Indonesia
NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Sejati

Perjalanan Cinta Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni
Popularitas:10.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bynayaja

Azof Prawita seorang pemuda yang berasal dari keluarga bangsawan, yang sangat agamis. Dan dia telah jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap seorang gadis non muslim. Apa kah dia akan mengejar cinta nya atau justru akan mengubur cinta nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bynayaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# kehancuran Salma part 3

Adel pun setuju dengan ide cemerlang Azof,

Membalas dengan cara elegan. Adel memilih foto saat dia masih remaja saat masih remaja. Lalu meng take kedua orang tuanya dan akun yang menyebar luaskan.

       kapan lagi ya ? Daddy, mommy , kita bisa

          kesini lagi . Caption yang di tulis Adel.

      "Em, kira kira siapa ya ? Yang pertama

kali posting foto gue sama bokap?"

ucap Adel.

"Nah itu yang harus kita cari tahu." sahut

jawab Tomi.

"Sebenarnya aku curiga sama seseorang

sih tapi takut salah." Ucap Adel.

Adel, Azof, Tomi, dan Sinta terdiam sesaat untuk mencari otak dari orang yang memfitnah Adel. Sedangkan Rudi asisten dari daddy Baskara telah tiba di kampus tempat Adel menuntut ilmu. Rudi juga sudah mengetahui bahwa Adel telah difitnah oleh Salma. Rudi memasuki ruangan dekan.

"Selamat pagi pak dekan?" ucap. Rudi sambil

membuka pintu lalu melangkah kan kakinya

menghampiri dekan.

"Pagi, ada yang bisa saya bantu? Anda siapa?" ucap dekan.

"Perkenalkan nama saya Rudi saya adalah asisten dari orang tua Adel Lia baskara.

Saya datang kesini ada kepentingan dengan

Mahasiswi yang bernama Salma Gunawan."

Ucap Rudi.

"Ada perlu apa anda mencarinya?" tanya dekan.

"Jangan banyak bicara ! Ayo cepat panggil dia

jangan membuang waktu saya !!" ucap Rudi.

Pak dekan pun keluar ruangan untuk memanggil Salma. Namun pak dekan tidak bisa menemukan Salma. Akhirnya pak dekan memanggil Sinta yang kebetulan lewat untuk mencari Salma.

"Sinta..., tunggu!!" ucap pak dekan.

"Iya , ada apa pak?" jawab Sinta.

"Tolong kamu cari Salma ya? Suruh menghadap saya." Ucapan dekan.

" Baik pak ". Jawab Sinta lalu pergi.

Sinta pun langsung melangkah kan kakinya untuk mencari Salma. Sinta pun langsung menuju ke tempat tongkrongan Salma the gank. Dan akhirnya Sinta pun mendengar semua percakapan Salma dengan gank nya .

Sinta pun mengambil handphone nya untuk merekam semua ucapan Salma untuk bukti bahwa dia lah otak dari penyebaran fitnah yang di alami Adel. Setelah merasa cukup untuk di jadikan bukti Sinta pun mematikan handphone nya lalu melenggang ke arah Salma. Berpura-pura tidak mendengar pembicaraan Salma the gank.

"Salma..., kamu di panggil dekan tuh suruh

nemuin dia sekarang juga.

"Sinta, sejak kapan kamu ada di situ?" tanya Salma.

" Udah dari tadi. Emangnya kenapa?" ucap

Sita .

"Em, enggak papa. Apakah kamu mendengar sesuatu yang tadi saya ucapkan?" tanya Salma.

"Enggak " Jawab Sinta.

"Huu huu" suara nafas Salma menghembuskan nafas nya secara kasar

Karena sudah merasa was-was.

"Udah sana pergi udah ditungguin dekan tuh"

ucap Sinta lalu pergi.

Salma pun langsung pergi menuju ke ruangan dekan yang di iringi oleh duo teman nya.

...Tok, tok, tok ,tok suara pintu kamar Adel di ketuk dari luar....

