"Kenapa hanya karna anak ini terlahir sebagai wanita sampai di buang begitu saja? kau ibu yang tak perasaan" teriak nya sambil mengutuk perbuatan seseorang wanita yang membuang bayi nya di pinggir sungai
Penasaran dengan cerita ini yuk mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua empat
"Sayang... Jangan tendang aku?" teriak Tuan Lao Yun. saat sampai depan pintu kediaman Nyonya Anhi Cao, Nyonya Anhi Cao dan You you yang lagi duduk di kursi taman KEDIAMAN Persik pun langsung melihat orang yang membuka pintu dengan kencang.
"Ha.... ha..... ha.... tunggu nafas ku masih sesak" ucap Tuan Lao Yun. saat melihat Nyonya Anhi Cao ingin membuka mulutnya, You you yang mendengar dan melihat kelakuan ayah nya pun hanya bisa menahan tawanya. Nyonya Anhi Cao pun tidak jadi bertanya kepada sang suami, Tuan Lao Yun mendekati sang istri. dia mengambil gelas air dingin dan segar itu.
.
.
.
"Suamiku kenapa kau habiskan? ih.... aku meminum nya dengan pelan-pelan kau malah langsung teguk saja minuman ku itu" teriak kesal Nyonya Anhi Cao. Tuan Lao Yun yang mendengar suara kesal sang istri pun langsung menunduk, Nyonya Anhi Cao melipatkan bibirnya.
"Memang minuman ini siapa yang buat?" tanya Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao memalingkan wajahnya, Tuan Lao Yun menelan saliva nya. dia merasa hidup nya melakukan kesalahan yang membuat sang istri merajuk seperti itu.
"Aku akan memanggil pelayan ya? nanti dia suruh koki istana kita untuk membuat kembali minuman itu ya" bujuk Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao menatap tajam kepada Tuan Lao Yun, dia pun mengambil tubuh You you dari ayunan bayi yang tergantung di gazebo taman milik Nyonya Anhi Cao.
"Itu bukan buatan para koki.... tapi Itu hadiah dari putriku karena aku sudah menyelesaikan beberapa design perhiasan" jawab jutek Nyonya Anhi Cao.
"Eh.... sayang aku benar-benar tidak tahu, jangan marah ya? nanti aku bantu buatin perhiasan yang baru ya... agar kamu mendapatkan minuman segar lagi" bujuk Tuan Lao Yun.
"Putri ku satu-satunya... Yang cantik dan pintar, tolong berikan ayah mu ini minuman spesial untuk ibu mu ya nak?"ucap Tuan Lao Yun.
"Ibu dengal itu? ada yang bicala tapi tat belwujud..." ucap You you. Tuan Lao Yun menegang, dia seperti mengingat kata-kata Putri nya itu.
"Hais..... ternyata dia, berbalas dendam kepadaku!" gumam Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao yang mendengar ucapan You you pun hanya bisa menahan tawanya, Nyonya Anhi Cao pun meninggalkan Tuan Lao Yun di gazebo kediaman nya itu sendiri, dia tidak ingin Tuan Lao Yun mengetahui bila dia mentertawakan diri nya.
"Hu... hu.....hu...... nasib seorang lelaki tua seperti ku ini, sangat tersiksa" ucap Tuan Lao Yun.
Nyonya Anhi Cao dan You you masuk kedalam kamar Nyonya Anhi Cao. You you pun mengeluarkan beberapa cemilan dan minuman yang membuat Nyonya Anhi Cao tercengang, Nyonya Anhi Cao Tak menyangka kalau You you begitu baik hat.
.
.
.
.
.
.
"Putri ku... ini begitu indah dan bau nya harum, pasti ini makanan para dewa ya?" ucap Nyonya Anhi Cao. You you cekikikan mendengar pertanyaan itu, dewa pun belum tentu bisa makan semua makanan itu.
"Cudah.... ayah dan ibu lebih bait matan dulu, nanti Tan talian atan beltelja tembalit, jadi lebih bait talian mengici peyut," ucap You you. Tuan Lao Yun yang masuk kedalam kamar sang istri pun melongo, Tuan Lao Yun tersenyum bahagia. dia berpikir kalau istrinya ingin mengusirnya, tapi ternyata Sang Putri menyuruh dirinya untuk makan bersama dengan sang istri.
"Tunggu.... ini makanan bukan dapat koki lagi?" tanya Tuan Lao Yun. Nyonya Anhi Cao pun mengangguk, Tuan Lao Yun pelan-pelan duduk agar tidak membuat istrinya merajuk kembali.
"Cudah... talian matan dulu" ucap You you terpotong saat mendengar suara dingin dan datar dari arah pintu.
"Dapat dari mana kalian makanan itu?
BERSAMBUNG.....
bisikan tak kasat meta = Hantu atau Jin
kalau gitu, aku panggil Jin You aja 🤣
malah yg kena pamannya🤣🤣