Indonesia
NovelToon NovelToon
Luka Yang Tak Berdarah

Luka Yang Tak Berdarah

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: via khusnia

“Mereka menikah karena orang tua, bukan karena cinta.
Tapi mampukah mereka bertahan karena cinta yang tumbuh perlahan?”

Aurel dan Gabriel terjebak dalam pernikahan yang dingin, penuh kesalahpahaman, dan komunikasi yang terputus. Pernikahan Aurel dan Gabriel bukanlah buah cinta, melainkan hasil dari keputusan orang tua yang mengikat mereka dalam sebuah ikatan suci. Dua hati yang asing dipaksa untuk saling berdampingan, menjalani kehidupan rumah tangga. Luka demi luka hadir tanpa darah, namun menyakitkan jiwa. Saat cobaan datang, mereka dipaksa memilih—bertahan dan memperbaiki, atau melepaskan semua yang telah dibangun. Setiap kata yang tak terucap, setiap prasangka yang terpendam, perlahan menjadi luka. Luka yang tak berdarah, namun perihnya jauh lebih dalam dari yang terlihat.

Sebuah kisah tentang cinta, luka, dan harapan yang mungkin saja lahir dari keterpaksaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon via khusnia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 3

Aurel terus memohon agar semuanya berhenti, air matanya mengalir deras seakan tak mau berhenti. Suaranya parau, tubuhnya bergetar, namun hatinya tetap berharap Gabriel akan mendengar permohonannya.

Namun kemarahan Aurel sudah memuncak. Ia sudah sangat frustasi dengan segala hal yang dilakukan Gabriel kepadanya sejak tadi. Ia akhirnya meninggikan suara, berteriak dengan sisa keberaniannya.

“Hentikan, Gabriel…!!!”

Tapi bukannya berhenti, Gabriel justru semakin tersulut. Bentakan Aurel membuatnya terbakar emosi. Dengan gerakan kasar dan tanpa pikir panjang, ia meraih baju Aurel dan menariknya hingga sobek. Suara kain yang koyak terdengar jelas, membuat Aurel terkejut.

Pundak Aurel yang terbuka seketika membuat Gabriel salah fokus. Kulit putih mulus itu membuat naluri kepemilikannya bangkit. Ia ingin meninggalkan jejak, seolah ingin membuktikan bahwa Aurel adalah miliknya.

“Arghhh…”

Aurel mengerang kesakitan ketika tiba-tiba Gabriel menggigit pundaknya. Gigitan itu bukan hanya meninggalkan rasa perih, tapi juga bekas merah yang dalam, jejak yang tak mungkin ia sembunyikan begitu saja.

Tak lama setelah itu, seakan lelah oleh emosinya sendiri, Gabriel terlelap begitu saja. Napasnya mulai teratur, wajahnya tenang seolah tidak terjadi apa-apa.

Aurel hanya bisa memandangi suaminya dengan perasaan campur aduk. Ketika yakin Gabriel benar-benar tertidur, ia dengan hati-hati menggeser tangan yang melingkar di tubuhnya. Ia membetulkan posisi tidur Gabriel agar lebih nyaman. Tapi, baru saja ia hendak menjauh, tiba-tiba Gabriel menariknya lagi ke dalam pelukan.

Dalam keadaan setengah sadar, Gabriel bergumam lirih, “Au… kau yang buat aku seperti ini… aku suka sama kamu, tapi… kamu juga yang buat aku benci…”

Aurel terdiam. Kata-kata itu membuat hatinya bergetar, tapi sekaligus bingung. Sejak kapan Gabriel mencintainya? Selama ini yang ia rasakan hanyalah kebencian, amarah, dan tuduhan.

“Sejak kapan aku membuatmu mencintaiku…?” batinnya.

Aurel mencoba menenangkan diri. Ia berusaha mencari sisi positif dari kejadian yang baru saja menimpanya. Pertama, jika benar Gabriel mencintainya, berarti ia tidak dianggap orang asing. Kedua, untung saja tadi malam tidak terjadi hal yang lebih buruk. Namun, luka di hatinya tetap ada. Ia tidak tahu apakah luka itu akan sembuh atau justru membuat hubungan mereka semakin hancur.

Akhirnya, karena terlalu lelah, Aurel pun ikut tertidur di ranjang yang sama dengan Gabriel.

---

07:00 pagi

Gabriel bangun dengan kepala berat, efek mabuk semalam masih terasa. Ia menyandarkan tubuhnya di sandaran ranjang sambil memijat pelipisnya.

