Indonesia
NovelToon NovelToon
Stay Alive ( Taekook GS )

Stay Alive ( Taekook GS )

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Eowyn Yasahiro

Jeon Kookie, Yeoja cantik dengan mata Hazel , hidungnya yang mancung serta postur tubuhnya yang proporsional membuat semua mengagumi kecantikan itu .

Temannya sering memanggilnya Kookie , Anak manis yang penyayang namun merasa kesepian dengan semua hidup yang dijalaninya . Seperti apa Kisahnya? Yuk simak cerita Kookie .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eowyn Yasahiro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Semenjak kepergian Kookie , Yumi semakin membaik . Ini sangat aneh ,namun kondisi mentalnya semakin membaik. Semua seisi rumahnya mulai rapi

. Wajahnya semakin berbinar . Kini Yumi menjadi Yumi yang cantik setelah kepergian Kookie dari rumah itu .

Semua rasa yang Yumi bisa rasakan sekarang adalah tidak ada tekanan apapun dihidupnya . Ia hanya harus bertanggungjawab membahagiakan dirinya sendiri . Yumi menjalani hidupnya dengan baik hari demi hari .

Namun bagaimana dengan Kookie? Kookie terluka . Kookie sangat hancur ketika harus pergi meninggalkan ibunya . Bahkan hampir setiap hari ia mendengar riuh dikepalanya.

Kookie duduk disofa dan membuka kotak P3k yang ada ditangannya . Ia mengambil beberapa alat yang ia perlukan untuk mengobati luka Taehyung .

" Oppa sudah lama menjadi kekasihnya?" Tanya Kookie .

Matanya masih fokus membersihkan luka yang ada ditangan Taehyung .

Mata Taehyung menatap mata kepala Kookie yang sedikit menunduk didepanya .

" Hmm .. 8 tahun dan tahun ini kita merencanakan pernikahan." Jelas Taehyung .

Kookie terkejut mendengar itu . Ia tak menanyakan apapun lagi setelahnya .

" ehh maaf oppa . Bukan maksudku mengungkitnya lagi ." Ucap Kookie .

Taehyung pun terkekeh . Ia mencoba mencairkan kecanggungan Kookie .

" Haha aku sudah melupakannya . Aku yang bodoh selama ini . " Ucap Taehyung .

Kookie pun tersenyum dan menganggap jawaban itu adalah sebuah lelucon .

" Kalau kata kookie , Cintai orang itu sampai kamu benar-benar di titik capek . Setidaknya , kalaupun harus pergi Kamu tidak ingin kembali lagi . Bukankah Oppa belum ada di fase itu?" tanya Kookie .

Taehyung diam sejenak .

" Hmm semuanya membuatku gila . Tapi aku harus bertindak . Ada kalian yang harus aku jaga dari serangan Namjoon ." Ucap Taehyung .

Kookie tidak menanyakan lebih lanjut tentang masalah itu . Ia menyelesaikan ,dan mebalut luka Taehyung .

" udah selesai , Oppa sekarang harus tidur ." ucap Kookie .

Taehyung menatap wajah cantik Kookie yang tersenyum manis didepannya .

" Kamu juga tidur . Mulai besok , kamu sudah harus ke kantor bersamaku . " ucap Taehyung sambil tersenyum .

Melihat senyum Taehyung ada rasa bahagia yang berbeda dari Kookie. Setelah melihat kemarahan Taehyung kemarin membuatnya sangat ketakutan .

Kookie menganggukan kepalanya dan membereskan kotak p3k yang sempat berantakan . Kookie berjalan mengembalikan kotak p3knya dan tersenyum kearah Taehyung sebelum ia masuk ke kamarnya .

Senyum itu , semua suara lembut yang kini Taehyung dengar hampir setiap hari . Bahkan senyum itu menguasai pikirannya setiap hari .

................

Namjoon duduk di meja kerjanya . Melihat puluhan berkas yang menumpuk didepannya membuat Namjoon semakin merasakan sakit pada kepalanya . Ia memijat pelipisnya . Ia memikirkan banyak cara untuk menghancurkan Minhyuk dan Taehyung . Namun tak ada satupun rencananya yang berjalan dengan mulus .

