Indonesia
NovelToon NovelToon
Ku Parkir Cintaku Di Hati Pak Satpam

Ku Parkir Cintaku Di Hati Pak Satpam

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta pada Pandangan Pertama / Wanita Karir / Kehidupan di Kantor
Popularitas:20.4k
Nilai: 5
Nama Author: Caecilia

Kuhempaskan harapan kedua orangtua serta keluarga besarku untuk akhirnya menetapkan pilihanku berlabuh di hatimu, jika kau siakan pengorbananku, maka hancurlah aku.

Celia Novalia Sujadi, gadis cantik dari desa yang bekerja di sebuah kantor Pemerintahan, jatuh cinta pada Khai Harun, seorang security di kantor tersebut.
Kesenjangan pendidikan, juga pekerjaan membuat kisah cinta mereka tak berjalan mulus.
Bagaimana kisah mereka dalam memperjuangkan cintanya?

Yuuuk mari dibaca karya pertama caecil, jangan lupa untuk tinggalkan like dan komennya, jika tidak suka kaka boleh skip, tapi tolong jangan diberi bintang 1 ya 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caecilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 : Melabuhkan Hati

Dasar tubuh penghianat!!

Celia terus merutuki dirinya sendiri, tak habis pikir kenapa tubuhnya malah menikmatinya. Seperti ada sengatan listrik di dadanya, seperti ada kupu-kupu beterbangan di perutnya.

Tak sampai mengeksplore lebih dalam, Khai melepaskan pagutannya dibibir Celia, meski belum rela tapi jika terlalu lama yang ada mereka bisa digrebek warga lalu di arak keliling kota, terus masuk lambe curah #sepasang muda mudi gelap-gelapan me sum di taman kota. Khai menggelengkan kepalanya berharap kewarasannya segera kembali agar tak terus terbuai dengan gadis cantik di sampingnya itu, karena mau bagaimanapun juga Khai adalah laki-laki dewasa normal, yang terkadang kadar keimanannya pun masih naik turun, kadang tebal kadang tipis, setipis kulit ari anak bayi.

Khai mengusap ujung bibir Celia dengan ibu jarinya, jantungnya pun seakan mau copot dengan tindakan nekatnya mencium Celia, tak takutkan ia Celia akan marah dan menamparnya. Tapi alih-alih marah atau menampar Khai seperti yang ia takutkan, sang empunya bibir semanis madu itu masih setia memejamkan matanya membuat Khai tersenyum jahil.

"Ehm, kalo masih mau lagi kita halalin dulu." Khai menjiwir hidung Celia agar tak terjadi moment akward diantara mereka.

"Khai ...!" Celia memukul-mukul lengan Khai. "Kalo tau belum halal kenapa main nyosor aja kayak anak soang kelaperan!!" Celia merasa kesal, kesadarannya sudah kembali normal.

Pukulan-pukulan Celia bagi Khai hanyalah seperti pijatan lembut. Khai menangkap tangan Celia, menautkan jemari mereka lalu dibawanya ke depan dada.

"Apa yang kamu rasakan?" Khai bertanya pada Celia, ia menempelkan tangan Celia tepat dijantungnya berada.

"Kamu berdebar-debar Khai, berdetak sangat cepat."

"Ya, dan selalu seperti ini saat melihat kamu, saat berada di dekatmu."

"Apa Celia semenakutkan itu Khai, sampai segitunya kamu deg-degan?"

"Iya, kamu memang menakutkan, sangat menakutkan apalagi saat bersama yang lain, sampai-sampai aku ingin gila rasanya saking takutnya, takut nggak bisa memiliki kamu."

"Khai, ...." Celia menatap Khai yang juga sedang menatapnya dengan penuh cinta.

"Aku sayang kamu Celia, maukah kamu menjadi ibu dari anak-anakku kelak?" Khai dengan sorot mata penuh pengharapan menanti jawaban dari Celia.

"Khai ... kalo sayang sama Celia kenapa tadi mau digelendotin ulat bulu!! Celia dianggep apa kalo gitu?" Terkadang mulut wanita satu ini memang seperti petasan cabe, bukannya menjawab iya atau tidak ia justru mengomel kesal.

"Hmmmm... lucunya sayangku kalau lagi ngomel begini."

