kecelakaan tunggal yang membuat nya tewas, di rencanakan oleh orang yang selama ini begitu dia sayangi. demi harta, mereka tega melenyapkan lili tanpa perasaan sedikit pun. hal itu membuat lili bukan nya mati, malah terjebak di tubuh sang Antagonis. lili tak menyangka harus menjalani hidup di sebuah wilayah kekaisaran kuno, bagaimana lili akan bertahan, apakah lili sanggup menjalani peran yang di dapatkan nya untuk bertahan hidup? saksikan terus cerita lili dalam menjelajahi wilayah kuno tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.26
Tentu saja ucapan ratu lili membuat kepala desa jamur merasa beruntung. sudah dibantu para warga nya, sekarang malah di berikan pekerjaan untuk makanan yang belum pernah dirasakan oleh seluruh rakyat Philadelphia ini. Mata nya berkaca-kaca. apalagi kebaikan sang ratu benar benar sangat membantu warga desa jamur ini.
"Yang mulia, suatu kehormatan bagi kami semua bisa bekerja dengan yang mulia ratu. Tentu saja para warga begitu antusias saat mendengar berita ini nanti nya."
"Kalau seperti itu, aku serahkan tanggung jawab ini kepada paman kepala desa ya. Tugas paman memastikan para pekerja benar benar bekerja. Bukan hanya sekedar main main saja. Aku tak akan memperlakukan mereka dengan rumor yang beredar tentang ku. paman tau sendiri bukan, banyak orang orang disana yang tak suka dengan ku. Jadi aku hanya memberikan satu kepercayaan saja. Kalau sampai berkhianat aku tak akan segan segan menyingkirkan nya!" lili langsung mengucapkan hal tersebut. Tentu saja ini bukan hanya sekedar omongan saja. Dia harus menegaskan bahwa dia tak suka orang yang meremehkan nya.
Kepala desa mengerti dengan kondisi di luar sana yang masih belum memihak kepada sang ratu. Tapi warga desa jamur, tentu saja menerima kondisi yang mulia ratu, apalagi setelah beliau membuktikan bahwa rumor tersebut tidak lah benar.
Setelah berbincang tentang seluk beluk desa jamur ini, lili juga tak lupa meminta kepala desa jamur untuk mencarikan sebuah ruko yang besar untuk dijadikan sebagai peluang bisnis nanti nya. Tapi sebelum itu, dia akan membangun sebuah tempat untuk dijadikan ruang reproduksi kentang dan ubi nanti nya.
"Baik lah yang mulia, hamba sangat paham apa yang yang mulia ingin kan!"ucap kepala desa dengan tatapan tegas nya
"Aku percaya dengan mu paman. Tenang saja, semua orang yang bekerja dengan ku, akan mendapatkan komisi yang setara dengan rasa lelah mereka masing masing!"
Setelah itu, kedua nya kembali berbaur dengan para warga desa jamur yang sibuk mengelola ubi dan kentang tersebut.
Warna keripik kentang dan ubi yang sudah digoreng terlihat sangat menggoda. Warna nya yang kecoklatan dan tekstur nya yang renyah membuat para warga yang membantu menelan Saliva nya.
"Wangi nya sangat enak!"
"Aku tak menyangka bentuk nya benar benar sangat cantik."
"Aku lebih tak menyangka, buah ini bisa dimasak seperti ini."
"Apakah kita boleh mencicipi nya!"
"Jangan dulu, tunggu sampai yang mulia ratu menyuruh kita. Jangan bertindak sembarangan."
Bisik bisik itu terdengar di telinga lili, dia tersenyum lembut ke arah orang orang yang mau membantu nya saat ini.
"Apakah keripik nya sudah jadi?" tanya lili melihat ke arah satu wadah penuh yang berisi keripik ubi dan juga keripik kentang yang telah matang sempurna.
"Sudah yang mulia."
"Wah, bentuk matang nya sempurna sekali. tekstur nya juga kelihatan sangat renyah." pekik lili dengan semangat membara nya.
"Baiklah, ayo kita cobain hasil buatan kalian semua."
"Yang mulia, apakah kami juga boleh mencoba nya?"
"Tentu saja. Ayo silahkan di cobain."
