Indonesia
NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:22.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Kediaman jenderal Bai sungguh sedang kacau saat ini, semua pengawal tampak kebingungan. Meski semua tabib yang mereka datang sudah menolak untuk membantu. Tapi mereka sama sekali tidak menyerah, pengawal yang datang ditolak, pelayan yang datang, ketika pelayan menolak nyonya muda yang datang meminta bantuan pada tabib itu.

Sayangnya meski mereka sudah melakukan semua upaya, tak ada yang mau membantu. Sementara keluarga Mu, orang tua Mu Wanqing juga hanya orang biasa. Mereka tidak bisa melakukan banyak hal.

Lin Qingxue, ibunya Bai Ningyuan bahkan mengalami pingsan beberapa kali. Karena memang terkejut dengan apa yang terjadi pada keluarganya. Dulu, keluarganya sangat dihormati. Bahkan para rakyat juga selalu membela mereka. Tapi sayangnya orang-orang yang tinggal dekat dengan kediaman jenderal juga sama sekali tidak ada yang mengerti tentang medis. Mereka tidak bisa banyak membantu, hanya beberapa orang mendoakan dan berjaga kalau-kalau nyonya Lin butuh bantuan.

Dari kamar bagian dalam terdengar erangan tertahan Mu Wanqing, istri mendiang putra pertama Jenderal Bai, yang sejak beberapa jam lalu mulai mengalami kontraksi hebat.

Tubuhnya sudah begitu lemah setelah menahan rasa sakit yang datang semakin rapat. Keringat dingin membasahi pelipis dan lehernya, sementara kedua tangannya mencengkeram erat kain seprai hingga buku-buku jarinya memutih. Perutnya yang telah membesar menegang keras setiap kali rasa mulas datang, membuat napasnya terputus-putus dan dadanya naik turun dengan cepat.

"Ah... sakit..." rintihnya lirih, sebelum kembali menggigit bibir untuk menahan jeritan.

Para pelayan perempuan berlarian keluar-masuk membawa air panas, kain bersih, dan perlengkapan seadanya. Namun, satu hal yang paling mereka butuhkan justru belum juga datang tabib.

Mu Wanqing kembali menggeliat kesakitan. Tubuhnya gemetar hebat, napasnya semakin tidak teratur. Ia bahkan sudah tidak memiliki tenaga untuk menangis. Air mata hanya mengalir dari sudut matanya sementara kedua tangannya mencari sesuatu untuk dicengkeram.

"Suamiku..." bisiknya lemah.

Ingatan tentang mendiang suaminya melintas di benaknya. Seandainya pria itu masih hidup, mungkin malam ini ia tidak akan merasa sesendirian ini. Namun, anak yang dikandungnya adalah satu-satunya bagian dari pria itu yang masih tersisa untuknya.

"Anak ini..." Mu Wanqing menarik napas gemetar. "Aku harus melindunginya..."

Air mata mengalir membanjiri wajahnya, bersatu dengan keringat. Tapi, dia juga harus bertahan. Hanya anak itu satu-satunya keturunan keluarga Bai. Dia tidak boleh matii sebelum melahirkannya.

"Agkkkk"

Di luar, Lin Qingxue dan ibunya Mu Wanqing sama-sama ketakutan. Keduanya sudah gemetaran.

Para pengawal yang mencari tabib kembali satu persatu. Tapi tak ada yang kembali membawa tabib.

"Nyonya, tidak ada yang mau datang!"

"Ini pasti konspirasi!" Mu Huitong, ayah Mu Wanqing merasa kalau semua ini pasti konspirasi.

Matanya merah dan basah, pria itu menangis. Dia tidak tahan mendengar suara rintihan kesakitan dari putrinya.

"Satu-satunya harapan kita hanya kakak Ning'er, bibi!" keponakannya Lin Qingxue menepuk bahu Lin Qingxue perlahan sambil terus melihat ke arah pintu gerbang yang terbuka.

Matahari siang mulai bergeser menuju barat ketika gerbang istana terbuka lebar. Dua ekor kuda melesat keluar hampir bersamaan, membelah jalan utama dengan kecepatan yang membuat para penjaga dan pelayan istana hanya sempat menyingkir.

Di atas kuda pertama, Pangeran Ziyu memacu tunggangannya tanpa sedikit pun berniat mengurangi kecepatan. Jubahnya berkibar keras diterpa angin, sementara sorot matanya tajam tertuju pada jalan panjang di hadapan

Di belakangnya, hanya ada satu kuda lain yang dikendarai Jenderal Liu Dehai. Tak ada rombongan besar, tak ada iring-iringan panjang. Hanya mereka berdua dan di atas kuda Ziyu, seorang tabib yang dibawanya dari istana.

