Indonesia
NovelToon NovelToon
Beel

Beel

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Balas Dendam / Bad Boy
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: General Blast

Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.

Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 - Fakta yang mengejutkan

Siang harinya sepulang sekolah, Beel dan teman-temannya nongkrong seperti biasa di cafe depan sekolah.

Beel sedang duduk dengan kopi yang di pesannya sudah ada di meja, sementara Christi duduk di sebelahnya

"Beel, kamu sudah siap untuk besok?" tanya Christi

Beel menoleh ke Christi

"siap untuk apa?" tanya Beel balik

Christi terlihat jengkel

"besok kau kan pergi bersama guru Lee dan yang lain mencari markas geng itu" kesal Christi

Beel dengan santai mengambil kopinya dan meminumnya

"tidak perlu persiapan apa-apa menurutku, kita hanya pergi mencari dan mengamati bukan berperang" jelas Beel.

Felicia mendengar ucapan Beel

"tapi kan kalian akan masuk ke wilayah mereka udah pasti bakal berbahaya" sambar Felicia.

"bagaimana kalau geng itu tahu kehadiran kalian nantinya, dan mereka menyergap kalian" tambah Lena

Christi pun merasa cemas mendengar omongan Lena

"kau bicara apasih, jangan ngomong yang enggak-enggak deh" sanggah Christi sambil menatap Lena.

Fajar pun mengangguk

"tapi Lena ada benarnya, itu adalah wilayah mereka sudah pasti anggota geng mereka juga berkeliaran sekitar markas" sambung Fajar

Jason melihat ke arah Beel yang seakan tak perduli dengan apa yang mereka semua takutkan

"ah sudahlah.. Beel lebih memahami situasi seperti itu dibanding kita" jelas Jason.

Bayu tertawa kecil

"mungkin malah Beel menganggap ini kunjungan biasa untuknya" tawa Bayu.

Irma pun ikut tertawa

"tapi benar juga, gua sedikit heran kok lu ga keliatan panik atau takut gitu Beel?" tanya Irma yang penasaran dengan sikap Beel seakan biasa saja.

Christi pun menatap Beel

"memang kamu ga takut Beel?" tanya Christi

Beel lalu melihat teman-temannya

"kalau kita takut, itu hanya akan membuat kita menjadi lebih mudah kehilangan" jawab Beel

"tapi bukan berarti menjadi berani harus maju sembarangan" tambah Beel.

Jason pun menatap Beel

"kehilangan yang lu maksud itu kehilangan seperti apa?" tanya Jason.

Beel lalu melirik Jason

"kehilangan kesempatan, kehilangan keberhasilan, bahkan kehilangan nyawa" jawab Beel.

Kata-kata yang membuat semua temannya terdiam

"gua mengatakan menyetujui guru Lee dan yang lain untuk ikut ke markas geng itu karena gua memang sudah memperhitungkan segala sesuatunya" terang Beel.

Fajar pun memiringkan kepalanya melihat Beel

"maksudnya lu udah mempersiapkan apa yang bakal lu lakuin serta tindakan nya?" tanya Fajar

Beel mengangguk

"bahkan gua udah memikirkan situasi terburuk dan cara menanganinya" ungkap Beel.

Beel lalu meminum kopinya lagi, kemudian melanjutkan omongannya

"tidak perlu menjadi kuat untuk bisa mengalahkan seseorang.. cukup berpikir selangkah lebih di depannya, kalian akan bisa lebih kuat dari orang terkuat sekalipun" jelas Beel lagi.

Mendengar kata-kata itu membuat teman-teman Beel saling pandang

"sejak kapan lu jadi filsuf kaya begitu?" tanya Felicia sambil melirik sinis kepada Beel.

Bayu tertawa

"ternyata selain jago berantem lu jago juga keluarin kata-kata" tawa Bayu.

Setelah beberapa jam akhirnya mereka semua pulang ke rumah mereka masing-masing.

Sesampainya dirumah, Beel lalu masuk ke kamarnya kemudiannya mengecek ponselnya dan ada pesan dari salah satu anggota Spider yaitu Vee.

..."Beel.. gua udah ketemu data lengkap dari seorang bernama Rino"...

Pesan dari Vee lalu dibalas oleh Beel

..."kita ketemu di markas, hubungi juga yang lain"...

