Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM MATA SAKTI RAJA GIOK

SISTEM MATA SAKTI RAJA GIOK

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anak Genius / Fantasi
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Gibran Dirgantara, seorang pemuda desa yang berniat mengadu nasib di ibu kota, harus menelan kenyataan pahit saat dicampakkan dan dihina habis-habisan oleh mantan pacarnya, Siska, bersama kekasih konglomeratnya yang arogan. Namun, saat harga dirinya diinjak-injak di tengah kerasnya persaingan pusat pelelangan batu giok, Gibran secara ajaib membangkitkan entitas misterius bernama "Sistem Mata Sakti Raja Giok" yang menyatu langsung dengan saraf penglihatannya. Berbekal mata dewa yang kini mampu menembus lapisan batu kotor untuk melihat energi murni di dalamnya, Gibran memulai jalan balas dendam yang elegan untuk meremukkan kesombongan mereka yang meremehkannya, memborong batu-batu bernilai triliunan dari tumpukan sampah, dan merangsek naik menjadi master giok nomor satu yang paling ditakuti di dunia modern.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Tiga mobil SUV hitam yang dipenuhi lubang peluru itu akhirnya berhenti mendadak di depan sebuah kasino megah bergaya Eropa di pusat ibu kota provinsi.

Ciiit.

Kasino bernama Naga Hitam itu merupakan markas besar dari sindikat perdagangan giok ilegal paling ditakuti di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Gibran turun dari mobil dan menatap bangunan mewah itu dengan tatapan mata sedingin es.

Ia berjalan ke bagian depan mobilnya dan mencengkeram bemper baja SUV yang sudah bengkok dan hancur akibat tembakan senapan mesin pembunuh bayaran tadi.

Krek brak.

Dengan sekali tarikan tenaga kasarnya, Gibran merobek bemper baja itu lepas dari kerangka mobil seolah merobek selembar kertas koran.

"Bima, kau dan Nona Aurel tunggu di mobil bersama setengah pasukan Kapten Codet," perintah Gibran sambil memanggul bemper baja itu di bahu kanannya.

"Sisa pasukan ikut aku ke dalam, kita akan menagih biaya perbaikan mobil ini sekarang juga," lanjutnya melangkah mantap menaiki tangga utama kasino.

Dua penjaga bertubuh kekar di pintu utama kasino langsung menyilangkan senjata laras panjang mereka menahan langkah Gibran.

"Berhenti di sana, tempat ini sedang ditutup untuk tamu luar!" bentak salah satu penjaga dengan suara sangat kasar.

Gibran tidak repot-repot membalas ucapan penjaga pintu murahan tersebut.

Bugh bugh.

Kapten Codet dan satu anak buahnya melesat maju menghantam leher kedua penjaga itu menggunakan gagang senapan hingga mereka pingsan seketika.

Brak.

Gibran menendang pintu kayu jati setinggi tiga meter itu hingga engselnya jebol dan pintunya rubuh menghantam lantai pualam lobi kasino.

Suara musik klasik di dalam ruangan itu mendadak mati digantikan oleh puluhan bunyi pelatuk senjata yang ditarik serentak.

Klak klak klak.

Di tengah ruangan judi VIP yang luas itu, seorang pria paruh baya dengan bekas luka sayatan memanjang di pipinya sedang duduk menghisap cerutu Kuba.

Pria itu adalah Tuan Naga, bos besar dari Sindikat Giok Hitam yang menguasai seluruh perputaran uang kotor di wilayah ibu kota provinsi.

Puluhan pengawal bersenjata api sudah mengepung Gibran dari segala arah dengan moncong senjata mengarah tepat ke kepalanya.

"Tamu dari kota kecil rupanya sangat tidak sopan merusak pintu mahalku hari ini," sapa Tuan Naga menghembuskan asap cerutunya perlahan ke udara.

"Aku mengirim belasan penembak jitu untuk menyambutmu, tapi kau malah datang kemari membawa sampah logam itu," ejeknya sambil menunjuk bemper penyok di bahu Gibran.

Gibran mengayunkan bemper baja berlubang peluru itu dan melemparkannya dengan sangat keras ke arah meja judi Tuan Naga.

Trang brak.

Bemper itu menghantam meja kaca kristal hingga hancur berkeping-keping membuat para pengawal Tuan Naga mundur selangkah karena terkejut.

"Anjing-anjing peliharaanmu menembaki mobilku dan membuat Nona Aurel ketakutan di jalan tol tadi," ucap Gibran dengan aura membunuh yang sangat pekat.

"Aku datang kemari untuk menagih biaya ganti rugi, nyawa ditukar dengan nyawa, wilayah ditukar dengan wilayah," tuntut Gibran menatap lurus menembus mata Tuan Naga.

