Indonesia
NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 28.

Villa Stephen.

Clarissa kembali pulang dengan perasaan senang, karena sudah membantu sahabatnya mengatasi satu masalah.

"Bibi Lisa, bagaimana hasil pemeriksaan Aurora hari ini?" tanya Clarissa kepada Pengasuh kediaman Stephen, begitu ia masuk dan di sambut oleh Pengasuh.

Clarissa melangkah ke sofa, lalu meletakkan tubuhnya duduk di sana.

"Dokter bilang tangan Nona baik-baik saja, Nyonya! sekarang Nona Aurora sudah tidur!" jawab Pengasuh Lisa mengikuti langkah Clarissa, dan berdiri di samping sofa Clarissa duduk.

"Syukurlah! aku senang mendengarnya!" Clarissa tersenyum senang, "Tuan belum pulang, ya?" Clarissa menoleh memandang Lisa.

"Tuan menelepon, katanya malam ini ada acara, jadi pulangnya agak malam!"

Clarissa meraih bantal sofa, lalu menaruhnya ke atas pangkuannya, sembari berpikir mendengar jawaban Pengasuh kediaman Stephen.

"Oh! kalau begitu silahkan lanjutkan saja pekerjaan Bibi lagi!"

"Baik, Nyonya!"

Clarissa diam duduk sembari masih berpikir sebentar, tapi ia kemudian menepis pikirannya.

Ia meletakkan bantal sofa kembali ke atas sofa, lalu membaringkan tubuhnya ke sofa dengan meletakkan kepalanya ke atas bantal sofa.

Perlahan ia memejamkan matanya, dan ia pun tertidur.

Clarissa tidak sadar tertidur dengan begitu lelap, hingga ia tidak sadar sampai hari sudah malam.

Brak!!

Terdengar suara, membuat Clarissa sontak terbangun dari tidurnya, dan reflek bangun dari berbaringnya.

"Stephen!!" panggilnya tanpa sadar.

Ia teringat, kalau ia menunggu Stephen pulang.

Begitu ia berdiri, ia melihat Stephen masuk ke dalam rumah dengan langkah terhuyung.

Clarissa menghambur ke arah Stephen, dan memegang Stephen yang terhuyung nyaris terjatuh.

"Stephen, kamu mabuk, ya? kenapa kamu minum sampai mabuk??" tanya Clarissa dengan nada cemas melihat keadaan Stephen.

"Aku tidak mabuk!" Stephen menarik tangannya dari pegangan tangan Clarissa, lalu melangkah ke sofa dengan langkah terhuyung.

"Iya, iya! kamu tidak mabuk!" Clarissa kembali meraih tangan Stephen, "Mari aku bantu masuk ke dalam kamar!"

Dengan tinggi, dan berat tubuh Stephen, membuat Clarissa sedikit kepayahan memapah Stephen untuk melangkah ke dalam kamar.

Mereka nyaris jatuh saat masuk ke dalam kamar, tubuh Stephen semakin berat karena sudah tidak kuat lagi untuk berdiri.

"Jangan minum sampai sebanyak ini lain kali!" tegur Clarissa memapah tubuh Stephen ke tepi tempat tidur.

Tubuh Stephen yang sudah tidak berdaya, karena pengaruh minuman yang membuat tubuhnya tidak dapat berdiri dengan baik, tiba-tiba melayang jatuh ke atas tempat tidur.

"E.. ehhhh.. !!"

Bruk!

Tubuh Clarissa yang hendak membantu Stephen, ikut melayang menimpa tubuh Stephen.

Clarissa menatap wajah Stephen tepat di bawahnya, dengan mata terpejam, dan wajah yang terlihat begitu tenang.

Perlahan Clarissa tersenyum simpul menatap wajah tampan Stephen.

Perlahan jemarinya menyentuh pipi Stephen, mengelusnya lembut, lalu perlahan wajahnya menunduk menatap bibir Stephen.

Saat bibirnya sedikit lagi akan menyentuh bibir Stephen, tiba-tiba mata Stephen perlahan terbuka, dan Clarissa sontak menarik wajahnya menjauh dari wajah Stephen.

Ia jadi merasa malu di tatap Stephen dengan tatapan mata sayu, dan Clarissa yang mendadak gugup menarik dirinya dari atas tubuh Stephen.

"A.. aku.. aku.. aku ambil handuk basah dulu, untuk mengelap wajah kamu! tunggu sebentar, ya?" Clarissa buru-buru memakai sandal rumahnya.

Stephen perlahan bangkit duduk dari berbaringnya, ia melirik Clarissa yang seperti ingin melarikan diri darinya.

Saat Clarissa berbalik akan pergi, tangan Stephen dengan cepat meraih pergelangan tangan Clarissa, membuat Clarissa berbalik memandang Stephen.

"Clarissa!"

Clarissa membeku melihat mata Stephen berkaca-kaca memandangnya.

Ia diam tidak bergerak memandang Stephen.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!