Ditengah kepusingannya. Tiba-tiba ponselnya berdering . Menandakan ada telepon masuk disana .

Namjoon hanya memandangi layar ponselnya .

" Kenapa kamu datang dalam keadaanku yang seperti ini ? " Gumamnya .

Ia kembali meletakan ponselnya . Membiarkan ponsel itu berdering dan mati dengan sendirinya . Namjoon mendongakan kepalanya . Sesekali ia memikirkan betapa sia-sianya waktu yang ia habiskan hanya untuk membalaskan dendamnya kepada Minhyuk .

Namun Ibunya lebih merasakan semua sakitnya . Namjoon masih merasakan sakit yang tiada ujungnya . Melihat ibunya harus berjuang sendirian untuk membesarkannya .

" Aku akan membalaskan semuanya . Aku akan menghancurkan keparat itu !!!" Geram Namjoon .

Lagi-lagi Namjoon dikuasai oleh amarahnya. Dendam didalam hatinya mungkin tidak akan memudar sebelum ia berhasil menghancurkan Minhyuk dan semua anaknya .

.........................

Malam itu terasa sangat hening untuk nenek Kyon . Dari luar toko yang biasa ramai kendaraan berkeliaran kini ia merasa sangat sepi . Ia memikirkan kejadian dimana ia harus kehilangan orang yang telah membantunya saat itu .

Kini ia memikirkan Kookie . Pasalnya Kookie belum memberinya kabar lagi setelah terakhir kali Kookie berkunjung ke tokonya . Nenek Kyon yang cemas pun memutuskan untuk beranjak dari tidurnya dan mengambil air putih didapur .

Malam itu membuat nenek Kyon ketakutan . Lagi-lagi nenek Kyon memikirkan Kookie .

" Semoga kamu baik-baik saja Nak . Jangan sampai kamu terluka ." Gumam nenek Kyon .

Berjalan perlahan ke dapur dan berdiri didepan meja dapurnya untuk menuang air minum . Angin berhembus meraba kulitnya yang sedikit berkeriput .

" Ada apa ini? Apa yang akan terjadi lagi Tuhan?" Gumam nenek Kyon .

Namun secara tiba-tiba seseorang masuk kedalam tokonya . Mereka membawa sapu tangan yang sudah dicampur dengan obat bius . Orang misterius itu pun dengan mudah melumpuhkan nenek Kyon dan langsung membawanya pergi .

..................................

Diruangan yang berbeda Kookie merasakan kecemasan yang sama . Tiba-tiba jantungnya berdegup kencang . Ia merasakan gelisah yang tak tahu apa penyebabnya .

" Kenapa seperti ini ? aapa yang terjadi Kookie?" Gumam kookie .

Kookie duduk diranjangnya , mencoba membuka ponsel yang sedari tadi tidak ia cek sama sekali .

" tidak ada kabar apapun dari ibu ."

Kookie hanya diam merasakan semua kegelisahannya . Semuanya benar-benar membuatnya kesulitan untuk tidur .

Namun tiba-tiba fikirannya tertuju pada nenek Kyon yang tinggal di toko sendirian . Ia pun memikirkan cara untuk bisa menghubungi sang nenek . Ia beranjak pergi ke kamar Minhwa .

" Minhwa !... Minhwaa ... Kamu sudah tidur ?" tanya Kookie .sambil mengetuk pintu kamar Minhwa .

Mendengar itu , Minhwa pun langsung membukakan pintu untuk Kookie .

" kenapa Kookie? Gue masih belum tidur ." jawab Minhwa .

" Kamu punya nomor telepon nenek Kyon kan?? Boleh aku minta?" Tanya Kookie .

Minhwa mengerutkan dahinya .

" Kenapa tiba-tiba nanyain nenek Kyon? Ada masalah?" tanya Minhwa .

Kookie pun menggelengkan kepalanya .

" Aku cuma kangen aja sama nenek . "

" Ini udah malem Kookie mending lo tidur . Gue akan send nomernya ke hp lo. " Ucap Minhwa .