"Masuk !" ucap dekan.

" permisi , ada apa ya bapak mencari saya?"

tanya Salma.

" Ini ada orang yang mencari kamu." ucap pak dekan.

"Oh jadi kamu yang namanya Salma?" tanya Rudi.

"Iya, em maaf anda siapa ya?" ucap Salma.

Rudi pun bangkit dari tempat duduknya lalu menghampiri Salma. Melayang kan tangan nya ke wajah Salma , plak plak suara tangan yang mendarat di pipi Salma.

"Beraninya anda menampar saya!!" ucap

Salma sambil mendorong tubuh Rudi.

"Kamu tidak perlu tau siapa diri ku!! Aku peringatkan kamu untuk yang pertama dan yang terakhir jangan pernah mengganggu Adel, atau pun menyentuh nya atau kamu

Akan menyesal seumur hidup mu paham!!"

Ucap Rudi.

"Hahaha, jadi kamu preman yang di suruh Adel untuk menakuti ku? Dibayar berapa kamu sama dia? Atau jangan jangan hanya dibayar pake tubuh nya?" ucap Salma.

Brak suara kursi di banting oleh Rudi karena tidak terima anak majikan nya di rendahkan. Sedangkan diluar ruangan dekan sudah dipenuhi oleh beberapa mahasiswi yang mengintip karena mendengar suara keributan. Plak plak suara tamparan yang mengenai pipi mulus Salma.

"Jaga ucapan mu!!!! Beraninya kau

merendahkan Adel." ucap Rudi

"Sialan, memangnya siapa kamu berani menamparku untuk si jalang itu. Kamu

belum tau siapa aku kan ? Aku akan membuat dirimu bertekuk lutut di kaki ku

Dan ayah ku pasti akan menghukum mu

Karena sudah menyakiti putri nya." ucap Salma.

"Kau panggil saja ayah mu itu kemari, aku akan menunggu, aku tidak akan melarikan diri.

"Bapak , saya mohon jangan buat keributan di sini saya mohon. Ayah Salma adalah pemilik kampus ini dan orang yang disegani. Jadi sebelum terjadi apa apa silahkan bapak pergi saja dari sini." ucap dekan.

"Bapak tentang saja jangan takut saya akan bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu.

Jadi ijin kan saya menunggu nya ". Ucap Rudi.

Salma sambil memegang pipinya yang terasa panas sambil menangis lalu menelpon ayahnya untuk mengadu.

"Halo ayah, ada orang yang memukul Salma

ayah . Huhu tolong Salma ayah " ucap Salma.

"Kurang ajar siapa yang berani memukul anak ku!!! Tunggu ayah sayang, jangan biarkan orang itu pergi ayah tidak akan mengampuni nya!" ucap ayah Salma.

"Siap _siap kamu setelah ini pasti kamu akan

bersujud mencium kakiku untuk memohon ! "

ucap Salma angkuh.

"Wah, jangan terbang terlalu tinggi kalau jatuh itu sakit. Kita liat aja bisa apa sih ayah mu itu."

ucap Rudi.

Lima belas menit kemudian orang tua Salma pun telah sampai di kampus. Dia pun langsung menuju ke ruang dekan. Sedangkan Sinta langsung menghampiri Azof dan Adel" untuk memberikan yang sebenarnya. Bahwa Salma lah yang menyebarkan fitnah tersebut.

"Burung beo kusut!! Ups maaf maksud ku

Adel". Ucap Sinta.

"Ada apa? Sampai ngos ngos gitu? kaya

abis liat setan aja." ucap Adel

"Aku tahu siapa yang menyebarkan fitnahnya

dan aku ada bukti nya nih " ucap Sinta sambil mengatur nafas nya yang tersengal.

Azof, Tomi dan Adel pun langsung melihat rekaman video yang diberikan Sinta.

"Ternyata dugaan ku benar". Ucap Adel

"Sekarang kita sudah punya buktinya

ayo kita temui Salma untuk meminta

pertanggung jawaban nya." ucap Azof.