"Nggak lucu Khai, siapa Nita itu? Celia nggak mau ada Nita- Nita lainnya kedepannya nanti." Kini Celia serius berbicara.

"Nita dulu temen sekolahku, lebih tepatnya teman saat sekolah menengah pertama, sebelum ada kamu disini aku mencoba untuk melakukan pendekatan dengannya, tapi semenjak ada kamu seluruh duniaku teralihkan termasuk dari Nita." Jujur Khai pada Celia, ia tak ingin ada yang ditutup-tutupi. Bagi Khai, suatu hubungan akan bisa bertahan lama jika dua orang yang menjalaninya bisa saling terbuka satu sama lain. Dengan adanya kejujuran maka akan terbit rasa percaya.

"Celia nggak suka kamu dekat dengan perempuan lain." pada akhirnya Celia memgeluarkan uneg-unegnya selama ini. Akhirnya keluarlah kalimat sakti yang dari sore tadi membuat hatinya tak nyaman karna cemburu.

Khai sangat bahagia, teramat sangat bahagia, penantiannya selama ini tak sia-sia, bagai gayung bersambut, cintanya pada Celia tak bertepuk sebelah tangan. Nyatanya gadis cantik pujaan hantinya yang selama ini hanya mampu ia damba dalam angan, kini benar-benar bisa ia miliki.

Khai memeluk Celia spontan saking bahagianya, lalu ia mengecup kening Celia singkat.

"Khai ... apa disini ada penunggunya?"

"Penunggu?"

"Iya, ada setannya Khai? Kok dari tadi Celia merinding ya."

Jiiaaaah, si gadis lugu dari desa ini tak bisa membedakan mana merinding disco karena getaran cinta dan mana merinding karena takut settan.

Khai hanya tersenyum menanggapi ocehan Celia, dia tak sedetikpun melepaskan tautan jemari mereka, Khai terus menggenggam nya seakan takut jika ia lepas Celia juga akan ikut kembali terlepas darinya.

"Nggak sabar pengen halalin kamu." Khai bicara dengan semangat menggebu.

"Tapi perjalanan kita nggak akan mudah Khai."

"Kenapa? Apa karena aku hanya seorang satpam?" Nada suara Khai mendadak lirih, semangatnya yang sedetik lalu menggebu, sedikit demi sedikit meleyot. Celia bisa melihat itu.

"Khai, bagaimana dengan kuliah mu?, kamu masih akan lanjut kan? Kamu tau Khai, bagi keluarga besarku pendidikan adalah yang nomor satu, jadi aku harap kamu akan melanjutkan kuliahmu."

"Aku juga inginnya lanjut, tapi untuk saat ini belum bisa." Ada kegetiran yang terlihat jelas diraut wajah seorang Khai.

"Celia akan menunggu."

"Apa aku harus lulus kuliah dulu baru bisa menghalalkan kamu?"

"Entahlah Khai, Celia belum tau, jalan cinta kita tidak akan mudah Khai, kita harus berjuang."

Jalan kita sangat tidak mudah Khai, bagaimana caranya aku bisa mengatakannya tanpa menyinggung perasaanmu? Jalan kita akan terjal dan berliku Khai, mendaki gunung lewati lembah untuk bisa bersanding bersama.

"Aku akan menghadapinya, aku akan memintamu pada kedua orangtuamu."

"Iya Khai, kita jalani bersama, kita berjuang bersama." Celia tersenyum pada Khai menyalurkan energi positif agar Khai kembali bersemangat.

"Aku adalah kamu, kamu adalah aku. kita adalah satu, selamanya."

"Kita adalah satu selamanya." Celia mengikuti ucapan Khai.

"Mmm... lalu bagaimana dengan Alim?" Tiba-tiba Khai teringat pada Alim.

"Celia sudah memutuskan hubungan dengan mas Alim, Khai. Sebenarnya Celia ingin sementara waktu menghindari kamu."

"Kenapa?" Protes Khai tak suka dengan apa yang diucapkan Celia.

"Karena Celia takut dianggap piala bergilir Khai, habis dengan mas Alim terus udah ganti aja sama kamu, kamu tau sendiri kan bagaimana kehidupan di kantor, tembok saja seakan punya telinga. Berita putusnya kami pasti akan segera tersebar, jika kita terlihat dekat, aku akan dianggap selingkuh dan kamu akan dianggap perusak hubungan orang, yang merebut aku dari mas Alim. Celia nggak mau itu terjadi Khai." Celia hanya bisa menunduk menyampaikan salah satu sebab kegelisahan hatinya.