“Ahh… kepalaku pusing banget…” keluhnya lirih.

Ia berusaha mengingat-ingat kejadian semalam, tapi kepalanya berdenyut setiap kali mencoba. “Apa yang terjadi tadi malam?” gumamnya sambil mengacak-acak rambut.

Saat itu Aurel keluar dari kamar mandi, sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk. Ia tidak menyadari bahwa Gabriel sudah bangun.

Gabriel sempat menatap lama ke arah Aurel. Pandangannya jatuh pada pundak Aurel ketika rambutnya tersibak ke samping. Ia membeku. Ada tanda merah yang mencolok mendekati leher Aurel.

“...Apa itu…?” bisiknya, kali ini lebih keras.

Ia turun dari ranjang, melangkah cepat mendekati Aurel. Sorot matanya penuh curiga.

“KAU telah bercinta dengan cowok mana lagi, hemmm…??”

Nada suaranya meninggi, membuat Aurel spontan menoleh dengan wajah kebingungan.

“Apa maksudmu?” tanyanya, tidak mengerti sama sekali tuduhan itu.

Gabriel makin marah. “Jangan sok polos denganku! Apakah ini ulah kekasihmu yang kemarin bertemu denganmu di taman?!”

Ia bahkan berani menyentuh pundak Aurel, tepat di bekas gigitan yang ia sendiri buat semalam.

Aurel makin bingung. Cowok? Taman? Apa yang sebenarnya dibicarakan Gabriel? Semua tuduhan itu seperti halusinasi.

Melihat ekspresi Aurel yang bingung, Gabriel menunjuk bekas merah itu dengan wajah murka.

“Lalu apa ini…?!”

Aurel menatap tanda itu, lalu menatap Gabriel. Ia benar-benar tidak habis pikir bagaimana pria yang membuat tanda itu bisa lupa, dan malah menuduhnya berselingkuh.

“Ini semua ulahmu… kenapa kau selalu curiga padaku?” suara Aurel meninggi, menahan amarah.

Gabriel terdiam sebentar, mencoba menyangkal. “Aku? Mana mungkin aku yang melakukan itu? Kau sendiri tidak mau kudekati walau kau tahu kau istriku… hal seperti itu… mana mungkin aku melakukannya?”

Kebingungan makin menekan pikirannya. Ia mencoba mengingat, tapi mabuk semalam membuat kepalanya makin pusing.

“Memang perbuatanmu!” Aurel akhirnya membentak. “Kalau kau tidak percaya, aku juga tidak peduli!”

Gabriel tetap keras kepala. “Jangan jadikan aku kambing hitam atas perselingkuhanmu, Aurel!”

Aurel sudah tidak tahan. Ia berteriak lebih keras, “Berapa kali harus aku bilang… aku TIDAK selingkuh!!! Dan laki-laki yang kau maksud itu hanya temanku!”

Suasana kamar memanas. Gabriel sempat terdiam, ragu. Kalau memang dia yang melakukannya… kenapa Aurel tidak melawan semalam? Pertanyaan itu akhirnya lolos dari bibirnya.

“Jika benar aku yang melakukan itu, mengapa kau tidak menghindar? Padahal kau selalu menolak dekat denganku…”

Pertanyaan itu membuat Aurel kaku. Ia menggigit bibir, menunduk. Dengan suara gugup ia menjawab, “Karena… kau mencengkeramku terlalu kuat.”

Ia bahkan menunjukkan bekas cengkeraman Gabriel di pundaknya. Wajahnya memerah karena malu harus membuka sedikit bajunya. Cepat-cepat ia menutupnya kembali dan beranjak keluar.

“Sudahlah. Lebih baik aku turun daripada meladeni pria arogan sepertimu!” katanya ketus.

Gabriel sempat tertegun, lalu memanggil, “Hey! Berhenti kau!”

Aurel menoleh dengan wajah penuh tanda tanya. Gabriel memandanginya dari atas sampai bawah, lalu terkekeh kecil.

“Apakah kau mau turun memakai baju itu?” tanyanya, seolah mengejek.

Aurel refleks melihat bajunya, wajahnya langsung memerah. Malu, ia pun bergegas masuk kamar ganti untuk berganti pakaian.

---

Setelah semua kejadian canggung itu, Aurel turun dan menyiapkan sarapan. Gabriel akhirnya ikut duduk, bahkan sempat bertanya apakah Aurel tidak ikut makan. Aurel menjawab singkat sambil mengelak, karena ia buru-buru ke kampus.

