Indonesia
NovelToon NovelToon
Untitled Love

Untitled Love

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:35.1k
Nilai: 5
Nama Author: DFDream

Yuri Handayani yang di pertemukan kembali dengan temannya saat duduk di Sekolah Dasar yang bernama Kenzie Ishan.

Kenzie senang sekali membuat Yuri kesal maupun menangis. Tapi, ketika Yuri menangis selalu ada Kenzie yang menghapus air matanya.

Hari pertama Yuri langsung jatuh cinta pada sang senior. Begitu juga dengan Kenzie yang tak menyangka akan bertemu dan sekelas lagi dengannya.

Siapa sangka, jika teman Sekolah Dasar Mu yang sering membuatmu menangis dan kesal, ternyata telah menyukaimu sejak SD dan Dia menyembunyikan perasaannya padamu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DFDream, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 23

Di pagi itu tiba-tiba semua murid ramai keluar kelas dan melihat ke arah lapangan ketika mendengar suara cek sound.

"Hei, kalian tahu gak? Di bawah ada Boys Band!" Teriak salah satu teman sekelas mereka.

Boys Band merupakan band populer di kalangan remaja. Selain lagu-lagunya yang mewakili perasaan mereka di segala kondisi, wajahnya yang tampan membuat kaum hawa meleleh.

Boys Band juga salah satu band kesukaan Yuri dan Marsha. Yuri sangat mengidolakan sang vokalis dan Drummer Boys Band. Mereka bernama Zein dan Zaky.

Suara sang vokalis setiap mengambil nada tinggi selalu membuat hati Yuri berteriak, karakternya yang bawel juga cukup membuatnya terhibur. Style yang di gunakan oleh sang drummer dengan rambutnya yang terlihat panjang bagi kaum Adam, membuat Yuri terpesona.

"Ri! Ada Boys Band di bawah!" Marsha heboh di kelas Yuri.

"Woi! Anak IPA ngapain kesini?" Teriak Jessy.

"Berisik!" Marsha cukup membalas singkat.

"Ye, ada juga kamu yang berisik di kelas lain! Balik sana!" Balas Jessy namun tak di hiraukan oleh Marsha.

Ketika ada aba-aba dari MC, semua murid turun ke lapangan. Di saat murid lain turun ke bawah, Yuri dan Marsha memilih menetap di Rooftop.

Jessy menerobos untuk berdiri paling depan. Prisa, Jimmy dan sahabatnya hanya melihat dari barisan belakang. Sedangkan Kenzie dan teman-temannya masih berada di kantin.

Sesekali Kenzie melihat ke arah rooftop dan melihat Yuri yang sedang berteriak sambil melambaikan tangannya.

Ya, karena gedung sekolah yang tidak terlalu tinggi. Walaupun Yuri berada di atas gedung, ia masih tetap terlihat. Hanya saja, orang-orang jarang sekali untuk menengok ke atas.

Beberapa lagu sudah di nyanyikan oleh Boys Band. Mereka mulai berinteraksi oleh penonton.

"Ada yang mau nyanyi disini bareng dia?" Sang Vokalis menunjuk Gitarisnya.

"Kan kamu vokalisnya Cong!" Balas Henri dengan menepuk topi Zein.

Jessy sudah melompat-lompat agar dapat di tunjuk oleh sang vokalis. Namun sayangnya, dia memilih orang yang berada di barisan belakang. Dia menunjuk Prisa untuk naik ke panggung.

"Lah, kamu. Ganti gaya rambut nih ceritanya?" Tanya Zein.

Dulu Prisa pernah di tunjuk untuk nyanyi bersama di atas panggung. Saat itu, Boys Band masih manggung di cafe dan belum terkenal seperti saat ini.

Berawal dari postingan Prisa saat mereka nyanyi bersama. Banyak orang yang ikut menyukai Boys Band dan sempat dilirik oleh banyak management.

"Sudah bertahun-tahun masih ingat saja." Jawab Prisa.

"Berkat kamu kita bisa seperti ini. Prisa Andini Davanka! Lagu ini kami persembahkan untuk Prisa." Ucap vokalis Boys Band.

Boys Band menyanyikan lagu yang juga menjadi lagu andalan mereka. Lagi itu juga sangat booming dan bertahan lama di urutan teratas lagi masa kini.

"Hem, Prisa hidupnya beruntung banget ya." Kata Yuri sambil menggunakan tangan kanannya untuk menahan kepalanya.

"Hahaha masih cemburu sama Prisa? Katanya udah move on, tapi masih cemburu." Balas Marsha.

"Apa sih Sha? Kalau itu mah aku benar sudah move on." Yuri menyikut lengan Marsha.

"Ri, tapi kamu sadar gak? Prisa tuh kayak ngikutin kamu gitu loh. Dari belajar masak, gaya rambut, tingkah lakunya." Marsha menaruh curiga pada Prisa.

"Mungkin hanya sebuah kebetulan saja Sha. Buat apa coba ngikutin aku. Iya kan?" Tanya Yuri.

"Ri! Kamu dengar gak tadi?" Tanya Marsha.

"Apa lagi sih? Prisa?" Yuri berbalik nanya.

"Kayaknya tadi Zein lihat kita disini deh." Jawab Marsha.

"Hei, yang di atas! Halo,, yang di atas sana." Zein terus berteriak.

Marsha dan Yuri langsung mengumpat di balik tembok pembatas. Mereka khawatir jika para guru menyadari adanya mereka, tempat persembunyian mereka akan terancam.

"Gimana nih Sha? Gawat nih kalau guru-guru sama yang lain pada tau." Yuri khawatir.

"Tenang aja, jalan kesini kan sudah terkunci sendiri sama kita. Jadi gak ada yang tau lewat mana." Jawab Marsha dengan santai.

