Indonesia
NovelToon NovelToon
Pernikahan Luka

Pernikahan Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bede'R

Aji Pangestu. Sosok pria pengusaha sukses yang banyak digandrungi perempuan. Dewi Sekar Sari, adalah perempuan yang paling beruntung, bisa dipersunting Aji. Namun, pernikahannya hancur, setelah datangnya orang ketiga, Putri Nagita.

Ironisnya, setelah mempersunting Putri Nagita, Aji justru mendapati perempuan itu berselingkuh dengan sahabat Aji yang bernama Bagaskara.

Sedangkan Dewi, menemukan Andika, cinta masa abu-abunya. Mereka berdua terlibat cinta lama bersemi kembali.

Bagaimana kisah mereka, selanjutnya? Ikuti terus ya ceritanya, spesial di noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bede'R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Dewi Terbongkar

Pagi itu, Puteri sibuk di dapur. Entah apa yang dia lakukan di dapur. Namun, yang pasti dia sedang asik memasak sesuatu bareng Bik Salmah, pembantu yang dimusuhi Dewi.

Aroma masakan itu, membuat perut Dewi mual. Padahal, jarak kamar dan dapur tempat Puteri memasak juga lumayan jauh.

Tapi entah kenapa, aromanya merasuk ke hidung, begitu menyengat, hingga buat perut Dewi mual.

*Huekkk!

*Huekkk!

*Huekk!

Suara Dewi yang sedang muntah, rupanya jadi fokus perhatian Puteri.

"Bik. Kenapa ya sepertinya si kunyuk itu sampai mau muntah!" Puteri cekikikan, dan Bik Salmah hanya diam.

Meski seperti itu, Puteri cuek dan dia tetap melanjutkan aktifitas memasaknya.

Tanpa dia duga, Dewi datang menghampiri Puteri.

"Kalau kamu mau buat rusuh di rumah ini, kamu angkat kaki saja!" bentak Dewi yang tiba-tiba, dan Puteri ketakutan melihat Dewi yang seperti orang kesurupan.

Lalu, diporak-porandakan perkakas di dapur.

"Ih ada orang sakit jiwa di rumah ini." teriak Puteri.

"Kamu sudah buat polusi udara, pagi ini. Kamu yang sakit jiwa." balas Dewi emosi.

Huek!

Huek!

Dewi buru-buru berlari ke wastafel tempat cucian piring yang ada di dapur itu.

"Oh hahahaha. Kamu hamil ya?" Puteri melepas tawa.

"Pantes. Mencium aroma masakan aku, langsung mual," kata Puteri, asal. Puteri terlihat bahagia menyaksikan Dewi yang terlihat lemah di depan matanya.

"Jangan jangan anak yang ada dalam kandungan kamu itu, bukan anak Mas Aji," Puteri terus ngoceh sendiri memperolok-olok Dewi.

"Bisa diam nggak!" Dewi tiba-tiba langsung menyiramkan sabun cair ke wajah Puteri.

Puteri tampak panik karena matanya perih kena siram Dewi sabun cair cucian piring.

"Bisa aku laporkan kamu ke kantor polisi!" ancam Puteri.

Tapi, Dewi cuek. Dia tak peduli dengan ancaman Puteri.

Di satu sisi, Puteri punya niat jahat setelah mengetahui kalau Dewi ternyata hamil.

"Lihat saja pembalasan aku!" ancam Puteri yang masih merasakan perih bola matanya.

"Kita lihat saja siapa yang menang dalam permainan ini," seloroh Dewi dibarengi tawa sinis.

"Kamu pikir aku takut!" jawab Puteri dengan mantap.

***

Malamnya, mata Puteri masih merah karena efek dari sabun cair cucian piring yang disiramkan Dewi.

Sejak pertengkaran kecil itu, Puteri mencari cara untuk menghasut Aji.

"Bagaimana pun, aku harus bisa menyingkirkan Dewi dari rumah ini. Bahaya karena saat ini Dewi ternyata hamil muda.

Aji lama tak pulang ke rumah karena dia ada urusan dengan rekan bisnisnya, di Singapura.

Puteri sudah merancang cara, supaya Aji marah besar dengan Dewi.

"Sayang. Kapan balik ke rumah. Rindu banget aku," rayu Puteri.

Aji belum membalas pesan Puteri. Karena kali ini dia sedang sibuk dengan urusan bisnis tambangnya.