Ketika hendak berangkat, Gabriel tiba-tiba mengajaknya pergi bersama. Aurel menolak mentah-mentah, tapi Gabriel malah mengejeknya dengan tuduhan tentang “kekasih.” Aurel geram, tapi menahan diri karena waktu kuliah sudah mepet.

Akhirnya mereka tetap berangkat bersama dalam diam.

Namun kesunyian pecah saat Gabriel menelpon sekretarisnya. Suara manja Lucie dari seberang telepon membuat Aurel terdiam kaku. Hatinya terasa perih, tapi ia memilih berpura-pura tidak peduli.

Sesampainya di kampus, Aurel turun tanpa bicara. Namun langkahnya terhenti ketika seorang lelaki mendekat. Lelaki itu—Azrul—temannya yang selalu dicurigai Gabriel.

“...Ada apa?” tanya Aurel datar, bingung kenapa Azrul menghampirinya.

Dari jauh, Gabriel melihat pemandangan itu. Dadanya langsung sesak. Tanpa pikir panjang, ia keluar dari mobil, berjalan mendekat, lalu melingkarkan tangan di pinggang Aurel dengan penuh kepemilikan.

Aurel membelalakkan mata, menoleh dengan heran. “Ada apa denganmu, Gabriel…?” ucapnya, tercampur bingung dan jengkel oleh sikap suaminya yang tiba-tiba seperti itu.

---

1
Eja Drajat Adriansyah
Yok jangan kasih kendor updatenya!
SecretGiggle
seru banget novelnya, semangat terus buat author, ku tunggu karya indahnya笘コ
Nightingale Soakage
Ya author yg chakeeep, bisa kali aku jadi pemeran di dalem ceritanya huehue
Sierralune: pemeran cerita yang mana...? 😁
total 1 replies
enjouecollectif
Mantap ceritanya thor総 Like&5 検 mendarat untukmu... Semangat terus潮
Sierralune: makasih banget😁😁
total 1 replies
Jantung Taman
Aku bacanya ngebut karena seseru itu!!
Sierralune: semoga sampe ending ga kecewa..... mkasih.....
total 1 replies
Hiyy
wihh vya tak bacae vy wkw
love hunter
Aku terhibur baca ceritanya kak, monggo dilanjuuut‾
Sierralune: iyh di usahakan up nya cepat juga.... mkasih.... senagatnya.... jangan lupa like juga yh....
total 1 replies
Mulya Damanik
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Sierralune: maksih sarannya bisa di usahakan untuk bab bapernya😁
total 1 replies
Kekasih Dropper
nanngung amat thor buset dah... lg seru"nya padahal... semangat ya thor.. lanjutin terus karyanya....
Sierralune: udah up lagi..... jadi baca yah.... jangan cuma baca aja kalu bisa di like yh..... lumayan buat author😁
total 1 replies
CandycaneMissy
Sip karyanya udah masuk rak buku! Lanjut thor‾
Sierralune: makasih udah masukin rak buku... jangan lupa like yh.....
total 1 replies
margo and me
ayo author semangat terus buat bikin cerita ini lagi ya.aq tunggu.muachhhh會沽
Sierralune: makasih yh buat suport nya......
total 1 replies
floufrouu
Up lgi yha.. bagus critanya... semoga kedepan nya gk ngebosenin lope lope dah pokok nya
Sierralune: smoga aja ga bikin para reader bosen.....
total 1 replies
HotBabe
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
Sierralune: iyh iyh semangat nulis aku...... mksih semangat nya.... tak usahakan segera up ☺
total 1 replies
SugarGenius
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
Sierralune: awas ga sampe akhir yh😆
total 1 replies
SugaryHeaven
Next thor, biar aku bisa jadi first comment di bab selanjutnya haha
Sierralune: tungguin yh munkin besok malem😁
total 1 replies
Elfa Susanti
lanjut episode6
Martha Undi
kok cuma sampai episode ke 5 lanjut donk penasaran nih
Sierralune: maaf lgi focus buat ujian akhir
total 1 replies
Rhos ulli DistiAzidan
ahhaha lanjut nya jangan lama ya..
Rhos ulli DistiAzidan
terus ya kak jangan berhenti. saya suka. saya suka..
Sierralune: makasih buat suportnya
total 1 replies
Rhos ulli DistiAzidan
lanjut ya kak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!