Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Kandung Yang Tersisikan

Anak Kandung Yang Tersisikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Saudara palsu
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nadia Papendang

Klarissa anak kandung dari keluarga yang cukup kaya raya, namun sejak sepupunya datang dan di angkat sebagai anak angkat oleh kedua orang tuanya, Klarissa Tersisikan.

Kedua orang tuanya mengabaikan dan tidak peduli, saudara-saudara kandungnya, pacarnya bahkan sahabatnya tidak ada yang peduli pada Klarissa bahkan mengabaikannya.

Mampukah Klarissa hidup dalam keterabaian dari orang-orang terdekatnya??...
Apakah masih ada yang peduli pada Klarissa?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Saat diruang kepala sekolah Klarissa dan Bima duduk bersama sedangkan Harry, wali kelas Klarissa yang bernama bu mega, dan pak jaya duduk terpisah

"Begini pak... Sebenarnya Klarissa tidak bersalah dalam masalah ini, kemarin Klarissa dihadang siswa sekolah lain, Klarissa tidak Terima karena siswa sekolah lain bersikap kurang ajar kepada Klarissa sehingga Klarissa menghajar siswa sekolah lain tersebut, mereka tak Terima hingga tadi pagi siswa sekolah lain menyerang sekolah ini!" Terang pak jaya

Harry masih kesal dengan sikap Klarissa "Saya tidak tau lagi pak jaya... Saya sudah kualahan dengan sikap Klarissa, ini benar-benar sangat memalukan... Dia perempuan tapi bertingkah hingga ke kantor polisi, kakak-kakaknya saja yang laki-laki tidak pernah melakukan hal memalukan seperti ini!" Tutur Harry

Harry menghembuskan nafas kasarnya "Perempuan liar seperti dia akan menjadi apa kedepannya... Saya tidak tau lagi, makin hari tingkahnya makin kelewatan!" Tutur Harry

Pak jaya menepuk pundak Harry "Dia hanya melindungi dirinya sendiri, saya yakin Klarissa mempunyai cita-cita yang besar, saya yakin Klarissa akan menjadi perempuan yang sukses kedepannya... Dia siswa yang pintar!" Terang pak Jaya

Harry tersenyum getir "Saya tidak yakin dia akan sukses, meskipun pintar percuma kalau jadi perempuan liar!" Ujar Harry

Bima memegang erat tangan Klarissa "Kamu yang kuat, kamu pasti sukses jangan dengarkan perkataan papamu!" Bisik Bima

Klarissa diam seolah otaknya sudah buntuh dengan perkataan Harry "Saya permisi dulu pak... Terserah anda mau melakukan apa kepada anak itu, saya sudah angkat tangan terserah bapak mau menghukumnya, mau mengeluarkannya, saya sudah menyerah...

Terserah dia saja mau melakukan apa!" Tutur Harry meninggalkan ruang kepala sekolah

Klarissa masih diam dengan menundukkan wajahnya "Bima... Bu mega... Kalian duluan saja, saya mau berbicara dengan Klarissa!" Ujar pak jaya

"Apa pak jaya mau mengeluarkanku?"

Batin Klarissa

Bima dan bu mega keluar "Sayang... Aku duluan ya!" Bisik Bima

Klarissa mengangguk, saat mereka pergi pak jaya duduk disebelah Klarissa "Jangan dengarkan perkataan papamu... Bapak sangat yakin kelak kamu akan menjadi wanita yang sukses, percayalah... Bapak tidak akan menghukummu atau mengeluarkanmu, bapak sangat salut dengan sikapmu Klarissa... Kamu tidak mudah ditindas oleh orang lain!" Tutur pak jaya

Klarissa menatap pak jaya dengan air yang menetes "Terimakasih pak... Apa saya salah membela diri saya sendiri pak... Apa saya salah menghajar orang yang kurang ajar dengan saya pak... Kenapa semua orang selalu menyalahkan sikap saya... Padahal saya ingin melindungi diri saya sendiri, kalau bukan saya sendiri siapa yang akan melindungi saya pak...Bahkan keluarga saya tidak ada yang perduli dengan saya!" Tutur Klarissa

