Indonesia
NovelToon NovelToon
PILIHAN DALAM CINTA

PILIHAN DALAM CINTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Contest / CEO / Cerai / Rumah Tangga-Anak Genius
Popularitas:42.5k
Nilai: 5
Nama Author: TDT angreni

Kisah seorang wanita sederhana, tetapi kuat dalam menjalani cobaan hidup yang datang secara bertubi-tubi. Wanita yang hanya menginginkan ketenangan dan kebahagian dalam hidupnya.

Impiannya hanya memiliki keluarga yang utuh, hangat dan saling menyayangi.Tetapi takdir cinta dan hidupnya sangat jauh dari keinginannya.

Sasha yorina memiliki kehidupan yang sangat berat yang ia jalani, hidup bertiga hanya bersama sang ibu dan anak semata wayangnya, membuatnya terus berjuang. Apapun pekerjaan akan di lakukannya untuk membuat bahagia sang ibu dan putra semata wayangnya.

Sasha yang pernah menikah tetapi di buang begitu saja oleh keluarga suaminya, karena di anggap pembawa sial dan mandul. Tetapi begitu ia berpisah kenyataan lain yang ia terima, tiga bulan setelah perceraiannya dia di nyatakan hamil.

Melihat sang mantan suami yang telah bertunangan dengan wanita pilihan dari keluarganya, membuat Sasha memutuskan untuk menyembunyikan kehamilannya, dan pergi jauh untuk menghindar.

Beberapa tahun kemudian, bertemu kembali dengan mantan suami, membuat Sasha merasa takut dan waspada, tetapi di saat dia berusaha menghindar, selalu saja takdir mempertemukannya dengan mantan suami, apakah semua yang tersembunyi akan terungkap? bagaimana nasib Sasha selanjutnya?

Ayo di baca kelanjutannya.....!!!selamat membaca dan terima kasih 🙏🙏 dukungannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TDT angreni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Permintaan Ryota.

***Sekolah TK Diana Permata***

Jam pulang sekolah pun tiba, dengan bergandengan tangan dan senyum bahagia mengembang pada bibir Sasha dan Ryota, mereka berdua melangkah menuju parkiran depan sekolah TK tersebut.

Saat ingin menuju parkiran di mana keberadaan motor maticnya, terdengar suara seseorang yang memanggil namanya.

"Sasha…" panggil seorang wanita sembari melangkah mendekati Sasha dan Ryota.

Sasha yang sudah berbalik badan, melihat dan mengenali siapa yang memanggil namanya?

"Miranda." gumam pelan Sasha, yang tentu bisa di dengar oleh Ryota yang ada di sampingnya.

Ryota hanya melihat bingung ke arah Sasha dan Miranda secara bergantian.

'sedang apa dia ke sini? dari mana dia tahu sekolah Ryo?' itulah gumaman yang ada di dalam hati Sasha.

"Miranda, sedang apa kau di sini?" tanya Sasha setelah Miranda ada di hadapannya, Sasha masih heran melihat Miranda yang datang ke sekolah Ryota.

"bisakah kita bicara sebentar, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan." jawab Miranda dengan senyum manisnya, melihat Sasha dan Ryota secara bergantian.

"apakah ini keponakan ku Sasha?" tanya Miranda melihat intens pada Ryota.

Ryota hanya memasang wajah datar dan dingin melihat pada Miranda, itulah Ryota bila berhadapan dengan seseorang yang tidak ia kenal, wajah datar dan dingin yang hanya bisa Ryota tunjukkan. Seakan dia menjaga jarak agar orang tersebut tidak mudah dekat dengannya.

Miranda melihat intens wajah Ryota yang datar dan dingin, Miranda tersenyum manis karena Ryota mengingatkannya pada seseorang yang sangat dia kenal. Wajah Ryota adalah wajah versi kecil dari tuan Alan Kendrick, wajah dan warna mata Ryota sama persis seperti Alan Kendrick.

