Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Dengan Batu Roh

Balas Dendam Dengan Batu Roh

Status: sedang berlangsung
Genre:Kebangkitan pecundang / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Mata Batin / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Beby_Rexy

Kayden berada pada titik terburuk hidupnya ketika di mana ia dipecat dari perkerjaan, kekasihnya pun mengkhianatinya. Sang ibu yang juga tengah sakit kritis dan butuh biaya berobat membuat masalahnya semakin pelik.
Namun seolah Tuhan memihak padanya di waktu yang tepat, Kayden tiba-tiba melihat sebuah tampilan hologram yang menawarkan kekayaan dengan kekuatan super. Syaratnya, Kayden harus balas dendam.
Pada detik itu juga, Kayden berubah menjadi yang tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beby_Rexy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kediaman Cedric

Sementara itu, pada saat yang sama di tempat yang berbeda, kediaman Keluarga Cedric.

Suasana yang panas dan menegangkan tengah terjadi di dalam sebuah ruangan.

Beberapa saat yang lalu, setelah menerima kabar tentang apa yang menimpa Leon, pemimpin Keluarga Cedric; Chaidan Cedric, begitu marah hingga ia mengamuk dan menghancurkan mejanya. Wajahnya semerah tomat, dan pembuluh darahnya menggembung seperti cacing yang meliuk-liuk di kulitnya. Ia tampak begitu mengerikan, membuat semua anggota Keluarga Cedric tak berani bersuara.

Pria tua ini terkenal dengan emosi yang meluap-luap, tak terkendali, dan gemar merusak apa saja jika sedang kehilangan kewarasannya. Ia juga tak segan membunuh.

"Bajingan mana yang berani melakukan hal itu kepada putraku?!" tanyanya kepada semua anggota Keluarga Cedric dengan nada penuh amarah. Suara menggelegar di dalam ruangan yang sunyi.

Putra pertamanya, Sean Cedric, menjawab, "Aku dengar mereka adalah bawahan Cedric, Ayah. Anak-anak di kampus itu."

Jawaban Sean membuat Chaidan semakin marah, "Apa aku gagal membesarkanmu?! Kenapa kamu jadi sebodoh itu?! Mereka tidak mungkin sebodoh itu sampai menyinggung Keluarga Cedric secara terang-terangan! Mereka pasti diperintah! Cepat bawa Leon ke sini sekarang juga agar dia bisa menjelaskan semuanya kepadaku!" Ia berteriak seperti orang yang kehilangan kewarasan. Kejadian yang menimpa Leon sangatlah memalukan. Peristiwa itu bahkan belum pernah terjadi di keluarga mereka sebelumnya. Yang ada adalah mereka yang menindas orang-orang lemah. Kalau berita ini terdengar di kalangan orang-orang kaya lainnya, reputasi keluarga Cedric bisa saja melonjak turun dan akan menjadi bahan gunjingan serta cemoohan. Itu tidak mungkin!

Sean mengangguk mengerti. Ia lekas pergi bersama beberapa antek Keluarga Cedric menuju Universitas Corholt, untuk menjemput Leon.

Tak perlu waktu lama, hanya lima belas menit kemudian, ia sudah kembali bersama Leon yang berwajah kosong. Jelas terlihat bahwa Leon telah mengalami trauma berat, membuatnya tampak seperti kehilangan jiwanya. Ia diam seperti mayat hidup.

Melihat kondisi putra mereka yang menyedihkan, Chaidan dan istrinya, Rosa Cedric, menunjukkan ekspresi getir. Bajingan yang melakukan ini pada Leon memang pantas mati! Jika tidak mati, jangan sebut lagi nama keluarga Cedric!

Chaidan segera menghampiri putranya dan bertanya, "Apa yang terjadi padamu, Leon?! Siapa yang melakukan ini padamu?!"

Butuh beberapa saat sebelum Leon akhirnya menjawab, menatap ayahnya yang berlinang air mata, "Dia Kayden, Ayah! Dia memerintahkan bawahanku untuk menghajarku habis-habisan, menelanjangiku, lalu mengikat tubuhku ke pohon di tengah ladang. Sungguh, sungguh memalukan, Ayah! Aku tak lagi punya muka untuk melihat dunia! Aku benar-benar ingin mengubur diriku dalam-dalam, tak ingin dilihat oleh siapa pun! Karena itu, aku ingin Ayah membalas penghinaan yang kuterima ratusan atau bahkan ribuan kali lipat! Ayah harus melakukannya untukku, Ayah! Hanya dengan begitu aku bisa merasa tenang dan hidup! Kalau tidak, aku ingin pergi saja meninggalkan negara ini!"

Mendengar itu, Chaidan mengepalkan tangannya erat-erat. Ia lalu berteriak, "Cari tahu semua tentang Kayden! Aku ingin semua informasi tentangnya, jangan sampai ada yang terlewat, setitik debu pun!"

Semua antek Keluarga Cedric mengangguk mengerti dan mulai bekerja. Hingga satu jam kemudian, mereka kembali dengan membawa dokumen yang diinginkan oleh Chaidan. Semuanya sangat terperinci, tak ada yang salah maupun kurang sedikit pun.