Kookie pun terseyum senang mendengar itu .

" Hehe . Terimakasih Minhwaa ."

Minhwa tak menjawab dan langsung menutup pintu kamarnya . Kookie pun senang dan kembali lagi masuk kedalam kamarnya.

Setelah mendapat nomor nenek Kyon , Kookie mencoba meneleponnya . Namun tak ada jawaban apapun dari sang nenek.

" Nenek mungkin sudah tidur ya . Tapi aku tidak pernah melihat nenek main ponsel? Kenapa Minhwa punya nomernya? Aneh." gumam Kookie .

Ditengah kebingungannya , Kookie mendapat pesan misterius dari orang yang tidak ia kenali .

" nomer tidak dikenal? Siapa?" gumam Kookie .

Kookie pun membuka pesan tersebut . Matanya membulat ketika melihat seseorang yang sangat ia kenali itu duduk terikat disebuah kursi dan mulutnya terbungkam .

" Nenekk??" teriak Kookie .

Kookie pun langsung panik dan mencoba untuk menghubungi orang tersebut. Kookie mencoba menelepon orang itu .

" yaiishhh kenapa tidak diangkat !!!" panik Kookie .

Namun ponselnya kembali berdering menandakan pesan masuk yang ada disana . Pesam itu berisi titik lokasi yang tak pernah ia ketahui sama sekali .

Kookie membuka link lokasi itu . Terdapat satu titik lokasi yang menunjukan bahwa nenek Kyon berada disana . Disebuah gedung tua ditengah hutan belantara .

" Lokasinya tidak terlalu jauh dari sini . Aku harus pergi sekarang ." Gumam Kookie .

Kookie mengenakan jaketnya dan langsung berlari keluar dan hanya membawa ponsel sebagai penerangannya . Ia keluar dari pintu utama . Berlari keluar mengabaikan semua orang yang berjaga disana .

" nonaa .. Mau kemana ?" Tanya security yang bertugas dirumah itu .

" Bukakan pintu sekarang . Aku harus pergi !!!." ucap Kookie .

Namun sesuai dengan peraturan di Mansion itu ketika malam hari tidak boleh ada yang keluar tanpa seijin Minhyuk .

Security pun tidak membukakan pintu ,dan Kookie tidak mungkin memohon kepada daddy sambungnya itu .

Dengan nekat Kookie memanjat pagar yang menjulang tinggi itu untuk bisa keluar dan menyelamatkan sang nenek .

1
Yennie Rachman
kak ini kapan up nya kak 😭😭😭😭😭
Nuril sofiyati: pindah ke platform wp kak
total 3 replies
jeon kookie
lanjut dong kk author semangat terus ya
mommy fafa
lanjut kak makin penasaran
Chalista Adara
bagus banget, alurnya juga nyambung👍👍👍👍👍
mommy fafa
🤭🤭 minhwa wahh mau sahabat mu di terkam kah😁
Siti Nurjanah
taehyung sudah jatuh cinta sama Kookie
Gunut Lusia
sangat bagus
jeon kookie
lanjut lagi author
Siti Nurjanah
astaga ada ada saja
Cegilnya THv
as... si minhwa.. hahaahahaha ku suka gaya mu.. lanjut kan sih kata ku.. taehyung terlampau pintar.
Imuhira Zul Zawawi
Luar biasa
Pipit Oktavia
nyambung banget ama alur nya
mommy fafa
ya ampun kak baru jg baca dah habis aja😩 kurang kak
Paramita Ratih Sda
🥰🥰🥰🥰
Vivian Amarsta
bisa banget kalo bikin penasaran
mommy fafa
wahhh keren kak lanjut donk
jeon kookie
lanjut lagi dong author aku mohon 🥺🥺🥺🥺
Mauly Tambunan
ya..kookie, itu pasti jebakan? jangan datang,..? di lanjut lagi kakak ceritanya seru 👍
Sunardi
ya allah kookie, itu jebakan pasti ny
Siti Nurjanah
aduh kookie..
gimn ini?.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!