Indonesia
NovelToon NovelToon
Kepedihan Jiwa

Kepedihan Jiwa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:510.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rima junia Ermolina

Abista Mardhani seorang psikiater muda yang jatuh cinta pada pasiennya nan mengalami depresi berat karena ditinggal nikah oleh sang pacar. Abi pun memutuskan untuk menikahi Larisa dan membawanya pergi dari kota Jakarta.

Memulai hidup baru di Bali ia pun berjuang untuk menyembuhkan sang istri. Status mereka ditutupi Abi dari Larisa. Ia menunggu sampai wanita itu sembuh dan bisa mencintainya barulah pernikahan mereka di resmikan.

Meski sang Mama tak merestui pernikahannya itu Abi teteap mempertahankan Larisa. Ia yakin kalau wanita itu akan sembuh dan mereka bisa hidup bahagia.

Apakah perjuangan Abi untuk membuat istrinya sembuh dan mencintainya berhasil?
Bagaimana jika Bayu sang mantan pacar kembali ingin merebut Larisa dari Abi?
Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga mereka?
Apakah akan berakhir happy ending atau sad ending?

Yuk, mari! Baca kisah Abi dan Larisa dalam mengobati kepedihan jiwa mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima junia Ermolina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Setengah hatinya mengatakan untuk memenuhi keinginan Abi itu. Namun setengahnya lagi seolah menolak karena Larisa tau kalau itu terlalu jauh bagi hubungan mereka yang …

Entahlah, ia juga bingung tentang hubungan mereka ini. Apakah hanya sebatas sayang karena iba dan kasihan atau juga sayang karena layaknya keluarga.

Tiba-tiba ponsel Abi yang ada di atas meja berbunyi. Tertera nama Davira di layarnya.

“Siapa, sayang?” tanya Abi.

“Mama, Kak.”

“Di angkat dong.”

Larisa menggeser tombol hijau di layar dan segera mengarahkan ponsel ke mereka berdua.

📱Sssaayynngg … Mama kangen loh.

📱Sama, Ma. Aku juga kangen. Kesini dong.

📱Gak bisa, La. Papa lagi sibuk banget sama perusahaan jadi Mama harus selalu temanin.

📱Hai, Ma. Gimana kabarnya?

Sapa Abi

📱Kami disini baik dan sehat. Kalian gimana?

📱Sama kok, Ma. Kalau gitu aku tinggal ke kamar dulu, ya.Kalian bisa bicara sepuasnya.

Izin Abi.

Larisa memandangi punggung lebar itu hingga menghilang di balik tembok. Kemudian dia melanjutkan obrolan dengan sang Mama. Ia menceritakan kedatangan Ningsih tadi sore ke villa. Davira pun memberikan tanggapan yang biasa saja karena ia yakin apapun yang terjadi antara Ibu dan anak itu, Abi pasti akan mempertahankan Larisa.

Ia juga mengatakan pada sang putri untuk tak terlalu khawatir karena Abi pasti bisa menyelesaikan masalah itu antara ia dan orang tuanya. Jika ia bercerita padanya maka jadilah pendengar yang baik. Karena hal itu lah yang paliang dibutuhkan pria dari seorang wanita.

📱Ma, Kak Abi tadi sempat bilang, dia pengen tidur sambil peluk aku biar semangatnya balik lagi.

📱Terus?

📱Aku bingung. Masa iya aku harus tidur berdua sama dia.

📱Salahnya dimana? Kalau cuma sekedar tidur doang sih gak papa.

📱Gitu, ya, Ma.

📱Aduh, La, susah Mama jelasinnya ke kamu. Nanti kamu juga bakalan ngerti kok. Tapi sekarang kamu temani Abi, ya. Dia memang lagi butuh kamu.

Mendengar jawaban sang Mama Larisa menemukan keyakinan atas keraguan hatinya. Setelah panggilan itu berakhir ia bergegas ke kamar untuk berganti pakaian dan mencuci muka lalu baru ke kamar Abi.

“Kak?” panggilnya di depan pintu kamar.

