Zoya Evvegnia Evve Alexandra atau biasa dipanggil Zoya adalah anak tunggal sekaligus pewaris perusahaan dari seorang pengusaha terkenal yang ada di Indonesia. Terlahir dari keluarga kaya raya dan terpandang membuat banyak orang yang iri padanya apalagi di tunjang dengan fisiknya yang bak Dewi Yunani.
Kebahagiaannya hancur berantakan saat Sang mami lebih dulu meninggalkannya menghadap Ilahi. Dia tumbuh menjadi anak kesepian, angkuh dan suka semena mena terlebih pada orang orang yang mengusiknya.
Kesedihannya bertambah Saat Riyu Viandra, laki laki yang disukainya lebih mencintai gadis biasa yang bernama Citra. Zoya tidak segan segan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan Riyu termasuk dengan menyakiti Citra sekalipun. Hingga kedatangan Si kembar, seorang mahasiswa yang juga Ketua salah satu geng motor terkenal di Jakarta yang mengalihkan dunia Zoya.
Apakah Zoya akan tetap mengejar cinta sang Idola Sekolah ataukah alur hatinya akan menuju bad boy kampus???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Crisastra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RAHASIA CITRA
Sedangkan dikelas XII IPA 2
"Kenapa Lo? Bekalnya di tolak sama Tuan muda Viandra lagi?" Tanya Lavanya mengejek.
"NO. Bekalnya di rampas Mario." Jawab Zoya datar.
"Lah bukannya Mario emang selalu jadi tempat sampah bekal Loh?" Judes Felly.
"Sumpah mulut elo Fell. Pengen ta sunlight biar keset cemerlang." Dengus Zoya.
"Lah terus?"
"Tadi ketemu Mario di gerbang, bekal itu tadinya untuk kalian berdua tapi dirampas Mario. Daripada bekalnya dibuang mending untuk dia katanya dapat pahala. Kepedean banget tau nggak!" Tutur Zoya.
"Bener yang dikata Mario. Gue malah setuju sama dia. Iyakan Fell?"
"Yap. Emang kalian lagi Deket yah?" Tanya Felly meminta penjelasan.
"Sembarangan aja." Sembur Zoya.
Saat Zoya di interogasi kedua sahabatnya lain halnya dengan Mario dan Riyu. Sebelum masuk ke kelas. Riyu dan Mario bertemu di ruang OSIS.
"Ngapain Lo ngajak gue ketemu?" Tanya Mario to the point."
"Ck,, apa maksud ucapan Lo tadi pagi?''
"Ucapan yang mana?"
" Jangan pura pura bodoh bangsat! Apa maksud Lo tadi pagi ke Zoya?" tanya Riyu Emosi.
"Oo itu. Sama seperti yang Lo liat dan dengar. Gue pengen jadi sayap pelindung Zoya." Tutur Mario santai.
"Dikasih apa Lo sama Ja**Ng sialan itu?" Sarkas Riyu
"Jaga ucapan elo. Elo nggak tau apa apa tentang Zoya."
"Jauhi cewek sialan itu Mario."
"Elo siapa ngelarang gue?"
"Oh jadi elo lebih mentingin cewek gila itu dibanding persahabatan kita?"
"Cewek gila itu punya nama Yu. Nama dia Zoya dan gue nggak punya alasan untuk ngebenci dia." Tegas Mario
Bugh
"Gue harap elo gak nyesel nantinya." Ucap Riyu setelah membogem Mario.
"Cuihh harusnya gue yang ngomong kayak gitu." Balas Mario meninggalkan Riyu. "Mulai saat ini jangan urusi urusan gue lagi. Mending elo urus urusan elo sendiri." Tutup Mario.
"Brengsek."Umpat Riyu penuh emosi.
Setelah perdebatan itu Mario memilih tidak masuk kelas mengikuti pelajaran pertama malah berbelok kearah tangga menuju rooftop sekolah dan tidak berselang lama diikuti gadis bersurai panjang yang sangat ia kenali tepat saat Zoya dari toilet.
"Ngapain Medusa ngikutin Mario?''
Dengan rasa penasaran yang tinggi, kaki jenjang gadis tersebut melangkah mengikuti keduanya mencoba melihat apa yang sebenarnya sedang terjadi.
"Mario tunggu." cegah gadis itu sambil menahan tangan lelaki didepannya.
"Lo ngikutin gue?" Sentaknya.
"Kita harus bicara Mario. Aku nggak mau kamu berantem sama Riyu perkara Zoya. Aku sayang sama kamu, aku nggak mau kamu salah jalan." Tuturnya sambil menggenggam tangan cowok tersebut.
"Apaan sih kamu Cit?" Bentaknya.
"Aku pengen kita balik kayak dulu Yo. Please." ucap Citra memelas.
"Jangan macam macam kamu Cit." Ucap Mario meninggalkan Citra.
"Tunggu." Teriaknya. "Aku serius sama ucapan aku Yo. Aku masih cinta sama kamu sama seperti 4 tahun yang lalu. Kamunya aja yang selalu dingin bahkan jauhin aku padahal aku dah jujur sama kamu." Lanjut Citra terisak.
"Basi", ucapnya menghempaskan tangan gadis tersebut.
Zoya menguping pembicaraan keduanya sambil mengarahkan kamera ponselnya untuk merekam keduanya. Ia tak menyangka jika Citra dan Mario pernah merajut hubungan. Kini ia bisa tersenyum lebar setelah mengantongi bukti tersebut.
"Ini nih yang dimaksud Feeling istri sah, udah cocok banget jadi judul sinetron ikan terbang. CLBK dengan sahabat pacarku. Dasar Medusa!"Gumamnya dengan senyum kemenangan.
Melihat ada pergerakan dari keduanya, Zoya buru buru berlari menuju kelasnya karena tak ingin ketahuan.
Saat berbelok dekat toilet dirinya yang tergesa gesa dikejutkan dengan kemunculan seseorang dan berakhir menabrak tubuhnya.
Bruk
Seperti di film film dirinya jatuh kelantai dengan posisi dibawah tubuh sosok tersebut. Matanya langsung mendongak menatap siapa sosok yang menabraknya. Matanya membola saat melihat wajah tampan yang selama ini yang selalu dipujanya begitupun dengan sosok diatasnya yang terpana saat menyadari sosok yang selalu menghantuinya selama ini.
Riyu menatap dalam setiap inci pahatan Tuhan di wajah gadis tersebut.
Mata bulat, hidung mancung, bibir plumpy dan alis yang tebal dengan bentuk wajah Shape V impian semua wanita. Sungguh cantik, amat sangat cantik malah. Dirinya masih setia menatap wajah di depannya hingga suara teriakan menyadarkan keduanya.
RIYU
Deg