Nikolas adalah seorang kapten pasukan khusus tentara yang meninggal dalam sebuah misi rahasia. Karena kesalahan yang dibuat oleh malaikat maut, Nikolas diberi kesempatan untuk hidup di tubuh seorang pemuda berusia 21 tahun yang sudah meninggal bernama Nick. Nikolas berpikir dengan hidup sebagai Nick maka ia bisa melakukan segala hal yang tidak sempat ia lakukan di masa mudanya dulu. Tapi seiring berjalannya waktu Nikolas justru harus membantu ‘adiknya’ Niel yang ternyata menjadi korban bully di sekolahnya. Bukan hanya itu, lebih jauh lagi Nikolas harus menyelamatkan Jean, gadis yang ia sukai dari target korban pasar gelap kelompok mafia yang menamakan diri The Batavia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aidenateden, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SEASON 2: BEFORE THE RED WORLD [BLUES]
Gadis cantiku merajut benang impian untukku, dan aku tak tau jika gadis ku adalah anugerah terbesar untukku.
Saat aku tau, ia sudah pergi.
Dan karena itu aku memilih untuk pergi bersamanya.
^^^-Lee Jihoon-^^^
...*****...
Paman Han selalu mengatakan padaku bahwa memiliki seseorang berharga dalam hidup akan membuat kita menjadi lemah.
Seorang yang kuat adalah orang yang bisa melindungi dirinya sendiri dan tidak ragu ketika harus membuang orang terdekatnya.
Bahkan meskipun orang itu adalah dirinya sendiri.
Paman Han bilang ia sendiri telah berhasil membuang dirinya yang lama.
Aku bukanlah aku yang dulu. Aku tidak ingat kapan terakhir kali aku tersenyum atau berempati pada kematian seseorang.
Aku membuang bagian terbaik dari diriku dan berteman dengan sisi gelapku.
Aku melakukan itu karena aku tahu, dunia tidak akan pernah berpihak pada orang lemah.
Kalau kau tidak tampan, tidak kaya, tidak pintar. Maka setidaknya kau harus memiliki keberanian dalam dirimu.
Kau harus menjadi tidak terkalahkan dengan caramu sendiri, bahkan meskipun itu berarti kau membuang semua orang di hidupmu.
Kau tidak dilahirkan untuk menjadi lemah atau memiliki empati pada orang lain.
Kau adalah seseorang yang kuat.
Kau adalah pemenang.
Luka pertama dalam hidupku dimulai ketika aku tahu ibu tidak pergi karena ia ingin, tapi karena mereka memaksanya pergi.
Ayah adalah seorang yang mereka kenal sebagai pusat dari lingkaran hitam pearls. Ayah memilikiku karena aku harus menjadi pusat selanjutnya dari pearls, tetapi ayah memiliki wanita yang aku sebut sebagai ibu agar bisa menjadi alasan dari keberadaanku.
Dan ketika aku terlahir di dunia ini. Mereka memaksa ibu pergi.
Ayah pernah menunjukan potongan rambut ibu dalam sebuah bungkusan lusuh yang selalu ia bawa kemanapun dan tersimpan rapi dalam kantongnya.
Kupikir itu karena ayah mencintai ibu.
Tapi aku salah.
Ayah menyimpan itu justru untuk mengingatkan dirinya bahwa ia berhasil menyingkirkan kelemahan dalam hidupnya.
Ayah yang membunuh ibu dengan tangannya sendiri.
Luka kedua kudapat ketika Paman Han membunuh kucing kecil yang terlihat kelaparan di gang dekat rumah.
Saat pertama kali melihat kucing itu, aku ingin mengambil dan merawatnya sama seperti aku merawat anjingku.
Tapi ketika aku hendak menolong kucing itu, Paman Han justru mengambil batu dan memukul kepala kucing itu sampai pecah.
Paman Han bilang rasa kasihan justru akan membuatku menjadi lemah. Dan setelah itu ia melangkah pergi seolah tidak terjadi apapun.
Aku pun melangkah pergi mengikutinya, tanpa ada kesempatan untuk mengubur mayat kucing itu dengan layak.