“Masuk aja, La. Gak di kunci.”

“Ini ponselnya.”

“Taruh aja di atas meja,” jawab Abi yang sedang mencoba tidur.

“Kak?”

“Apa, La?”

“Aku boleh tidur di sini?”

Abi mengangkat kepalanya untuk menatap Larisa yang berada di pinggir kasur. “Kemarilah!” Ia bergeser sedikit untuk memberikan ruang pada istrinya.

Larisa pun naik ke atas kasur dan berbaring di samping Abi. “Kalau, Kakak, mau peluk aku gak papa kok.”

“Serius?”

Gadis itu mengangguk. 

Wajah Abi begitu gembira. Ia segera merapatkan tubuh mereka dalam satu balutan selimut tebal. “Makasih, ya. Muach.” Abi mengecup kening istrinya. “Sekarang kita tidur.”

Dalam lelapnya Larisa pun tersenyum. Ia seolah merasakan hal yang dirasakan Abi, hangat, tenang dan nyaman. Bahkan ini belum pernah ia rasakan saat bersama Bayu dulu. Ah iya, Bayu! Bagaimana perasaannya sekarang pada pria itu? Larisa ingin mencari tahu akan jawabannya. Tapi bagaimana? Apa ia harus terbang ke Jakarta dan menemuinya? Gak haruskan!

Mungkin besok ia mulai memikirkan bagaimana caranya. Sekarang lebih baik ia masuk ke alam mimpi bersama dekapan Abi yang begitu membuatnya semakin mengantuk dan tidur dengan nyenyak.

...🦜🦜🦜🦜...

Pas adzan subuh berkumandang, Abi pun terbangun dari tidur indahnya. Ia begitu senang akhirnya bisa tidur sambil memeluk istri tercinta. Hal yang selama ini ia inginkan, akhirnya terwujud. Dipandangi wajah imut itu sepertinya sang istri tidur begitu nyenyak membuat Larisa tak terusik oleh belaian lembut tangan Abi di pipinya.

Niat hati ingin mencium bibir mungil nan menggoda itu, tapi ia takut kalau nanti Larisa akan terbangun. Lebih baik segera ia bangunkan sebelum keinginan lain membangkitkan gairah lelakinya.

“La.” Abi menepuk pelan pipi istrinya. “Bangun, sayang, sudah adzan subuh, kita sholat, yuk!”

Gadis itu mengerjapkan mata ketika dirinya kembali ke dunia nyata setelah mengarungi alam mimpi yang begitu damai. 

“Kakak, tinggal ke kamar mandi, ya. Jangan tidur lagi. Bangun dan cuci mungka sekalian ambil wudhu.”

“Iya, Kak.” Larisa menjawab dengan suara serak khas bangun tidur dan itu terdengar seksi di telinga Abi.

Pria itu bergegas turun dari pembaringan. Ia tak mau berlama-lama dekat dengan Larisa.

Usai sholat subuh mereka melakukan aktivitas masing-masing. Abi mengolah tubuhnya sebelum berangkat kerja di ruang gym, sedangkan Larisa membereskan kamar serta menyiapkan baju kerja suaminya. 

“Kak.” Larisa sedang memakaikan dasi di leher dokter pribadinya itu.

“Apa, sayang?”

“Apa arti sayang, Kakak, ke aku?”

Abi gugup ia tak tahu penjelasan apa yang harus diberikan pada sang istri sebagai jawaban dari pertanyaannya.

“Hhmm … kayaknya sama deh seperti Mama kamu. Mama Davira juga suka manggil kamu sayang kan?”

“Maksud, Kakak, sayang sebagai keluarga atau lebih tepatnya sebagai adik?”

Abi hanya memberikan seulas senyuman . Ia tak mau meng iya-kan perkataan sang istri karena hal itu tak sesuai dengan isi hatinya. Ia juga tak mau menjelaskan sekarang tentang arti rasa sayangnya itu karena belum bisa memastikan bagaimana perasaan Larisa yang sekarang terhadap sang mantan.