Pak jaya terkejut dengan perkataan Klarissa "Tidak ada keluarga yang tidak perduli Klarissa... Mungkin hanya perasaanmu saja, bapak harap jangan jadikan perkataan papamu sebagai pematah semangatmu tapi jadikan perkataan papamu cambukan untuk membuat dirimu untuk sukses diwaktu mendatang, bapak sangat yakin kamu akan menjadi orang sukses kedepannya!" Tutur pak jaya

Klarissa mengangguk memandang lekat teman papanya yang menjadi kepala sekolah disekolahnya "Terimakasih pak... Apa saya boleh keluar?" Tanya Klarissa

Pak jaya mengangguk "Istirahatlah di UKS, obati dulu lukamu!" Ujar pak jaya

Klarissa mengangguk lalu keluar dari ruang kepala sekolah, tetapi Klarissa langsung masuk ke kelasnya "Maaf Bu lambat!" Ujar Klarissa

Bu susi mengangguk mempersilahkan Klarissa duduk, Klarissa duduk dengan wajah datar

"Sayang... Ayo aku antar ke UKS kita obati dulu lukamu!" Bisik Bima

Klarissa menggelengkan kepalanya "Tidak usah, luka ini tidak sebanding dengan luka yang ada dihatiku!" Ujar Klarissa pelan

Bima diam "Sayang... Kenapa papamu tega bersikap seperti kepadamu!" Batin Bima memandang sendu kearah Klarissa

Bu susi menjelaskan didepan, Klarissa tetap fokus mendengarkan bu susi meskipun teman-teman sekelasnya memandang Klarissa dengan tatapan yang bermacam-macam.

Ada yang terlihat kasihan, ada yang terlihat jengah, ada yang terlihat benci tapi Klarissa tak memperdulikannya.

Tak terasa waktu berjalan singkat hingga bel berbunyi "Ingat hari senin kita ujian, setelah ujian kenaikan kelas, kita akan mengadakan drama musical setelahnya kita akan camping... Oh iya satu lagi nanti pulang sekolah kita latihan drama musical!" Tutur bu susi

"Iya bu!" Jawab siswa kelas 10-1 Sastra

Mereka keluar kelas sedangkan Bima menarik tangan Klarissa ke UKS "Aku tidak apa-apa jangan khawatir!" Tutur Klarissa

"Tidak bisa aku sangat khawatir, ayo ntar lukamu infeksi!" Tutur Bima

Klarissa tersenyum getir "Aku tidak akan mati dengan luka kecil ini!" Jawab Klarissa

Bima menggelengkan kepalanya hingga mereka memasuki UKS "Bu... Klarissa terluka!" Ujar Bima

Bu Rika mengambil obat luka "Ayo ibu obati... Ntar lukanya infeksi!" Tutur bu Rika

Bu Rika membersihkan luka Klarissa tapi Klarissa tidak bereaksi apapun "Apa tidak sakit?" Tanya bu rina

Klarissa menggelengkan kepalanya, bu Rika memberikan obat merah disudut bibirnya juga memberikan plester di keningnya dan di tulang pipinya yang luka "Tadi kamu yang berkelahi dengan siswa sekolah lain?" Tanya bu Rika

Klarissa mengangguk "Jangan pendam sendiri... Berbagilah pada ibu atau teman yang kamu percaya!" Tutur bu Rika

Klarissa memaksakan tersenyum "Saya tidak apa-apa bu, terimakasih sudah mengobati luka saya!" Ujar Klarissa

Bu Rika mengangguk "Ayo kita ke kantin, aku sudah lapar!" Tutur Klarissa menarik tangan Bima

Bima dan Klarissa melangkahkan kakinya kekantin, saat dikantin banyak yang berbisik "Baru kali ini sekolah kita diserang sekolah lain, gara-gara murid baru itu!" Bisik salah satu siswa

"Tapi dia hebat lho... Tadi bisa menghajar siswa sekolahan lain!" Bisik salah satu siswa

"Hebat apaan... Palingan dia mau caper!" Bisiknya lagi

Klarissa mendengar semua bisik-bisik siswa dikantin tapi Klarissa menelan semua dengan bersikap biasa saja "Lo jangan dengerin perkataan mereka... Mereka taunya menghakimi... Mereka nggak tau lo hanya lo yang tau diri lo sendiri... Lo jangan cengeng Klarissa!" Batin Klarissa