Luka ketigaku adalah ketika ayah membawaku untuk melihat bagaimana ia membunuh mereka yang mengkhianati aturan.
Ayah bilang pengkhianatan adalah hal yang tidak bisa ia maafkan di dunia ini.
Padahal ayah mengkhianati ibu dengan membunuhnya.
Ah benar, aku lupa....
Sejak awal ayah tidak pernah membuat janji dengan ibu, karena itu pembunuhan ibu bukan bagian dari pengkhianatan ayah.
Luka keempatku adalah kematian ayah.
Mereka yang menyebut dirinya penegak hukum membunuh ayah.
Aku menangis.
Bukan karena ayah mati.
Tapi karena bukan aku yang membunuhnya.
Kenapa ayah mati secepat itu?
Kenapa ia tidak memberiku kesempatan untuk melukainya?
Aku ingin setidaknya sekali dalam hidupku, bisa menusukan pisau ke wajahnya.
Sial....Bahkan sampai akhir aku tidak bisa membalaskan dendam ibu.
Luka kelimaku adalah Agatha.
Ia adalah gadis cantik yang diberikan Paman Han sebagai hadiah untukku.
Gadis yang terjebak dalam hutang dan seharusnya menjadi bagian dari prostitusi, namun sedikit keberuntungan ia malah terjebak bersamaku.
Agatha....
Gadis milikku, yang harus melayaniku kapanpun aku mau, dan bahkan harus siap mati setiap kali aku menodongkan pistolku padanya.
Semakin lama keberadaan Agatha di sekitarku membuatku memujanya.
Aku tidak lagi menganggap sebagai gadis sekali pakai atau salah satu gadis yang datang untuk menemaniku setiap kali ku inginkan.
Keberadaan Agatha lebih dari itu.
Sikapnya membuatku sesekali berpikir apakah ibuku juga seperti ini?
Apakah kesabaran Agatha saat menghadapiku sama seperti ibuku?
Apakah kelembutan Agatha setiap kali berhadapan dengan amarahku sama seperti kelembutan ibuku?
Apakah mimpi Agatha yang ingin pergi ke tempat jauh dan memulai hidup baru sama seperti mimpi ibuku?
Apakah Agatha adalah bentuk nyata dari impian akan sosok ibu, seperti yang selalu kuharapkan?
Semua pertanyaan itu membuat Agatha tanpa sadar membangun tempatnya sendiri di dalam hatiku.
Aku mencintainya jauh dari apa yang bisa kubayangkan.
Agatha adalah gadis pertama yang berhasil menembus dinding yang kubangun pada diriku dan orang lain.
Dan ketika Agatha pergi, aku tahu, kini tidak ada lagi alasanku untuk melanjutkan hidup.
Luka terakhirku adalah diriku sendiri.
Sejak dulu aku tahu tubuhku sudah tidak memiliki batasannya lagi.
Aku terlalu banyak merasakan sakit dari luar dan dalam sampai tidak bisa lagi membedakan dari mana rasa sakitku berasal, atau bahkan lebih tepatnya aku tidak lagi bisa mengenal rasa sakit.
Aku terluka, tapi mengapa tidak merasakan apapun?
Apakah ini adalah hal yang wajar ketika tertawa saat bagian luar dari jantungmu teriris?
Apakah ini adalah hal yang wajar ketika tidak memiliki perasaan empati pada hidup seseorang?
Jauh diingatanku semua rasa sakit dan perasaan itu pernah ada dalam diriku.
Tapi di waktu lampau. Saat Agatha masih berada dalam area teritoriku.
Dan ketika gadis itu pergi?
Semua rasa sakit dan perasaan itu mendadak menguap, sampai aku tidak lagi yakin bahwa semua itu pernah kurasakan.
...*****...
Kalian mengenalku sebagai Hansung.
Tapi saat ini aku akan menceritakan kisahku.
Kisah sebelum Hansung ada dalam diriku.
Kisah sebelum red world dimulai.
Dan ini adalah kisahku ketika berurusan dengan semua lukaku, sebagai seorang Lee Jihoon.
ini yg gw suka
mnh bs dia nolak