Indonesia
NovelToon NovelToon
Rumah

Rumah

Status: tamat
Genre:Obsesi / Nikahmuda / Cinta pada Pandangan Pertama / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama / Tamat
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: BellaBiyah

Pernikahan yang terjadi karena perjodohan paksa dari kedua orang tua Aisyah membuat anaknya yang terbiasa hidup mewah menjadi istri seorang Kaspian, pria sederhana yang tidak diketahui latar belakangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BellaBiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Bawa Uang

Siang itu, Tere dan Aisyah bertengkar hebat karena Aisyah mendesak Tere untuk memberitahunya mengenai Kaspian. Sampai Aisyah memilih untuk pergi dari rumah dengan penuh amarah. Ia sampai lupa membawa dompet dan ponselnya.

Aisyah datang ke resto tempat Kaspian bekerja. Untungnya di saku gadis itu masih tersimpan uang lima puluh ribu.

Seperti biasa, Aisyah memasan kopi dan menikmati kopi tersebut. Namun, kali ini berbeda. Aisyah menikmati kopi hingga malam hari. Hingga resto akan tutup. Ia menunggu saat ini sedari tadi siang untuk menanyakan kebenaran yang dikatakan oleh Selvi terhadapnya.

"Jujur sama gue! Sebenarnya lo kenal gue atau nggak?!" tegas Aisyah pada Kaspian.

"Nggak!" bentak Kaspian dengan kesal.

"Tapi kenapa ada cewek yang bilang kalau kita pernah nikah?" tanya Aisyah. "Udah gue duga sih! Pasti itu cewek cuma mau bohongin gue!" lanjutnya.

Kaspian sempat terkejut akan hal itu. "Siapa yang bilang gitu?" tanyanya.

"Selvi! Iya, namanya Selvi. Seingat gue sih dia itu temennya Hengki. Tapi kan Hengki udah meninggal 1 tahun yang lalu. Jadi gue nggak pernah denger berita tentang si Selvi—"

"Hengki meninggal?!" pekik Kaspian.

"Lo kenal Hengki?" tanya Aisyah lagi. "Iya, Hengki meninggal 1 tahun yang lalu. Gue jadi janda muda," ucap Aisyah dengan wajah sedih.

"Berarti lo kenal Hengki kan?!" tanya Aisyah lagi dan lagi.

"Nggak!" jawab Kaspian ketus.

"Tapi tadi lo nanya!" bantah Aisyah.

"Nanya aja! Biar lo nggak kayak orang idiot ngomong sendirian!" balas Kaspian.

Aisyah memasang wajah kesal. "Oh iya! Nama lo siapa?" tanya Aisyah lagi.

"Kaspian," jawab Kaspian singkat.

"What?! Are you seriously?!" pekik Aisyah sambil menutup mulutnya.

Kaspian tak menghiraukan gadis itu dan melanjutkan mengelap meja-meja.

"Kaspian?! Berarti yang ditunjukkin Selvi itu, benar!" pekik Aisyah lagi.

Kaspian kembali menoleh padanya. "Dia nunjukin apa?" tanyanya.

"Dia nunjukkin gue biodata lo! Lo anak pemilik—"

Kaspian langsung membekap mulut Aisyah dan membuat gadis itu terdiam. "Jangan bahas itu!" tegas Kaspian dalam bisikan di telinga Aisyah dan melepaskan bekapannya.

"Emangnya kenapa?" tanya Aisyah memperbaiki pipinya yang terasa sakit akibat tangan kekar milik Kaspian.

"Gue nggak suka bahas itu!" tegas Kaspian.

Malam semakin larut. Aisyah hendak pulang dan menyalakan mobilnya. Namun, kali ini terasa aneh. Mobil itu tak mau menyala.

"Kok mogok? Nggak biasa-biasanya!" gerutu Aisyah keluar dari mobil dan melihat apa yang rusak dari kendaraan beroda empat tersebut.

Kaspian hendak menyalakan motornya. aisyah segera mencegat pria itu.

"Kaspian! Tolongiiiin!" ucap Aisyah sambil merentangkan tangannya di depan motor Kaspian.

Kaspian malah mundur dan hendak memutar motor.

"Kaspiaaan! Mobil gue mogok!" ucap Aisyah lagi.

"Bukan urusan gue!" balas Kaspian.

"Tapi, gue nggak bisa balik! Gue nggak bawa HP!" rengek Aisyah.

Kaspian berlalu dan meninggalkan gadis itu di depan resto yang sudah tutup.

"Yaaah!! Astaga! Jahat amat sih jadi orang!" teriak Aisyah kesal.

Kesialan bertambah, karena gerimis tiba-tiba mengguyur semua yang ada di bawahnya. Aisyah kembali masuk ke dalam mobilnya dan duduk termenung.

"Tidur di sini aja kali ya? Nunggu pagi," ucap Aisyah.

~tok tok!

Seseorang mengetuk kaca jendela mobil Aisyah.

Aisyah terkejut dan menoleh pada kaca hitam tersebut. Seorang pria kembali mengetuk jendela tersebut. Aisyah ketakutan setengah mati.

"Bukaaaa!!" teriak Kaspian sambil diguyur gerimis.

Aisyah segere membukanya. "Buru naik!" ucap Kaspian dan Aisyah menurutinya.

"Iih! Bukannya dari tadi! Masa nunggu ujan dulu! Untung nggak ada petir! Kalo gue disambar petir tadi, gimana?! Jahat amat sih lo jadi orang!" omel Aisyah.

Kaspian tersenyum sekilas. Ia mengingat saat Aisyah terjatuh di depan pintu kamarnya dan mengoceh seperti ini karena Kaspian enggan membantunya.

1
Herlina Lina
lucu
Herlina Lina
unik nih nikah kontrakny boleh kontak fisik😁
Desyanti Ismail
cepat banget tamatnya
Ansye Bora T
Ada2 aja nih anak2.
Ansye Bora T
Kisah cinta anak2
Ansye Bora T
Anak2 dgn dunianya
Ansye Bora T
makin seru
Ansye Bora T
seru
Ansye Bora T
Penasaran
Ansye Bora T
Apakah ingatan Ai akan pulih ?
Ansye Bora T
Gawat
Ansye Bora T
Bingung ke mana 3 ART Ai ?
Ansye Bora T
Ai makin keren
Ansye Bora T
Aduh Bos Tere kenapa awasi Ai dan Kas ?
Ansye Bora T
Makin cinta
Ansye Bora T
Sudah mulai berdamai ya...
Ansye Bora T
Ai...... pulanglah ke Indonesia
Ansye Bora T
Ayo Kassss
Ansye Bora T
makin seru
Ansye Bora T
Ai mulai menyadari dirinya....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!