Rahma terduduk diatas kasur kamarnya..disusul ibunya yang berlari menghampiri..
“Ndokk..kamu denger dulu alasan permintaab adekmu..” ucap ibu sambil membelai lembut rahma..
“Bu tidak cukupkan nisa melangkahiku..merebut mas bayu dari diriku,apa aku juga harus berkorban sekarang mengandung anak mereka sementara aku masih perawan bu?” Tanya rahma dengan mata berkaca-kaca, tangannya terkepal berusaha meredam emosi yang menusuk jantungnya berdetak lebih kencang..
Belum sempat ibu menjawab nisa datang berlutut dihadapan rahma sambil menangis..
“Mbak..mbak masih marah sama aku dan mas bayu, aku juga ga tau kalo jodohku pria yang selama ini mbg suka, mas bayu juga hanya menggangap mbg sahabatnya tidak lebih, jangan salahkan perasaan kami mbg,,nisa sangat sama mas bayu udah habis-habisan untuk bayi ini mbg,,kami sangat berharap mbg mau membantu untuk percobaan ke 3 ini,,” ucapnya sambil terisak
“Kenapa harus aku nis!!!kami cari saja wanita lain” ucap rahma sedikit membentak
“Tuhan sudah menghukumku menikahi pria yang begitu dicintai mbagku dengan lemahnya rahimku, aku memilih mbg karena yakin mbgku dan bayi itu bakal calon ponakan mbg,mbg pasti bisa merawat bayi kami” ucap nisa sambil terus bercucuran air mata..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon friskila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dorongan nissa
Pagi hari rahma terbangun lebih awal dari adeknya,dia melihat nissa masih meringkuk diselimut dengan wajah polosnya,membuat rahma tidak tega untuk membangunkanya.
Terlihat ibu yang sedang sibuk didapur, sementara tak jauh dari sana diteras belakang rumah bapak dan bayu lagi asik mengobrol sambil menyemprut kopi panas dan goreng pisang yang disajikan ibuk.
“Udah bangun ndok?tanya ibu mendapati kehadiran rahma didekatnya.
“Iya bu, ibu masak apa?”tanya rahma sambil meminum segelas air.
“Oh ini sayur asem, sama ikan goreng saja, kamu masih mual?” Tanya ibu sambil mengelus perut rahma.
“Insha allah engga bu,ini juga udh 6 bulan,udh mulai pegel-pegel aja bu pinggangnya,”jawab rahma
“Lo bukannya udh jadwal periksa ya?tanya ibu memastikan.
“Oh rahma lupa bu,nanti rahma lihat buku dari dokter ya” ucap rahma yang dipotong celetukan dAri nissa.
“Iya mbg hari ini jadwal periksa,lupa nissa sampaikan sama mbg td malam,rumah sakit sudah notice nissa mengingatkan jadwal kontrol,” ucap nissa menghampiri ibu dan mbgnya.
“Nah ya sudah pada mandi, pagi kan?br deluan periksanya” ucap ibu menatap kedua putrinya.
“Mbg rahma sama mas bayu ya?nissa ga enak badan”ucap nissa
“Kamu sakit nis?tanya rahma memeriksa dahi adiknya
“Disminore mbg,sakit sekali hari pertama, ga papa ya mbg?”bujuk nissa
“Ga ush mbg bisa stir mobil sendiri” ucap rahma menolak nissa
“Itu perut udah besar mbg,udh kena stir lagi, udh sama mas bayu aja,kan sabtu mas bayu juga off” belum ada persetujuan dari rahma,nissa sudah berteriak memanggil suaminya.
“Mas..mass,nanti antarin mbg rahma kontrol ya?
Bayu yang sedang santai bersama bapak mendengar suara istrinya segera datang kemeja makan tempat mereka berkumpul.
“Kamu ga ikut??” Tanya bayu lembut kepada nissa
“Ga enak badan mas,lagi haid..mas aja ya sm mbg rahma” ucap nissa
“Oh ya sudah..mas mandi dan bersiap dulu” jawab bayu
Rahma tidak bisa menolak keinginan nissa,toh anak diperutnya anak mereka berdua wajar nissa menginginkan bayu melihat kondisi anaknya.
