Mikayla Angeline ditelantarkan oleh keluarganya sejak bayi dan diasuh oleh Sammy Sagara,seorang vampir yang telah hidup selama ratusan tahun.
bersama dengan sahabatnya Robin ,mereka membesarkan Mikayla dengan penuh kasih sayang.
perlahan-lahan kisah dibalik dibuangnya mikayla mulai terungkap,ketika perasaan diantara Sammy dan Kayla mulai bersemi menjadi benih-benih cinta.
namun bayang- bayang masalalu mengancam akan memisahkan mereka.
Diwaktu yang bersamaan Robin secara diam-diam juga mulai mencintai Kayla.
Disisi lain munculnya sosok pria dari masa lalu Kayla semakin membuat rumit hubungan yang harus dijalani oleh Kayla.
Dimanakah Mikayla akan melabuhkan cintanya?
Siapa sebenarnya jati diri Mikayla yang sesungguhnya?
Akankah perasaan mereka berubah setelah mengetahui tentang masa lalu Mikayla?
Akankah mikayla lebih memilih untuk meninggalkan kedua vampir yang sudah membesarkannya, demi keluarga kandungnya?
Bijak dalam membaca ya kawan, ini hanya imajinasi receh author. Happy reading 🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neshamy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
IKATAN ABADI
Aku tidak tahu jika aku akan hidup selamanya tapi yang aku tahu bahwa disisa hidupku aku hanya ingin bersamamu .
Tidak seperti biasanya, Kayla mengetuk pintu kamar Sammy, dengan tekad yang bulat Kayla memutuskan untuk melakukan ritual berpasangan bangsa Vampir bersama dengan Sammy malam ini.
Meskipun saat ini hatinya dipenuhi dengan kegugupan dan rasa takut, tapi semua itu tidak akan menyurutkan niat Kayla untuk menjalin ikatan abadi dengan seseorang yang paling berarti untuknya.
Tok...Tok...
Sammy yang mendengar pintu kamarnya diketuk, mengangkat sebelah alisnya heran.
Dia tahu bahwa Kayla yang saat ini berada diluar mengetuk pintu itu, tidak biasanya gadis kecilnya melakukan hal tersebut, biasanya Kayla akan langsung menerobos masuk begitu saja.
ini aneh. Pikir Sammy.
Dengan heran Sammy membuka pintu kamar, dan mendapati gadis kecilnya sedang berdiri dengan kepala yang tertunduk, seolah gadis itu tengah melakukan kesalahan.
"Ada apa sayang? Apa kau melakukan kesalahan?" tanya Sammy sembari melipat tangan.
"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengan mu." jawab kayla serius.
Melihat wajah serius Kayla, justru membuat Sammy tertawa, karena tidak biasanya Kayla bersikap seperti ini.
"Aku serius," ucap Kayla kesal.
"Iya..Iya ... Masuklah ! Kita bicara didalam." Sammy menggandeng tangan Kayla, menarik gadis kecilnya ke dalam kamar.
Kayla mendudukkan dirinya di sofa yang berada di kamar Sammy, diikuti oleh Sammy yang melingkarkan lengannya ke bahu gadis kecilnya itu.
"Sekarang katakan apa yang ingin kau bicarakan dengan ku?" tanya Sammy.
" Aku punya permintaan padamu,kau harus janji untuk memenuhi keinginanku kali ini" ucap Kayla serius.
" Baiklah katakan, jika permintaanmu itu masuk akal kau minta satu akan kuberikan dua dan jika permintaanmu tidak masuk akal, tentu saja aku akan membuatnya menjadi masuk akal , supaya aku bisa mengabulkannya." Jawab Sammy santai, pikirnya mungkin kekasihnya ini akan meminta tambahan uang bulanan.
"Aku ingin menjadi pasanganmu secara hukum Vampir, aku ingin melakukan ritual itu denganmu ." Kayla berkata dengan berapi-api.
Sammy terdiam , tidak tahu bagaimana harus menjawab permintaan kekasihnya kali ini, apa Sammy tidak bahagia? Tentu saja dia sangat bahagia , bahkan baginya ini seperti sebuah mimpi,tapi disisi lain dia juga memiliki ketakutan, ketakutan akan hukuman apa yang akan menimpa kekasihnya jika hal ini sampai dilakukan.
"Tidak, kau tidak menginginkannya, konsekuensi nya terlalu besar!" jawab Sammy, dia memalingkan pandangannya dari wajah ayu kekasihnya, karena wajah Kayla akan meluluhkan hatinya sebentar lagi.
"Usiaku sekarang sudah 19 tahun jadi aku tahu apa yang aku inginkan dalam hidupku, jadi lakukanlah denganku malam ini ! Dan untuk catatan aku sudah mengetahui secara keseluruhan ritual berpasangan ini dari Bu Rossi, jadi kau tak perlu ragu!" jelas Kayla.
"Kau yakin?" Tanya Sammy, matanya memperlihatkan harapan juga keputusasaan di sana, "Masih ada cara lain Kau, kita bisa saling menggores tangan kita dan bertukar darah," jelas Sammy.