Tidak akan bisa di pungkiri lagi, kalau Ryota adalah putra kandung dari Alan Kendrick. Miranda kini tahu jelas, apa alasan Sasha bersembunyi dan menghilang dari dunia bisnis? Ada harta paling berharga yang sedang Sasha sembunyikan dan lindungi dari Alan Kendrick, dari raja yang menguasai dunia bisnis saat ini.

"hallo sayang…apa kabar keponakan tante yang tampan ini?" tanya Miranda dengan senyum manisnya, Miranda sudah duduk berjongkok di hadapan Ryota, agar bisa mensejajarkan tinggi mereka.

Ryota tidak menjawab ataupun merubah mimik wajah datar dan dinginnya, Ryota melihat pada sang mama. Sasha tahu kalau Ryota pasti bingung dan meminta pendapat darinya, harus berbuat apa saat ini? saat ada orang yang tidak dia kenal sama sekali, tetapi mengenal mamanya.

"Ryo…ucapkan salam pada tante Miranda, dia adalah teman mama." ucap Sasha ingin membuat kebingungan Ryota hilang, Sasha tidak suka melihat mimik wajah datar dan dingin Ryota yang sama persis seperti Alan Kendrick, bila berhadapan dengan seseorang yang tidak dia kenal atau tidak dia sukai.

'kenapa anak sama papanya punya sikap dan sifat yang sama persis sih…mimik wajah datar dan dinginnya itu, aku tidak suka. menodai wajah tampan putraku.' gumam Sasha dalam hatinya, Sasha tidak habis pikir Ryota benar-benar mirip sama persis seperti Alan Kendrick. Baik segi fisik, wajah, warna mata, sikap, dan juga sifatnya sama.

Gen putranya tidak ada satupun mengambil gen dari Sasha, semua gen Ryota adalah gen Alan Kendrick. Sasha hanya bisa pasrah dan mengelus dada bila sang putra terus mengingatkannya pada Alan Kendrick.

"hallo tante Miranda." ucap Ryota membalas tegur sapa Miranda atas perintah sang mama.

Tapi mimik wajah datar dan dinginnya masih tetap sama, tidak berubah sama sekali. Miranda hanya bisa tersenyum, karena akan sangat susah merubah sikap dan sifat si Alan Kendrick kecil ini, sama seperti papanya.

"siapa namamu sayang?" tanya Miranda masih dengan senyum manisnya.

Ryota melihat sekilas pada Sasha yang menganggukkan kepalanya, sebelum menjawab pertanyaan dari Miranda.

"Ryota Masahiko." jawab Ryota masih dengan mimik wajah datar dan dinginnya.

Miranda terpaku sejenak mendengar nama putra dari Sasha, mengapa tidak ada nama belakang keluarga Alan Kendrick? apakah Sasha tidak ingin nama belakang keluarga Alan Kendrick, di pakai oleh putranya? itulah yang ada di dalam pikiran Miranda saat ini. Miranda melihat sejenak ke arah Sasha, yang hanya diam dan mengedikkan kedua bahunya, Sasha mengerti akan tatapan Miranda padanya.

"Ryota Masahiko, nama yang bagus dan sangat cocok untuk mu yang tampan, sayang." ucap Miranda masih dengan senyum manisnya.

Walaupun Ryota tidak ramah padanya, Miranda tidak ambil pusing. Mungkin saja Ryota hanya menjaga jarak kedekatan pada semua orang, termasuk Miranda yang baru saja Ryota lihat, itulah pikiran Miranda saat ini.

"terima kasih tante." jawab Ryota sopan, tapi tidak dengan wajah datar dan dinginnya yang sama sekali tidak berubah sedikit pun.

"Ryota, biasa di panggil dengan sebutan siapa?"

"Ryo."

"tante bukan saja teman dari mama Ryo, tapi tante adalah saudara angkat mama Ryo. Jadi aku adalah tante terdekat yang Ryo punya." ungkap Miranda yang seenak jidat mengklaim dirinya adalah saudara angkat Sasha.

Sasha yang tahu akan sifat keras kepala Miranda hanya diam, tidak akan mudah menolak ataupun melawan keinginan Miranda, yang ada hanya buang-buang tenaga menjadi sia-sia saja. Lebih baik diam tanpa banyak melawan, selagi itu masih batas kewajaran.

