Aku hanya seorang gadis biasa yang ingin bahagia, memang aku bukan terlahir orang kaya tapi, aku memiliki hati yang bisa dibilang orang itu , sangat amat terlalu baik,,
Hay namaku diana aku berasal dari kota semarang, dan aku hanya seorang gadis desa, yang di tinggal suaminya berselingkuh namun, dia tidak mau berubah padahal diana ini ingin sekali suaminya itu bisa bersikap baik pada istrinya.
ingin tau kisah nya yuk bantu suport nya ,
yang berjudul ,Pahitnya kehidupan dunia ,
dengan peran diana adalah saya sendiri.
namun disini saya ingatkan ya bahwa , ini juga ada karangan nya juga ya, thank you bantu suport novel baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 26 Pertemuan Di cafe
Malam ini aku lembur lagi karna cafe sekarang ini sudah naik pesat , karna banyaknya menu makanan terbaru ,
Tok,, Tok ,, Tok ,,,,
" iya masuk " teriakku dari dalam
" permisi mbak , maaf mengganggu " ucapnya sopan
" iya kenapa si " jawabku
" mbak aku nanti izin ya pulang cepat ?" ujar sisi
" emang ada apa " ujarku
" enggak apa - apa mbak , hanya saja dirumah lagi ada masalah " jawabnya jujur
" oh , yasudah , hati - hati ya pulang nya " jawabku
Kini aku pun fokus pada layar laptop karna masih banyak kerjaan , dan sisi pun pergi dari ruangan ku setelah mendapatkan izin dariku ,
setelah aku menyelesaikan tugas , dan akupun menyeruput kopi yang sudah di sediakan sama vina , sungguh anak itu bikin aku makin sayang , eits sayang sebagai saudara ya hehe ,
Tok,, Tok ,,, Tok ,,
" Masuk " ujarku
" hay , can ,, " ucapan itupun menggantung diudara
setelah tau kalau itu bukan orang yang dimaksutkan
aku yang sedang menyeruput kopi itupun sontak , menyembur ke arah meja kerja , untung saja semburan nya terkena berkas sedikit aja tidaklah banyak ,
Akupun terkejut bukan main , dan aku juga membulatkan mataku ketika mendapati ada seorang pria dihadapan ku , sungguh dunia ini sempit rupanya , sampe aku harus bertemu dia lagi .
" kamu " ucapnya serempak
" e , em , maaf aku kira tadi , si nanda !! ? ujarnya
" oh , em , iya nggak apa-apa oh ya , sepertinya nanda bel _- " potong nya karna keburu nanda sudah datang
" hay , ini kok disini , ngapain " ucap si gadis cantik dari balik pintu
" haduh , kamu ya dicariin rupanya pergi , emang pergi kemana sih " jawab Ferddiy pada adiknya
" yaelah , pergi bentaran doang , dah kangen ya he , he , he , ya kan " godanya sambil menujuk pada wajah masam sang kakak.
aku pun yang masih berdiri depan meja kerja itu lalu menatap keduanya dengan pikiran yang melayang - layang , melihat keakrapan mereka juga pikiranku di penuhi tanda tanya.
" apa mereka pacaran , tapi ah masak , cuman kalau bukan pacaran , ngga mungkin lah sampe sedekat ini ntah lah " pikirnya
" hellow , kak diana " panggil nya ,
akupun sontak mengerjab kan mataku beberapa kali , aku terkejut ucapan ku pun kemana mana
" eh , potong ayam , tapi ayam nya dimana , , " akupun mengatupkan kedua tanganku ke mulut.
" iieehh , kamu !!! jail kali sih " gerutuku pada nanda.
" ups , sory kak , ha , ha , ha , abis kaka melamun , eh btw kaka latah ya , hi hi hi , lucu banget sih , hummm " ucap si nanda sambil menyubit pipiku gemas
" aduh , sakit , emang dasar ya kamu , jail banget sih , kenapa rupanya " jawabku sambil memegangi pipiku yang sakit
" ini aku , mau pulang duluan ya , udah di jemput soalnya " pamitnya
" lah , nggak ngopi- ngopi dulu bentar " tawarku
" enggak kak lain kali aja , aku soalnya banyak kali tugas nya , yaudah , bay Assalamu'alaikum " ucapnya berlalu pergi , dengan tangannya menggandeng ferddiy
" iya hati- hati , Wa'allaikumsalam " ucapku sambil melirik pada tangan yang bersatu , iri enggak sih tapi hati ini merasa kosong , walaupun banyak teman banyak saudara , namun tak ada kebahagiaan di hati
" huh , ya sudah nasip jomblo kek gini lah , btw gimana ya kabar anak ku , nak mamah kangen udah 1 tahun lebih kita berpisah , bapak mu itu bawa kamu kemana sih nak , setiap kali mamah mau jenguk kamu , tapi kamu nggak ada " umpatku lagi kini aku mengambil foto anakku , sambil ku elus poto yang ada bingkai nya itu ,
Yah , aku sekarang selalu membawa foto anakku kemana pun aku pergi , dan selalu ku pajang di atas meja kerja ,
Dulu sempat aku mengintai rumah mantan suamiku , namun nihil , tak dapat lagi terlihat anakku diluar , aku selalu memperhatikan rumahnya , dan rumah itupun selalu tertutup rapat ,
Tak terasa aku meneteskan buliran bening , mungkin mataku sudah tak bisa lagi membendung , dan akhirnya mengalir dengan cepat,
Tok.. tok.. tok..