Setelah membalas Beel kemudian langsung bersiap untuk menuju ke markas dari Spider.

Menjelang malam di sudut kota Metrolis.

Beel sampai di sebuah rumah sederhana di sudut kota, mobilnya diparkir di depan rumah sederhana tersebut, kemudian Beel keluar mobil dan masuk ke dalam rumah tersebut.

Di dalam rumah sederhana itu terlihat 6 anggota Spider sudah berada di dalam rumah menunggu Beel,

"datang juga.." ujar Arthur yang sedang membuat kopi.

Evan pun menatap kehadiran Beel sambil mengecek laptopnya, sementara Josh terlihat sedang merokok di meja makan.

Lalu Vee menghampiri Beel dan memberikan sebuah kertas laporan tentang Rino

"ini laporan lengkapnya dari dia lulus hingga sekarang" jelas Vee sambil memberi laporan ke tangan Beel

Beel menatap laporan tersebut,

"siapa yang membuat laporan ini?" tanya Beel.

Seseorang bertubuh gemuk datang dari dapur dan duduk ke sofa membawa beberapa cemilan

"gua lah siapa lagi.." jawab anggota Spider lain bernama Rendy yang memiliki tubuh gemuk namun pintar dalam hal meretas.

Beel melihat ke Rendy

"seperti biasa harus lengkap dan detail.." ujar Beel sambil tersenyum

Rendy sambil memakan cemilannya lalu mengarahkan jempolnya ke arah Beel

"tentu saja..gua ga akan pernah ngecewain" jawab Rendy.

Lalu seorang perempuan yang terlihat lebih tua dari Vee datang dari halaman belakang membawa anjing kecil kesayangannya di pelukannya

"kau tahu Beel.. Rendy begadang semalaman untuk membuat laporan itu kemarin" jelas anggota Spider terakhir bernama Lisa

Beel menatap Lisa

"bukannya bagus, artinya dia sangat berdedikasi untuk menjalankan tugasnya" ujar Beel pada Lisa.

Lisa berjalan ke sofa kemudian duduk dan menghela nafasnya

"benar berdedikasi, tapi itu juga menambah kalori di tubuhnya..satu jam sekali di memasak sesuatu di dapur semalaman" cetus Lisa.

Arthur tertawa

"selagi kau bisa makan, makan lah apa yang kau mau.. benar begitu, Rendy?" tawa Arthur sambil berjalan ke sofa membawa kopinya.

"hahaha..itu benar Arthur,lu benar-benar sahabat gua yang selalu mendukung gua" sambar Rendy.

Josh menggaruk alisnya

"Arthur bukan mendukung, lebih tepatnya dia ingin kau lebih cepat mati" ucap Josh di meja makan sambil merokok.

Seluruh anggota Spider pun tertawa, begitupun dengan Beel sambil mengecek setiap laporan tentang Rino.

Tapi tawa Beel tiba-tiba berhenti, sesuatu yang mengejutkan terlihat di dalam laporan yang dibuat Rendy.. sesuatu yang tidak di duga oleh Beel sama sekali.

"ini tidak mungkin.." gumam Beel pelan.

Mendengar itu semua anggota Spider yang sedang bergurau pun menoleh ke Beel.

1
General Blast
🔥
dinda ayugunawan
😍😍
dinda ayugunawan
update lagi
dinda ayugunawan
kenapa Christi gak diajakkkk???
dinda ayugunawan
IDIIHHH PENGEN GUA ROBEK MULUTNYA
dinda ayugunawan
kenapa ga langsung tonjok ajaa🤪
dinda ayugunawan
iyuuhh
dinda ayugunawan
diiihhhhh
dinda ayugunawan
lagiiiii aku sukaaaaa😍😍
dinda ayugunawan
modus
dinda ayugunawan
Hahh.. gimana gimana... .....
dinda ayugunawan
wkwkwk bisa aja modusnya🤭
dinda ayugunawan
digendooong??????
dinda ayugunawan
percuma beel ga akan peka, gabisa dia cintain kamu
dinda ayugunawan
jawabannya begitu banget sih🤨
dinda ayugunawan
gaada dialog sama Christi???!!!!
dinda ayugunawan
ishh
dinda ayugunawan
BETE 🤨
dinda ayugunawan
lagi thorrr
dinda ayugunawan
ciieeee udah dikasih senyuman maniss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!