Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26. Lembah Tengkorak Kekaisaran Barat
Xuan duduk bersila sambil memulihkan diri di sebuah tebing batu menatap kesebuah lembah yang cukup luas. Lembah itu memiliki aura menyeramkan untuk ukuran kultivator tingkat rendah. Berbagai kejahatan telah datang dari lembah tersebut membuat Kaisar Hong Jian sakit kepala berlebihan. Lembah itu di beri nama oleh penghuninya sebagai Sekte lembah tengkorak.
Padahal mereka sebenarnya bukan Sekte, namun kelompok pembunuh tengkorak hitam cabang Kekaisaran Barat.
Lima ratus juta koin emas untuk menghancurkan sekte lembah tengkorak sepertinya belum cukup menggerakkan kultivator tingkat tinggi. Puluhan tahun teror demi teror datang dari lembah tersebut membuat kerugian bagi pihak kekaisaran barat yang tidak sedikit.
Puluhan kultivator mencoba peruntungan untuk menghancurkan lembah itu, namun tidak ada yang kembali dan mereka menghilang tanpa jejak seolah di telan bumi.
"Apakah benar demikian, hanya sekelompok sampah berserakan yang datang dari kekaisaran tengah."
Xuan yakin, mereka tidak memiliki tempat di kekaisaran tengah sehingga dikirim ke wilayah ini untuk mengumpulkan sumber daya yang tidak seberapa di bandingkan kekaisaran tengah.
Xuan terbang rendah di atas pepohonan seperti elang yang ingin menyergap mangsa. Ia menunggu Elang Merah yang mengintai untuk memastikan Yang Shen berada di penjara bawah tanah.
"Lakukan...!"
Elang merah yang sudah berubah menjadi burung kecil tiba-tiba telah kembali.
Xuan menyamarkan keberadaanya dan mendekat secara perlahan ke pemukiman sekte lembah tengkorak tersebut. Menurut informasi yang dikumpulkan menara elang merah, jumlah manusia di dalam lembah itu sekitar lima ribu orang. Ia akan bekerja sedikit lebih keras malam ini.
Xuan juga mengeluarkan puluhan hewan buas dari cincin segel benua yang di tempatkan di berbagai sisi. Satu kelompok hewan buas sekitar tiga puluh ekor. Ia membuat lima kelompok. Ia akan memastikan anggota sekte lembah tengkorak tidak ada yang berhasil kabur.
Xuan berjalan santai menuju gerbang setelah berhasil memanipulasi array pelindung tanpa terdeteksi dan beberapa orang ingin menghadangnya, namun mereka mati mengenaskan dan berubah menjadi kerangka. Setelah menuntaskan para penjaga, Ia melompat untuk melewati gerbang.
Ia mengendap-endap di pemukiman tersebut lalu mengeluarkan satu-persatu hewan buas dari cincin segel benua. Ia terus menelusuri semua pemukiman sekte lembah tengkorak tersebut sambil terus mengeluarkan hewan buas.
Xuan duduk santai di sebuah ruangan setelah kekacauan terjadi. Ia menelan beberapa pil pemulihan. Ratusan hewan buas memporak- porandakan tempat tersebut hingga kacau balau. Puluhan tetua tingkat raja dan tingkat kaisar mencoba menghadang hewan buas yang menyerang namun bukan hal mudah bagi mereka. Hewan buas tersebut setara kekuatannya dengan mereka dan bahkan ada yang lebih kuat.
"Chu Da, Chu Li, apakah klan Gu menyerang kita? " Seorang pria tua berjenggot panjang memakai jubah berwarna hitam tiba-tiba muncul di udara.
"Aku tidak tau Ketua, kami sudah memeriksa seluruh wilayah ini, namun belum menemukan pelakunya." Chu Da menjawab gelisah.
"Cari sampai ketemu, aku akan membantu para tetua, mereka sepertinya kewalahan. Hewan-hewan buas itu memiliki kekuatan setara dengan mereka bahkan ada beberapa hewan buas yang jauh lebih kuat. Sepertinya serangan ini terorganisir."
"Baik Ketua," sambil terbang menelusuri semua wilayah tersebut.
Saat seseorang memasuki ruangan yang di tempati Xuan, dia mencekik leher orang itu tanpa menimbulkan suara. Xuan kembali berpindah tempat dari satu barak ke barak lainnya. Setelah beberapa hewan buas mati Xuan kembali memanggil hewan buas yang ada di setiap sudut pemukiman tersebut.