"Mau makan apa sayang?" Tanya bima lembut

"Seperti biasa mie ayam bakso sama es jeruk!" Ujar Klarissa

Bima mengangguk memesankan makanan untuk Klarissa, Klarissa mengambil handphonenya di sakunya melihat aplikasi novelnya matanya membulat melihat pembayaran yang diterimanya "Ya allah kenapa banyak banget!" Batin Klarissa

Saat bima duduk, Klarissa menaruh handphonenya di sakunya kembali "Sayang... Maaf... Gara-gara aku, kamu berurusan dengan indra!" Tutur Bima

Klarissa tersenyum "Tidak apa-apa, udahlah jangan bahas itu... Lebih baik kita makan setelah ini kita main basket, aku menantangmu!" Tutur Klarissa

Bima memandang Klarissa "Yakin... Mau bertanding denganku, kalau kalah gimana?" Tanya Bima

"Apapun yang kamu mau aku turuti, kalau aku menang kamu harus mengajariku naik motor... Bagaimana?" Tanya Klarissa

"Ck... Kenapa harus diajari naik motor?" Tanya Bima

"Karena nggak mungkin kakak-kakakku mau mengajariku, andai saja sekolah ini bisa bawa mobil, aku tidak akan repot-repot mau belajar naik motor!" Tutur Klarissa

"Oke deal... Kalau kamu kalah kamu harus nuruti semua perkataanku oke...!" Ujar Bima

"Oke!" Singkat Klarissa

1
Rizky Ivan
lanjut Thor sayang..
Kasih Bonda
next Thor semangat
Suanti
semoga ingatan quen cpt kembali dan org tua cpt sembuh dri koma biar balas dendam ke al dan keluarga pembantu 🤣🤣🤣
Kasih Bonda
next Thor semangat
Aldiza azahra
wah teryata bapaky varo yg bregsek itu yg ngerjai gita jd pembatu.. knpa di ales aj quee ke aly
Aldiza azahra
kyaky omogn kakek alex bener si deo metalay lmah dn mudah dimafaatkan
Kasih Bonda
next Thor semangat
Noer Asiah Cahyono
kan nenek nya kaya2 kenapa Nadhira gak minta tinggal sama mereka aja atuh yah
Noer Asiah Cahyono
kan nenek nya kaya2 kenapa Nadhira gak minta tinggal sama mereka aja atuh yah
laaa~
emg dirumah mereka gk ada cctv kah biar kluarganya bisa mantau wk. kasian si diraa
Noer Asiah Cahyono: bener banget kak, kata nya orang kaya tapi masa melepas anak2 begitu saja padhal kn nenek yg dari derel aja kaya, belum tante nya itu acha, gimna gimana smpe gak bisa makan, apa gak bisa Nadhira blng klo kelaparan
total 1 replies
Dasem Ida faizah
ilfil dengan deo dan yuna
amorabymora
niat mampir tapi malah mewek di buat author ini 😣
Kasih Bonda
next Thor semangat
Suanti
setelah nadia dan darel sadar jeblos kan ke penjara keluarga gita tentang penyiksaan ank 🤣
Ayunda Marbun
setelah nadia sadar kembali kerumah dea balik dari amnesia nya buat nadira benci sama si deo, jgn kasi ampun deo thor keterlaluan dia
Nurlaila Elahsb
maaf nih ya kak ,aku pingin kasih masukan ke kk author KL bisa sesi keluarga Clarissa di tamatkan saja ,terus buat judul baru lagi tapi tetap sambungan dari kisah keluarga Clarissa, sekarang kan anak anaknya dh pada gede tu jadi buat judul lagi,biar konsepnya berubah tidak lagi anak kandung yang di sisihkan biar jgn sama kisah awal orang tuanya sama anaknya gitu loh kk menurut aku,,kisah yg KK tulis bagus loh aku ngikutin cerita ini dari eps 1 loh kak,mknya aku tau ceritanya!!itu masukan dari aku kak semoga kk sukses terus dan sehat selalu semangat kk author 💪💪😊
Mulyani
ayiuuu dong sambungan ny mn ni lgi seruh ni
Sayekti 0519
jangan d buang ATM nya.bila perlu minta motor gede Ama PP lo
Nda_Zlnt
lanjut thor
May Arz
cerita nya mutar " nantik semuanya membaik malah nadira pulak jadi jahat seperti nadin duluu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!