Namun saat membaca dokumen itu, Chaidan mengerutkan kening. Semua isi data Kayden sangat tidak sesuai dengan yang ia harapkan. "Bajingan ini anak haram Jacob Malvin?! Dia ditelantarkan oleh Keluarga Malvin karena lahir dari rahim seorang pembantu?! Ibunya bahkan dirawat di Rumah Sakit Umum Corholt karena sakit?!"

Informasi macam apa ini? Sama sekali bukan seperti yang Chaidan harapkan! Sungguh sangat jauh dari prediksi, hanya seorang anak buangan, sebegitu beraninya merendahkan putra seorang Cedric sampai separah ini!

Tentu saja di balik keheranan itu, Chaidan segera menemukan keanehan pada isi dokumen itu.

"Ini tidak mungkin! Jika identitasnya sama dengan yang tertera di dokumen ini, dia pasti orang yang sangat miskin! Dia bahkan tidak mampu membeli sepotong roti berkualitas tinggi. Namun, setelah mendengar cerita Leon lebih lanjut, Kayden jelas berasal dari keluarga kaya. Apa sebenarnya yang terjadi?! Apakah dia menyembunyikan identitas aslinya?! Apakah ini berarti latar belakangnya tidak biasa?! Sialan!" kata Chaidan dengan ekspresi getir.

Baru kali ini dia menemukan latar belakang dari seorang musuh yang menyembunyikan identitasnya. Biasanya, siapa pun orang kaya yang pernah ia temui, akan selalu dengan bangga memamerkan kekayaannya dengan segala cara. Tapi Kayden, apa-apaan?!

Namun otaknya segera berpikir keras, jika tebakannya benar, maka ini akan sangat merepotkan!

Berurusan dengan seseorang seperti Kayden tentu saja sulit. Dia harus menahan diri dan tidak boleh gegabah! Keluarga Malvin sangat jauh di atas mereka, jadi Chaidan harus menggunakan cara yang lebih terstruktur.

Sekelompok orang kuat mungkin bisa mendukungnya dalam melancarkan pembalasan terhadap Kayden. Karena itu, Chaidan harus menyusun rencana matang untuk membunuhnya. Ia tidak boleh gegabah, karena itu terlalu berbahaya. Satu saja salah ambil langkah, apa yang menimpa Leon hari ini bisa saja terjadi pada dirinya juga.

Chaidan lalu melempar dokumen itu ke lantai, sambil berkata kepada anak buahnya, "Cari tahu lokasi Kayden dan awasi dia. Ceritakan semua yang dia lakukan! Ingat! Pastikan kalian semua tidak tertangkap olehnya! Lalu, bagi mereka anak-anak yang telah mengkhianati Keluarga Cedric, mereka yang telah mempermalukan putraku, hancurkan mereka, dan pastikan tidak ada jejak mereka yang tersisa!"

Mendengar itu, semua anak buahnya mengangguk mengerti dan pergi dengan cepat.

Hanya Leon yang menunjukkan ekspresi kesal, tidak setuju dengan keputusan ayahnya. Kenapa ayahnya tidak langsung mengeksekusi Kayden saja saat ini, kenapa harus mengawasinya terlebih dahulu? Ia pun berkata untuk menyuarakan keluhannya, "Kenapa Ayah hanya memerintahkan anak buah untuk mengawasi bajingan itu?! Bawa saja dia ke hadapanku segera dan biarkan aku menghancurkannya!"

Chaidan langsung membalas, "Putraku, bajingan ini punya latar belakang yang tidak biasa. Kemungkinan besar ada sekelompok orang kuat yang mendukungnya dari belakang. Dia memang anak yang dibuang oleh keluarga Malvin, tapi keturunan Malvin itu terkenal kejam, jadi bisa saja ada kemungkinan bocah itu telah bekerjasama dengan orang penting semacam gengster atau mafia rahasia. Karena itu, kita harus berhati-hati, cari waktu yang tepat untuk membunuhnya! Tapi, jangan khawatir, tidak akan lama!"

Mendengar dugaan dari ayahnya, Leon terdiam sejenak. Meskipun ia kecewa, dia tidak bisa untuk tidak menyetujui kata-kata ayahnya.

Kayden memang berbahaya dan ia telah menyaksikannya dengan mata kepalanya sendiri. Selain kaya, ia juga sangat kuat. Ia bahkan bisa mengalahkan delapan orang dengan sangat mudah. Dengan semua fakta ini, jelas bahwa Kayden memiliki latar belakang yang tidak biasa. Karena itu, ia harus bersabar, mencari waktu yang tepat untuk membunuhnya.

Tentu saja, ketika saat itu tiba, ia akan menghancurkan Kayden sepenuhnya. Kayden harus menerima penghinaan yang seribu kali lebih buruk daripada yang pernah ia terima!

"Tunggu saja, Bajingan! Kau akan menyesal memperlakukanku seperti ini!" kata Leon dengan niat membunuh yang besar.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!