***

Keesokan harinya, Puteri menemukan cara untuk menjatuhkan nama Dewi di depan Aji.

Andika, teman Dewi, berhasil didekati Puteri. Puteri mengajak Andika ke rumah.

"Andika. Dewi lemah. Dia demam tinggi. Kudengar, dia selalu menyebut nama kamu. Dia butuh bantuan kamu, supaya dia cepat sembuh." Puteri mencoba mendekati Andika.

Andika sedikit keki mendapat chat kalimat itu.

"Dewi sakit?"

Sudah lama Andika tak berkabar dengan Dewi. Karena, sejak Andika ditolak Dewi, Andika pun mulai belajar mundur teratur. Dia sadar diri karena tak diinginkan lagi sama Dewi.

"Bantu aku Andika. Kasian Dewi. Meski dia musuh bebuyutan aku, istri dari Mas Aji, aku nggak tega melihat dia sakit begitu. Hanya kamu yang bisa menyelamatkan Dewi. Dia benar-benar dan butuh kehadiran kamu, disamping nya," Puteri mengatakan berulang, untuk meyakinkan Andika.

"Yakin kamu ya Puteri, kalau Dewi butuh kehadiran aku?!" Andika meragukan informasi tentang Dewi.

Di hati Andika, sebenarnya masih tersimpan nama Dewi. Perempuan yang mati-matian dia cintai. Dia sempat menaruh harap kepada Dewi. Berharap bisa hidup bersama.

Namun, apa boleh buat. Semua sirna. Dewi menolak, karena alasan masih cinta sama Andika.

Di bibir, Dewi bilang kalau dia tak mencintai Aji lagi. Tapi, buktinya saat ini justru Dewi hamil.

Andika mengesampingkan semua penolakan Dewi. Dia masih menyimpan nama Dewi di lubuk hatinya yang terdalam.

***

Sekitar pertengahan hari, sebelum jam makan siang. Dewi menangis sesenggukan di kamarnya.

Suara lelaki mengucap salam, di ambang pintu kamar nya.

"Assalamualaikum, Dewi!" Andika menyapa Dewi, lembut.

Dewi terperangah melihat kedatangan Andika. Sadar atau tidak, Dewi merasakan ada rasa bahagia yang tak dia sangka-sangka.

"Andika." Dewi tersenyum bahagia. Dia tak bisa membohongi perasaannya. Sekian lama berpisah, Dewi masih menyimpan perasaan sayangnya buat Andika.

"Boleh aku masuk nggak?" tanya Andika yang masih mematung di ambang pintu kamar Dewi.

Bersamaan dengan itu, Puteri memata-matai keduanya.

"Yesss!" rencanaku berjalan mulus.

"Mampus kamu Dewi. Kamu masuk perangkap aku!"

Puteri diam-diam mengabadikan momen kebersamaan Andika dan Dewi.

Dewi tak menyadari bahwa kedatangan Andika hari itu adalah rencana busuk Puteri untuk menjebak Dewi.

Tapi, entah kenapa, di hari yang sama juga, Aji sudah balik dari urusan bisnisnya.

Ya sore itu, Aji mendapati Dewi sedang bersama Andika di kamarnya.

"Kenapa kamu bisa datang ke rumah aku?" tanya Dewi masih bingung.

"Kudengar kabar, katanya kamu lagi demam tinggi." sebut Andika.

Dewi masih nggak habis pikir. Kenapa kedatangan Andika merasa janggal bagi Dewi.

"Kamu dapat informasi dari siapa?" Dewi masih keheranan dengan kejadian hari ini.

"Sudahlah Dewi. Aku dengar kabar kamu sakit itu aja aku sedih. Nggak penting dari siapa informasi itu. Bagi aku, nama kamu masih selalu tersimpan di hati." ucap Andika lirih.

*Aji menendang pintu kamar Dewi yang sejak tadi memang terbuka.

*Gubrak!!!!

"Aji!" pekik Andika.

"Mas Aji!" Dewi tak menyangka Aji bakal memergokinya bersama Andika.

Andika dan Dewi saat itu benar-benar terkejut melihat kedatangan Aji yang tiba-tiba.

Tak lama Aji menyerang Andika.

"Dasar brengsek!" maki Aji sembari menyerang Andika yang ada di dekat Dewi.

"Kamu juga. Perempuan jalang! Beraninya kamu sama dia di rumah aku!" Aji menampar Dewi.