"Iya, aku tahu, tapi,..." ucapan Kayla terhenti karena rasa takut.
"Kau tidak yakin dengan perasaanmu?"
"Tidak, tentu saja aku yakin dengan perasaanku,"
"Jadi apa yang membuatmu ragu?
"Baiklah mari kita lakukan, tapi berjanjilah kau tidak akan meninggalkanku apapun yang terjadi!"
Sammy tersenyum, " Aku berjanji, kau tidak akan mungkin bisa menyingkirkan seorang vampir yang sudah jatuh cinta sayang," senyum Sammy mengembang.
Akhirnya mereka duduk berhadapan di atas ranjang besar itu. Sammy dengan belati emas berhiaskan manik-manik pada gagangnya mulai melakukan ritualnya, menggoreskan tangannya sendiri hingga berdarah kemudian menyerahkan belati itu pada Kayla.
Kayla melakukan hal yang sama, setelahnya keduanya menempelkan tangan mereka dan membiarkan darah mereka bercampur.
"Dengan ini kau adalah pasangan abadiku!" ucap Sammy lantang.
"Dengan ini aku adalah pasangan abadi mu," jawab Kayla,.mengatakan apa yang sebelumnya sudah Sammy ajarkan.
Benar saja udara di sekitar mereka menjadi lebih berat, seperti ada aliran listrik yang menyengat di sekitar mereka, hingga pada akhirnya ritual pun selesai. Mereka berhasil.
Sementara Kayla memandangi lengannya, tepatnya di bagian dalam lengannya terdapat sebuah simbol berwarna merah di sana, simbol itu terlihat kuno .
"Sayang apa ini?" tanya Kayla, menunjukkan lengannya pada Sammy.
" Itu simbol ikatan abadi milik kita," jelas Sammy
"Benarkah?"
" Iya begitulah. Setiap Vampir yang sudah memiliki pasangan akan memilikinya, lihatlah !" Sammy menunjukkan lengannya dimana terdapat tanda yang sama dengan milik Kayla.
" Apa yang tertulis disini? Apakah tertulis aku milikmu begitu?" tanya Kayla dengan polos.
"Ini bukan kalimat atau kata-kata sayang, ini adalah simbol kuno yang mengikat kita satu sama lain." Sammy menghela nafas, karena dia harus memaklumi bahwa Kayla bukanlah Vampir, jadi wajar saja jika dia tidak mengerti.
"Oh, apakah sekarang kita benar-benar telah resmi menjadi pasangan?" Kayla masih tampak belum mengerti, mungkin bagi Kayla akan lebih mudah mengartikannya jika mereka pergi ke KUA terdekat dan mendaftarkan pernikahan mereka.
"Iya begitulah, aku akan memberitahumu sesuatu yang harus kau ingat!"Sammy berkata serius, matanya menatap langsung netra kekasihnya yang lugu dan naif itu .
" Apa?" tanya Kayla.
" Dalam hidup seorang Vampir hanya bisa memiliki satu pasangan, ini bukan sekedar kesetiaan atau harga diri yang harus dijaga, ini lebih seperti kami bangsa Vampir tidak bisa dan tidak akan pernah bisa memiliki pasangan lain. Jadi saat vampir kehilangan pasangannya kemungkinan besar vampir itu juga akan mati, mereka akan menantang maut untuk mengakhiri penderitaan mereka. Jadi sekarang kau mengerti kenapa aku meminta janjimu untuk tidak melukai dirimu sendiri apapun yang terjadi? inilah alasannya, mulai saat ini kau harus hidup dengan baik, aku tidak ingin pasanganku terluka," ucap Sammy seraya mengelus wajah ayu kekasihnya.
" Iya, aku ingat, aku berjanji akan selalu hidup dengan baik dan bahagia, ini sumpah Pramuka." Kayla tersenyum.
" Gadis pintar." Sammy membawa Kayla kedalam dekapannya
Sammy memeluk tubuh kekasihnya dengan lembut, ciuman bertubi-tubi mendarat di puncak kepala Kayla .
"Terimakasih, aku akan melakukan apapun untuk membuat mu bahagia, aku janji," suara Sammy bergetar penuh dengan kebahagiaan.
Dibawah sinar rembulan dua insan yang saling mencintai telah memutuskan untuk mengikat dirinya satu sama lain, suasana ruangan menjadi semakin hangat dan berat. Sammy memandang lembut kekasihnya , tangan Sammy merengkuh tengkuk Kayla dan membawanya mendekat, mengulum bibir mungil itu dengan lembut, taring Sammy mulai memanjang oleh hasrat yang semakin tak terbendung.
Jemari Kayla mencengkram otot-otot lengan Sammy, jantungnya berdetak kencang ketika tangannya menjalari lengan Sammy hingga ke bahu sang vampir. Kayla dapat merasakan lapar yang sangat dari tubuh kekar kekasihnya juga dari cara liar tangan Sammy yang menyusuri lekuk tubuhnya.
"Sekarang malam pertama kita," suara rendah menggoda terdengar dari Sammy, "Kau menginginkannya?"
Bersambung.
sukses selalu...
i love your story..