Indonesia
NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Metropolitan

Naga Tersembunyi Di Kota Metropolitan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Raka Wijaya, mantan komandan unit rahasia Garuda Hitam, dinyatakan tewas dalam misi yang sebenarnya adalah pengkhianatan dari dalam. Untuk melindungi orang-orang yang ia cintai, ia memilih hidup dalam bayang-bayang: menyamar sebagai sopir pribadi yang lemah dan tak berdaya di keluarga mertuanya sendiri — keluarga konglomerat Wijayakusuma yang meremehkannya habis-habisan. Tapi kota metropolitan penuh intrik, dan masa lalunya tidak akan tinggal diam selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 — Mencari Suara yang Berani

"Aku sudah menyusun daftar jurnalis yang pernah menulis soal korupsi korporasi besar dalam lima tahun terakhir," kata Wulan, memutar layar laptopnya ke arah Raka dan Bara. "Kebanyakan sudah 'dijinakkan' — pindah ke media besar yang tunduk pada pemilik modal, atau berhenti menulis topik sensitif setelah tekanan hukum. Tapi ada satu nama yang masih terus menulis independen, meski harus kehilangan pekerjaan tetapnya karena itu."

Ia membuka sebuah profil — seorang wanita berusia awal tiga puluhan, foto profil sederhana di platform jurnalisme independen, dengan daftar artikel investigatif yang cukup mengesankan.

"Alya Ramadhani. Dulu jurnalis senior di salah satu media bisnis terbesar, dipecat tiga tahun lalu setelah menerbitkan investigasi soal penggelapan pajak sebuah konglomerat tambang — investigasi yang benar, tapi terlalu berani untuk atasan medianya yang punya kepentingan bisnis dengan konglomerat itu. Sekarang menulis lewat platform independennya sendiri, dengan reputasi yang masih dihormati di kalangan sesama jurnalis investigatif."

"Terdengar seperti orang yang tepat," gumam Bara. "Tapi juga orang yang pasti tidak akan menerbitkan apa pun tanpa verifikasi ketat sendiri."

"Itu justru yang kita butuhkan," kata Raka. "Kalau dia terlalu mudah percaya, tulisannya akan mudah dibantah. Kita butuh seseorang yang kredibilitasnya sudah teruji."

Bara yang akhirnya menghubungi Alya, menggunakan identitas anonim lewat platform pesan terenkripsi yang biasa digunakan sumber-sumber sensitif untuk menghubungi jurnalis. Pertemuan disepakati di sebuah perpustakaan umum, tempat yang cukup ramai untuk tidak menarik perhatian, tapi cukup tenang untuk percakapan serius.

Alya datang tepat waktu, membawa tas kerja sederhana, matanya langsung menilai Bara dengan kewaspadaan seorang jurnalis yang sudah terlalu sering dijebak sumber palsu di masa lalu.

"Kau bilang ini soal merger Wijayakusuma-Andratama," katanya langsung, tanpa basa-basi. "Aku sudah dengar rumor kecil soal insiden di acara penandatanganan pertama, tapi tidak ada media yang berani menulisnya lebih jauh dari 'insiden medis pengunjung'."

"Karena itu bukan insiden medis," jawab Bara tenang, menyerahkan sebuah folder yang sudah disunting hati-hati — cukup untuk menunjukkan bukti kuat, tanpa mengungkap identitas asli Raka atau detail masa lalu Garuda Hitam yang terlalu berisiko dibuka ke publik.

Alya membaca dokumen itu perlahan, alisnya semakin terangkat di setiap halaman — struktur kepemilikan cangkang, aliran dana ke "Kusnandar Legacy Holdings", klausul tersembunyi soal Cendana Data Nusantara.

"Kalau ini asli," katanya akhirnya, menatap Bara lurus, "ini bukan sekadar skandal bisnis biasa. Ini menyangkut kontrol atas infrastruktur data pemerintah, dipegang oleh jaringan yang terhubung ke seseorang yang secara resmi sudah dinyatakan meninggal. Ini bisa jadi berita terbesar dalam kariermu — atau jebakan hukum terbesar dalam hidupku kalau ternyata ini rekayasa."

"Aku tidak akan meminta kau menerbitkannya begitu saja," jawab Bara. "Aku hanya minta kau memverifikasinya sendiri, lewat jalur dan sumbermu sendiri. Kalau kau menemukan itu semua benar, keputusan menerbitkannya sepenuhnya di tanganmu."

Alya menutup folder itu, menatap Bara lama, mempertimbangkan risiko yang sudah terlalu sering ia hadapi sepanjang kariernya. "Berapa lama waktu yang aku punya?"

"Enam hari," jawab Bara. "Penandatanganan dijadwalkan ulang enam hari dari sekarang."

"Itu waktu yang sangat singkat untuk verifikasi menyeluruh soal skandal sebesar ini," Alya menggeleng, menghitung cepat di kepalanya. "Tapi bukan mustahil, kalau aku fokus penuh dan kalian bersedia memberi akses tambahan kalau aku butuh klarifikasi lebih jauh."

"Kami akan membantu sejauh yang kami bisa," Bara mengonfirmasi, "tapi kami juga punya batasan yang tidak bisa kami lewati, demi keamanan sumber yang sudah mempertaruhkan banyak untuk bukti ini."

Alya mengangguk mengerti, kebiasaan lama seorang jurnalis yang tahu persis pentingnya melindungi sumber. "Aku akan mulai malam ini. Kalau aku menemukan ini benar sekuat yang terlihat di dokumen ini, aku akan menyiapkan artikel untuk diterbitkan tepat sebelum penandatanganan — cukup untuk memaksa regulator dan publik memperhatikan sebelum semuanya terlambat."

Ketika Bara melaporkan hasil pertemuan itu kembali ke bengkel tua, Raka mendengarkan dengan perasaan campur aduk — lega karena langkah penting telah diambil, tapi juga waspada karena setiap orang baru yang mereka libatkan, menambah satu lagi titik lemah yang bisa dimanfaatkan pihak lawan kalau mereka tidak cukup berhati-hati.

"Enam hari," gumam Raka, menghitung kembali semua yang harus mereka selesaikan dalam waktu itu — memastikan Alya mendapat verifikasi yang cukup, menjaga keamanan Reza dan keluarga Wijayakusuma, dan bersiap untuk kemungkinan terburuk kalau Setiawan atau Wirawan menyadari jaringan mereka sedang dibongkar dari berbagai arah sekaligus.

"Kita sudah melangkah terlalu jauh untuk mundur sekarang," kata Bara, seolah membaca pikiran sahabatnya. "Yang bisa kita lakukan hanya memastikan setiap langkah selanjutnya, sama hati-hatinya dengan langkah yang sudah kita ambil sejauh ini."

1
Eka P
c
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!