"Salma ada di ruang dekan " sahut Sinta.

"Ya udah tunggu apa lagi ayo kita kesana

temui Salma." ucap Tomi.

Azof, Adel, Sinta dan Tomi pun langsung melangkah kan kakinya ke tempat dimana Salma berada. Alangkah kagetnya mereka yang melihat di luar ruangan dekan telah dipenuhi oleh mahasiswa dan mahasiswi yang berkerumun sambil berbisik.

"Ada apa ini kok rame rame seperti ini?"

ucap Azof dan Adel.

"Hay guys ada apa sih, kok pada berkerumun di sini?" tanya Tomi kepada salah satu mahasiswa.

"Itu ada yang nyari masalah sama orang tuanya Salma." ucap mahasiswa tersebut.

"Siapa?" sahut Azof.

"Enggak tau" ucap mahasiswa lain nya.

"permisi, tolong berikan kami jalan, kami

mau masuk." ucap Adel.

"Wah, cari mati tu orang. Secara ayah Salma sangat berkuasa di sini." ucap salah satu mahasiswi.

"Om Rudi..." ucap Adel terkejut.

"Oh , jadi ini orang yang sudah menampar anak saya !! Kurang ajar beraninya kamu melakukan itu mau cari mati kamu haha!!" teriak ayah Salma.

"Halo , sekretaris Jian tolong batalkan semua kontrak dengan perusahaan Gunawan grup . Jangan sampai ada investor yang masuk." ucapan Rudi.

" Emang nya kamu siapa yang bisa membatalkan kerja sama antara Baskara grup

dan Gunawan grup. Dasar gembel sok-sokan

Mau batalin kontrak kerja."ucapan Gunawan.

"Tunggu saja sebentar lagi akan ada telpon yang menghubungi mu. Aku itung sampai tiga, satu, dua, tiga." ucap Rudi.

"Halo pak, perusahaan Baskara grup telah membatalkan kerja sama dengan kita."ucap sekretaris Gunawan.

"Apa!" jawab Gunawan.

Rudi di caci maki bahkan direndahkan masih tetap diam . Namun ketika Salma mendengar suara Adel menyebut dia adalah simpanan nya maka detik itu juga dia langsung mengangkat tangannya lalu melayang kan kemuka Gunawan. Hingga akhirnya Gunawan babak belur di hajar oleh Rudi. Salma yang melihat ayahnya babak belur pun menangis memohon belas kasihan.

Namun Rudi tidak menghiraukan ucapan Salma.

"Berhenti...., tolong jangan pukul ayah ku .

aku mohon lepaskanlah ayah ku, aku

janji enggak akan menggangu Adel

lagi" ucap Salma.

      

1
mampir sesuai janji 😄 itu ceweknya gak ngeh kali niatnya azof menolong hehehe 🤭 kalo bisa dialognya diperbaiki biar enak dibaca, jangan pake format2 gitu kak 😊👍
miilieaa
kak boleh ngasih saran Ndak kak?
miilieaa: maaf ya kak, aku lanjut lagi yah bacanya
total 5 replies
miilieaa
mampir lagi yaa kak
miilieaa
haloo kak mampir yahhh, salam kenal
ADZAL ZIAH
izin mampir ya kak~ dukung juga karya aku ya ❤
MUSTIKA DEWI
jarang sekali ada anak cowok seperti Azof. adem banget bacanya.👍⭐️
Binay Aja: iya, terimakasih kak
total 1 replies
MUSTIKA DEWI
⭐️⭐️⭐️👣
MUSTIKA DEWI
The best👍

👣
Tani
Wah, worth it banget deh nungguin updateannya tiap hari.
Binay Aja: terimakasih kak, untuk support nya
total 1 replies
Una loca(。・`ω´・)
Gak kuat nahan tawa
Binay Aja: terimakasih kak sudah mampir
jangan lupa siapin mental karena resek dan kusut akan membuat kakak bikin sakit perut karena nahan ketawa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!