"Jangan takut, bukankah kita akan menghadapinya bersama?."

"Kamu benar Khai, kita memang bisa menghadapinya bersama, tapi disana masih ada pakdhe Rano, Celia takut beliau juga akan kena imbasnya, Celia gak ingin beliau malu keponakannya menjadi bahan gunjingan orang. Celia merasa sedih dan serba salah di satu waktu yang sama.

"Khai, bisakah kita rahasiakan hubungan ini hanya untuk sementara waktu, sebentar saja, agar kita tak menjadi bahan gunjingan orang-orang. Celia terlihat memohon pada Khai, berharap lelaki itu mau mengabulkan permintaannya.

Selain itu Celia juga butuh waktu untuk menyiapkan mental untuk menghadapi keluarga Celia, Celia masih belum siap mereka tau Celia melabuhkan hati pada seorang satpam. Itu pasti akan membuat mereka tak suka dan tak setuju Khai, Celia butuh waktu untuk menghadapinya. Batin Celia sedih.

Khai tampak berfikir, setelah sekian lama ia berjuang untuk terus bertahan, mencintai dalam diam, menjadi orang ketiga yang keberadaannya tak terlihat, apakah kini saat ia sudah berhasil mendapatkan cintanya ia harus kembali bersabar menyembunyikan bahagianya?!!

Khai tak ingin egois, Khai menganggukkan kepala, tanda menyetujui permintaan Celia, ada benarnya juga perkataan gadis yang dicintainya itu, ia harus menjaga harga diri Celia juga pakdhenya, ia tak boleh menjadi egois.

"Baiklah, untuk sementara kita akan merahasiakan hubungan kita sayang." Ucap Khai.

Pipi Celia bersemu merah mendengar Khai memanggilnya dengan sebutan sayang.

1
Zila Aziz
merantau utk mencari rzki itu lumrah dlm kehidupan skg
Zila Aziz
baru start menyapa karyanya
Bundar: terima kasih kk
total 1 replies
Melia Andari
kalo aku jadi Celia kayaknya aku batalin deh 😁 Krn Khai td jawabnya bikin sakit hati Thor hehe
Bundar: iya nih ka, sudah terlanjur bucin Kaka si Celianya /Grin/
total 1 replies
MULIANA 💦
update nya, mulai jarang ya thor ☺️
Bundar: 😁 iya nih ka mulai kendor
total 1 replies
Melia Andari
bunga utk mu Thor supaya smangat 🤗
Bundar: makasi ka 🤗
total 1 replies
Bundar
siap ka, insyaallah, terima kasih support nya
Melia Andari
kalau aku jadi Celia aku ngekos Thor 😂
Melia Andari
buntelan 😂
MULIANA 💦
positif thinking yuk celia. Khai kan kuat
MULIANA 💦
aaaahhh khai, paling bisa beri kejutan untuk celia. Celia yuk berjuang yuk. Agar dapat restu dari orangtuamu.
Melia Andari
lekas pulih kembali Thor ♥️
Bundar: makasi ka supportnya, doa baik kembali utk kaka dan kelurga
total 1 replies
Melia Andari
lagian yg mencintai Shinta sepenuh hati adalah Rahwana 😁
MULIANA 💦
wahhh, cepat sehat ya thor. biar bisa update terus
Bundar: makasi ka, doa baik kembali utk kaka dan keluarga
total 1 replies
MULIANA 💦
karena rama hanya cocok dengan shinta. Bukan celia. Sebab celia hanya untuk pak satpam khai.
MULIANA 💦
Pak Sujadi bisa aja ngegombal ya Pak. Namun, memang benar sih. Yang kita cintai akan selalu tampak sempurna sampai kapanpun 😍
Mawar_Jingga
up up up semangat k
Lina Aulia Hikmah
saling dukung ya kakak🤗
Melia Andari
semangat Celia smoga ada jalan bersatu 🥲
MULIANA 💦
plis pak, tolong. jangan egois. kasian celia 😫
Melia Andari
aku sedikit paham dengan bahasa Jawa Thor, mantap banget aku bab ini gak baca translete nya 😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!