Satu kelompok hewan buas berjumlah tiga puluh ekor datang dari luar pemukiman dengan kekuatan tingkat enam atau setara dengan kekuatan kultivator tingkat kaisar.
hanya dalam sekejap ribuan anggota sekte lembah tengkorak terbunuh, beberapa ekor ular sangat ganas menerbangkan barak-barak anggota sekte lembah tengkorak. Ular-ular itu menelan satu-persatu kultivator yang lemah, sebagian mati mengering terkena racun.
Para tetua tingkat tinggi dari sekte lembah tengkorak mencoba menghadang kelompok hewan buas tersebut. Walaupun tidak mudah namun mereka berhasil membunuhnya. Belum sempat mereka memulihkan diri, satu kelompok berjumlah tiga puluh ekor muncul lagi membuat para tetua itu terbunuh satu-persatu.
"Ini jauh lebih mudah dari yang aku perkirakan." Gumam Xuan.
Sebenarnya dia ingin mengadu domba antara klan Gu dan sekte lembah tengkorak namun dia menemukan ide setelah menguasai kitab penjinak binatang buas. Walaupun belum sempurna, namun dia yakin di cincin penyimpanan leluhur klan Gu pasti ada kitab lainnya.
"Klan Gu bajingan, setelah ini aku akan menghancurkan kalian." Ketua sekte lembah tengkorak sangat marah ketika tiga puluh ekor hewan buas berhasil membunuh empat tetua tertinggi. Setelah dia ikut membantu kelompok hewan buas itu binasa.
Saat Dia ingin bersantai satu kelompok hewan buas datang lagi, kali ini di pimpin oleh siluman serigala. Kelompok ini jauh lebih kuat dari yang pertama dan kedua. Hanya dalam sekejap semua tetua tingkat rendah dan tingkat tinggi tewas mengenaskan.
Ketua sekte lembah tengkorak bersusah payah membunuh kelompok hewan buas tersebut dengan berbagai luka di tubuhnya, hingga racun telah menyebar di seluruh tubuhnya. Akibat pertarungan dahsyat melawan siluman serigala hasil percobaan Xuan.
Ketua lembah tengkorak itu tidak menyangka siluman serigala berkepala tiga itu sangat kuat. Hingga dia mendapat luka yang tidak ringan.
Suara tepuk tangan dari kejauhan terdengar saat ketua lembah tengkorak itu akan memulihkan diri. Dia langsung waspada dan menarik pedangnya karena tidak merasakan aura keberadaan seseorang.
"Aku tidak menyangka hanya dangan beberapa hewan-hewan yang lucu itu, tengkorak hitam cabang kekaisaran barat akan menjadi legenda."
"Siapa kamu? Ketua lembah tengkorak langsung waspada dan menarik pedangnya.
"Iris lehermu sendiri agar tidak merasakan penderitaan, Racun ular spritual dari hutan spritual bukanlah hal mudah mencari penawarnya. Apalagi pemilik hutan itu telah mati. Apakah kamu tidak tau bahwa artefak kalian tidak berfungsi saat kalian akan menggunakannya? Hal itu karena energi kalian telah bercampur racun."
"Kultivator bertopeng emas, " Gumam pria tua itu pasrah. Ketua lembah tengkorak tidak akan pernah meragukan perkataan kultivator tingkat tinggi. Dia yakin klan Gu telah binasa.
"Hanya karena masalah kecil kamu berani mencak-acak menara elang merah. Akulah pemilik menara elang merah. Siapapun yang berani menyinggung orang-orang ku berarti sudah siap menanggung akibatnya."
"Apa yang kamu inginkan, aku bisa memberimu apapun yang kamu inginkan asalkan memberikan kesempatan kedua."
"Hahaha! bagus, aku orang yang serakah, koin emas lebih berharga. Kumpulkan semua harta lembah ini dan serahkan padaku, maka nyawamu akan selamat."
"Baik," jawab pria tua itu dan segera berlari.
"Cincin itu bisa di kumpulkan, mana tau ada barang berharga yang terselip di dalamnya."
Xuan menggerakkan jarinya, ribuan cincin penyimpanan melayang kearahnya lalu memasukkannya kedalam cincin penyimpanannya. Semua cincin penyimpanan hasil jarahannya di serahkan pada klan Yang untuk menunjang perekonomian klan tersebut. Sebagian di serahkan kepada sekte angin selatan.