Tuan Naga tertawa terbahak-bahak mendengar tuntutan arogan dari pemuda yang sedang dikepung puluhan senjata api di kandangnya sendiri.

Hahahaha.

"Kau sangat pemberani Gibran, pantas saja Bratasena yang bodoh itu bisa bangkrut total di tanganmu," puji Tuan Naga dengan nada sangat merendahkan.

"Tapi ini adalah ibu kota provinsi, di sini aturan mainnya ditentukan oleh seberapa tajam matamu menilai batu, bukan seberapa kuat pukulan ototmu."

Di belakang Tuan Naga, berdiri lima orang pria tua dengan pakaian tradisional yang merupakan lima master giok terhebat di seluruh jaringan sindikat.

Mereka menatap Gibran dengan pandangan remeh seolah melihat seekor anak domba yang tersesat masuk ke dalam sarang kawanan harimau kelaparan.

Gibran merapikan kerah kemejanya dan tersenyum sinis menanggapi provokasi kelima master tua bangka tersebut.

"Kalau begitu mari kita selesaikan urusan ini dengan cara elegan layaknya pria sejati Tuan Naga."

"Aku menantangmu dan kelima pakar rongsokanmu itu dalam duel Judi Batu Buta malam ini juga," tantang Gibran dengan suara lantang yang menggema menantang maut.

Mendengar istilah Judi Batu Buta, kelima master tua itu langsung saling berpandangan dengan wajah terkejut dan rahang mengeras.

Judi Batu Buta adalah pertarungan ekstrem level dewa di mana pesertanya harus memilih batu giok dalam keadaan mata ditutup rapat oleh kain hitam tebal.

Mereka hanya diizinkan mengandalkan indra peraba tangan dan insting membaca suhu untuk menebak nilai batu tersebut dalam waktu kurang dari satu menit.

"Kau berani menantang kami Judi Batu Buta? Kau pasti sudah bosan hidup dan ingin cepat mati anak muda!" teriak salah satu master tua itu tidak terima diremehkan.

"Tuan Naga, biarkan kami melayani kesombongannya malam ini dan mempermalukannya sampai dia menangis berdarah di depan anak buahnya sendiri!" bujuk master lainnya dengan penuh nafsu membunuh.

Tuan Naga mengelus dagunya yang ditumbuhi janggut tebal sambil memikirkan keuntungan gila dari tantangan tidak masuk akal tersebut.

"Apa taruhannya Gibran, uang tunaimu yang hanya beberapa puluh miliar itu sama sekali tidak cukup untuk menyamai nilai meja kasinoku ini," pancing Tuan Naga dengan senyum licik.

Gibran melipat kedua tangannya di dada dan menatap wajah penuh bekas luka Tuan Naga dengan tatapan mengintimidasi.

"Jika aku kalah, Giok Salju Surgawi bernilai ratusan miliar dan seluruh aset Aliansi Larasati akan menjadi milikmu sepenuhnya tanpa syarat."

"Tapi jika aku menang, kau harus menyerahkan seluruh wilayah kekuasaan pasar giok di provinsi ini kepadaku, dan kau harus mematahkan kedua tanganmu sendiri malam ini juga," ucap Gibran menyebutkan syarat mutlaknya.

Napas Tuan Naga sedikit tertahan mendengar nama Giok Salju Surgawi disebutkan sebagai taruhan di atas meja.

Batu pusaka legendaris itulah yang menjadi satu-satunya alasan utamanya memerintahkan pembunuhan brutal di jalan tol tadi siang.

"Sepakat, kita akan mengadakan Judi Batu Buta di aula bawah tanah kasino ini tepat satu jam dari sekarang."

"Jika kau gagal membedakan batu giok dan batu kapur dalam keadaan mata tertutup, kepalamu akan menjadi pajangan baru di ruang kerjaku Gibran," ancam Tuan Naga menggebrak meja kayunya yang tersisa.

Gibran hanya tersenyum tipis dan berbalik badan berjalan santai kembali menuju pintu keluar lobi yang sudah hancur.

"Siapkan saja batu-batu tersulitmu Tuan Naga, karena malam ini aku akan mengajari kalian semua bagaimana caranya melihat jelas di dalam kegelapan mutlak," ucap Gibran sebelum menghilang di balik pintu.

Pertarungan terbesar yang akan menentukan siapa penguasa absolut daratan provinsi ini akhirnya akan segera dieksekusi tanpa bisa dihindari lagi.

1
nadymaddy
💚💟
setiawan
🤩🥳
nurul khusna
🌹🥳
fitri
semangat gibran🥰
pricilia
seru banget🥰
gofur
sangat menarik ingin cepat di lanjutkan crita nya
sasa
💕💋
yani
🥳🥳
samuel df
mantap kaka 😘
clara
mantap
DD
bab ini diulang ya Thor 😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!