Mereka tak berani lagi untuk berdiri dan menyaksikan penampilan Boys Band. Namun, ucapan Marsha membuat Yuri tenang.

Mereka menikmati lagu-lagu Boys Band sambil mengerjakan tugas pertama mereka. Suara alunan musik sudah tak terdengar lagi. Mereka masih menyelesaikan tugas mereka masing-masing.

"Akhirnya selesai juga. Menurut kamu gimana Sha?" Tanya Yuri.

"Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya? Sini, aku kasih tau ya!" Marsha menarik buku Yuri.

Ia menulis di lembar kosong "MANA AKU TAHU!". Lalu ia menyerahkan kembali pada Yuri.

"Lah, Marsinah! Bilang dong kalo gak tau!" Balas Yuri.

Mereka merapikan buku-buku mereka dan tasnya. Semua sudah masuk ke dalam tas, meja mereka juga sudah rapi tanpa ada buku dan pensil yang tertinggal.

"Sudah yuk! Kamu mau bareng gak Ri?" Tanya Marsha.

"Kayaknya engga Sha. Aku jalan aja nanti." Jawab Yuri.

"Biasanya bareng Kenzie." Kata Marsha.

"Dia lagi ada perlu katanya." Jawab Yuri.

Mereka keluar dari rooftop. Marsha membuka kunci gembok yang ada di bawah tangga. Tak ada orang yang melihat mereka. Yuri lebih dulu turun dan Marsha masih mengunci pintu-pintu menuju rooftop.

"Lah, dia udah ngilang. Dasar Yuri, tumbenan banget. Biasanya nungguin, sekarang malah duluan." Ucap Marsha.

Sekolah sudah terlihat sunyi dan sepi. Tak ada orang yang masih berkeliaran di lantai atas. Sekolah yang tadinya ramai, dengan cepatnya terlihat sepi.

Guru-guru pun sudah bersiap untuk pulang. Kegiatan ekskul juga masih di liburkan. penjaga sekolah masih berada di depan sekolah.

"Jadi benarkan ada orang di atas." Ucap Zein.

"Atau jangan-jangan kamu haters ya?" Lanjutnya.

"Kenapa diam aja sih?" Tanyanya lagi.

"Kenapa kamu bawel sih?" Yuri kembali bertanya.

"Eh." Zein menarik Yuri.

"Bisa-bisanya kamu balik nanya sama aku. Bilang aku bawel pula." Lanjut Zein.

"Udah ya, saya mau balik. Permisi." Ucap Yuri.

"Tunggu dulu! Aku sudah nunggu kamu setengah jam disini." Zein menahan tangan Yuri.

"Oh, astaga. Ini mimpi atau halusinasi ya? Tangan aku di pegang sama idola aku." Batin Yuri.

"Ya kan saya gak minta anda nunggu saya. Lagi juga anda artis, gak takut ada paparazi yang bakal nulis berita hoax apa?" Tanya Yuri.

"Terserah aku, ngapain juga aku harus takut di beritakan sama cewek cantik kayak kamu." Zein mulai mengeluarkan gombalannya.

"Sepertinya anda harus pakai kacamata deh. Sudah jelas di sekolah ini, Prisa lebih cantik." Jawab Yuri.

"Berarti orang lain yang harus pakai kacamata." Balas Zein.

Yuri main jalan sana ninggalin Zein. Hatinya berdegup kencang saat berdekatan dengan idolanya. Entah mimpi apa semalam sampai membuatnya bisa sedekat ini dengan idolanya.

"Hei, tunggu!" Teriak Zein saat Yuri lari keluar sekolah. Sedangkan Zein harus mengambil mobilnya dulu di parkiran.

1
Wahba Wasyimah
umi
ITZ DINA~🐼
TER LOPE LOPE♡
auliasiamatir
nyicil baca dulu yah thor
DayDream: terimakasih Kakak sudah Mampir
total 1 replies
golddiamond
lanjut..jangan lupa mampir ya..
DayDream: siaaap
sudah lama nih gak baca karya kamu thor
total 1 replies
Arifin
lanjut
DayDream: Terimakasih Kak sudah mampir
total 1 replies
golddiamond
hai kak jangan lupa mampir ya hehehe
DayDream: Siyaaaap, aku pasti mampir
total 1 replies
Nurainun Harahap
kenziny kurang tegas
DayDream: begitulah Kenzie, bikin greget ya kak
total 1 replies
golddiamond
hi Thor aku mampir lagi.. semangat ya...
DayDream: terimakasih Thor selalu mampir
total 1 replies
golddiamond
semangat ya thor tetap
DayDream: Sukses terus ya Thor
total 1 replies
golddiamond
hi thor
golddiamond
happy new year ya thor
DayDream: Happy New Year Othor yang keren
total 1 replies
golddiamond
bunga untukmu biar tambah semangat update nya
DayDream: Terimakasih Thor
total 1 replies
golddiamond
semangat update ya thor
golddiamond
alurnya keren loh Thor..
♡Diazella fransiska♡
jangan lupa mampir juga ya kak
DayDream: Siap Kak
total 1 replies
golddiamond
sudah kukasih bintang 5 biar semangat update
DayDream: Terimakasih Othor yang keren.
sukses terus untuk karyanya Thor
total 1 replies
sulasmi sebubus
ngak sudah cerita nya ngak seru....
DayDream: Terimakasih sudah mampir dan memberiku dukungan Kak❤️
total 1 replies
golddiamond
semangat terus ya Thor...tadi aku hapus karena salah ketik ..hehehehehehe
golddiamond
hati untuk kamu yang banyak
golddiamond
loh kok loh kok loh kok malah berantem
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!