seorang pemuda
mencari ke gunung untuk mint bantuaan kepada pendekar semeru.
karena kearganya dan kampung halamannya dibumi hanguskan Perampok Sadis.
Ketika Terjadi penindasan dan perampasan di dusun Bumi Asri.
yang dilakukan Perampok sadis dan Anak buahnya....
dengan Kemunculan kembali Pendekar semeru Para Tokoh Golongan Hitam menjadi Geger.
Mereka sepakat mengadakan musyawara besar.
dan hasilnya akan mengunakan jebakan dan tipu daya serta Racut.
Tertapi Pendekar Semeru mengetahui Rencana Busuk mereka..
perjalanam masih panjang..
silahkan disimak lebih lanjut...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sony Suprapto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Raden Ragil Gede Terpikat gadis Seruni
Episode : 28
Hiat Trak Sing WuussTrusukk..Gubra Kk Akkh..!!
Pasukan Jari rajak walau berjumlah banyak dan berilmu tinggi..
tapi menghadapi 15 Pasukan khusus yang disiapkan Kerajaan Pusat Majalaya.
Pasukan Jari Rajak belum dapat memukul mundur pasukan Khusus.
Bahkan 20 orang anak buah Jari Rajak Sudah tersungkur dan 15 orang roboh tidak bangun lagi tewas.
Oleh serangan Pasukan Khusus.
" Tingkatkan Serangan Depan. Kiri dan kanan
Yang lain perketat petahanan dan perlindungan.
Bagian penyerangan vocus menyerang saja..! "
Ucapan komandan pasukan Khusus. memang hebat Karena kerjasama yang kompak. Saling melindungi dan menyerang.
Seta. Set.. Tring.. Wusa !!!
Cruus prakk !! dess Akkh..gdabruk !!
Aduhh akh..!! Krrosokk !!....
Pasukan Jari rajak kembali tersungkur dan lagi terjerembakTewas.
Pertarungan sengit cukup lama.Anak buah Jari Rajal tinggal 15 Orang .mereka tetap bertahan walau menyadari bakalan kalah.
5 orang Pasukan Khusus juga Tersungkur 3 orangvtewas 2 luka ringan.
Pertempuran Kini sudah Dikuasai pasukan khusus.
Anak buah Jari Rajak tetap bertahan walau terdesak.
Sang Raja Ranu Wijaya bersama Raden Tarsan Wono, Dari jauh agak terlidung pepohonan Halaman terus mengikuti jalannya pertempuran.
" Raden Tarsan jangan lengah pantau terus pertarungan Raeden Ragil dan Jari Rajak..! "
Kata Sang Raja harus siap membantu bila Ragil Gede dalam Bahaya.
" Baik Paduka. memang Raden Jari jurus sepasang goloknya sangat berbahaya.. ! "
jawab Raden Tarsan tak lepas perhatiannya mengikuti jalannya pertempuran Ragil gede.
***
" Haiitt !! Mampus kau Ragil..!!! "
Jari Rajak melesat tinggi mengerahkan seluruh Jurus pamungkasnya membabat Kepala Ragil Gede.
Ragil Gede sengaja tidak menghindar.
Goloknya yang sudah tersalurkan tenaga dalam penuh, diarahkan mempapas tebas Serangan sepasang golok Jari Rajak.
Tring ! Tring ! Krak Pletak ..gedabuk !!
Akh..
Sepasang golok Jari Rajak Terlepas patah jadi lima. Terbabat papasan golok Ragil Gede yang penuh tenaga dalam tingkat tinggi.
Akhh gdabruk srookk..akc..!!
Jari Rajak Terlempar Roboh terluka Parah.Sebelah tangannya lumpuh patah.
Ragil Gede juga dalam keadaan terluka senjatanya terlepas.
Akibat benturan Hebat senjatanya dengan sepasang senjata golok Jati Rajak yang Hancur patah Akibat Benturan hebat itu.
Dengan Sempoyongan Raden Ragil Gede mengabil Goloknya untuk menghabisi Jati Rajak.
Raden Jari Rajak baru kali ini menghadapi lawan yang dikiranya biasa saja terjata hebat.
Jati Rajak merasa heran sepasang goloknya adalah golok pusaka.
Bisa hancur dengan papasan benturan goloknya Ragil Gede yang dikiranya golok biasa saja.
Ternyata Golok hebat.
Sudah pasti tenaga dalam Ragil Gede sudah tinggi. Sehingga bisa menyalurkan tenaga dalamnya ke senjatanya.
Raden Jari Rajak ketakutan bermaksud bangkit tidak mampu.
" Hwaa Celaka aku..!! "
Jati Rajak gemetaran...
Ragil Gede sudah mengayunkan Goloknya untuk menghabisi Jari Rajak.
Untuk melenyapkan manusia jahat seperti Jati Rajak tidak perlu berjiwa satria. Penjahat harus dibabatbhabis.