Dewi yang ingin memberi penjelasan ke Aji, tak ada kesempatan. Aji sudah marah dengan membabi-buta, seperti orang kesurupan.

Aji dan Andika pun duel. Andika babak belur. Kursi meja rias Dewi, sempat jadi senjata Aji untuk menghajar Andika.

Dewi yang melihat kekacauan ini, hanya bisa menangis.

"Mas sudahlah..Andika nggak salah. Aku yang minta dia datang kemari. Aku lagi sakit Mas," kata Dewi membela Andika.

Andika merasa tubuhnya lemah..Dewi mendekatinya, dan Aji masih berusaha menendang Andika, meski dalam kondisi babak belur berdarah-darah.

"Andika. Maafin aku ya. Aku yang salah." ucap Dewi masih menangis meratapi Andika yang babak belur.

"Ya Allah gimana ini. Aku akan rawat kamu ya, bertahan ya," Dewi benar-benar tak habis pikir. Siapa yang meminta Andika datang ke rumahnya.

Dewi sendiri, merasa awalnya tak mengetahui akan kedatangan Andika.

"Andika. Kumohon bertahan ya." pinta Dewi dan dia berusaha menghubungi pihak rumah sakit, untuk menjemput Andika.

*Suara sirine ambulan itu membuat hati Dewi pedih bagai teriris sembilu.

Dia menatap sedih wajah Andika yang babak belur berdarah-darah. Tubuh kekar lelaki yang pernah dia sayangi itu, dibawa mobil ambulance.

Di sepanjang jalan, Dewi hanya bisa menangis, menyaksikan darah segar itu keluar dari beberapa bagian tangan dan juga kepala Andika.

Dewi Berharap Andika segera diselamatkan. Dewi ingin melihat Andika tersenyum lagi, seperti sedia kala.(***)

1
Ririn Santi
labil
Ririn Santi
biasalah klu soal pengurusan. klu bs diperlambat kenapa harus dipercepat?
Ririn Santi
perasaan baru lahiran deh . kok anak aji udah bs jatuh ya?
suka banget dewi di gantung lama lama sama aji. inisiatif kek ngajuin cerai. lelet bgt mikirnya ih
Ririn Santi
jgn jd bodoh fong dewi. nunggu aji yg kasi cerai sama aja boong. ajukan cerai lah kamunya. sekolah gak sih kamu wi.
Ririn Santi
dewi lari dr masalah terus mentang? pny duit di atm. coba pikirkan masa depan klu udah pisah dg aji.
Ririn Santi
nangis muluk ah wi
Ririn Santi
labil amat dih si dewi ini. udahlah urus dulu rumah tanggamu dulu. lanjut atau enggak?
Ririn Santi
dewi klu gak mau lg dg aji ajukan gugatan cerai ajalah. bukan membuat keadaan jd 1:1 .;kan sama aja jadinya kamy sama aji
Ririn Santi
udah dihina aja msg ngarep ? pny harga diri lah dewi
Ririn Santi
laki laki gak setia. gak punya rasa bersalah sdh berkhianat aja masih diharapkan ? lempar aja ke laut natuna
Nasywa Humaira Zidny
terlalu banyak yang di bolak balik apalagi di tambah ada mantan yang siap menggangu hubungan kesel jadi bacanya hampir setiap novel yang di baca selalu ada peran pelakor jarang ada kehidupan keluarga yang harmonis
Wijiyanti Solo
sebnr nya dewi ini bdoh atau ap sih dah tau suami slingkuh masih aja dimsak i juga kan jdi kecewa to hatinya lbih baik mntk ceraikan saja terlalu bnyak berharap kaya e sidewi laki berhati iblis aj dberthan kan cari yg lain masih bnyak yg lbih baik dari aji
Bede'R: iya kak klo perempuan bucin ya udah GK mikir disakiti apa nggak
total 1 replies
Yati Syahira
laki pengkhianat kasar masih mau bertahan
DonnJuan
wah keren...
Ma Em
Luar biasa
Ma Em
Dewi kamunya saja msh mau sama lelaki yg sdh menyakiti kamu daripada hidup tersiksa lebih baik sendiri untuk apa punya suami kalau hanya menyakiti dirimu Dewi cinta boleh tapi jgn bodoh
Bede'R: iya teteh ....tapi klo masih cinta mau gimana lg
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!