Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.
Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.
Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.
"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.
"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.
"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"
'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27
Qao Biyue jalan perlahan ke istananya. Sekarang dia tahu, semalam kaisar tidak jadi bermalam di istana Juhua itu, alasannya apa?
Kaisar pergi ke istana Hanzi, untuk bermalam dengan selir Bai. Hingga pada akhirnya, selir yang tadinya pangkatnya lebih rendah daripada dirinya itu dalam semalam naik empat tingkat menjadi selir mulia Zhao Yuyan.
Qao Biyue duduk dengan pandangan mata masih tertunduk. Bukan hal itu saja yang membuatnya merasa seperti seseorang yang sedang dipermainkan oleh takdir. Bahkan ketika dia mendengar selir lain mengatakan, bahwa ayahnya hanya pelayan di mata perdana menteri Su. Dia juga hanya bisa diam. Dia bahkan tidak bisa membantah itu.
Tangannya terkepal perlahan, dia juga kesal. Dia juga marah, tapi bagaimana lagi? dia bahkan tidak diberi keberanian dan hak untuk marah dan kesal itu.
Air mata Qao Biyue mengalir perlahan. Tapi dari yang awalnya perlahan, air mata itu lama-lama mengalir semakin deras. Bahkan suara Isak tangis perlahan terdengar. Sejak dulu kenapa hidupmu seperti ini? menjadi bahan cemoohan dan hinaan bagi orang lain. Padahal dia merasa kedua orang tuanya sudah melakukan semua hal yang terbaik yang mereka bisa. Tapi, tetap saja masih terus di pandang rendah.
Dia berusaha payah menjilatt keluarga Su, supaya bisa di angkat menjadi selir. Berharap hidupnya juga akan berubah menjadi lebih baik. Tapi ternyata sama saja, dia masih jadi sasaran hinaan orang lain.
"Hiks... hiks..."
Mendengar majikannya terisak, Cuiyan yang merasa ikut sedih mendekati majikannya itu.
"Nyonya..."
"Hiks... Hiks...!"
Tapi tangisan dan isakan Qao Biyue malah semakin kuat.
"Takdir benar-benar mempermainkan aku, Cuiyan. Aku sungguh selalu jadi pecundang. Mereka bebas memerintahkan aku berlutut, mereka bebas marah, menghina dan merendahkan aku. Bahkan ayahku di sebuah sebagai pelayan! kenapa Cuiyan? aku sudah melakukan apapun yang aku bisa hiks... hiks...!"
Cuiyan sampai ikut menangis. Dia juga ikut Qao Biyue sejak lama. Kehidupannya memang serba sulit. Dia juga kasihan pada majikannya. Di istana Harem ini, Cuiyan bahkan menyadarinya. Semakin tinggi status, maka akan semakin bisa melakukan apa saja. Para pelayan juga semakin di untungkan.
"Nyonya, aku punya ide!" kata Cuiyan yang tiba-tiba memikirkan sebuah ide yang dia pikir bisa membuat majikannya nanti naik perlahan statusnya di istana Harem ini.
Qao Biyue yang memang sedang dalam perasaan kalut terlihat memperhatikan apa yang akan dikatakan oleh pelayan setianya itu.
"Katakan Cuiyan!"
"Nyonya, saat ini selir yang paling disayang di istana Harem adalah selir mulia Zhao Yuyan. Lagipula kita juga tidak pernah menyinggungnya bukan? permaisuri Su saja di gertak dengan pedang olehnya..."
"Apa yang mau kamu katakan Cuiyan?" tanya Qao Biyue.
"Nyonya, bagaimana kalau nyonya berteman dengan selir mulia Zhao? bukankah dia tidak punya teman di istana Harem ini. Nyonya bisa menyiapkan sebuah hadiah, mengucapkan selamat atas pengangkatannya menjadi selir mulia Zhao. Lalu menjalin pertemanan dengan selir mulia Zhao. Selir mulia Zhao sangat disayang oleh yang mulia kaisar, artinya yang mulia kaisar akan sering ke istananya, kalau nyonya juga sering mengunjungi istana Guihua, bukankah kesempatan nyonya bertemu kaisar dan mendapatkan kasih sayangnya lebih besar?" yang Cuiyan.
Sebenarnya ucapan itu terdengar tidak pantas. Dia hanya seorang pelayan. Dan mengatakan semua itu pada majikannya. Bahkan setiap kata yang diucapkan oleh Cuiyan itu terdengar sangat licik. Bukankah sama saja Cuiyan ingin memanfaatkan selir mulia Zhao. Memangnya mereka pikir, seorang Bai Ningyuan mudah dimanfaatkan.
Sayangnya, Qao Biyue yang memang tidak sepolos orang-orang ku jahat pertama kalinya. Malah merasa ucapan pelayannya itu masuk akal dan benar.
"Cuiyan, kamu benar. Baiklah, kita ke gudang penyimpanan sekarang. Kita cari hadiah yang pantas untuk selir mulia Zhao!" ujarnya.