Semakin besar perut rahma dia terlihat semakin cantik dan seksi, tidak seperti ibu hamil lainnya kehamilan rahma malah menambah aura lebih pada dirinya. Selesai bersiap-siap dia dan bayu berangkat kerumah sakit, kecanggungan diantara mereka berdua begitu terlihat, banyak ibu hamil dan suami yang ikut menunggu saling bercengkrama bersama suaminya bahkan sesekali terlihat mengelus perut istrinya tapi rahma dan bayu yang terlihat seperti sepasang suami istri sibuk dengan hp masing-masing.
Rahma tersenyum-senyum berbalas chat dengan satria,sementara bayu sibug dengan media sosialnya, sampai saat giliran rahma untuk melakukan pemeriksaan.
“Ibu rahma..” ucap perawat memanggil nama rahma.
“Yaa..” rahma berdiri dikuti oleh bayu.
“Apa sebaiknya kamu tunggu diluar aja?”tanya rahma
“Ohh ga papa bu, bapaknya juga harus masuk, kan ingin melihat calon dedek bayi” jawab suster
Perbincangan mereka mengundang beberapa mata menatap rahma dan bayu, karena merasa tidak enak rahma membiarkan bayu ikut masuk.
Rahma melihat bayi bergerak2 dimonitor, sungguh karya tuhan yang maha besar, bayu terlihat menatap haru kelayar komputer, rasa bahagia terpancar dari matanya, dia akan menjadi seorang ayah!!ayah ya ayah! Rasa yang sudah dinantikannya sejak 8 tahun lalu.
Dokter menjelaskan kondisi bayi kepada rahma dan bayu, serta memberikan beberapa resep vitamin untuk ibu hamil, setelah pemeriksaan mereka berdua berjalan bersama, tapi tidak ada obrolan apapun sepanjang mereka bersama,sampai rahma menanyakan perihal nissa kepada bayu.
“Kamu udh tanya nissa gimana!?” Tanya rahma
“Udh ma,katanya darah anak temen kantor jatuh dia nolongin” jawab bayu
“Oh syukurlah kalo begitu” jawab rahma
Karena kurang berkosentrasi rahma tidak melihat anak tangga didepannya alhasil dia hampir saja terjatuh untung dengan sigap bayu memegang lengan dan pinggangnya membantu rahma berdiri kembali dalam posisi semula.
“Astafirullah hati-hati ma” ucap bayu membantu rahma
“Iya aku ga lihat, makasi ucap rahma menjaga jarAk kembalo dari bayu.
Rasa dek-dekan masih menyelimuti gemuruh dada bayu ketika begitu dekat dengan rahma tadi,aroma rahma yang kas masih nyata didalam benaknya. Rahma memang terlihat lebih menawan dari biasanya ketika hamil ini:
Saat mereka hendak memasuki mobil seorang dokter yang berpapasan dengan parkiran mereka menyapa.
“Pak bayu!! Ucapnya
Sontak serentak rahma dan bayu menoleh,
“Eh dokter dimas,,mau pulang”tanya bayu basa basi
“Iya baru dinas malam, nissa mana?”tanya dokter dimas yang memang sudah mengetahui hubungan rahma,nissa dan bayu.
“Oh lagi sakit” ucap bayu
“Wahhh salam ya sama nissa, 2hari lagi jadwal kemo,bilangin jangan suka kabur lagi” jawab dimas meninggalkan rahma dan bayu.
Sontak rahma dan bayu saling menatap dan terkejut, kemo??ada apa dengan nissa kenapa nissa harus kemo.
“Dok..kejar rahma menghentikan langkah dokter dimas menuju mobilnya.
“Ya mbg rahma,” ucap dokter menghentikan langkahnya.
