Indonesia
NovelToon NovelToon
Zen Or Li Zen

Zen Or Li Zen

Status: sedang berlangsung
Genre:Patahhati / Mengubah Takdir / Single Mom / Romansa Fantasi
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: arum dian mayasari

Zen sebenarnya adalah seorang perempuan yang telah merubah penampilan dan jiwanya menjadi seorang laki-laki. Dikampusnya ia dikenal sebagai lelaki cantik yang dikagumi para mahasiswi.

Namun ada seorang yang berhasil menarik hatinya dan gadis itu bernama Jenny. Be Ong yang juga menyukai Jenny pun tak terima dan berniat memberikan pelajaran pada Zen.

Be Ong menghajar Zen digudang dan disaat itulah ia baru tahu bahwa Zen ternyata adalah seorang perempuan.

Be Ong yang merasa dipermainkan pun akhirnya mengancam dan memperkosa Zen.

Lalu bagaimanakah Zen melewati harinya setelah kejadian itu?

Ikuti kisahnya disini yah....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arum dian mayasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29

Hati Be ong bertambah kesal ketika mendapati Zen tak lagi tinggal diapartemen. Lemari yang dipakai Zen pun sama sekali sudah tak ada pakaiannya.

Dengan geram Be ong menuju rumah sewa Zen dulu. Malam itu sudah menunjukkan pukul satu dini hari dan Be ong sudah sampai didepan pintu kamar Zen.

Tok tok tok

" Zen buka pintunya!" Teriak Be ong sambil mengetuk pintu lebih keras karna Zen tak juga membukanya.

" Zen buka pintunya! Atau akan kudobrak pintu ini!" Teriak Be ong disertai ancaman.

Ceklek

Zen menatap tajam kearah Be ong lalu menarik tangan Be ong untuk masuk.

" Kau tidak bisa pelan ya? Bagaimana jika para tetanggaku marah karna merasa terganggu?"

"Aku tidak peduli! Lagi pula salahmu sendiri kenapa lama membuka pintu!"

" Baiklah, sekarang kau sudah disini jadi apa tujuanmu datang kemari malam-malam begini?"

" Kenapa kau tiba-tiba pindah lagi kemari tanpa memberitahuku? Kau sudah tidak menganggapku?"

" Mulai sekarang jangan lagi mencampuri urusanku. Biarkan aku bebas tanpa dirimu lagi."

" Apa maksudmu Li zen? Lalu bagaimana dengan bayi yang ada diperutmu? Dia juga anakku!" ucap Be ong tak terima.

" Aku bisa mengurus diriku sendiri dan juga kehamilanku. Kau urus saja Jenny, bukannya sebentar lagi kalian akan menikah?"

Be ong yang sadar atas kesalahannya pun menarik Zen kedalam pelukannya.

" Maafkan aku Zen. Aku bertunangan dengan Jenny karna desakan dari orang tuaku."

" Kau sudah bertunangan dengannya Ong. Jalinlah hubungan yang serius dengannya dan jangan menyakiti hatinya. Lagi pula aku sudah tak mau menjadi simpananmu lagi."

" Tidak Li zen, kau adalah milikku! Kau tak boleh pergi dariku. Kita akan tetap bersama meskipun dibelakang semua orang."

" Aku sudah tak mau Ong. Kau tak perlu khawatir. Aku akan merawat anak kita nanti dengan baik dan kau tetap bisa mengunjunginya."

" Kau keras kepala sekali Li zen! Kau sudah tak ingat ancamanku?"

" Lakukan saja! Aku sudah tak peduli jika kau ingin membuka identitas asliku didepan semua orang. Aku hanya ingin kau melepaskan aku dan jangan ganggu hidupku lagi!"

" Kau sungguh menguji kesabaranku Li zen! Kali ini kau benar-benar membuatku marah! Teriak Be ong yang sudah tak bisa menahan kekesalannya.

Dengan kasar, Be ong mendorong tubuh Zen hingga terlentang disofa. Ia membuka bajunya dengan cepat lalu menindih Zen.

" Be ong, apa yang kau lakukan? Kau jangan gila!" Teriak Zen sambil berusaha memberontak dari kukungan Be ong.

Be ong yang sedang marah pun seperti tak menghiraukan perkataan Zen.

" Be ong, lepaskan aku! Kau benar-benar brengsek!

Be ong yang semakin kesal karna mendapat umpatan Zen pun tak segan lagi untuk memperkosa Zen untuk yang kedua kali.

" Ahh Ong, perutku sakit sekali..." Rintih Zen sambil meringis menahan sakit.

Be ong tak mempedulikannya dan masih menikmati aksinya yang terasa menyiksa bagi Zen.

" Ong, hentikan. Perutku benar-benar sakit," ucap Zen dengan wajah yang semakin pucat.

Be ong yang menyadari hal itu langsung bangkit dari tubuh Zen. Wajahnya langsung pucat saat melihat ada aliran darah yang mengalir dikaki Zen.

" Ong tolong aku." Rintih Zen yang menyadarkan Ong dari keterkejutannya.

" Li zen kau kenapa? Kau tenang ya, aku akan segera membawamu kerumah sakit."

Be ong memakai kembali pakaiannya dengan terburu-buru. Ia membopong tubuh Zen lalu membawanya ke mobil.

Be ong melajukan kendaraannya dengan begitu cepat sambil sesekali melihat kondisi Li zen yang sudah seperti mayat hidup.

" Li zen, maafkan aku. Aku sungguh tak bermaksud menyakitimu dan calon bayi kita. Kuatkan dirimu, aku yakin kau akan baik-baik saja," ucap Be ong dengan beruraian air mata.

bersambung....

1
Yunia Wati
lanjut dong thorrr
Linee Alice
💕💕💕💕💕💕
Linee Alice
Kembali lagi🫶🏻🫶🏻🫶🏻
Suka cerita nya
Linee Alice
lanjut thor 🥲
Inez Nabilla Elmessi
wkwkwkwk da eng da eng pasti batinnya tersika merasa dirinya tidak normal
Ulfa Zahra
Da eng pasti berpikir, kalau ia bukanlah pria normal sekarang 😂
Inez Nabilla Elmessi
da eng korban baru zen 😀😀😀😀 karna mengira tak normal
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
kasian da eng kkkkk
mey mey
hahahaa..astaga...tetep semangat kak dlm berkarya,aku selalu menanti up selanjutnya.
Ulfa Zahra
Sama seperti shulan Da eng juga merasakan hal yang sama. merasa seperti pria tidak normal 😁🤭

Kayaknya ada yang salah paham nih
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
semangat untuk memulai hari baru Li Zen
mey mey
syuka sm ceritanya kak,gmn ya akhirnya??
Ulfa Zahra
Kadang kemarahan itu, bisa menutup mata kita ong sampai melakukan kesalahan yang kita tidak ingin lakukan.

Lanjut kak, dobel update
Ulfa Zahra
Kamu melakukan kesalahan be ong.
Jika Li zen keguguran kamu berhak disalahkan
Inez Nabilla Elmessi
selalu nyimak Thor
Ulfa Zahra
Lanjut lagi kak,
Ulfa Zahra
Rahasia zen telah di ketahui oleh shulan, lalu bagaimana dengan kandungan zen sekarang.
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
dikit amat thor rasanya. lagi dong ☺☺🙏🙏
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
Be Ong lama-lama manis juga☺☺
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
hatiku menertawakan Shulan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!