"Yang Mulia... pelan sedikit!" seru tabib itu dengan suara gemetar.

Pangeran Ziyu tidak menjawab.

Kuda kembali melompat melewati genangan air, membuat tubuh sang tabib terangkat dari pelana. Ia buru-buru memeluk erat pinggang Ziyu dengan satu tangan, sementara tangan lainnya mencengkeram tas obatnya.

"Saya belum pernah naik kuda secepat ini!"

"Kalau begitu, hari ini kau akan mengalaminya," jawab Ziyu dingin.

"Yang Mulia!"

Tabib itu hampir menangis. Seumur hidupnya, ia lebih sering duduk di depan meja pemeriksaan, menulis resep, meracik obat, dan memeriksa denyut nadi pasien. Ia tidak pernah membayangkan akan dibawa menunggang kuda dengan kecepatan seperti seorang prajurit yang sedang mengejar musuh.

Jenderal Liu Dehai yang berada beberapa langkah di belakang melihat keadaan mereka. Meski wajahnya tetap serius, sudut bibirnya sempat bergerak tipis melihat sang tabib hampir kehilangan nyawa hanya karena perjalanan.

Jalanan kota yang semula ramai mulai mereka tinggalkan. Debu beterbangan di belakang kuku-kuku kuda. Pepohonan di sisi jalan tampak seperti bayangan yang berlari mundur. Matahari perlahan berubah keemasan, cahayanya menyinari wajah Ziyu yang tetap tegang.

Tabib di belakangnya semakin pucat.

"Yang Mulia..."

"Apa lagi?"

"Jika saya terjatuh dan mati, siapa yang akan mengobati wanita itu?"

Pangeran Ziyu akhirnya menoleh sedikit.

"Jangan jatuh kalau begitu!" jawabnya dingin.

Xuan Ziyuan memacu kuda itu dengan cepat. Dia tidak perduli, meski tadi dia juga sempat bertengkar dengan penjaga gerbang istana. Paling kaisar akan menegurnya. Tapi dia tidak bisa membiarkan keluarga Bai terluka lagi. Dia harus bisa menyelamatkan satu-satunya keturunan keluarga Bai.

Hingga kuda itu akhirnya sampai di depan pintu gerbang kediaman jenderal Bai. Salah seorang pengawal yang melihat kedatangan pangeran Ziyu bersama dengan seorang tabib, menangis dan berlari ke arah kediaman.

"Nyonya...." pengawal itu benar-benar menangis, "Nyonya, pangeran Ziyu datang membawa tabib. Nyonya muda pertama akan selamat, nyonya muda akan selamat!" teriaknya yang membuat semua orang di dalam menoleh.

Tabib itu masih oleng, dia berusaha berdiri dengan benar begitu turun dari kuda. Tapi pangeran Ziyu dengan cepat menarik tangannya menuju ke kamar Mu Wanqing.

"Cepatlah!"

"Tunggu yang mulia pangeran..."

Pintu di buka oleh pelayan, tabib itu di dorong masuk. Dan Pangeran Ziyu pergi menghampiri Lin Qingxue.

"Terima kasih pangeran!" kata Lin Qingxue yang merasa terharu sekali.

Setelah berusaha hampir setengah hari. Akhirnya ada yang datang membawa tabib ingin menyelamatkan menantu dan calon cucunya.

"Terima kasih pangeran!" Mu Huitong bahkan sampai berlutut, dia tadi sangat ketakutan. Takut anaknya kenapa-kenapa.

Pangeran Ziyu hanya mengangguk diam. Jika Bai Ningyuan melihat situasi ini. Ibunya pingsan beberapa kali karena merasa nyaris putus asa. Kakak iparnya yang berteriak kesakitan berusaha menahan agar nyawanya tetap ada demi melahirkan keturunan terakhir keluarga jenderal Bai. Dan semua pengawal dan pelayan yang menangis, kebenciannya benar-benar akan semakin besar. Entah apalagi yang akan dia lakukan, selain memutus keturunan Xuan Pingyan.

***

Bersambung...