Mungkin tugasnya sekarang adalah mencari cara untuk mengetahui hal itu. Tapi sebelumnya ia juga ingin tahu tentang perasaan Larisa pada dirinya. Dua hal itu membuat Abi penasaran setengah mati. Bisa saja ia menanyakan langsung pada orang yang bersangkutan. Namun, ia tak mau terburu-buru.

...🥒🥒🥒🥒...

“Suster,” panggil Larisa.

“Ada apa, Neng?”

“Boleh pinjam ponselnya gak?”

“Buat apa?”

“Hhhmm buat buka instagram.”

“Aduh, kalau itu saya gak berani, Nang. Bisa-bisa Abi marah besar sama saya.”

“Ayo lah, Sus. Bentar aja,” mohon Larisa.

“Sebaiknya, Neng, pinjam ponselnya Abi saja nanti. Sumpah, Neng, saya taku Abi marah dan pecat saya.” Penolakan Suster Ulfa bukan hanya sekedar alasan semata, ia serius dengan ucapannya. Hal itu dapat dilihat dari raut wajahnya yang langsung berubah pucat.

Akhirnya Larisa tak memaksakan lagi keinginannya. Sebenarnya ia ingin membuka akun IG nya dulu yang berisikan foto-foto ia dan Bayu saat mereka masih pacaran sampai tunangan. Tujuannya untuk mencari jawaban atas hatinya. Apakah ia masih akan merasakan getaran cinta atau tidak ketika melihat kenangan mereka.

Ia harus memutar otak mencari cara lain untuk bisa mengakses akun itu tanpa sepengetahuan Abi. Jujur ia pun takut jika melakukan hal itu di depan dokter pribadinya. Ia takut Abi akan marah besar sama seperti yang dirasakan Suster Ulfa tadi. Jika pun ia minta izin terlebih dahulu, rasanya tak yakin Abi akan mengizinkan. 

1
Yeni Yeni
soundtrack nya lagu krispatih😍
Iga Mawarni
izin mampir kak
MakBarudakh
Bagus novelnya..
walau sad ending, tp sangat memghibur ..
Bemer2 bikin pedih jiwa tg baca.
mksh mbak author..
RiJE: terima kasih juga sdh mmbaca karyaku, kak
total 1 replies
Partiah Yake
blm komen masih serius membaca nasihat dokter abi
Mamanya Putra
ikut mewek thor nya jahat kasihan Larisa abi dan kiara hik😭😭😭😭😭😭
Yeni Yeni: backsound krispatih "mengenangmu"
total 1 replies
Yanti Daryanti
bagus sekali.. ga usah pake vulgar.... sangat suka
Yanti Daryanti
lumayan.... lanjut thor
Erna Melati
ampe mewek bacany 😭😭
Titis Unji Bunga
novel yg lain biasa happy ending...bru kali ini aku baca novel sad ending..jdi ikutan sedih...makasih karyanya thor..semangat terus ya
Puji Mulyadi
ceritanya bagus loh
Hardinik Akbari
larisaa egois banget, gak berubah dr dulu, maunya sendiri......kasihan abi selalu ngalah.......kok jadi esmosi gini.....
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Nurmalina Gn
UPS..... bisa kebas donk
Nurmalina Gn
gitu ya salah satu cara mencari istri
Mommy Zahra: baca juga ZAHRA BERLIAN YANG TERABAIKAN, semoga suka
total 1 replies
Nurmalina Gn
iya.... semoga berjodoh sama Kania..

gak jadi Sama viona
Nurmalina Gn
sangat santun,... tapi tetap bergetar pas baca nya
Nurmalina Gn
ini novel buat orang2 terpilih membaca nya.
sangat berterima kasih PD author, membuat novel ini.
sangat berkesan bagiku, yg punya kisah sedih dimasa lalu.
Nurmalina Gn
AQ jd ikutan merasa jatuh cinta
Nurmalina Gn
Abi hebat banget... cinta sejati
Nurmalina Gn
para readers terhanyut dgn kisah ini....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!