" Ampun Raden Ragil Ampun..! "
Jari Rajak meratap Saat Ragil Gede mengayukan Goloknuntuk menghabisinya.
" Tahan Rade Ragil Tahan... !! "
Terdengar Suara tanpa ujud.
Suara itu seperti yang didengar oleh
Jari Rajak. Tadi..
" Tahan Raden Ragil..! "
" Hah. Suara itu lagi Mana orangnya. .."
Guman Jari Rajak.
Sementara Ragil Gede paham bahwa itu Suara Paduda Raja Ranu Wijaya.
." Baik Tuanku Raja Ranu Wijaya. "
Jawab Raden Ragil.
Terlihat Raja Ranu Wijaya Sudah berdiri di sampingnya bersama Raden Tarsan Wono Ramandanya.
Juga diluar gerbang Halaman sudah Berdiri 150 pasukan berkuda datang Dari pusat kerajaan.
Sisa anak buah Jari Rajak sudah di Ikat untuk menerima hukuman.
Melihat semua itu Raden Jari Rajak gemetaran ketakutan sambil terus berucap.
" Ampuni saya Paduka Raja.
.Apuni saya.."
Raden Jari Rajak yang selama ini merasa tidak pernah ada yang bisa mengalahkan dirinya
Kini baru menyadari betapa luasnya alam semesta banyak orang Hebat dan sakti.
Menghadapi Ragil Gede saja kalah.
Apalagi Raja Ranu Wijaya yang tak terukur Tinggi Ilmunya.
" Jari Rajak. Kerakusan dan kejahatanmu sudah kelewat batas prikemanusiaan. tempatmu sudah diputuskan Yaitu penjara dalam tanah.."
Ucap Raja Ranu Wijaya.
Sambil merintahkan
" Masukkan Raden Jari Rajak beserta Antek anteknya ke dalam Penjarah bawah tanah "
" Hukuman Jari Rajak adalah hukuman seumur hidup.. ! "
Kejadian tersebut menggemparkan Kota Lawang Ombo.
Jajaran pejabatnya berdatangan juga para tokoh maayarakat.
Mereka Serentak memberi hormat dan menyambut Paduka Raja.
Paduka Raja Duduk di Ruang Pendopo pertemuan Lawang Ombo.
Didampingi Raden Tarsan Wono Dan Raden Ragil Gede.
Para pasukan dan pasukan khusus menjaga disekitar sampai pintu gerbang Istana Lawang Ombo.
Para Jajaran Pejabat dan Tokoh masyarakat Lawang Ombo merasa senang Raden jari Rajak sudah dipenjara.
Meraka melaporkan kepada Paduka Raja
Sudah lama ingin melaporkam ke paduka.
Tetapi tidak berani karena yang pernah berniat lapor langsung dibuunu oleh orangnya Raden Jari Rajak.
Selanjutnya Para jajaran dan Tokoh Masyarakat memohon Agar Raden Ragil Gede Diangkat Menjadi Pejabat Kota Lawang Ombo.
Saran Para Jajaran dan Tokoh masyarakat tersebut mendapat dukungan Dari masyarakat sekitanya.
Dan semakin.lama semakin ramai Membicarakan Bahwa Raden Ragil Gede.
Walau masih Muda dan Tampan tapi sangat Cocok untuk menjadi Junjungan mereka.
Mendengar semua itu Sang Raja tersenyum setuju.
Raden Ragil dan Ramandanya Raden Tarsan Wono. merasa kaget dan senang.
Tetapi semua keputusan diserahkan kepada Paduka Raja Ranu Wijaya.
Ragil Gede juga menyerahkan kepada Sang Raja.
" Baik Aku setujui Raden Ragil Gede sebagai Pejabat Lawang Ombo.
Tetapi untuk peresmiannya akan dilakukan seratus hari mendatang.
Sementara Raden Ragil Gede tetap disini Mempelajari Lingkukan sekitar dan Para jajaran terutama raden Kamandaka.
Saya angkat kembali sebagai Wakil Raden Ragil Gede.
Aku minta mereka bisa bekerjasama dengan baik.demi Kakmuran masyarakat Lawang Ombo.
Keterangan Sang Raja disetujui oleh para jajaran dan tokoh masyarakat
Raden Kamandaka sebagao wakil Raden Ragil, adalah seorang tokoh dan saudagar dermawan di Lawang Ombo.
Raden Kamadaka dulunya adalah Wakil Raden Jari Rajak.
Karena tidak setuju akan tidakan Jari Rajak maka dia dipecat oleh Jari Rajak.
Hal itu juga dilaporkan oleh para jajaran pejabat Lawang Ombo.
Maka Raden Kamandaka diangkat Kembali oleh Raja Ranu Wijaya untuk bersama sama Ragil Gede.
Mengatur Kota Lawang Ombo.