1
Kedan Bawel 🍒
Kasian.. Kasian.. Kasian..
Permaisuri udah capek² cari perhatian pun, masih juga di abaikan.. 🤭
Dia tak tahu, bahkan jika dia berhasil tidur dengan kaisar, Permaisuri tak akan punya keturunan..
Kedan Bawel 🍒
🧔🏻 :"Ning'er.. " 🤤
👧🏻 :"Ape abang.. Ingat ya, dedek selir mulia.. "
🧔🏻 :"Abang mencintaimu Ning'er.. "🤤
👧🏻 :" Dihh.. Lap dulu tuh ilerrr woyy.. "🫢
Kedan Bawel 🍒
Senang melihat nya.. Sesama besan saling akur & saling sayang sama menantu, bener² mertua idaman..
Kedan Bawel 🍒
Bagus Selir Bai.. Kau wanita yg pandai ilmu bela diri, emang seharusnya sejak awal kau keluar masuk istana dengan curi²..
Agar tak ada yg mempersulit mu untuk datang & pergi..
Kedan Bawel 🍒
Nanggung banget itu Selir Bai..
Kena kan dikit tuh pedang ke lehernya, biar cacat tuh kulit nya Permaisuri Su.. 🤭
Kedan Bawel 🍒
Bener.. Mereka yg dititipkan kekuasaan emang suka lupa daratan, ingkar janji, suka memberikan mimpi² tak pasti, merugikan orang lain demi kepentingan pribadi.. 🤦🏻‍♀️
Kedan Bawel 🍒
Cuma bisa berharap pada pangeran Ziyu.. 😟
Kedan Bawel 🍒
Capek² ngetik komen.. Aplikasi out sendiri.. Dahh lah..🤦🏻‍♀️
Noer Row_ling: sabar kak sabar, kayaknya kemarin memang begitu
total 1 replies
kaylla salsabella
permaisuri sinteng🤣🤣
Noer Row_ling: ho'oh rada² ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
permaisuri kelakuanmu aja begitu, gimana kaisar mau ketempatmu🤭
kelakuanmu aja macam a Su , Bai terus yang kau salahkan dan jadi pelampiasan 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya makanya jadi begitu orangnya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
pelayan sama majikan sama aja 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya🤣🤣🤣
total 2 replies
sasa adzka
hah tegang, kaya nonton film aja.. mana reaksi tabib bener bener takut jatuh dari kuda😄.. keren kak😍😍
sasa adzka
jangan bilang ntar saat usia pangeran kecil 6 th, kembali k istana yg menyambut nya permaisuri Su.. kan tau nya ibu nya jadi permaisuri.. hadehhh jangan jadikan kaya sinetron ikan terbang thor😄😄😄 lupa sama ibu nya atau gak mengakui ibu nya jadi selir nanti nya...
sasa adzka
keren selir bai.. wahhh bikin agak bar bar dan gak bisa d tindas kak😍😍
sasa adzka
hadir lagi kak😍😍

boleh tanya gak sama teman teman disini, aku kan baca neh, tapi aku gak bisa nge like cerita ( dan ada tulisan akun aku di blokir) itu kenapa ya.. padahal aku gak pernah ngelapor atau ngeblok loh tapi ko aku gak bisa koment itu cerita.. padahal bagus loh cerita dia.. selama ini aku baca baik baik aja.. ko di dia aku d blok ya.. sedih..
makasih teman semua udah dengerin curhatku...

semangat kaka othor nulisnya😍😍😍😍
sasa adzka: semua cerita dia gak bisa d like dan koment loh kak.. jadi sedih aku nya gak bisa like gitu.. tapi ya udah lah.. 😄😄
yg penting aku cari cerita lain aja seperti punya kaka ini harus aku baca semua bertahap ya kak😍😍
semangat kak 💪💪
total 2 replies
Kedan Bawel 🍒
Kalau aku, sudah ku habiskan pengawal² itu, bawa mayat²nya di dalam kereta, trus buang ke jurang di pertengahan perjalanan ke rumah keluarga Bai.. 🤧
Kedan Bawel 🍒: Ternyata jika kk ipar Selir Bai sampai mati karena melahirkan, Selir Bai bakal jihad untuk bunuh diri bersama di kediaman Perdana Menteri..? 🤔
Sayang banget.. 😟
Harusnya lempar jarak jauh aja.. 😅
total 1 replies
Kedan Bawel 🍒
Selir Bai.. Tak punya kah kau rencana untuk menghabisi Perdana Menteri Su & keluarga nya..?
Kenapa hanya Kaisar yg kau buat mandul..?
Andai saja jika kau ingin menaburkan racun di sumur kediaman Perdana Menteri itu, aku bisa membantu mu selir Bai.. 🤧
Kedan Bawel 🍒
Beruntung ada Ziyu, harapan terakhir yg bisa di andalkan..
Kedan Bawel 🍒
Apapun yang berhubungan dengan Bai Ningyuan, semuanya di sabotase..
Termasuk tabib², tujuan nya untuk mempersulit Bai Ningyuan sebagai selir istimewa..
Begitulah intrik yg terjadi di dalam kehidupan dunia kerajaan..
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
istirahat lah Bai, kasih jiwa ragamu capek menghadapi orang² licik 😔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya kepantai aja biar sejuk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!