Ceklekk...
Setelah aku dengar ketukan pintu itupun , segera ku hapus air mata ku .
" Maaf aku membuka pintu " ujarnya
Sontak akupun melebarkan mataku , karna yang masuk bukan kariyawan nya melalui seorang pria , dan suara itupun tak asing ditelinga nya ,
" i-iya ada apa " ucapku lirih.
" emm , ini ponselku ketinggalan , maaf ya " ujarnya berlalu pergi , namun saat mau pergi ferddiy pun mendengar samar - samar , layaknya orang sedang abis menangis
" kamu abis menangis ya , " ucapnya berlalu membalikkan badan nya , dan berjalan kearah ku yang sedang membelakanginya ,
" enggak , kok siapa yang nangis " jawabku tegas sambil menunduk , untuk menyembunyikan mataku yang memerah , karna malu takut aku ketawan misal abis menangis , lalu aku pun segera mengusap air mataku , sebelum dia mendekat .
" oh ya , coba menghadap ke saya " ujarnya menantang
" enggak ngapain ngelihatin lu , " ucapku sinis
" ieh , ya mau membuktikan aja kalau lu memang bener nangis tau enggak , tu aja " jawab nya .
" lama banget sih ambil ponsel nya , kalian ngapain kok berduaan hayoo " sambung nanda yang menggoda kakanya
" apaan sih satu ini lagi , anak kecil ngapain ikut campur orang dewasa " umpatnya
" kok aku sih yang dimarahi , udah ayo " ajaknya berlalu mengandeng si ferdiy , namun mata ferdiy menatapku dengan penuh tanda tanya ,
Dan Setelah memastikan kalau nanda dan ferddiy sudah benar - benar pergi , akupun berani menolehkan wajahku kedepan , lalu berlari dan dirikupun mengunci pintu nya ,
***
disisi lain nanda dan ferdiy pun keluar cafe , Lalu ferdiy juga menatap adiknya dengan tatapan tajam , seperti ingin memakan mangsanya saja,
" waits , kaka ini kenapa sih , kok melihat aku kaya ingin memakan aja " ucapnya sambil memanyunkan bibir nya 5 senti
" iyalah , aku mau memakan kamu tau !!! " umpat nya kesal
" iiieeehh , kakak aku bilangin sama bunda ya " ucapnya dengan wajah cemberut
" enggak , ini kakak serius , itu pegawai keuangannya kok kamu nggak bilang ma kaka , kalau itu diana " jelasnya membuat nanda syock
" ma-maksut kaka , kakak udah kenal gitu sama kak diana , " ucap nanda yang sedang membenarkan maksud omongan sang kakak
Ferddiy pun menganggukkan kepalanya , dirinya juga mencintai nya .
" dek cari tau tentang dia ya , " ucapnya sambil merengek , seperti bayi
'' iya , iya nanti adek bantu , tapi traktir dulu dong " ujar sang adik , ferddiy pun manggut-manggut
" mau makan dimana ?" tanyanya
" makan itu aja kak " ujarnya sembari menujuk salah satu ruko , yang berada tak jauh dari halaman rumah
" okey , bentar kaka tepikan dulu motornya , " ucapnya sambil memakirkan motor,
Setelah sampai di restoran ala ala vigetarian , nanda dan ferddiy pun masuk , dan mencari tempat duduk.
" permisi mau pesen apa , dan ini menunya " ucap salah satu waitres di dalam , kini dirinya jika ada tamu baru langsung memberikan pertanyaan , atau memberikan menunya.
Saat ferddiy menoleh ke daftar menu , kini dirinya hanya memesan steack chiken saja , sedangkan adiknya pun pensan steack daging panggang ,
" udah ini aja mbak , trus minum nya apa " ujar si mbak nya sopan
" iya mbak , minum nya kaka saya es limau aja , saya jus mangga aja " jawabnya sambil tersenyum ramah .
Kini nanda menatap kaka nya dengan , wajah yang masam , lalu nanda pun memberanikan diri buat bertanya ,
" kak " panggilnya
" hemm , apa " jawabnya dengan suara lembut
" kaka suka nggak sama , mbak diana ? " tanyanya ragu - ragu
" iya dek tapi , dia kan udah punya suami , ah udah nggak usah bahas dia lagi , " jawabnya ,
seketika membuat nanda ikut merasakan sakit , di hati kakaknya , andai dia tau cerita soal kak diana kalau suaminya itu nggak baik .
" oh ya kaka tau nggak sih , kalau diana itu udah pisah sama suaminya , " ? ucapnya
" hummm , emang iya " jawabnya
" iya kaka , coba deh kakak dekatin dia " ujarnanda
" boleh besok aja , inikan dah malam " jawabnya
" iya juga sih ," ucap nanda
**************
***************
°©}%π€{^™}{®\=^¶\=\=π¥°¶™\=®π€√¥×°}™π€}\={®{√€¢°\=\€√\=÷π<{]®\=¥\=®} kcjfey
*********