***
Dalam Mempelajari Pemerintahan Raden Ragil Gede sudah cukup berprngalaman karena audah biasa membantu Ramandanya Raden Tarsan Wono sebagai Pejabat Kita juga.
Mengetahui dan melihat tindakan tiap keputusan yang diambil Raden Ragil Gede. Walau Ragil Gede masih Muda belum menikah.
Tetapi cukup bijak matang dan tepat.
Sesuai yang diharapkan oleh Raden Kamandaka.
" Raden Ragil.."
Ucap Raden Kamandaka.
" Apakaj Raden Ada waktu kalau sore nanti bekunjung ke rumahku..? "
Lanjut Raden Kamandaka.
" Ya. Saya Juga pingin main ke rumah
Raden Kamandaka. "
Ragil gede juga merasa Cocok dengan Saudagar kaya kamandaka
Orangnya ramah dan tidak sombong.
Sore Hari Dengan Kereta Kuda Raden Ragil mengunjungi Rumah Raden Kamandaka.
Rumah Raden Kamandaka megah besar dan Luas.
Tamannya indah ada tempat duduk santai dan kolam ikan.
Bungah dan pepohonan membuat nyaman sambil berbincang.
Raden Ragil dan Raden Kamandaka bersama menemani Raden Ragil.
Tak lama kemudian muncul dua orang gadis cantik membawa minuman dan makanan ringan buah buahan segar.
" Silahkan dicoba Raden. "
Ucap Sang Gadis sambil melirik Raden Ragil Yang Tampan dan gagah.
" Ah.. Cantik Nian engkau gadis.."
Ucap Ragil dalam hati.
Sesaat Raden Ragil terpesona.
Dan Hal itu juga dirasa sang gadis.
Sang gadis tersipu malu lalu masuk kembali keruangan dalam.
" Aduh.. Ganteng amat Engkau Rafen Ragil.."
Ucapnya Lirih tidak terdengar.
Orang Tua nya Raden Kamandaka dan Ibu juga melihat semua itu. Mereka tampak senang.
Anak gadisnya juga tampaknya tertarik dengan Raden Ragil.
Dia juga tahu Raden Ragil Belum menikah.
Raden Kamandaka memandang istrinya.
Dan iatrinya ibu Ratih paham.
" Seruni.. Sini nak.."
Raden Kamandaka memanggil Seruni Putrinya.
Seruni yang memang kepingin bertemu Raden Ragil segera datang.
Raden Ragil kembali tercengang
Kali ini Seruni berpakaian dan Berdandan lebih Cantik.
" Seruni Ini Raden Ragil Gede Atasan Ramanda.."
Kata Raden Kamandaka memperkenalkan Putrinya bernama Seruni jingga.
Raden Ragil tampaknya memang benar Tepikat Dengan Seruni. Begitu pula sebaliknya.
Terbukti Sejak perkenalan pertama raden Ragil sering berkunjung Ke Rumah Seruni.
" Kang Mas Apakah Raden Ragil memang Belum Punya Istri. "
Tanya ibu seruni masih bimbang.
" Raden Ragil Gede Putra Raden Wono Pejabat Kota Kerta Giri. Memang belum menikah Masih Bujang."
" Oh. Cocok Kang Mas..
Kalau mereka menikah aku sangat senang. Cepat cepat saja Kang Mas ditanya agar segera menikah. "
Ibunya Seruni ibu Ratih mersa cocok dan senang.
" iyahh.. Tampaknya Seruni juga senang.."
Jawab Raden Kamnadaka Orang tua Seruni.
" Ini sepertinya jawaban Mimpiku yang berulang sampai 3 kali."
" Mimpi Apa Kang Mas ..? "
Raden Kamandaka menceritakan mimpinya
Ada Cahaya putih terang dari atas langin mendatangi saya untuk masuk ke Badan saya.
Tetapi setelah saya terima Cahaya itu tidak bisa menyatu dengan badan saya.
Lalu seruni anak kita melihat cahaya itu...
Seruni membantu memasukkan cahaya itu. Sehingga berhasil menyatu dengan Badan saya.
" Itulah Mimpiku Dinda .."
Bersambung ke Epidode : 30
tekun rajin dekat semangat dan sabar keberhasilan tinggi menunggu ya jal cerita di bag ini bagus agar pembaca selalu semangat dalam berusaha menggali cita citanya
okey Cocok bagus
jangan takut dengan koruptor yang kaya dari merampok
yang menakutkan adalah sifat jahat orang yang berkuasa.
sikat saja habis
kalau dibuka bisa bebas dengan uang banyak.
hukum ya hukum.
tapi belum tentu bijak
ada orang curi uang 5 milyar
hukum nya sana mencuri
ada yang mencuri karena lapar
dirinya hany 50p rb
pasalnya sama nencuri
ini tidak Adil
5 milyar
sama hukumann6dengan curi 50p. rb
gua penasaran Melihat kelanjutan nya
lanjut kan
lanjutkan
lanjut kan ya