Karena Qao Biyue berpikir begini, yang mulia itu sepertinya memang sangat mencintai Bai Ningyuan. Semua yang kaisar suka, adalah semua yang ada pada diri Bai Ningyuan dan yang biasa Bai Ningyuan pakai atau makan. Jadi, dengan mendekati Bai Ningyuan, bukankah sama dengan dia mendekati kaisar. Seperti itulah yang ada di pikiran Qao Biyue.
**
Sementara itu, Su Qingyue yang tidak terima dengan perlakuan Bai Ningyuan kembali meminta pelayan untuk memanggil ayahnya ke istana.
Su Qingyue kemudian menceritakan apa yang telah terjadi di aula istana Permaisuri tadi pagi ketika semua orang harus memberikan penghormatan pagi padanya.
Tangan perdana menteri Su terkepal kuat. Wajahnya tampak suram, seperti akan ada badai yang keluar dari sorot matanya itu.
"Keterlaluan! kaisar benar-benar tidak pernah mendengarkan apapun yang aku katakan dan peringatkan padanya. Keluarga Bai itu pecundang, mereka bahkan tidak bisa menjaga keluarga mereka. Tak ada lagi yang tersisa, kenapa kaisar bodohh itu masih saja memihak pada Bai Ningyuan?" geramnya.
Sepertinya mereka tidak paham, selain kekuasaan memang hal yang penting bagi Xuan Pingyan. Bai Ningyuan juga adalah yang paling penting untuknya. Wanita itu istri sahnya selama tiga tahun, dan sudah memberinya satu orang putra. Mengisi hidupnya selama dia berjuang menjadi putra mahkota. Bagaimana bisa dengan mudah wanita seperti itu tergantikan. Bai Ningyuan bukan wanita lemah yang hanya bisa menangis melihat suaminya kesakitan atau terluka, dia bangkit dan membantu. Membantu sebisanya. Hubungan itu juga tidak akan dilepaskan oleh Xuan Pingyan begitu saja. Apalagi Xuan Pingyan tahu, jika dia melepaskan Bai Ningyuan, bahkan tidak hanya satu atau dua orang musuh lama yang akan menarik tangan Bai Ningyuan ke sisi mereka.
"Ayah, aku rasa bicara pada kaisar sekarang sudah tidak ada gunanya! kaisar bukannya akan datang ke istana Permaisuri ku ini. Semalam dia malah datang ke istana Juhua. Ke tempat selir anak menteri pelayan itu. Dan yang lebih membuatku kesal. Kenapa justru yang naik pangkat malah Bai Ningyuan!" adu Su Qingyue pada ayahnya.
Pria tua dengan tatapan tegas dan penuh keserakahan itu mengangguk perlahan beberapa kali.
"Kamu benar Su Qingyue, sepertinya ayah memang tidak bisa hanya sekedar bicara untuk membuat kaisar paham. Kalau hanya kita keluarga Su, yang harusnya dia dukung dan dia perhatikan!"
Su Qingyue menghela nafas panjang.
"Lalu bagaimana? apa ayah bisa melakukan sesuatu yang membuat kaisar akhirnya datang ke istana ini?" tanya Su Qingyue penuh harap.
Perdana menteri Su mendengus kesal.
"Kamu jangan meremehkan ayah, ayah tahu siapa yang tidak bisa dia tolak perintahnya!" ujar perdana menteri Su.
Su Qingyue tampak sangat penasaran.
"Siapa ayah?" tanya Su Qingyue tak sabar.
Perdana menteri Su tersenyum menyeringai.
"Ibu suri! kaisar keras kepala itu, tidak mungkin bisa menolak perintah ibu suri!"
***
Bersambung...
Permaisuri udah capek² cari perhatian pun, masih juga di abaikan.. 🤭
Dia tak tahu, bahkan jika dia berhasil tidur dengan kaisar, Permaisuri tak akan punya keturunan..
👧🏻 :"Ape abang.. Ingat ya, dedek selir mulia.. "
🧔🏻 :"Abang mencintaimu Ning'er.. "🤤
👧🏻 :" Dihh.. Lap dulu tuh ilerrr woyy.. "🫢
Agar tak ada yg mempersulit mu untuk datang & pergi..
Kena kan dikit tuh pedang ke lehernya, biar cacat tuh kulit nya Permaisuri Su.. 🤭
kelakuanmu aja macam a Su , Bai terus yang kau salahkan dan jadi pelampiasan 😔
boleh tanya gak sama teman teman disini, aku kan baca neh, tapi aku gak bisa nge like cerita ( dan ada tulisan akun aku di blokir) itu kenapa ya.. padahal aku gak pernah ngelapor atau ngeblok loh tapi ko aku gak bisa koment itu cerita.. padahal bagus loh cerita dia.. selama ini aku baca baik baik aja.. ko di dia aku d blok ya.. sedih..
makasih teman semua udah dengerin curhatku...
semangat kaka othor nulisnya😍😍😍😍
Kenapa hanya Kaisar yg kau buat mandul..?
Andai saja jika kau ingin menaburkan racun di sumur kediaman Perdana Menteri itu, aku bisa membantu mu selir Bai.. 🤧
Termasuk tabib², tujuan nya untuk mempersulit Bai Ningyuan sebagai selir istimewa..
Begitulah intrik yg terjadi di dalam kehidupan dunia kerajaan..