"Kres...kres...kres...gigitan pertama yang lili makan membuat mata nya terbelalak kaget. Tak menyangka hasil nya samaa seperti ekspetasi nya.
"Ini enak sekali!"
"Wah, benar benar sangat enak."
"Rasanya nya sangat rapuh dan gurih."
"tak sia sia kita membantu membuat nya. Hasil nya benar benar sangat lezat."
"kau benar, baru pertama kali dalam hidupku. Makan makanan enak seperti ini. Dan ini berkat yang mulia ratu."
beberapa pekikan membuat mereka benar benar terharu bahagia. Bisa mencicipi makanan yang dinamakan keripik itu.
Tak lama kemudian, pangeran kael menuju ke arah ibu nya. karena dia benar benar sangat lelah bermain bersama dengan anak anak di desa jamur itu. Ini pertama kali nya mata nya berbinar saat bermain dengan teman teman sebaya nya. Rasa ingin tau, dan banyak hal lainnya membuat pangeran kael tak malu lagi seperti biasanya.
Dia menghampiri lili dan memegang gaun lili dengan tatapan polos nya.
"Ibu latu( ratu)." panggil pangeran kael yang tampak lelah saat bermain bersama anak anak desa jamur.
"Pangeran kecil ibu sangat lelah ya... hemmmm?" lili mengusap rambut anak nya dengan penuh kelembutan. Interaksi kedua nya benar benar membuat para warga yang menyaksikan terharu bahagia
"Ibu, kael mau kelipik nya!" ucap nya dengan mata berbinar saat melihat makanan yang dimasak begitu harum.
"Baiklah sayang, tunggu sebentar ya. Roli boleh tolong ambilkan sedikit keripik nya dan letakan di wadah ya. Dan berikan juga satu wadah lagi untuk anak anak desa jamur!"
"baik yang mulia." ucap Roli dengan penuh semangat.
Semua warga desa jamur hari ini sangat bahagia sekali, Mereka tak menyangka bisa menikmati makanan yang begitu lezat ini. Apalagi yang mulia ratu begitu baik dan mau menolong mereka semua.
Para warga yang telah membantu, mendapatkan jatah masing masing 2 bungkus keripik ubi dan kentang. Mereka begitu berterima kasih karena mendapatkan kesempatan untuk mencoba makanan seperti ini.
Lili juga menjelaskan, untuk yang mau menanam bibit ubi dan kentang, akan dibayar sesuai dengan hasil kerja keras mereka masing masing. Jadi lili juga membahas pembagian hasil saat hasil panen tiba, dia akan membayar sesuai jumlah yang disepakati.
itulah sebab nya, dia menanam bibit ubi dan kentang di desa jamur, untuk membuat para warga nya menjadi lebih produktif dan akan menjadi desa yang maju diantara beberapa wilayah nanti nya.
Setelah selesai urusan desa jamur. lili kembali ke istana karena hari sudah petang. Urusan nya telah selesai, dan menunggu hasil nya saja. pangeran kael tampak kelelahan dan langsung tertidur pulas di pangkuan sang ibu.
"Kau terlihat senang sekali hari ini hmm..ibu senang melihat tawa mu itu sayang. Tetap lah tersenyum lebar walau ibu tau, tanggung jawab mu nanti nya sangat berat!" gumam lili sambil mengelus rambut pirang pangeran kael.
Di istana, kaisar kian menerima laporan dari orang kepercayaan nya, bahwa ratu lili dan pangeran kael keluar dari istana sejak pagi tadi. Hal itu membuat nya cukup heran.
"Kenapa dia belum kembali!"gumam nya dengan nada heran.
"Tok...tok..tok..
"Masuk!"
"Cklek...
"Yang mulia." ucap suara lembut sang selir dengan tatapan penuh cinta ke arah kaisar kian.
"Untuk apa kau kesini selir?" tanya kaisar kian yang tampak heran. Sebab kandungan selir Ana hanya menunggu hari saja. dia takut, terjadi sesuatu dengan anak nya itu.
"Yang mulia, hamba ingin mengatakan sesuatu dengan yang mulia kaisar!"
"Hmmm, baiklah apa yang ingin kau katakan!".
nah lo bang kai mulai.. mulai kepo sama ratu lili🤭🤭🤭