Xuan mengumpulkan kepala para tetua tingkat tinggi kelompok tengkorak hitam tersebut lalu memasukkannya kedalam cincin penyimpanan.
Xuan duduk bersila lalu mengaktifkan tehnik terlarang. Hanya dalam sekejap semua jiwa jasad manusia dan jiwa jasad binatang buas beserta darahnya terhisap kedalam pusaran hitam diatas kepalanya. Ribuan jasad tersebut mengering lalu berubah menjadi abu, bahkan darah yang menetes di atas tanah ikut tersedot.
Xuan merasakan elemen kegelapannya meningkat drastis. Dia merasakan tubuhnya lebih ringan dari sebelumya.
Xuan berdiri dan melihat Ketua lembah tengkorak datang dengan tangan terputus dan lukanya bertambah parah.
"Aku bukanlah orang yang mengingkari janjiku, Ketua menara elang hitam dari kota beiping Kekaisaran selatan mendapat kesempatan kedua. Jika aku sudah berkunjung percayalah, satu orang pun tidak akan ada yang lolos dari tempat ini. Bahkan tidak akan ada yang tau bahwa tempat ini sudah menjadi legenda. Namun ada hal-hal tertentu yang aku pikirkan hingga memberikan kesempatan kedua."
"Aku tetap tidak menyangka akan mati di tangan mu." Sambil mengiris lehernya sendiri. Ketua tengkorak hitam cabang kekaisaran barat telah binasa. Lembah tengkorak kekaisaran barat resmi akan menjadi legenda mulai malam itu.
Xuan mengambil kepala ketua tengkorak hitam lalu memasukkannya kedalam cincin penyimpanannya. Dia menghisap jiwa dari jasad tersebut hingga jasad itu mengering dan berubah menjadi abu.
Xuan mengambil cincin pria tua itu lalu memeriksanya." Sangat miskin." Gumamnya lalu ia pergi memeriksa gudang harta." Ternyata masih disini. Xuan menguras semua harta itu dan segudang koin emas dan ada beberapa batu spritual.
"Batu spritual ini amat berharga, Sangat cocok untuk berkultivasi atau mengaktifkan array pelindung, artefak atau pusaka lainnya." gumam Xuan sambil tertawa lebar. Ia tidak menyangka akan menemukan batu spritual kali ini dengan jumlah yang lumayan.
Xuan juga memasukkan semua hewan buas yang tersisa kedalam cincin segel benua setelah merasa tidak ada lagi yang berharga di lembah itu.
"Apakah pria tua itu berpikir bisa kabur dari ku? di luaran sana ada burung yang jauh lebih menakutkan dari pada iblis neraka.
Setelah puas berkeliling, Xuan baru menemukan pintu penjara bawah tanah. Dia menelusuri lorong penjara tersebut namun hanya menemukan satu ruangan di bawah tanah. Ratusan orang ada di dalam ruangan tersebut dan banyak jasad-jasad di antara tahanan itu dan bahkan ada yang sudah menjadi kerangka.
Xuan membebaskan mereka semua yang masih hidup dan mengajak Shen Yang beserta sekitar tiga puluh anak buahnya.
Xuan membagikan ratusan koin emas kepada tahanan lainnya yang masih kuat keluar dari lembah tersebut, setelah itu ia menyuruh mereka pergi. Beberapa orang yang terluka parah di obati terlebih dahulu. Lalu memberikan seribu koin setiap orang yang terluka parah agar memiliki bekal sementara waktu untuk memulihkan diri.
Xuan Juga memulihkan semua anggota Shen Yang dan memberikan seribu koin emas setiap orang, lalu menyuruh mereka pergi terlebih dahulu.
"Terimakasih saudara Yang, Aku pikir akan berakhir di tempat ini."
"Saudara Shen, sudah banyak yang anda lalui beberapa bulan ini, itu sudah luar biasa. Semua usaha tidak ada yang mulus akan ada tantangannya masing-masing. Bawa mereka semua ke menara elang merah, aku akan menyusul kalian kesana. Aku juga akan meruntuhkan tempat ini." perintah Xuan.
"Baik Saudara Xuan, kami kembali terlebih dahulu.
Beberapa jam kemudian Xuan berkeliling dan memastikan semua telah keluar dari lembah tersebut.
Xuan terbang kelangit lalu mengaktifkan api kekacauan dengan kekuatan penuh kemudian dia menukik tajam dan memukul tanah. Getaran hebat terjadi, api mengamuk dahsyat dan menghanguskan seluruh lembah tengkorak.