“Adek saya kenapa?kenapa meski kemo?tanya rahma mendominasi
“Kenapa dengan nissa dok!”tanya bayu dengan panik
Dokter dimas terdiam,barulah dia sadar mungkin selama ini nissa tidak memberitahu mengenai penyakit leukemia yang dideritanya. Tidak etis baginya sebagai seorang dokter menceritakan riwayat kesehatan pasien.
“Begini, sebaikanya mbg rahma dan pak bayu menanyakan secara langsung kepada nissa, kareba sebagai seorang dokter saya tidak bisa membocorkan rekam medis pasien saya” ucap dokter dimas
“Dokter dimas selain seorang dokter juga sahabat nissa kan?dokter tidak ingin kami pihak keluarga tahu, kami juga ingin terbaik bagi nissa” jawab rahma mendoktrin dimas untuk berterus terang
“Dokter dimas!Nissa istri saya, saya berhak tahu masalah kesehatannya,” ucap bayu
Dimas yang selama ini memendam rasa kepada nissa mulai terlihat kesal dengan peryataan bayu,suami??bagaimana seorang suami tidak menyadari penyakit yang diderita istrinya?bagaimana seorang suami hanya diam ketika istrinya dipojokan mertua bahkan iparnya saat tidak memiliki keturunan,bagaimana suami diam saat sang istri dipaksa setuju untuk dipoligami,,tapi dimas masih menahan amarahnya, dia tahu jika dia mencengkram bayu, nissa pasti sangat murka dan tidak akan lagi berkeluh kesah padanya.
“Yaaa pak bayu, istri anda menderita leukemia atau kanker darah stadium 4,sudah beberapa bulan ini dia rutin kemo dan berobat dirumah sakit kita, silahkan komfirmasi kepada nissa,dan mulai jaga dia dengan baik!!ucap dimas pergi dengan emosi didirinya.
Seketika kaki rahma lemas,teduduk diparkiran lobby rumah sakit, bayu mengosok-gosok wajahnya, tamparan keras diwajahnya mendengar nissa sakit dan dia baru tahu!!DIA BARU TAHU! Bayu melihat rahma yang terduduk membantunya berdiiri memeluk rahma yang menangis shock mencoba menenangkannya.
“Tenang ma,,tenang ingat kamu hamil, nissa ga papa,nissa ga papa,” sambil mengelus-elus rambut rahma,
semoga suamimu kelak baca novelmu ini biar suami kalau dekat dengan wanita lain dan kau marah tinggal tunjukan saja novel ini
coba kau bayangkan kau diposisi bayu dan suami mau pergi dengan wanita lain, suamimu berhubungan dengan wanita lain, suami mu merendahkan kau didepan pria lain, dan setelah kesok wanita itu terbongkar senak jidatnya suami mau datang padamu tampa rasa bersalah, apakah semudah itu kau maafkan
pakai otak thor
biar tidak jadi wanita munafik
1 pebinor
2 pemeran utama wanita istri melakukan kesalahan
1. pebinor begitu dipuja2 diperlakukan sangat lembut bahkan semua kesalahan dianggap hal biasa saja pada akhirnya dia bebas begitu saja bandingkan pelakor diperlakukan kasar dan dihinakan
*pemeran utama wanita (istri) melakukan kesalahan, istri berhubungan dengan pria lain, pergi dengan pria lain, kontak fisik dengan pria lain, mengajukan harga diri suami didepan pria lain, membela pria lain didepan suami, merendahkan suami, durhaka, jalang, murahan, tapi semudah itu dimaafkan coba bandingkan dengan novel suami yang melakukan kesalahan pasti syani dibuat menderita, dapat balasan, mengemis2 maaf, bersujud2, berjuang keras, dan pasti tidak segampang itu dimaafkan
dan tambahan
*karakter sumi dibuat bodoh yang rela dibuat kayak apapun dibutuh didatang tidak dibutuhkan dibuang, dan segampang itu memaafkan kayak tidak punya perasaan, coba banding jika novel yang korban nya istri pasti istri dibuat tegas, balas dendam, pergi dan tidak mudah memeaafkan
otak munafik kalian hingga jadi novel munafik kayak gini