Indonesia
NovelToon NovelToon
Air Mata Darah

Air Mata Darah

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Romansa Fantasi
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Black Moon017

"Apa..tidak..ini tidak mungkin..tidaaaakkkkk.!!!"
Hari yang harus bahagia menjadi sumur kesedihan untuk seorang Wanda Charles.!
Di mana sang calon suami harus mengalami kecelakaan fatal di hari pernikahan nya.!
Di hari yang sama pun ia harus di hadapkan dengan kenyataan muncul nya pria pengantin untuk mengantikan posisi calon suami.!

Mampukah Wanda melewati dan hitup bahagia.?
Ataukah penderita seluas samudra yang akan ia rasa..??

Yuk simak isi novel berjudul AIR MATA DARAH

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black Moon017, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 AMD

Brusss... Wanda melihat air bah besar menghantam dirinya membuatnya terpental dan terbangun dari mimpi..

Saat membuka mata sosok yang ia lihat adalah Nolan yang duduk di depannya dengan gelas air di tangan, ia bangun karna bermimpi di hantam air bah yang besar tapi melihat Nolan yang duduk dengan tenang terlebih jarak mereka hanya beberapa Senti meter darinya sembari meneguk air di gelas membuat Wanda seketika bangun terduduk karna terkejut.

Keadaan Wanda yang berantakan dengan rambut hitam panjangnya yang kusut terkena air yang sengaja Nolan siram terlihat tak menarik sekali.

Wanda ingin mengeluarkan kata-kata yang sudah di siapkan,tapi mendengar suara Nolan yang lebih dulu ia terpaksa menelan kembali keinginannya untuk protes..

"Kau tidur dengan mulut terbuka membuat air liur mu mengotori sofa ku!"

"Makanya aku siram!"jawab Nolan tenang masih dalam posisi duduk meneguk air.

Tampa sadar Wanda melap mulutnya dengan baju tidurnya, mendapati bajunya sedikit basah entah itu karna air liurnya atau karna air yang di siram nolan membuatnya merasa malu.

Melihat wajah wanda yang merah karna malu Nolan tak perduli ia beranjak bangun dan melangkah menuju meja meletakkan gelas ia membuka laci mencari benda yang ia inginkan Wanda yang masih di posisi terkejut di persekian detik kemudian ia merasa keningnya sakit karna benturan benda logam di sertai bunyi kunci yang jatuh ke pangkuan nya.

Pandangannya bertemu dengan manik biru Nolan yang dingin ia binggun dengan maksud Nolan yang memberikannya kunci dengan cara yang menurutnya tak sopan.

Nolan memang tak memiliki sifat sopan santun jadi Wanda mulai belajar salah satu sifatnya.

"Berbenahlah dan pergi ke alamat yang sudah ku kirim di ponsel mu!"seru Nolan yang kembali membelangkangi Wanda menuju kamar di ruangan tersebut.

Wanda ingin bertanya beberapa pertanyaan yang mengangu pikiran nya semalam tapi Nolan sudah menghilang dari balik pintu kamar di ruangan ini.

Dengan terpaksah Wanda harus menahan ke inginan nya bertanya pada Nolan .

Wanda bangun meraih kunci yang di lempar Nolan sebelumnya.

"Is dasar!"guman Wanda melangkah menuju lemari dan menggeser papan yang menghubungkan ruangan dalam dan luar.

Padahal Wanda baru tertidur beberapa jam karna posisi sofa yang ada dalam ruangan kecil,membuatnya susah mencari posisi nyaman berbeda dengan Nolan yang pasti tidur di kasur yang empuk.

Di dalam kamar Nolan mendapati notifikasi dari ponselnya bahwa perintahnya semalam sudah di laksana.membuat senyum sinis Nolan muncul,tapi untuk jamuan tamu tak di undangnya semalam ia sudah tau siapa dalang yang mengirim orang orang itu.dan hanya menunggu waktu untuknya membuat lawanya di sana hancur perlahan.

Rasa sakit yang ia rasa di masalalu tak akan bisa membuatnya mundur dari niat awalnya.sampai semua keinginan nya tercapai ia tak akan mundur ,terlebih rasa bencinya pada keluarga Charles semakin hari sekin menumpuk membuatnya muak.

 Tapi membasmi serangga langsung dari rumahnya terlalu cepat membuat Nolan tak suka dengan cara seperti itu,ia inggin perlahan membuat masalah demi masalah tampa perlu mengotori tangan sendiri.

Ia hanya perlu menontonnya dari jarak jauh dan bertepuk tangan sebagai bentuk penghiburan.membayangkan saja Nolan tampa sadar tersenyum senang.

