Indonesia
NovelToon NovelToon
Aisa, I Love You

Aisa, I Love You

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: komah

kisah tentang anak SMA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon komah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23.Miss You

Radit heran kenapa Aisa sekarang banyak diam, biasanya kalau bicara denganya suka judes gitu.

Gimana sekarang nggak banyak diam setelah ciuman waktu itu Aisa malu sendiri kalau didepan Radit, bisa - bisanya dia diam saja saat dicium dan malah menikmatinya.

"Ke kenapa lihatnya kayak gitu?" tanya Aisa malu, karena dari tadi Radit menatapnya tak berkedip. Radit yang duduk didepan Aisa, saat mereka sedang menikmati sarapan pagi mereka.

"Ya melihat istriku lah, tu pipi kenapa?" reflek Aisa menyentuh pipinya sendiri.

"Nggak kenapa napa, emang ada apa?"

"Merah gitu" kata Radit, Aisa semakin malu.

"A apa sih" lalu dia melanjutkan makannya, dia pengen cepat - cepat menyelesaikan makananya.

.

.

.

Aisa kesel sekali sampai sekarang Radit juga belum pulang sudah jam 7 malam dan juga tak ada kabar.

Sejak jam istirahat tadi siang Radit sudah tidak ada batang hidungnya dia pengen marah - marah dihapannya nanti kalau Radit sudah pulang.

Ting.

Sebuah pesan masuk dihandpone milik Aisa.

**Assalamualaikum istriku...

(Aisa tersenyum baru membaca salam dari Radit)

Hari ini aku tidak pulang, jangan tunggu aku cepat tidur jangan lupa kunci pintunya**

Hampir persis pesan dari Alan, sama lagi, dulu Alan juga pergi tanpa memberitahunya sekarang suaminya ah Aisa sudah menganggap suami mungkin dia mulai berdamai dengan keadaan mencoba iklas.

**Waalaikumsalam...siapa yang nungguhin kamu, jangan gr, kalo perlu jangan pulang sekalian😏**

Balas Aisa.

Padahal Aisa sedih dia masih gengsi aja pura pura seneng.

**Ya udah met malam, miss u😘**

Dia tersenyum lagi, ingin balas tapi dia malu nanti dia besar kepala lagi pikirnya.

*

Keesokan harinya, hari ini hari minggu, Aisa bingung nggak tau harus ngapain perkerjaan sudah dia selesaikan dari tadi kalau biasanya ada Radit, ada yang buat diajak berdebat tapi kali dia benar benar kesepian dia merindukan suaminya yang menyebalkan itu tapi selama dia perlakukan dengan manis mungkin dia mulai menyukainya.

Dia bosan dirumah terus, kali ini dia ingin keluar sayang sekali punya black card tapi dianggurin lumayan bisa bermanfaat buat keperluan rumah inikan sudah jadi miliknya jadi dia mau belanja.

Belanja apa ya? Dirumah bahan - bahan masih ada semenjak Radit jadi suaminya Radit yang belanja lewat online, walau Radit tipe laki - laki dingin tapi kalau sama orang yang dicintai akan lebih hangat.

Tadinya dia mau menelfon Rita ngajak dia jalan - jalan agar ada temanya, tapi Rita tidak bisa ada urusan keluarga jadi dia sendirian menyusuri mall.

Saat lelah berjalan dia duduk ditaman sambil minun boba dan tidak lupa memakan jajanan ciloknya, tiba tiba Serli datang mengganggu ketenanganya yang lagi santai.

Serli berdiri didepan Aisa dengan tangan dilipat kedada, Aisa acuh saja masih melanjutkan makananya, mau ngapain dia pikirnya dia juga merasa tidak pernah mempunyai salah denganya.

"Heh lo buta ya" panggil Serli.

Aisa masih diam tak memperdulikan, baginya dia nggak penting, ah dia ketularan Radit yang tidak memperdulikan sekitarnya, selama tidak ada yang membuat dia tidak nyaman.

"Lo selain buta ternyata ternyata budek juga ya" kesal Serli.

"Kamu bicara sama siapa?" Aisa pura - pura bego.

"Gue dari tadi bicara sama lo cupu, siapa lagi kalau bukan lo" Serli semakin kesal.

"Oo sama aku, aku pikir sama orang lain nggak nyebut namaku sih"

"Sialan lo" sambil numpahi minuman milik Aisa. Sontak Aisa kaget dan berdiri, Serli semakin nantang karena melihat reaksi Aisa.

"Ser jangan cari gara gara" peringatan Aisa.

"Lo takut karena nggak ada temen lo yang be go itu" ejek Serli.

"Dan dia juga punya nama, namanya Rita" kata Aisa.

"Gue nggak peduli" Aisa tarik nafas berusaha sabar.

"Apa maumu?"

"Gue peringati sama lo, jauhi Radit" kata Serli.

"Apa hubunganya sama aku?"

"Gue tau, kalau lo ada hubungan sama Radit iya kan" asal Serli. Aisa kaget kok Serli bisa tau padahal nggak ada yang tau Rita saja tidak tau.

"Jangan ngarang, aku..."

"Sudah lah jangan pura - pura, gue beritahu sama lo ya, lo tu nggak pantes sama Radit bagai langit dan bumi, paling kalau Radit deketin lo ada maksud tertentu" kompor Serli.

Aisa diam dia berfikir, benar Radit nikahi Aisa karena kematian Alan dia melupakan siapa yang yang membunuh kakak satu - satunya yang dia miliki.

Serli senyum licik rupanya Aisa mudah dihasut, lalu dia mengeluarkan sebuah foto.

1
May Yadi
semangat author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!