Ryota yang masih nampak tidak percaya akan ucapan Miranda, melihat ke arah Sasha. Dari tatapan mata Ryota, Sasha tahu kalau Ryota minta kejelasan darinya. Tidak ada salahnya menerima niat dan tujuan baik Miranda, karena Sasha tahu Miranda adalah wanita baik yang dulu pernah dia tolong.

"iya sayang, panggil tante Miranda." ucap Sasha membenarkan ucapan Miranda.

"iya tante Miranda, Ryo mengerti." ucap sopan Ryota yang terlihat menggemaskan di mata Miranda.

Miranda repleks memeluk dan mencium gemas Ryota, saking senangnya sudah di anggap tante sendiri oleh Ryota, tampang datar dan dingin Ryota yang menggemaskan, membuat Miranda tambah sayang dan ingin dekat dengan Ryota.

"tante Miranda, jangan peluk cium Ryo di depan umum, Ryo malu." ucap protes Ryota sembari menghapus jejak ciuman Miranda pada pipinya.

"iiihhh sayang…kamu menggemaskan deh…" ucap Miranda tidak mendengarkan protes dari Ryo, Miranda tambah gemas mencium dan memeluk Ryota.

"mama tolong Ryo…" ucap Ryota meminta tolong pada Sasha, sembari berusaha menggapai Sasha yang ada tidak jauh di sampingnya.

"Miranda sudah cukup, kasihan Ryo." ucap Sasha sembari melerai dekapan Miranda pada Ryota.

"baiklah…sebagai gantinya sekaligus tanda perkenalan, Ryo boleh minta hadiah apapun dari tante." ungkap Miranda tulus karena dia sudah langsung sayang pada Ryota seperti putranya sendiri.

Ryota tidak langsung mengiyakan dan senang akan mendapatkan hadiah dari Miranda. Ryota melihat kembali pada sang mama, ingin meminta izin darinya.

"boleh sayang, minta apapun yang Ryo mau tanpa rasa sungkan, karena tante Miranda ini orang kaya, banyak uangnya." ungkap Sasha mengizinkan, sekaligus ingin mengerjai Miranda sekali waktu.

Semoga saja Ryota bisa meminta sesuatu yang akan membuat Miranda menghabiskan banyak uangnya. Itulah pikiran Sasha yang ingin mengerjai Miranda, agar tidak mudah membuat janji dan harapan pada seorang anak kecil.

"apa saja boleh tante?" tanya Ryota ingin memastikan lagi.

"iya sayang, apapun boleh…!! Ryo mau mainan yang banyak akan tante berikan, bahkan kalau Ryo mau membeli tokonya sekaligus juga bisa tante berikan, jadi Ryo mau apa?" tanya antusias Miranda.

Miranda sangat yakin bila Ryota pasti masih suka akan berbagai mainan anak seusianya.

"mmmmm…Ryo mau…Ryo mau ketemu papa." ucap Ryo dengan binar mata yang penuh harapan.

Dalam benak Ryota, bukanlah mainan yang dia inginkan saat ini, tetapi bertemu dengan sang papa yang sedari lahir tidak pernah dia lihat, itulah yang selama ini Ryota inginkan. Saat dia mendapatkan kesempatan untuk meminta apapun? di tambah lagi ada seorang tante terdekat dari sang mama yang ada saat ini, berarti Tante ini tahu siapa papanya? itulah perkiraan Ryota saat melihat Miranda, yang mengatakan bisa memberikan apapun yang dia inginkan?

Seketika senyum bahagia Miranda menghilang, mendengar apa yang menjadi permintaan Ryota sebagai hadiahnya? Ryota yang ingin bertemu sang papa, membuat hati Miranda tiba-tiba terasa teremas dan sedikit perih. Miranda melihat ke arah Sasha, yang juga sedikit terkejut mendengar permintaan dari sang putra.