 .

.

Wanda menatap ke atas lanta atas tempat di mana penyusup masuk,tapi kini ia harus masuk dan mengambil beberapa barang dan pergi sesuai alamat yang Nolan berikan tadi.saat melangkah menuju lantai atas ia masih menegok ke arah pintu kamar di mana Nolan berada.walau sebenarnya ia masih merasa was was tapi ia tak boleh takut Nolan pasti dak akan membiarkan penyusup itu kembali lagi

.

. Antonius Melangkah menuju perusahaannya dengan tergesa-gesa setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari Berto bahwa pihak investor asing menolak kesepakatan kerja sama yang sebelumnya sudah di sepakati membuatnya sedikit gusar.

 Sesampainya di dalam ruangan Presdir Antonius menerima beberapa berkas yang di sodorkan Berto,ia membaca dan membolak balik kertas nafasnya sesak saat membaca setiap halaman.kelopak matanya terangkat menatap wajah Berto yang sama tegangnya dengan dirinya.

"Tapi kenapa tiba-tiba mereka menolak dan menarik dana yang mereka investasi pada proyek yang sudah mulai berjalan?"nada bicara Antonius terasa berat.

Berto menjelaskan dengan sangat terperinci bahkan ia mengulangi setiap perkataan nya takut ada hal yang terlewatkan.

Mendengar penjelasan Berto Antonius marah besar sampai wajahnya mengelap.rasanya ia ingin mengamuk kepada semua investor yang tiba tiba menarik kembali uang mereka.padahal mereka sudah sepakat dengan isi perjanjian tapi dengan liciknya mereka tak mau menanggung jawab bahkan menanggung kerugian bersama saja tidak.

Belum lagi tanggal yang di tentukan oleh para investor untuk mengembalikan sisa uang dari proyek yang sedang berjalan.

Membuatnya tekanan darahnya tinggi sebelumnya perusahaan juga tiba tiba goyah dengan adanya masalah internal dan itu dapat Antonius atasi sebelum nya.tapi sekarang dengan tiba-tiba para investor membuat gerakan yang tiba tiba yang tidak ia tebak sebelumnya.

Ia memijat Pakal hidungnya sembari bersandar pada kursi kebesaran,dengan permasalahan yang terjadi membuatnya merasa pusing.kalau pun harus mengembalikan uang para investor bukan hal yang sulit bagi Antonius tapi jika ia memaksa hal itu akan berdampak besar bagi keuangan kas perusahaan yang akan merosot jatuh.

Membayangkan hal itu Antonius tersadar akan sesuatu ia duduk kembali dengan posisi tegak .Antonius merasa ada yang tidak beres dan kembali membuka serta memeriksa surat kesepakatan kedua belah pihak dengan teliti.

Walaupun ia sudah tua tapi pengalamannya dalam dunia bisnis tak bisa di ragukan.setelah selesai.

Antonius meminta Berto untuk mengantur ulang jadwal rapat dengan para pemegang saham serta para petinggi perusahaan.walau mereka ingin membatalkan sepihak hal itu pun harus di rapatkan terlebih dahulu agar dapat meminimalisir kerugian besar perusahaan keluarga yang ia jalankan dari kakeknya.

Tampa membuang waktu lagi Berto langsung menggumumkan pada para petinggi dan pemegang saham agar berkumpul di ruangan rapat.

Mengetahui para investor ingin mempermainkan dana proyek yang sedang di kembangkan memicu reaksi protes keras para petinggi dan pemegang saham.

Mereka menilai para investor tidak boleh membatalkan dan menarik dana yang sudah mereka serahkan begitu saja,terlebih dari pihak mereka sudah mensepakati tanda tangan perjanjian kerja di mana di dalam surat para investor akan mengambil kembali dana yang mereka tanam setelah proyek pengembangan selesai di bangun.

Mendapati dukungan dari penjabat internal perusahaan, Antonius merasa sedikit lega.ia berharap para investor asing akan berpikir dua kali dalam mengambil ke putusan ke depannya.

1
Andriana.017
insya Allah dak akan
Andriana.017
oke siap🫡🫡
Jul Fikar
alurya ceritanya di awal bikin penasaran lanjut thor
Jul Fikar
perpanjang sedikit lah tor rasanya sikit sekali bacanya
Alida
Gua setia nungguin update lo, thor! jangan bikin gua kecewa 😤
Valería Lpz
Aku setia menunggu, please jangan membuatku menunggu terlalu lama.
Mepica_Elano
Bener-bener jleb!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!