Indonesia
NovelToon NovelToon
Rinduku Pada Sang Elang

Rinduku Pada Sang Elang

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Renita Wei

Nilam memilih menandatangani kontrak kerjanya sebagai perawat di luar negeri. Hingga hampir enam tahun berlalu. Selama itu pula dia menerima hukuman atas kesalahannya. Rindunya pada negeri seribu pulau, dan hangatnya udara khatulistiwa tak terperi lagi. Tapi dia hanya menyesap perasaan itu dengan perih, lalu membungkusnya dengan rapi dan kemudian disimpannya dengan rapat di lubuk hatinya terdalam. Tapi dia sangat rindu.... sangat rindu. Beruntung ada bocah tampan berusia lima tahun yang mampu mengalihkan rindunya. Anak semata wayangnya, Syailendra Thoriq Z.
Hidupnya yang tenang namun penuh rahasia itupun terusik. Manakala hadir sosok pria dari masa lalunya. Pria yang telah membuatnya tercerai-berai dengan keluarga, sahabat-sahabatnya & seluruh kehidupannya dulu. Pria yang tak pernah berhenti menatapnya dengan kilatan bak mata elang. Pria yang telah membuatnya tak bisa berhenti menghukum diri sendiri. Rayhan Ananta Zachary yang masih dicintainya.Dan sebuah kisah dua anak manusia berlanjut kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renita Wei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bidadari dan Malaikat Kecil

Suara notifikasi atas terkirimnya pesan dan masuknya pesan, bersahutan-sahutan terdengar dari telepon seluler milik Rayhan. Sang empunya hanya tersenyum, ada gurat rasa puas di wajah tampannya. Iapun tetap melanjutkan konsentrasinya pada kemudi mobil dan arus lalulintas di hadapannya.

" Yakin tidak akan mengganggu mu? ", tiba-tiba Nilam bertanya meyakinkan. " Notifikasi pesanmu saja sudah sedemikian padat... apa benar kau bisa diandalkan ??? "

" Aaahh..... itu pesan-pesan dari kawan.... dan bukan masalah pekerjaan atau kuliah ku ", Rayhan membela diri.

" Kau bahkan tidak membukanya..... bagaimana kau tahu? ".

Rayhan tersenyum usil menjawab pertanyaan Nilam. Membuat wanita itu semakin menatapnya penuh selidik, tidak percaya. Semua berawal dari permohonan Rayhan untuk merawat putranya hari itu, seorang diri. Sebenarnya Nilam khawatir, karenanya dia mensyaratkan harus tetap ada ny.Sonya . Dan Rayhan pun menyetujuinya.

" Ada berita heboh tadi di group ", jawab Rayhan dengan senyum tipis.

Tanpa Nilam ketahui, bahwa Rayhan telah melakukan swafoto dengan latar belakang Nilam dan Alend saat masih tertidur tadi Kemudian mengirim dengan caption bidadari & malaikat kecilku ke gruop WhatsApp "para pria" yang beranggotakan teman-teman dekatnya di Indonesia. Rayhan yakin, semua chat itu adalah luapan rasa kepo dari mereka.

Group itu beranggotakan para teman seangkatan Rayhan di SMA dulu. Siapa yang tidak mengetahui bagaimana rumitnya jalinan cinta antara Rayhan dan Nilam. Dari awal terjalinnya cinta keduanya yang dianggap penghianatan, karena Rayhan mencintai kekasih sahabatnya sendiri. Lalu pernikahan siri mereka, yang berujung dengan menghilangnya Nilam dan keluarganya. Kemudian kecelakaan yang menyebabkan kelumpuhan sementara pada kedua kaki Rayhan.

Semua seperti rollercoaster yang menukik turun dengan tajam. *** hati dan perasaan, menguras emosi serta menyesakkan dada. Bahkan bagi mereka yang memang tahu betul bagaimana keterpurukan Rayhan.

Sepulihnya Rayhan, sebelum memutuskan melanjutkan strata dua nya di Inggris..... teman-teman baik itu pun mulai sibuk memperkenalkan satu demi satu wanita cantik. Dengan harapan agar Rayhan segera move on dan bisa menjalin kasih yang baru, sehingga pria itu terbebas dari rasa sepi dan sedihnya. Namun Rayhan menolak dengan halus dan tegas setiap niat baik kawan-kawannya itu.

" Cukup doakan aku untuk bisa sabar dan kuat meraih bahagia ", pintanya dengan tulus.

" Aku pria beristri.... seharusnya kalian ikut saling mengingatkan dan menjaga kesetiaan ". Begitulah dilain kesempatan dia sangat tegas menepis setiap ajakan kawannya untuk sekedar one night stand.

Seperti saat dua tahun yang lalu, ketika Aldo dan beberapa orang teman mengantar keberangkatannya ke Inggris. Saat itu di cafe bandara Soekarno-Hatta . Saat Aldo mulai membuka topik pembicaraan tentang Nilam.

" Aku tidak pernah berpikir ....Nilam akan berpaling pada akhirnya. Kau tau' apa yang paling ku risaukan tentang dia selama ini ? ".

