai mengelupas.

Keheningan tempat ini sangat cocok untuk menyendiri dan merencanakan langkah selanjutnya.

Sayup-sayup, telinga Stevan menangkap sebuah suara yang sangat pelan dari ujung lorong.

"Ah... ahh... ahhh..."

Suara itu berupa senandung melodi tanpa lirik yang terdengar sangat jernih.

Stevan memiringkan kepalanya sedikit, memfokuskan pendengarannya ke arah sumber suara tersebut.

[TING!]

[Kemampuan Pendengaran Absolut aktif.]

[Mendeteksi rentang vokal dengan pitch sempurna.]

[Kualitas suara: S-Rank.]

[Karakteristik: Melankolis, jernih, dan memiliki resonansi emosional yang sangat kuat.]

Mata Stevan seketika terbelalak sempurna membaca deretan tulisan di layar biru sistem.

S-Rank?

Bahkan di masa kejayaannya dulu, Stevan tahu bahwa kualitas suaranya hanya berada di kisaran A-Rank tinggi.

Siapa mahasiswa di kampus ini yang memiliki harta karun vokal sekelas S-Rank namun bersembunyi di tempat kumuh ini?

Didorong oleh rasa penasaran yang luar biasa, Stevan melangkah tanpa suara mendekati Ruang Latihan C di ujung lorong.

Pintu kayu ruang latihan itu sedikit terbuka, membiarkan seberkas cahaya matahari sore masuk menyinari isi ruangan.

Stevan mengintip melalui celah pintu tersebut dengan sangat hati-hati.

Di dalam sana, duduk seorang gadis muda dengan rambut hitam lurus yang dibiarkan tergerai menutupi sebagian wajahnya.

1
Rifqy Channel
nah gini dong 😭🙏🤣🤣
Rifqy Channel
tolong dong itu the zeros mereka harus ungkap identitas biar supaya mereka shock itu. jangan pelit dengan hadiah nya lah.
Nissa Safira: Sabar yaa kak🤣🙏
Aku mau mereka shocknya pas lagi di atas tahta, bukan pas masih di tangga. Tunggu final, hadiahnya bukan cuma identitas yang kebuka, tapi satu industri yang runtuh. Janji deh gak bakal pelit hadiahnya🤣🤣🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!