Sasha dan Miranda tidak pernah menduga, akan permintaan yang di inginkan oleh Ryota. Seorang anak yang berusia 5 tahun, yang terlihat jelas merindukan sesosok papa di dekatnya, hati Sasha teremas dan sakit mendengar apa yang menjadi permintaan Ryota?

"kenapa tante? tante kan…tante nya Ryo yang paling dekat, jadi tante pasti tahu siapa papa dan dimana dia sekarang?" ucap Ryota masih dengan harapan, bila Miranda akan mengabulkan permintaannya.

"sudah cukup Ryo, ini tidak lucu…sudah berapa kali mama katakan, papa Ryo sudah tidak ada. Papa Ryo sudah bersama dengan seorang yang lebih berhak bersamanya, dan dia berada sangat jauh dari sini." ucap Sasha dengan lembut, Sasha duduk berjongkok di hadapan Ryota.

Ryota menatap wajah sang mama, perkataan yang sama setiap dia menanyakan tentang sang papa. Nampak jelas mimik sedih dan kecewa Ryota saat ini, dan itu tidak luput dari perhatian Miranda. Miranda bisa merasakan bila Ryota haus akan kasih sayang seorang papa. Miranda bisa melihat, Ryota sangatlah merindukan sosok sang papa yang tidak pernah bersamanya.

"sayang…tante tahu Ryo merindukan papa, tapi untuk apa Ryo ingin bertemu dengan papa, kalau papa Ryo selalu ada di dalam hati Ryo." ucap Miranda ingin membuat tenang Ryota.

'ucapan mama dan tante tidak bisa Ryo percaya, mereka anggap Ryo anak kecil yang tidak mengerti, Ryo sangat tahu dan yakin bila papa masih ada dan akan Ryo temukan.' gumam Ryota dalam hatinya, sembari melihat ke arah Sasha dan Miranda secara bergantian.

Ryota sebenarnya adalah anak yang sangat cerdas dan ber IQ tinggi, Sasha tidak tahu itu sama sekali. Selama ini Ryota hanya menutupi kecerdasannya, dengan cara mengikuti tingkah laku anak seusianya. Ryota telah mencaritahu siapa papanya? Ryota juga meminta di belikan sebuah laptop bukan tanpa alasan, Ryota ingin menyelidiki siapa papanya, sosok papa yang sudah dia kantongi identitasnya.

...****************...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Bersambung ke episode selanjutnya…

...Sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏 mohon saran dan komennya ya....

Jangan lupa vote dan like nya.

1
Erna Ningsih
kenan anda sangat tegas dalam mengambil keputusan,0
Maya Sari
mantap thor semangat up up up up up 💪💪💪💪💪🥰🥰
Maya Sari
mantap thor semangat up up up up up 💪🥰🥰🥰
Erna Ningsih
saya suka dengan keputusan salsa.yg menolak kenan.karna orang seperti kenan harus di beri pelajaran agar tidak lagi meremehkan perempuan.
Erna Ningsih
up lagi dong thor
TDT Angreni
beberapa bulan pikiran teralihkan akan kesibukan di dunia nyata, dan anak yang sakit. Jadi tidak fokus untuk menulis. Maaf banget jadi jarang up, tapi di usahakan up di sela sela waktu senggang. Terima kasih masih setia menunggu up episode selanjutnya 🙏🙏🙏
suviegreen
kemana aja thor...
TDT Angreni
bagus dan penuh akan perjuangan hidup seorang ibu tunggal.
suviegreen
lanjut thor
suviegreen
koq aku ga setuju ya kalo sasha ama alan bersatu lagi
suviegreen
semangat thor
Erna Ningsih
up
suviegreen
wow
Erna Ningsih
lanjut thor
Elsamnas
lanjut tor
Elsamnas
kak tor, aku suka karyamuu...semangat untuk nulis bab selanjutnya. aku tunggu kakak👍👍👍
Erna Ningsih
lanjut Thor
Elsamnas
ditunggu lanjutannya tor, kerennn....
Erna Hidayah
kok lama up nya thor
antiloversn
Halo kakak author. Mampir juga ya di karya ku, jangan lupakan tinggalkan jejak like. Saling mendukung, semangat berkarya💪🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!