" Apa itu ? ", Aldo balas bertanya.

" Dua minggu dia merawatku dan menginap di kontrakan kecil kami..... emhh.... kami sama sekali tidak memakai pengaman ", Rayhan menerawang.

" Waaah.... ", Aldo menggumam canggung. Ada semburat merah terlukis di wajahnya. Begitu juga dengan senyuman-senyuman simpul beberapa teman yang ikut mendengarkan.

" Bagaimana jika dia hamil..... anak ku. Bisa kalian bayangkan ..... dia seorang diri. Entah dimana.... ", Rayhan menerawang, hatinya serasa diremas oleh tangan tak kasat mata.

Aldo terhenyak, tiba-tiba saja bayangan Nilam yang mungil dan lembut tergambar jelas dipelupuk matanya. Wanita yang pernah mengisi hatinya itu.... bahkan kalau mau jujur sampai saat itu terkadang diapun masih mengharapkannya lagi. Aldo kemudian menepuk-nepuk pundak Rayhan sahabatnya. Lalu keduanya tersenyum .... samar dalam gelisah.

Saat inipun Rayhan tersenyum, namun senyum yang sangat optimis, manis dan penuh dengan aura kebahagiaan. Kesedihan dan penderitaan dahulu, baginya seperti ulat yang menjelma menjadi kupu-kupu indah. Terbayar sudah semua duka lara berbalut setia dan rasa percaya yang dijalaninya. Disampingnya kini ada wanita yang selalu dirindukan, beserta anak tampan yang menggemaskan.

" Nanti sore kujemput, ingat tunggu sampai aku datang ya ", seru Rayhan saat Nilam sudah berada diambang pintu. Dan Nilam melambai diiringi dengan senyuman manisnya membalas seruan Rayhan.

Beberapa saat kemudian, Rayhan melajukan mobilnya menuju arah sekolah Alend. Hari ini, dia memutuskan akan melihat bagaimana tingkah polah sang putra di sekolah. Tak sampai dua puluh menit, ia telah sampai di halaman sekolah taman kanak-kanak yang ditumbuhi beberapa pohon besar nan rindang.

Ia melihat sekelompok anak-anak berseragam seperti sailor tengah berkumpul di halaman dengan ditemani beberapa orang guru. Rayhan memutuskan untuk memarkir kendaraannya diseberang jalan. Lalu ia melangkah masuk ke halaman sekolah itu. Setelah sebelumnya menemui keamanan sekolah yang ada di pos penjagaan gerbang sekolah.

Sosok pria berkulit hitam yang sangat tegap berotot namun juga sangat ramah berinisiatif mengantarnya menemui kepala sekolah. Dalam perjalanannya menuju ruang kepala sekolah, mereka berdua berbincang cukup akrab. Sesampainya diruang kepala sekolah, Joshua nama pria itu, mempersilahkan Rayhan untuk langsung masuk.

Ellanor nama sang kepala sekolah. Wanita paruh baya dengan kacamata model kuno, namun begitu anggun. Seolah memang model itu khusus diciptakan untuknya. Awalnya ada sedikit nada tidak percaya pada ucapan Rayhan. Namun setelah melihat kartu pengenal dan foto Nilam serta Alend yang diambil dgn kamera handphone Rayhan, akhirnya sang ibu kepala sekolah pun menjadi sangat ramah dan bersahabat.

1
destiana
dalem banget nilam nyembunyiin perasaannya
Tismar Khadijah
Jadi mellow, bagus x
Tismar Khadijah
Jadi mellow, bagus x
Sundari Siti sundari
entahlah ini sudah baca ke berapa novelnya cukup THE BEST SELLER 👍👍👍👍👍👍👍👍👍
bunga citra
fahaamm Han aku faham😍😍
bunga citra
bagus lho
titik pandit
lebih dari 5× saya membaca ulang cerita ini dan tak pernah bosan dengan rangkaian kata yg puitis dan imajinatif prosa yg sangat manis....
titik pandit
kangen Tulisanmu Kak Rei.... kangennnn banget kelanjutan Cerita Si Alend Ama Kirana anaknya dr.orlin & Bos Mandala.... Ditunggu yaa Kak Rei😍😍😍
Edelweiss
bagus
Edelweiss
wah krlahiran 80 an ya
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
modus mu tepat waktu dan tepat sasaran, Rey...
Humaira izzatunisa
luar biasa
Trituwani
keromantisan dan keharmonisan rumah tangga bang rey sama nilam bikin ngiri keluarga lainya 😊
semoga keluargaku pun jg begitu til jannah
Trituwani
mengena hati bgt mb ren 😢😢
Trituwani
ngumpet dulu lah q..
mau nangis lg biar g nyesek bgt nih dada 😢
Trituwani
nahh nangis lg kan q disini 😔
Trituwani
selalu bikin mewek part ini /Cry/
Trituwani
g bisa move on dr nilam n mr zachary
Trituwani
q lg kangen sama reyhan sama nilam....terlebih kangen sama ka renitanya 😭3pilar blm up lg ka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!